Wednesday, July 10, 2013

KISAH INI MENGGELIKAN ATAU MEMILUKAN?

Saya masih ada waktu 30 menit menuju saluran hobby nonton tv acara film hehehe. Saya sempatkan saja buat 'ndongeng' pernak pernik dunia forex yang menggemaskan, memilukan bahkan menggelikan. Kadang antara memilukan dan menggelikan jadi satu... Mau menangis tapi koq ya lucu.. mau tertawa tapi koq ya terasa menghina. Tetapi kisah ini benar-benar terjadi.

Kisah Pertama
Saat itu ada trader pemula. Cita-citanya sih trading forex itu tujuannya untuk mengentaskan dirinya dari kemiskinan. Tujuan yang mulia banget... Saat dia bertemu dengan saya, dia tidak memiliki modal sama sekali.. tapi keinginan 'sukses' di forex amatlah besar. "Saya harus ambil resiko...!"Begitu katanya suatu saat.

Suatu ketika datang pada saya; membuka akun real dan trading... singkat cerita. Demo sudah dilakoninya dengan baik. Saat saya tanya, "Apakah modalnya uang fresh, Mas?"

"Setengah fresh Kang Ninjaa..! Itu modal dari hasil penjualan satu-satunya kambing yang saya miliki, " jawabnya.

"Lalu alatnya, laptop sudah siap dan koneksinya?" tanya saya lagi.

"Sudah siap, saya sudah ambil kredit laptop cicilan ringan...!" katanya lagi...

"Oh...! Okelah, sekarang dan hari ini mulai trading. Ikuti saya OP saja biar nanti gak bingung... lot disesuaikan." kata saya mengingatkan dia .

"Siap..!"

Yah, sudah setengah hari...kami trading, tidak ada masalah di hari itu, dan mendapatkan sedikit profit. Esoknya. dia datang lagi ingin trading bareng. Agak siang dia datang, rupanya dia sudah mulai ada keberanian untuk mencoba menganalisa sendiri...! Siip siiip...! Pada sore harinya, saya mau keluar ... saya ijin padanya karena dia mau saya tinggal sebentar. "Coba sambil baca-baca blog Warung trader, "kata saya menyarankan belajar selama saya tidak ada.

Begitu saya pulang, saya dapati dia sedang menangis terisak-isak. "Ada apa?" pikirku tak habis pikir. Bukankah dia tadi saya anjurkan dia untuk baca-baca pengetahuan forex, tidak untuk trading? Lucu juga melihat seorang trader pemula, umur sudah 40 an tahun memiliki anak 3 sedang menangis terisak-isak dihadapan laptop yang sudah off .

"Kenapa, Om?" tanyaku ingin segera mendapatkan jawabannya.

"Iya, tadi saya mencoba transaksi saat Kang Ninjaa pergi. Tapi.. tapi ternyata saya salah isi lot. Awalnya tidak sadar, karena habis transaksi saya kebelakang, buang air kecil... begitu kembali melihat laptop, saya lihat ada candle panjang dan transaksi saya tidak ada. Saya pikir sudah kena TP, lha koq malah equity akunku sudah habis tinggal dikit buat beli rokok saja cuma bia dapat sebatang...! Saya juga terkejut.. saya cek di akun history, ternyata saya pakai lot yang salah. Terlalu besar untuk modal cuma $100." katanya sambil berusaha menyeka air matanya.

"Ya sudahlah Om... mau gimana lagi..! Ikhlaskan saja, semoga nanti ada gantinya."

"Iya, tapi itu adalah kambing saya satu-satunya... cuma aku tinggal sebentar untuk 'pipis' koq kambingku mati....!" katanya lagi masih sulit untuk menerima kenyataan.

"Trading forex memang bisnis yang sangat beresiko, Om..! Ya ambil hikmahnya dari pengalaman mahal ini." kata saya lagi berusaha sedikit menenangkan.

"Iya Kang Ninjaa... tapi... gimana saya akan mengangsur cicilan laptop saya?" Dia menangis lagi sambil memasukkan laptopnya ke tas. Lalu pamit dan akhirnya pulang...! Sambil pamit, dia berkata lirih, "Entahlah apa yang harus saya katakan kepada isteri saya tentang duit penjualan kambing...!"

Saya diam terpaku.. gak bisa ngomong apa-apa...!

................
Sampai jumpa dikisah lain tentang pernak-pernik dunia trader berikutnya... Soalnya film 'Bioskop Transtv' sudah mau dimulai hehehe...!

Kepareng...Den!





Tuesday, July 9, 2013

INGIN KEMBALI KE PACAR LAMA

Mas Bejo lagi merenungi nasibnya.. Memang memiliki pacara banyak itu susah. Apalagi kalau dipikir-pikir ya cantik-cantik semua. Mas Bejo ini lagi bermasalah dengan pacar-pacarnya... Tetapi juga  lagi ingin kembali ke pacar lama... "Apakah perasaanku salah?" pikir Mas Bejo.

Mas Bejo memang sering kerepotan sendiri kalau sedang 'pacaran' dengan pacar-pacarnya. Lagi pacaran dengan 'yang satu', lainnya kadang mengganggu... Mas Bejo juga bilang kalau pacar-pacarnya cemburuan semua. Stress....!

Oh ya, Mas Bejo ini seorang trader. Dia trader yang rajin 'cari pacar' untuk 'kekuatan dirinya', "Semakin banyak pacar akan semakin sakti...dan semakin banyak profit," kata gurunya Mas Bejo

Maka maklum saja akhirnya Mas Bejo mencari banyak sistem strategi untuk perdagangan valasnya. Dia anggap bahwa pacar trader ya yang seperti itu. Trader cocoknya memiliki pacar dari berbagai tempat dan derajat yang berbeda... Tetapi ternyata Mas Bejo ini ceritanya lagi stress dan sering bingung menghadapi pacar-pacarnya... "Oh, koq sama...kayak mereka yang pada selingkuh...stress menghadapi masalah?" begitu pikir Mas Bejo.

"Daripada aku stress begini, aku mau kembali ke pacar lama saja deh..!" kata Mas Bejo dalam kesendirian.

Dulu memang Mas Bejo ini sudah memiliki pacar yang baik... jika "pacaran" sama dia, Mas Bejo profit... bahkan bisa profit konsisten. Tetapi karena namanya orang, kan pingin menambah... gak cukup satu... Ternyata ini awal dari kehancuran seorang trader bernama Bejo. (gak cukup bejo... hehehe)

"Pacarmu dulu siapa Mas Bejo?" tanyaku penasaran.

"Saya dulu cuma trading menggunakan price action, pola candle, trendline dan memanfaatkan tool-tool di mt4 saja seperti fibo dan chanel. Sudah, seperti itu saja...! Nah, saya merangkumnya jadi "pacar pertama". Malah saya kasih nama : Putri Parasamya...!

"Hahahahahaa... Ada-ada saja Mas Bejo...!Tetapi kamu terus memiliki pacar kedua?" tanyaku lagi.

"Iya Kang Ninjaa..! Saya ini suka lirik-lirik 'putri' yang lain... Kelihatan cantik-cantik sih...! Hahahaha..." jawab Mas Bejo.

"Lanjutkan..!"

"Akhirnya kecantol juga dengan 'Putri Kalimantan', nah...pacar Putri Kalimantan ini dikenalkan dari kawan dari Kalimantan. Jadi aku namai Putri Kalimantan...! Aku pacaran dengan indi-indi ...; ada tanda panah, ada dot biru merah...ada garis-garis ... hahahahahaa... Baju pacarku Putri Kalimantan, indah pokoknya....!"

"Hahahahahaa....! Terus....?" tanyaku ngakak juga denger trader semprul bicara.

"Ya, aku mulai meninggalkan pacarku Putri Parasamya yang dari Semarang...!" jawabnya simple.

"Katanya pacarmu banyak ya...?"

"Iya, ada juga pacar-pacar yang kudapat dari mbah Google... Bahkan ada pacar yang kudapat dari luar negeri, lho..!"

"Woouww keren...!" Kataku...

"Keren apa??  sekarang aku bangkrut...!" kata Mas Bejo kemudian. "Aku ingin kembali ke pacar lamaku saja... Aku ingin menikah sama dia... ! Aku gak ingin selingkuh lagi, gak ingin pacaran sama yang lain...! Pokoknya aku ingin nikah sama Putri Parasamya...! Dia 'gadis' yang baik, cantik... Aku tak ingin lagi menduakannya... aku ingin setia! "

"Penghulunya?" tanya saya manggut-manggut...

"Kang  Trader jadi penghulu buat saya, Oke?"

"Okey, gampang..! Tapi boleh dong 'nyicipi' pacarmu dulu..!"

Whuahahahhahahahahahahhaaa.......

Kepareng.....! Ojo sepaneng...!





Monday, July 8, 2013

APAKAH SAYA HARUS MENINGGALKAN FOREX

Banyak saudara-saudara kita, kawan-kawan kita sudah pensiun menjadi trader...; ada yang trauma, ada yang masih semangat tetapi sudah tidak memiliki modal, dll. Apalagi jika terjadi MC massal, pasti banyak temennya nih yang vacum dari trading. Istirahat... Forex menjadi sepi hehehehe....

Mau ngomong apa lagi ya, mau kasih saran dan nasihat kepada mereka sudah tidak bisa, soalnya mereka sudah males bicara tentang forex dan tidak mau lagi bicara hal-hal yang berbau forex. Oh kalau begitu memang ini takdirnya...

Saya ingin bicara dengan trader yang masih tersisa saja...

"Hai Brother... apa kabar?"

"Kembang kempis guruuuuu...!" jawabnya semangat...hahahaha

"Memangnya belum sarapan..? Atau kamu ngomong soal forex?"

"Iya guruuu... Kemarin habis MC."

"Sobat, saya bukan tanya kabar akunmu...Saya menanyakan kabarmu?"

"Oh, maaf guruuuu..! Alhamdulillah baik guruuuu..!"

"Nah gitu, alhamdulillah...! Forex sudah tidak ada yang perlu dibahas lagi... Semuanya sudah jelas, jika Anda telah belajar. Sekarang ada yang lebih penting lagi, yakni membahas dirimu... hidupmu..!"

"Hahahahahaa...!"

"Bukankah apa yang ada dipikiran kita yang mendorong kita untuk melakukan segala sesuatu dalam kehidupan? Dan trading pasti adalah bagian dari kehidupan seorang trader walaupun porsinya mungkin bervariasi. So, satu lagi pepatah inggris yang sangat terkenal mengatakan “You are what you think” jika anda berpikir bisa tentu akan bisa, tapi sebaliknya jika anda berpikir tidak bisa maka selamanya anda tidak akan pernah bisa. Konsepnya kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas yang disertai dengan doa tentunya."

"Maksudnya apa guruuu?"

"Maksud
saya adalah menyelesaikan urusan kembang kempis persoalan dalam hidupmu. Apa yang kamu katakan 'baik-baik saja' tentang hidupmu.. Saya yakin tidak begitu adanya, seorang trader jika akunnya saja kembang kempis, biasanya menular pada kehidupannya, ikut kembang kempis dengan persoalan yang ada."

"Koq tahu guruuu?"

"Ya tahu, ketika saya tanya kabarmu... kamu langsung jawab spontan 'kembang kempis'. Artinya, pengaruh forex benar-benar telah mempengaruhi hidupmu. Hahahahahaa"

"Hidup itu berbeda dengan forex, mungkin forex sudah tidak perlu dibahas karena dari dulu ya begitu-begitu saja... tetapi hidupmu harus berlangsung. Kamu harus tetap semangat dalam hidup..! Jalan rejeki itu sejuta jalan. Forex hanyalah salah satunya...

"Apakah saya harus meninggalkan forex?"

"Saya lihat, kamu  sudah lama trading forex, sudah banyak belajar.. tetapi tidak ada perubahan sama sekali. Kamu usaha di forex tidak ada hasilnya..malah rugi yang terus berkelanjutan...ngapain  bertahan di forex? Di forex itu kuncinya sabar, disiplin dan taat rule money management. Kamu sudah memahami itu sejak tiga tahun lalu. Tetapi kamu tidak bisa berubah... Kamu masih dikalahkan sama egomu..! Sementara hidupmu semakin terpuruk... !"

"Saya masih ingin trading forex guruuuu?"

"Kalau masih ingin melanjutkan trading forex, ya kamu harus berhasil. Perbaiki semua dari pola pikir mindset, dan berlatihlah mengembangkan skill. Kalau tradingnya karena dendam, ingin segera mengembalikan yang telah hilang dari forex ya akan membuatmu semakin terpuruk. Kalau masih punya pikiran seperti itu, lebih baik berhenti dulu... jauhi forex.

"Apakah saya harus meninggalkan forex?"

"Tidak! Jika kamu bisa melakukan lebih baik lagi. Kamu hanya perlu mengembangkan disiplin dan seni menunggu (sabar) dan berusaha setiap kesalahan tidak diulangi. Trader yang dibutuhan itu gak banyak ilmunya... Temukan saja, dan aplikasikan secara baik dan benar. Lebih banyak aplikasi daripada teori. Lakukan banyak WD dan lupakan deposit terakhir."

"Terima kasih guruuu...!"

"Kamu mau ngapain?"

"Deposit, guruuu..!"

"Hahahahaha.... ya, semoga ini deposit terakhirmu sobat...!"

"aamiin"



THE SECRET

Ini tentang "the secret" ....
"Kusadari bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan, akan tetapi setiap orang enggan memikirkan tetang hal itu. Yang tadinya sebenernya memliki kelebihan tapi dia tidak bisa memanfaatkannya, karena apa, Karena dia tidak mau berfikir. Saya yakin setiap insan jika mau berfikir tentang apa yang ingin di kehendaki insyaallah dengan izin yang mahakuasa semua bisa tercapai . Amin.. . Jadi bagi siapapun itu tidak memandang entah itu siapa, percaya diri jika kita bisa seperti apa yang kita pikirkan "

Ketika orang mempunyai keinginan , pikirkan , rasakan, dan lakukan. Sudah itu saja. ya mungkin dalam realitanya susah tetapi, saya punya keyakinan memang itu jalannya. Mungkin ini kelihatannya konyol tetapi ini sudah terbukti dari jaman terdahulu, dan oleh para guru besar yang sudah success. Dan kita juga jangan mau kalah, jangan takut untuk bermimpi, jangan takut untuk memiliki harapan Besar. Semua bisa teratasi selama kita masih berusaha. Dan jangan lupa , selalu mengembangkan pola pikir anda semua. dan selalu belajar dan belajar. 

Suatu ketika, saya melihat pegawai saya (waktu itu saya ini masih menjadi Kepala sekolah di sebuah SMK), dia seorang anak muda yang menjadi pesuruh (tenaga pembantu di sekolah) sedang  melakukan pekerjaan  dengan giat, membersihkan toilet sekolah.

Dia melakukan pekerjaannya sambil menyanyi dan kelihatannya semangat. Saya saat melihatnya riang jadi ikut senang dan setelah saya selesai melampiaskan hajat saya yang tertahan cukup lama di depan laptop di dalam ruang kerja saya, akhirnya saya berdialog juga sama si periang ini. Intinya saya menanyakan berapa sering ia membersihkan tempat ini. Yang saya suka, dia melayani pertanyaan saya dengan santun dan riang. Dia bilang bahwa jadwal pasti membersihkan toilet bagian ini adalah setiap hari, namun kalau kelihatan kotor sekali, maka bisa sehari dua kali.

"Maklum pak Sigit, anak-anak sekolah, pun tidak satu atau dua yang menggunakan tempat ini, pak Sigit." Begitu katanya dengan senyum yang saya hafal betul. Luar biasanya, dia  menyebut nama saya. Saya merasa bangga dengan dirinya dan saya merasa gembira dia mampu menyentuh perasaaaan saya yang  terdalam dengan menyebut nama saya. Sedang dia hanyalah seorang pesuruh.

Yang bikin saya salut adalah tidak adanya rasa penyesalan atau menggerutu dengan pekerjaan yang mungkin dianggap kotor oleh banyak orang ini. Pas saya kembali ke ruang kerja saya, saya bincangkan kejadian yang saya lihat ini dengan rekan-rekan kantor, kemudian saya mendengar cerita yang lain, cerita ini dari seorang rekan guru, katanya, "Ironis, ada seorang eksekutif muda yang kehidupan finansialnya “jauh lebih baik” dari pesuruh di sekolah ini. Gajinya saja 20 kali lipat darinya, namun tiap hari terus mengeluh; pekerjaan yang berat, sering lembur sampek abis Magrib, gak ada promosi, tidak ada kenaikan gaji yang signifikan, boss yang tidak bersahabat dan serentean keluhan lainnya … pokoknya semua hal yang ada di kantor gak ada yang sempurna!"
Hemm....

Sang eksekutif muda selalu melihat pekerjaan sebagai kewajiban yang memberatkan dan tidak  IKHLAS. Ternyata, beda antara keduanya sangat tipis: Sang pesuruh menganggap pekerjaannya sebagai amanah yang ia terima secara ikhlas .

Sekarang secara pribadi saya bertanya kepada Anda...
Dalam melakukan pekerjaan, Anda memiliki kecenderungan menjadi siapa, seorang pesuruh pembersih toilet atau seorang exsekutif muda?
Anda yang tahu jawabannya, dan jawaban itu untuk Anda...!
Anda seorang trader, Anda melakukan pekerjaan... apakah Anda memiliki keikhlasan atau malah memiliki keserakahan?
Kemudian, saya memanggil WAKA Kesiswaan dan saya minta tolong untuk memanggilkan siswa yang terpintar dan terbodoh di   sekolah.
Hemmm...
Ketika mereka berdua datang saya suruh masuk ruangan saya dan mereka duduk manis di hadapan saya.
"Kamu, saya mendengar dari rekan guru bahwa kamu semester ini nilainya semakin bagus. Apa rahasianya?" tanya saya kepada siswa yang pintar ini.
"Saya setiap hari meningkatkan belajar, setelah pulang sekolah dan istirahat sebentar, saya mempelajari kembali yang hari itu diajarkan, Pak. Kalau malam, saya belajar untuk pelajaran hari  esoknya." jawabnya lugas.
"Kamu, saya mendengar dari rekan guru, nilaimu jeblok di semester ini, mengapa bisa terjadi?" tanya saya kepada siswa satunya.
"Saya tidak serius belajarnya, Pak. Rasanya malas kalau mau belajar."
"Kedua?" tanya saya lagi.
"Lingkungan saya mempengaruhi Pak."
"Maksudnya?" tanya saya  tak mengerti.
"Saya sering ikut teman-teman main, soalnya ketika harus belajar mereka datang dan ngajak main, Pak..."
"Kalau mereka gak datang menghampiri kamu?" tanya saya padanya.
"Ya, saya yang keluar pak, ngajak mereka main..."
"Kalau ada tes ulangan pelajaran bagaimana?"
"Kadang nyontek, Pak!"
"Kalau gak ada kesempatan menyontek?"
"Ya, dikerjakan sebisanya, Pak."
"Apakah sebisanya itu menjadikan jawaban benar?"
"Sering salah, Pak. Ya, daripada gak diisi, Pak."
"Lha kamu pingin jadi apa nanti kalau besar?"
"Pingin jadi guru, Pak!"
Haadeeew...!!! Rusak! Rusak! Rusak!
Hemm..."Ya sudah! masuk kembali ke kelas!"

Sekarang Anda tahu, kalau diposisikan Anda sebagai kedua siswa itu, Anda menjadi trader seperti keadaan siswa yang mana? Seorang trader yang pertama, adalah trader yang cerdas. Trader yang senantiasa mengakui kelemahan diri  masih ada kekurangan sehingga mau belajar dan belajar. Metode belajarnya pun luar biasa... siang mereview, malam menyiapkan untuk hari esoknya.
Seorang trader yang kedua, adalah trader yang tidak jelas kemauannya. Kalau kemauannya saja tidak jelas, semua menjadi serba tidak jelas. Tidak jelas cita-citanya, tidak jelas yang dilakukannya, dan tidak jelas hasilnya.

Trader yang kedua ini malas belajar, tidak serius terhadap pekerjaannya, maunya profit, menunggu sinyal orang lain. Kalau sinyal open posisi tidak ada, ya asal transaksi. Tapi inginnya sukses; bisa beli mobil dan rumah mewah dari trading... Beeeuuuuh...!
Pantas untuk Anda renungkan!