Wednesday, July 3, 2013

MENJADI TRADER YANG SUKSES Bag-2

Artikel ini sambungan dari link : http://cafetrader.blogspot.com/2011/01/tentang-bagaimana-menjadi-trader-forex.html

Menjadi trader yang sukses,  pertama dan terutama adalah tentang mengambil PENUH TANGGUNG JAWAB untuk setiap tindakan, keputusan yang diambil dan mengelola emosi menghadapi pasar.

Ketika kita mengulangi perilaku tertentu.. lagi dan lagi, bahkan berakar di otak. Akhirnya, perilaku itu menjadi otomatis bahwa kita perlu menggunakan sedikit dari pikiran sadar kita untuk melaksanakannya. Ambil contoh yang dikutip dari belajar mengemudi. Ketika kita mulai mengemudi, kita harus berkonsentrasi pada setiap langkah yang kita buat: kopling, akselerator, perubahan gigi. Tapi jika kita sudah mahir, kita bisa melakukan semua tugas-tugas secara otomatis, gak perlu memeras otak lagi untuk melakukannya. Intuisi yang terasah berulang-ulang akan menjadi power bagi kita.

Tapi emosi perilaku pengemudi; Seorang sopir marah, tentu akan bahaya jika di jalan. Seorang pedagang marah dapat melakukan banyak kerusakan - tetapi hanya untuk dirinya sendiri. Perbedaan ini saja menggarisbawahi keunikan keberpihakan satu-interaksi dengan pasar.

Tentu saja perilaku dapat dilihat sebagai baik dan buruk, trader sukses telah diprogram di otak mereka untuk menjalankan perdagangan mereka secara otomatis dan konsisten, tanpa ragu dan tanpa pengaruh emosi destruktif. Mereka telah melakukannya dengan belajar dan mengulangi perilaku tersebut - didorong oleh emosi positif - yang mendukung tujuan mereka: untuk mendapatkan profit.

Trader harus menyadari - kebiasaan yang merugikannya - bahwa pasar adalah lingkungan tidak seperti yang lain. Dengan demikian, hal itu menuntut kepatuhan yang lebih ketat terhadap perilaku dan emosi tertentu daripada yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan trader gagal dalam tugas ini maka akan gagal di pasar. Pasar tidak seperti norma kita sehari-hari, di mana semuanya dimainkan oleh aturan. Aturan orang lain . Sebagai contoh, ada peraturan mengemudi dan aturan parkir. Kita pergi ke sekolah dan jika kita belajar dengan baik kita lulus. Ada aturan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain, kita bernegosiasi dan mencapai kompromi atau kita dikucilkan. Tapi di pasar? Seorang trader bisa berteriak, "Woooooooooiiiiiiii GBP........ turuuuuuuuuuuuuuun!!!! dan berteriaklah sekeras mungkin pada grafik, apakah ada efeknya? hihihihihi..... Seorang trader bisa menangis dan memohon dan berdoa 'harapan' tetapi grafik hanya tetap konsisten melakukan gerakan yang dia mau, kecuali kita memiliki uang jumlah sangat besar, tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mempengaruhi tren atau arah. Satu-satunya kekuatan yang kita miliki adalah bagaimana KITA MEMILIH untuk berinteraksi dengan pola yang kita lihat langsung di depan. Kita bisa memutuskan apakah kita ingin masuk perdagangan dengan atau melawan tren, di mana kita masuk dan keluar, dan kapan kerugian harus di cut untuk menunggu peluang yang lebih baik.

Kita mungkin tidak bisa mengontrol hidup kita, tetapi kita dapat mengontrol bagaimana kita menangani tindakan kita dan emosional kita. Apakah itu kegembiraan,  mengambil risiko, mencari sensasi, panik, rasa takut atau harapan kekayaan tak terbatas, tetapi jika emosi dan kebingungan tidak terkontrol dalam pasar, akhirnya membawa kejatuhan seorang trader menjadi terpuruk. Dalam kehidupan kita mungkin bisa lolos, di pasar kita tidak bisa.

Sebaliknya, keterampilan disiplin diri dan kesabaran -tampaknya belum begitu konsisten, terutama karena pembelajaran hidup ini tidak pernah membiasakan untuk itu. Kita disiplin saat sebagai anak-anak saja, kita diberitahu apa yang harus dilakukan dan kapan, bagaimana. Bisakah kita sabar?  Sebagai anak-anak kita ingin tumbuh secepat mungkin sehingga kita TIDAK harus menerima perintah dari orang lain. Menjadi seorang anak berarti menjadi tak berdaya dan kita merindukan kebebasan. Dalam dunia di mana kepuasan instan dipromosikan dan kesabaran dianggap sebagai tidak perlu, bisakah kita belajar untuk mengatasi kebebasan kita sendiri?

Sekali lagi, menjadi trader yang sukses adalah tentang mengambil tanggung jawab untuk setiap perilaku dan emosi negatif atau positif  di pasar.


Bertanggung jawab penuh berarti percaya diri sendiri dan apa yang terlihat pada grafik. Semua trader harus mendidik diri mereka lebih lanjut secara terus-menerus: pelatihan, buku (termasuk buku berbuu dollar...), mentor. Tapi ketika datang ke perencanaan, masuk dan keluar dari perdagangan, keputusan itu adalah keputusan seorang trader pribadi. Jika Anda harus meminta orang lain, siapa yang mengambil tanggung jawab jika loss? Sebenarnya tidak boleh ada yang  mempengaruhi trader yang sedang menghadapi untuk memutuskan apakah akan membeli, menjual, atau berdiri bengong saja menunggu emosi datang untuk tansaksi.

Ini adalah fakta kehidupan dan tidak jauh beda dalam trading: kebanyakan orang ingin diberi tahu apa yang harus dilakukan sehingga mereka tidak harus membuat keputusan sendiri. Karena jika Anda membuat keputusan sendiri, Anda dipaksa untuk mengambil tanggung jawab penuh bagi mereka dan hasilnya.

Tuh, kan???

Jadi jika Anda pernah menemukan diri Anda terganggu oleh  turut campur orang lain dalam perdagangan, lakukan ini:

1 Tutup perdagangan Anda

2 Merevisi ulang trading forex Anda dan Anda harus merencanakannya

3 Mengikuti rencana itu

Menjadi trader yang sukses berarti menerima tanggung jawab penuh atas tindakan pribadi, dan memberikan diri kesempatan untuk BELAJAR dari kesalahan. Anda perhatikan apa yang salah dan berjanji untuk tidak pernah mengulanginya. Jika Anda menyalahkan orang lain, Anda mengabaikan kesempatanuntuk belajar.

Menjadi forex trader yang sukses berarti menghadapi dan menerima bahwa kita adalah makhluk emosional. Tak seorang pun menyukai seseorang yang berada di luar kendali. Tetapi ingat: Pasar tidak pernah peduli.

MENCARI STRATEGI YANG COCOK DAN PAS

Mas, sudah berapa strategi trading yang Anda koleksi dan Anda pelajari? Semua sudah diterapkan apa belum? Sudah lompat-lompat strategi satu ke strategi lainnya? Sudah puas atau masih hobby? Atau sudah berhenti mencari strategi atau masih memburu strategi? Mau yang strategi kayak apa,Mas? Mencari strategi yang cocok dan pas? Kayak apa ya strategi yang pas itu? Hemm...

Kalau masih mencari, lebih baik  cari yang sesuai dengan style trading Anda, biar tidak percuma. Nanti malah bingung...! Jika sudah dapat strategi yang cocok, tinggal diterapkan.. mungkin sudah tidak perlu repot-repot lagi. Atau selalu penasaran dengan strategi orang lain? Tapi masih ada ribuan strategi trading, lho..! Mau diburu semua untuk mengobati rasa penasaran Anda? Tetapi saya yakin, itu tidak akan memperbaiki hasil trading Anda lho... Anda akan semakin bingung dibuatnya; bukan karena strategi itu tidak bagus, tapi untuk trading yang profit itu bukan karena trader memiliki ratusan strategi yang bagus. Cukup satu atau dua strategi yang cocok dan pas  dengan style Anda itu sudah cukup membuat profit... Trading itu untuk membuat profit, bukan untuk mengkoleksi strategi.

Strategi yang simple-simple kan banyak.. saya yakin Anda sudah memilikinya; sudah di save di notpad laptop/komper Anda. Misal strategi dengan indikator suplay demand, support pivot dan resistance, atau trading dengan MA, atau trading dengan memanfaatkan tool-tool di mt4; garis trendline, fibo dll. Mungkin yang lain..misal trading dengan sesi (sesi Asia, sesi Eropa dan sesi Amerika). Jika bukan aliran indikator (naked trading), tentu Anda sudah memiliki strategi candlestik; pola-pola candlestik dan price action dll. Menurut saya itu sudah sangat simple.

Rule-rule masing-masing strategi saya kira sudah ada dan  Anda sudah memahaminya. Apa yang perlu Anda lakukan sesudahnya? Praktek sesuai rule. Ya, mengaplikasikan ke dalam trading Anda. Jika sudah masuk ranah ini, maka sudah termodifikasi dengan ilmu money management dan psikologi trading. Menerapkan kedua terakhir ini sulit, nah.. perlu ekstra belajar agar bisa mengaplikasikan dengan pas. Ya, daripada belajar strategi terus? Maka tentang money management dan psikologi trading nanti kurang mendapatkan porsi belajar. Iya gak? Saya sih cuma mengingatkan...

Jika sudah berpegangan pada salah satu strategi yang sudah cocok dan pas dengan style Anda, sudah bisa menghasilkan profit konsisten,  lebih baik.. stop berburu strategi. Jika  ada kekurangannya, ya sempurnakan saja dari strategi yang sudah ada. Jika terjadi loss, coba introspeksi diri; apakah loss karena menerapkan strategi itu atau gara-gara ketidakdisiplinan, keserakahan dan tidak sabar?

Pengalaman saya: Jika sudah profit konsisten kemudian mengubah cara dan mengubah mindset, yang terjadi hasilnya loss.   Kemarin saya profit konsisten,  timbul percaya diri, kemudian dengan strategi yang sama saya mengubah kebiasaan lot, saya besarkan. Yah, kira-kira Anda  tahu apa yang terjadi? Ya... trading saya menjadi loss bahkan MC.. Saya tidak mengada-ada.. Anda bisa coba... dan saya menduga Anda akan loss.

Kemudian, Jika terhadap kasus itu menimpa Anda misalnya: Lalu Anda malah mengubah strategi Anda. hemm... Apa yang akan terjadi? Anda mulai dari nol lagi. Setelah sekian waktu berjalan, strategi baru itu juga mendatangkan profit konsisten. Kemudian Anda uji coba lagi dengan 'membesarkan lot'. Karena Anda ingin strategi yang yang bisa mendatangkan profit banyak dengan cepat. Anda tidak merasa cukup dengan hasil Anda meski konsisten. Lalu apa yang terjadi? Anda loss lagi..MC. Lalu pindah lagi ke strategi baru, mulai dari nol lagi.. Begitu seterusnya....

Virus biasanya malah muncul dari kawan trader... Kawan Anda bisa profit ribuan persen dalam sebulan. Hasil kawan Anda ijo-ijo semua... di akun history mereka. Semoga sekarang tersadar bahwa rejeki sudah ada yang ngatur dan tidak akan tertukar. Jika virus itu menjangkiti Anda, yang akhirnya mengubah cara dan strategi Anda... Maka tulisan artikel ini sebagai warning...!!!

Namun Anda boleh tidak setuju kepada pemikiran saya. Saya juga tak ambil pusing dengan mereka yang tidak percaya... karena jika loss dan MC  pun saya tak akan mengganti modal mereka. Jika profit pun, saya tidak dapat kiriman WD nya.

Saya hanya mengingatkan, "Jangan sampai berdarah-darah di bisnis forex!"

Ketahuian sobat, saya bukan master atau orang yang sudah hebat dalam trading, sama sekali tidak benar...! Saya memberi saran disetiap postingan saya di blog ini juga bukan karena sok-sokan master. Saya ini membutuhkan 'data pengalaman' yang tidak sia-sia. Maka setiap pengalaman saya itu saya tulis untuk mengingatkan kepada diri saya... dan saya yakini, ini juga akan bermanfaat buat pembaca yang lain. Itu saja...! Tidak ada salahnya kan menebar manfaat?

Kembali ke topik pembicaraan...
Silahkan kembangkan imajinasi dan kreatifitas Anda demi masa depan Anda di bisnis forex ini. Jangan mau jadi looser, tapi  jadilah the winner..!

Jika tidak sepakat dengan perkataan saya, abaikan saja...! Silahkan lakukan yang Anda suka..!

Hidup adalah pilihan...!




Tuesday, July 2, 2013

KISAH: SAYA INGIN BAHAGIA

Ini kisah nyata...:
"Ingin sekali saya segera mencapai impian, biar saya segera berterima kasih kepada kegagalan dan air mata. Karena keduanya adalah bekal yang membuat saya terus berusaha dan kuat menjalani hidup dalam keterbatasan", Kalimat terindah  beberapa tahun lalu yang saya ucapkan saat hidupku dalam 'kehancuran'; tidak memiliki sahabat, hanya kambing-kambing putih yang menghibur dalam penggembalaan di ladang.... Bertemu dengan manusia lain berasa petaka, "paranoid kere" itu diriku yang aku baca.


Pada suatu pagi, keadaan saya  sedang tidak enak badan... enam kambingku berisik mengembik, saya tahu mereka pasti lapar. Saya tidak bisa bilang keadaan ini sama isteriku, karena Isteriku baru saja pergi seminggu lalu mengais rejeki di negeri orang. Ingin rasanya saya bilang, "Sayang...., kambing kita kelaparan, suamimu juga...catering sarapan dari ibuku belum datang. Tatapan mata saya kosong, tapi tersenyum memandang jauh tentang 'rencana Tuhan', "Engkau ingin memberi aku apa,, sampai Engkau membebani saya masalah yang tidak pernah terbayang sebelumnya, ya Allah...!" Tidak lama kemudian, Ayahku datang membawa daun-daunan untuk sarapan kambingku. Mungkin, ayah tidak tega melihat berisiknya mereka, kebetulan rumah orang tua saya tidak jauh hanya beberapa puluh meter saja. Ayahku juga tidak menegurku, mungkin tidak sampai hati... Itu yang aku rasakan. Tidak lama kemudian, ibu juga datang membawa jatah sarapan buat saya, tangannya digandeng anak-anakku. Sejak saya 'jatuh' anak-anak memang bersama ibu... Saya sepertinya menyesal,  tetapi saya tidak paham apa yang telah kusesalkan....

Matahari semakin naik, dan saya kedatangan tamu, Mulda Janu. Kami ngobrol sebagaimana biasa obrolan seorang trader yang masih punya mimpi... Trader kere semacam saya saat itu memang bahagianya saat-saat berkhayal... Badan ngrekes, sakit pun rasanya hilang. Kebahagiaan semu menyembuhkanku dari sakit psikis yang saya derita.

Anakku Atras datang... bermain-main mobil-mobilan di dalam rumah. Tiba-tiba menangis..menjerit-jerit... dan setelah aku lihat, Atras jatuh terpeleset dan wajahnya penuh darah mengalir deras, saya panik...! Ternyata didekat telinga kena pecahan gelas. Saya mati rasa... mau ke puskesmas tidak punya duit sepeserpun, kendaraan juga tak punya... Alhamdulillah, Kang Janu menolongku, "Ayo dibawa ke puskesmas.. pakai kendaraanku dan saya juga ada sedikit uang, insya Allah  cukup..!" kata Kang Janu...

Saya bersyukur, apa yang saya yakini bahwa selalu ada rencana Tuhan, memang terbukti... Jika saja Kang Janu tidak digerakkan oleh Allah untuk bertamu entah apalagi rencana Tuhan... Jadi saya tidak boleh marah dengan kondisi apapun yang menimpa saya dan keluarga. Ikhlas dan apapun yang terjadi terjadilah... Ini yang menguatkan langkahku untuk terus berusaha maju dan meraih sukses.

"Apa yang saya inginkan dari kehidupan?" Saya bertanya kepada diri sendiri. "Yah... saya ingin bahagia. Saya ingin memiliki kisah hidup bahagia." Saya masih punya banyak alasan untuk menjadi bahagia; isteriku rela dan ikhlas menjalani kehidupan yang berbeda jauh dari  yang diangankan sebelumnya, saya dikaruniai dua anak yang cerdas, memiliki orang tua yang selalu menurunkan kasih sayang...

Saya cukup untuk menyadari bahwa hidup adalah sementara, inginku jalani dengan apa adanya sekuat tenaga, banyak introspeksii diri... menjauh dari gengsi dan berjalan tidak boleh berhenti.
Saya ingin menciptakan rasa bahagia, memotovasi diri adalah pekerjaanku, disaat tidak ada satupun yang memberi dorongan motivasi...untuk bertahan hidup maupun kuat dalam menjalani cobaan hidup.... Dan sepanjang jalan saya belajar banyak tentang bagaimana menjadi bahagia. Saat itu, menyendiri adalah kebahagiaan saya... menutup pergaulan, dan asyik dengan kambing-kambing saya. Saya juga memperdalam mengkaji tentang identitas diri; saya serba terbatas, tetapi saya ingin bahagia... Saya tidak punya apa-apa, tetapi saya harus bisa berbuat apa-apa. Saya bukan siapa-siapa, tetapi saya ingin suatu saat menjadi lebih sukses. Yang saya lakukan hanyalah 'berprasangka baik kepada Allah'.

Saya tahu, hidupku ibarat tubuh, telah kena iritasi.. tapi saya berusaha untuk tidak marah terhadap sebuah keadaan. Yang saya lakukan agar saya bisa tidur nyenyak adalah: memastikan bahwa saya telah membuang perasaan buruk sebelum tidur...



Dalam rangka menciptakan bahagiaku  yang sulit dengan kondisi terbatas seperti itu. Saya sering berpura-pura; jika saya merasa rendah saya sengaja bertindak ceria karena tidak memperdulikan apa yang sedang terjadi..., dan jika saya merasa marah pada seseorang, saya melakukan sesuatu yang bijaksana untuknya... dan ternyata perasaan saya terhadap dia melunak. Meski pura-pura, memaksakan diri untuk tetap 'baik', malah menjadikan diriku tetap merasa lebih baik dan hidup dengan nyaman.

Suatu ketika, ada penagih  hutang.. maklum orang banyak hutang. Mereka memaksa saya untuk menyiapkan uang malam itu juga, maka saya dengan tenang masuk ke dapur ambil pisau. "Mas, silahkan pilih jari mana yang akan  kau potong, kalau itu melunasi hutang-hutangku..! Tidak mungkin, malam ini ada uang sebesar itu, beli pulsa saja sudah tidak bisa?"

Pasti pembaca tahu, betapa pura-puranya saya 'rela' menyiapkan jari-jari tangan saya dipotong... Namun, sudah tidak ada cara lain agar malam itu saya bisa tidur nyenyak... Mereka pun pulang dan jari tangan saya masih aman dan saya kemudian bisa tidur nyenyak...! Saya menyadari, tantangan... cobaan... adalah sandang manusia. Bahkan dengan itu saya bersyukur, otak saya dirangsang dengan kejutan, dan jika berhasil... menghadapi situasi yang tak terduga itu, saya alami justru memberikan rasa kuat kepuasan. Saya merasa menang... dan dibelakang saya bisa tertawa...


Dalam perjalanan selanjutnya, saya suka mengadakan perjalanan ke tempat asing... pergi dari 'rumah masalah' untuk sementara waktu; HP saya nonaktifkan.. Jika saya ingin buka, aktifkan kembali; saya minta bantuan orang lain untuk menghapus semua message di inbox. Ketika sudah clear, saya siap menggunakannya kembali. Saya salah? Oh iya... tidak apa-apa...! Aku lebih peduli dengan kesehatan jiwaku... Saya menikmati kesenangan kegagalan... karena dengan saya melakukan itu, saya bisa tertawa secara logis.. bukan karena gila..! Lucu, apalagi kalau Kang Janu yang saya serahi tugas itu... Kalau pas baca SMS di HP saya; kabar yang enak-enak bacanya keras, kalau yang pesan-pesan ngomel, marah..maki-maki  dia hanya bilang  "Lewat..!" sambil cengar cengir....
Saya tidak mau hidup dalam ketakutan... Saya telah berbuat salah, tetapi saya tidak mau hidup dalam kebersalahan... Saya tidak mau menghukum diri saya terus-terusan... Jika saya pilih memperlakukan 'tidak baik' kepada saya sendiri...yang terjadi adalah hilangnya kontrol untuk usahaku agar aku bisa bahagia....

"Saya harus menang...! Dan sekarang, saya telah menang...!  "Rencana Allah selalu lebih baik.."

Terima kasih telah mendengarkan kisahku...

Saya Trader

Monday, July 1, 2013

BAGAIMANA MENSIASATI FLOATING MINUS?

DWEK4K6AKBUK

Brother, berapa akun yang telah kamu miliki untuk tradingmu? Apakah  cuma satu... atau sudah lebih? Lalu sistem yang kamu pakai berapa? Apakah satu akun berlaku satu sistem, atau acak atau ngawur? Atau malah  sistem yang gak mudeng asal trading. Ya, aku punya banyak kawan yang sistemnya "Sistem Asal Trading". Trading  menggunakan jurus:  sepatutnya, kayaknya, rasanya,...hihihihi.... Mantap rasanya..! Rame, kayak permen nona-nona (eh,nano-nano).

Sudah paham sistem kamu sendiri apa belum? Berapa bulan atau berapa tahun kamu gunakan sistem itu, lalu style kamu apa? Strateginya? Broker yang dipake apa? lima digit atau empat digit, nyaman gak gunakan broker yang kamu pakai? Selama ini deposit dan withdrawal enak dan nyaman bukan? Sudah gunakan broker ecn4x atau fxclearing atau FBS? Atau sudah ketiga-tiganya seperti aku selama ini trading?

Jika ingin menambah akun di ECN4X:



BAGAIMANA selama ini, kamu  MENSIASATI jika FLOATING MINUS? ; cut loss atau berharap sesuai analisa kamu? Mungkin pasang stop loss? Apakah selama ini kamu nyaman dengan cara seperti yang kamu lakukan sekarang? Ataukah masih mencari-cari pola yang baik dan bagus menurutmu? Apakah yang kamu rasakan dengan strategimu; asyik dan simple atau setengah rumit bahkan rumit?

Ketika menjalankan aktifitas trading, selama ini paling banyak hambatannya apa? Mungkin gangguan tertentu; pekerjaan atau kesibukan lain? Tapi sudah ada solusinya bukan? Oh ya, kamu murni mendapatkan hasil dari trading atau memiliki usaha lain konvensional untuk mencukupi kebutuhan kamu? Atau sedang galau untuk memutuskan diantara keduanya?

Pertanyaanku selanjutnya; Apakah dalam trading kamu sudah memiliki rule-rule untuk ditaati? Sejauh ini apa kendalanya? Apakah karena kamu memiliki beban hidup yang berat sehingga tidak mentaati rule atau malah karena terlalu percaya diri? Apa yang telah kamu dapatkan, sudahkah ada hasilnya? Atau sudah terlalu putus asa? Apa yang menyebabkan putus asa jika kamu benar-benar putus asa untuk menekuni trading? Apakah karena selama ini trading loss terus? Atau profit seminggu habis dalam satu hari? Atau sudah habis modalnya? Lalu sudahkah kamu introspeksi terhadap perjalanan trading kamu? Sudah ada kemauan keras memperbaiki atau masih biasa-biasa saja? Apakah sebagian besar masalahmu pada masalah disiplin, sabar dan serakah? Anda selalu gagal menangani masalah itu? Atau sudah tidak percaya lagi bahwa di forex ini bisa menghasilkan?

Dalam trading bagaimana perbandingan antara risk dan rewardnya dalam tradingmu? 1:1. 1:2,1:3 atau yang lain? Bilamana telah profit padahal belum TP, biasanya kamu yakin kena TP lalu biarkan floating plus atau  kamu lakukan cut profit? Atau mungkin kamu pasang trailing stop? Atau melakukan mengunci profit? Atau biarkan menyentuh TP? Lalu bila harga hampir kena SL, apa yang kamu lakukan? Menggeser SL atau biarkan kena SL? Jika sudah kena SL, apakah kamu langsung transaksi (dendam) atau menunggu indikator konfirm lagi, OP by sinyal? Sudahkah kamu taat terhadap rule-rule strategi yang kamu pakai? Atau masih turut campur pekerjaan diluar rule, karena psikologis trading kamu kurang matang?

..................,
 Hemmm.....! Ya ya ya... apapun jawaban kamu aku gak dengar. Aku jauh darimu... aku tak terjamah olehmu.. ooooh...! Tetapi gak apa-apa, aku tanya kayak gitu, mau memastikan saja; apa yang sebenarnya telah kamu lakukan, sedang lakukan dan akan lakukan serta kira-kira apa yang terjadi pada kamu dan akunmu.

#Edisi bertanya..

Semoga kamu bisa mensiasati floating minus kehidupan...! aamiin.


Sunday, June 30, 2013

KISAH TRADER DI KAMPUNG

Ini kisah nyata; trader pemula, orang kampung.... berkumpul dengan semangat untuk trading bareng. Menikmati rasanya trading forex dalam kebersamaan. Jauh tempat ditempuh, waktu dan jarak tidak menjadi masalah. Malem-malem dilakoni ... asal bisa berkumpul dan trading bareng. Ya, tentu pemula-pemula sedang kesengsem trading. Suatu usaha yang masih aneh dan tidak pada umumnya di kampung mereka. Kebanggan sedikit punya..hahahaha. Harapan masih selangit dan dengan modal menjinjing laptop cukup deh untuk meraih mimpi...

Namanya saja ngumpul-ngumpul,  operasional untuk trading semacam ini tergolong besar. Bahkan tuan rumah pun kadang dibuat kerepotan dengan banyaknya sampah yang ditinggalkan. Tapi tidak apa-apa, semua lagi semangat belajar dan praktek hasil belajar; dilakukan bersama-sama. Semua semangat..

Waktu berlalu....

Satu persatu mulai mengalami kerugian, sementara beberapa yang profit. Kadang juga mengalami floating minus bareng-bareng, tapi yang aneh itu tidak pernah terjadi  floting plus bareng-bareng. Hahahahahaha  Siapa yang bingung dan siapa yang tidak panik? Ternyata semuanya panik dan semuanya stress. Yang gak panik ya tetangga si punya warung, jadi laris ...! Bentar-bentar ada yang beli rokok, mie dan kopi instan. Hahahahahaa

Dengan melototi chart masing-masing mereka 'serius' berfikir keras. Bagaiamana agar berakhir profit atau minimal BEP. Sebagian besar pasrah.. yang terjadi terjadilah, meski 100 % tidak rela juga. hahahaha.... Kalau yang panik, akhirnya di cut. Terus numpang tidur... meski gak bisa tidur-tidur juga. Akhirnya buka chart lagi, transaksi lagi... lho koq floating minus lagi.. hix hix hix hix... pasrah lagi, sekarang berharap akan kembali... merebahkan tubuh di dekat laptop pura-pura tidur sambil melirik chart ... begitu ada kejutan harga, bangkitlah dia... panik..! Akun sudah menyala merah seperti merahnya lipstik bencong..! Di cut lagi..satu persatu "daripada habis" katanya. Begitu di cut.. eh lho koq mbalik harganya... bahkan melampai TP yang tadi dipasang disana. Menyesal seumur-umur telah cutloss. Dana akun tinggal sedikit ...  "Mengapa barusan aku cut loss??" Coba kalau tidak aku cutloss...!"

Diem-diem, ternyata teman-temannya juga  melakukan hal yang sama. Ujungnya berakhir dengan "Penyesalan cut loss...!" Padahal sebelumnya, mereka ini sudah belajar tentang pentingnya 'cut loss', mereka juga masih inget betul kata master-master mereka tentang pentingnya cut loss. Namun dengan kejadian barusan, cutloss adalah sial, cutloss adalah membiarkan kerugian yang nyata, cut loss menambah stress. Kemudian mereka diskusi:

"Ndul, gara-gara cut loss akunku amblas 70 %, padahal jika tidak saya cutloss saya bisa profit 70 %." kata si Bado resah.

"Salahmu sih mengapa untuk cutloss menunggu 70 %? mengapa  tidak ketika 5% atau 10 %..." jawab si Sano.

"Emang kamu berapa loss hari ini...?" tanya si Bado dengan si Sano.

"Profit ...dong! Seminggu ini profit, no loss. Siapa dulu yang trading..!" kata si Sano.

"Siipp! Emang kamu gak kena SL tadi?" tanya si Samin.

"Nggak lah.. SL dan cutloss bikin sial hahahahaha!" kata Sano bangga dengan usaha selama ini yang profit.

"Wokey, besok kita trading bareng lagi..! Istirahat dulu di rumah, pulang..!" kata Bado.

Akhirnya mereka pulang....

Keesokan harinya mereka sudah berkumpul. Trading bareng lagi....

"Aduh..!" kata Samin tiba-tiba....

"Iya nih, keseret lagi..!" kata si Bado.

Ternyata hari itu mereka sama-sama keseret, prediksinya salah. Mereka berembuk untuk menghindari cut loss...! Mindset yang dibentuk oleh kasus hari kemarin masih melekat di pikirannya.

Akhir cerita... mereka MC berjamaah. Si Sano yang profit seminggu juga ludes hari itu..menemani sahabat-sahabat setianya.

Mereka putus asa. Cut loss salah, tanpa cut loss juga salah. Mencari kebenaran sangat sulit bagi mereka... Teori-teori tentang forex menjadi bulshit..! Sejak itu, rumah tempat trading bareng menjadi sepi... mereka menjadi jarang berkumpul. Si Sano sudah jadi penjual es keliling, si Bado sudah kembali jadi kuli... Si Samin menikah terpaksa..... karena tertangkap basah nginep di rumah janda... hahahahaa...! Laptop-laptop mereka sudah digadaikan buat modal usaha... dan juga buat modal maskawin oleh si Samin.

Begitulah,....  trading itu soal karakter. Dalam trading adalah sangat penting mengerti jati diri trader itu sendiri sebelum berkecimpung didalamnya sehingga mampu untuk antisipasi naik turunnya harga dan transaksi itu sendiri. Masih banyak trader pemula yang tergoda oleh pengaruh suasana (inkonsisten). Masih banyak belum mengerti  bahwa selalu akan ada LOSS dan PROFIT, yang bisa dikelola dengan baik antara risk dan rewardnya. Mereka mengandalkan perasaan, kesepakatan jamaah,  dan asal menjadi trader.

Sekarang kita juga mengetahui, proses belajar trading forex adalah mahal. Jangan sia-siakan kemahalan ini... jangan buat percuma apa yang telah diusahakan selama ini. Kita bisa lebih baik.. bisa lebih profit... bisa lebih sukses.. hanya butuh sedikit upaya untuk konsisten disiplin, kreatif dan imajinatif. Jangan berakhir mengenaskan; laptop, mause,  modem ... masuk musium "MANTAN TRADER".

Selamat merenung..  Saya mau pergi dulu..berkunjung rekan.... di desa sebelah masih ada kumpulan trader pemula... yang trading bareng;  Semoga disana sedang tidak ada acara: MENGGANTUNG LAPTOP ...!

Bye bye.... Semoga terhibur informasi dari kampung saya nih... hahahaha





PENGANGGURAN INGIN PUNYA USAHA

Kalau misal Anda seorang pengangguran, mungkin baru tamat sekolah atau kuliah biasanya bingung mau usaha apa, kerja apa...  Dulu saya begitu soalnya hehehehe...! Apalagi jaman sekarang mencari pekerjaan juga sulit, apalagi tinggal di desa. Mosok mau buka warung kelontong, satu RT saja sudah ada 11 warung kelontong.... hehehehe..

Bagusnya sih malah menciptakan lapangan kerja kalau bisa. Meluncurkan bisnis kecil-kecilan dalam rumah. Biasanya kalau masih muda sih banyak gengsinya, apalagi kalau belum punya pacar. Hahahahaha.... Tapi jika pun bisa, tidak gampang juga... soalnya harus membangun jaringan kewirausahaan, kepemilikan modal dll. Tetapi itu nomor sekian, nomor satu pasti kemauan dulu; kalau belum dicoba ya jangan menyerah dulu. Ingin sukses harus ada pengorbanan, ini hukum kekalnya.

Yang penting ada gagasan dulu deh, .... bicara kesana kemari ngobrol bersama teman soal bisnis. Mencari informasi peluang... kemudian mengidentifikasi masalah, atau mengajak kerjasama bisnis dengan rekan, sobat  atau saudara. Syukur ada yang memiliki kesamaan ingin punya usaha.

Pertimbangkan contoh dasar. Katakanlah lagi musim panas, Anda tahu di jalan-jalan tertentu rame dalam jam sibuk,  padat dengan orang-orang yang lalu lalang; lapar, haus kepanasan dll, Anda cocok nih jualan teh botol di sekitar itu. Wah, sebentar lagi bulan ramadhan, bagus nih buat usaha penjual dadakan: jualan kolak atau bubur menjelang buka puasa... hehehehe. Pokoknya banyak peluang...!

Beberapa tahun lalu, pada saat  itu musim kemarau.. saya memandang ada peluang usaha yakni ternak kambing. Saya pikir ini usaha yang bagus untuk menjadikan saya tidak nganggur. Waktu itu pelihara 6 ekor ... lumayan banyak sih, dan sebenarnya saya itu gak bisa ngarit dengan cepat atau kuat dalam angkat-angkat hasil merumput. Makanya, kambing saya bawa ke sawah (karena musim kemarau), cukup jadi penggembala.. Asyik juga.. berangkat  pagi  saya bawa pulang sore...pekerjaannya ya; ngarit secukupnya buat makan malam kambing, dan sesekali nyari bandot ... kambing jantan buat dikawinin sama kambing betina gue... hahahahhaa Musim kemarau di sawah tuh lagi banyak kambing...! Asyik juga ternyata jadi penggembala... saya sangat bangga hahahahaa...!

Tukang Ngarit Gaji Dollar

"Lho, koq bisa...!"

Ya, karena saya ini trader forex ... hahahahahaaa....!

Forex ini usaha yang gak ada matinya... peluangnya yang gak mati...! Kalau tradernya sih bisa mati mendadak jika tiba-tiba MC dan dia trader yang belum kenal sama MC. Tahunya baru WC, hahahahaa.

"Apa itu usaha di bidang forex?"

Kalau bicara forex dari nol, harus mulai dari ilmunya dulu.. Anda harus baca-baca diblog Warung trader ini... tentang dasar-dasar forex. Kalau sudah membaca, datang ke  gubuk saya ya... minta diajarin, gimana sih caranya trading? gimana cara agar bisa profit? gimana caranya jadi penggembala, bakul pulsa, bakul onde-onde, tapi gajian dollar? dan lain-lain. Gratis... bayarnya nanti jika sudah Anda sudah ngasih soal yang sulit-sulit.. hahahahaha. Harusnya kan gurunya yang ngasih soal, tapi kalau belajar forex, biasanya gurunya yang dikasih soal oleh muridnya...! Kalau sudah begini, yang ngasih soal wajib bayar, pengganti 'kurang ajar'nya ngasih-ngasih soal sama gurunya...! Whuahahahhahahaaa..... (just kiding).

"Apa asyiknya usaha forex?"
Jika dibandingkan usaha jualan teh botol, ternak kambing,. itu usaha yang masih tergantung alam dan musim. Jualan sale..? Jika  tidak lagi musim pisang, ya sulit nyari pisang buat di produk sale... hehehe. Jika forex kan seribu tahun lagi, juga masih ada forex. Musim kemarau, musim hujan.. selalu ada forex. Kalau trader forex mau jualan pulsa, jualan sale, jualan sate, jualan teh botol.. jika tidak laku pun masih bisa profit dari usaha forexnya... hehehehe...

"Tapi bisa bangkrut ya usaha di forex itu?"
Jika kamu ternak kambing, lalu ternaknya keracunan, ente bangkrut gak? Tentu untuk ternak kambing sebelumnya harus tahu bagaimana agar ternaknya tidak mati kena racun. Ya sama saja di forex, belajar dulu apa-apa yang bisa menyebabkan bangkrut di forex, sehingga harus dihindari. Makanya penting ilmunya dulu... kemudian  terjun di demo akun. Jika sudah teruji profit, baru di akun real. Ada tahapan-tahapan tuh, kalau mau usaha... Ya, usaha apa saja laaaaah...!

"Kalau langgar aturan, kau mati. Kau taati aturan kau hidup " Demikian kata seorang pemain film yang lagi tayang di trans tv judulnya "CARRIERS" ....

Daripada terlalu panjang, lagi pula mau fokus menonton  televisi.... singkatnya begini....: Dengan memulai bisnis sendiri Anda akan bisa bekerja tanpa ketergantungan, Anda mandiri...Anda melakukan sesuatu yang berharga. Anda mengakhiri pengangguran Anda.

Apapun yang Anda pilih, hidup adalah pilihan...dan Anda wajib bekerja ....!

Demikian pendapat saya... menulis sambil nonton film di tivi hahahahahahaa

Saya Trader,



Saturday, June 29, 2013

SIAPA YANG SUDAH KAYA DARI FOREX?

Pertanyaannya koq sulit amat dijawab. Maksudnya gimana tuh...! Kaya yang bagaimana? Bukankah kaya itu relatif?

"Maksud saya, kaya beneran... bukan kaya monyet. Bukan yang kalau lagi floating minus atau MC garuk-garuk kepala yang tidak gatal.. itu yang kaya ...mo.... monyong..! Kaya yang didapat dari hasil trading, karena kesempurnaan tradingnya, atau kehebatan dia dalam trading..."

"Emang kamu belum pernah ketemu mereka yang kaya karena  forex?" tanya saya penasaran. 

"Belum pernah, Kang... Yang sering saya temui adalah mereka terpuruk karena trading forex. Yang sering saya temui: Hidup mereka terlilit hutang yang pasti membuat satu keluarganya tergoncang. Hidup menjadi kacau balau diteror penagih hutang. Masalah ini melilit keluarga yang asalnya harmonis jadi berantakan dan penuh ketakutan. Tagihan kartu kredit menumpuk, pihak bank menuntut supaya hutang kami diselesaikan. Debt collector/penagih hutang pun berdatangan tiap hari dan sangat mengganggu, bahkan orang yang tidak kenal satu per satu datang menagih hutang mereka .Begitu Kang, yang saya temui."

"Menurutku, justru yang sekarang kondisinya seperti itu karena mereka ingin cepat kaya dari forex Lik ...! Jika pertanyaanmu seperti itu, siapa yang sudah kaya dari forex, seolah-olah mereka akan buat acuan kamu, kalau trading tidak menjadi kaya mendadak buat apa? Coba pertanyaanmu diubah, 'siapa yang bisa hidup bertahan melalui forex, mencukupi keluarganya dan kebutuhannya." Nanti gampang jawabnya... dan banyak  kita temukan disekitar kita.

Kalau siapa yang telah kaya dari forex, jawabannya ya George Soros, tetapi modalnya milyaran dollar. Begini Lik... Forex bukanlah mekanisme untuk cepat kaya, tetapi hanya alternatif untuk investasi selain deposito atau reksa dana atau asuransi . Jika anda bisa menghasilkan keuntungan yang lebih besar dari bunga deposito misalnya diatas 1% dari modal per bulannya, anda sudah dinilai berhasil.

Forex adalah salah satu ilmu yang paling sulit dipelajari dan selalu berubah. Intinya adalah meramalkan perilaku trader dari seluruh belahan bumi dengan indikator teknikal atau fundamental. Butuh bakat kesabaran serta ketekunan yang belum tentu dimiliki oleh setiap orang.

 Bahwa Forex bisa dipelajari dan di-prediksi. Harus banyak belajar teori dan praktek. Namun yang paling penting di dunia ini adalah mental. Bagaimana kita bisa menahan diri untuk tidak serakah dan berbesar hati ketika mengalami kerugian. Atau bahasa kerennya No Fear and No Greed !
Forex itu 20% ilmu dan 80% sikap! Karena itu dunia Forex adalah dunia yang bener – bener disiplin! Jangan memakai perasaan...perasaan bahwa harga akan naik lagi atau perasaan tunggu 5 menit lagi, jangan berpikiran siapa tahu pasar akan.....

Ini adalah sudut pandang yang saya yakini....forex adalah ilmu yang membuat kita ini menjadi kaya. Tetapi bukan kaya mendadak... Apa yang kamu ketahui mereka malah hancur, ya karena mereka menghendaki kaya mendadak.. Kiblatnya kamu jangan kesana...! Saya ini bisa bertahan dari forex karena selama ini memang ada hasil, cuma hasilnya buat makan, keperluan primer dan lain-lain yang tidak muluk bagai artis. Saya juga ingin kaya, tapi ya pelan-pelan saja....!  Untuk itu saya harus berusaha,  banyak membaca teori mengenai forex, dan banyak mencoba !"

 "Kata orang, peluang untuk berhasil di forex sangat kecil, sebagai perbandingan dari 100 trader, paling hanya 2 orang yang berhasil, sisanya 98 orang pasti loss atau habis modal. Benarkah demikian?"

"Penyebabnya sangat beragam, mulai dari jam terbang trader yang kurang, faktor money management, repaint indikator sampai kecurangan / scam dari broker, misalnya server di buat requote / susah eksekusi, menghajar posisi trading dengan sinyal spike hingga menyentuh posisi stop loss /SL, sampai masalah tidak bisa me withdraw / menarik uang hasil profit dari trading dll. Coba banyak belajarlah tentang itu...

Sepertinya kamu sudah mulai tertarik nih trading forex...? Silahkan banyak belajar dimulai dari dasar-dasarnya, lalu meningkat menggunakan demo account dulu selama beberapa bulan. Kemudian anda harus rajin ikutan forum misalnya forex-tsd , forexfactory atau forexindo, mt5, dll. Atau bagus juga, banyak baca-baca di blog ini....  Jika sudah mahir dan bisa profit secara konsisten barulah kamu buka account real. Untuk mini account modal yang dibutuhkan sekitar minimal 250-500 USD , standar account dimulai dari 3000 USD.

Kalau sudah siap real:

Buka akun di ECN4X:



Jika kamu sudah menekuni semua itu, maka pernyataan saya selanjutnya atas mengubah sedikit pertanyaanmu dengan  'siapa yang akan kaya dari forex? Maka jawaban saya: KAMU dan SAYA. aamiin.

Kepareng....!

WEB TENTANG BELAJAR FOREX YANG BAGUS

Beruntung menjadi trader sekarang, ilmu sudah berceceran dimana-mana;situs-situs forex, blog tentang forex, semuanya bagus-bagus dan bermutu. Kalau search di google: situs atau web tentang forex yang bagus dan bermutu pasti dengan mudah ditemui. Teman-teman trader banyak yang 'nyambi' ngeblog. Tinggal kemauan kita mau dan rajin baca apa tidak.

Lihat seputarforex, belajarforex, siembah dll. termasuk blog Warung trader ini, banyak menyajikan informasi tentang forex. Anda dapat belajar waktu demi waktu. Jika Anda menguasai bahasa Inggris tentu akan lebih luas lagi. Jika kesulitan sudah ada google translate. Ya, semuanya telah dimudahkan.
Banyak fasilitas belajar di dunia maya.

Di dunia offline, juga banyak master-master trading yang dengan ikhlas membantu para pemula yang masih kesulitan dalam urusan profitnya. Pemula maupun mereka yang masih membutuhkan pengetahuan seputar forex, dengan mudahnya mendapatkan yang mereka cari. Tinggal ada kemauan atau tidak, itu saja..!

Janganlah sok merasa jago, tidak membutuhkan pengetahuan dan pengalaman orang lain. Anda akan terpuruk sendiri... dan pasti rugi sendiri. Belajar tidak harus mengeluarkan biaya..yang besar. Dimana Anda dapat menemukannya? Anda tinggal menanyakan kepada mbah google, beres.

Web dan situs forex telah menyajikan banyak informasi yang luar biasa. Tentu jika Anda serius dalam belajar Anda akan mendapatkan yang Anda cari; membutuhkan jawaban, solusi dan informasi. Kemudian tinggal mengaplikasikan saja, praktek dari hasil belajar. Bukan untuk mengkoleksi ilmu... Karena tidak banyak memberikan manfaat. Kecuali mengamalkan ilmu... ini baru akan mengubah pandangan, cara dan juga hasil.

Jika ingin berubah ya harus ada keberanian "change!".

Bukan berkutat pada pengalaman pribadi saja, belajar dengan diri sendiri saja. Luangkan waktu untuk membaca pikiran orang lain. Okey?

Sadarlah bahwa diatas langit masih ada langit..! Jangan menjadi seperti katak dalam tempurung.. Anda bisa bereksplorasi lebih banyak lagi jika Anda  lebih suka mendengarkan orang lain dan membaca pengalaman orang lain.

Kita ini tidak ada apa-apanya...! Saya sendiri juga masih terus belajar dengan mereka yang lebih mumpuni diatas saya. Ya,... banyak dan terlalu banyak yang belum dan tidak aku ketahui. Mereka sudah diatas kita. Ingin lebih luas wawasan tentang forex kita? temukan web-web dan blog tentang forex yang bagus, itu akan sangat membantu Anda... untuk apa? UNTUK MENCAPAI SUKSES DAN SEMAKIN SUKSES...!

Jangan lupa buka akun real:


Seperti apa situs-situs  forex yang bagus itu? Ya.. begitu Anda berkunjung kesana (web atau blog) Anda menemuknan yang Anda cari dan dibutuhkan. Selain itu ....memuaskan Anda..!

Semoga Anda puas juga ketika berkunjung ke blog saya ini.. Warung trader ...! Hahahahahaa


Friday, June 28, 2013

BAGAIMANA MENGGABUNGKAN ANALISA TEKNIKAL DENGAN ANALISA FUNDAMENTAL

Ada pertanyaan sahabat, "bagaimana sih menggabungkan analisa teknikal dengan fundamental?"

Banyak trader yang menggabungkan analisa fundamental dan teknikal secara bersamaan. Untuk mengetahui kemungkinan penyebab pergerakan harga, mereka mengacu pada faktor fundamental (terutama untuk jangka menengah dan panjang), sementara untuk menentukan momentum entry dan exit mereka mengacu pada sinyal yang ditunjukkan oleh indikator teknikal.

Yang penting sudah mengerti dulu dari definisi analisa teknikal dan analisa fundamental. Tentu keduanya berbeda dan saling mendukung. Hanya saja trader sering dibuat stress gara-gara efek fundamental. Padahal secara teknikal sudah bagus. Bahkan bila diakui secara jujur, kebanyakan yang membuat MC adalah karena danya pergerakan yang diakibatkan fundamental. Yang terjadi begitu tiba-tiba, dan pergerakan harga bisa puluhan bahkan ratusan pips dalam beberapa menit saja. Jika kita tetap perpegang teguh dan percaya diri dengan teknikal kita tentu saja itu tidak ada gunanya. Loss dalam sekejap..!

Nah, memang terlalu sulit jika memadukan dan menggabungkan keduanya dalam satu analisa, karena kedua analisa itu juga analisa relatif yang sama-sama belum diyakini kepastian dan kebenaran sesungguhnya. Karena kita hanya meyakini berdasarkan sejarah masa lalu. Biasanya dan biasanya... Tentu hal ini akan dilanjutkan buat acuan kita, mau gunakan apa lagi selain analisa keduanya. Jadi tetap kita akan berpatokan dari kedua analisa itu bukan?

Apa yang kita miliki dan pahami dari tekhnikal? Oh, mungkin Anda sudah memiliki strategi tekhnikal yang selama ini dipakai, oke its... good..! Tapi apakah teknikal Anda akan sesuai dengan fundamental? Oh tentu tidak pasti...! Ini proses kebetulan...! Kebetulan Anda open posisi "buy" sesuai analisa teknikal dan pada saat yang sama di rillis berita fundamental, ternyata harganya melesat terbang..! Apakah itu karena hebatnya teknikal? Oh, ini kebetulan..! Dampak Fundamental atau market menanggapi terhadap fundamental dampaknya naikkan harga. Bukankah bisa terjadi kebalikannya??? Artinya: analisa teknikal itu selalu runtuh oleh fundamental..! Tetapi jika teknikal didukung fundamental, maka harga mata uang tersebut akan menjadi 'luar biasa'.

Jika Anda mengedepankan teknikalnya...dan menjauhi fundamental, Anda akan sering dibantai oleh market..!

Coba, sekarang urusan fundamental didahulukan... Sebelum trading dengan analisa macem-macem teknikal baca dulu fundamentalnya. Berita-berita yang berpengaruh terhadap pergerakan mata uang. Misal lihat dulu di situs forexfactory jam-jam berapa akan dirillis news. Jika satu jam lagi akan ada berita besar yang berpengaruh, padahal sekarang secara teknikal ada sinyal untuk masuk posisi, sabar dulu ...! Ingat, Anda mengedepankan fundamental.

Begitu fundamental muncul lalu terjadi pergerakan yang searah dengan analisa teknikal, ikuti dengan mesra...! Anda lebih selamat..! Lima menit atau beberapa menit setelah berita di rillis, baru Anda masuk posisi. Ini lebih aman bukan? Tetapi jika ternyata berlawanan dengan analisa teknikal Anda hasil fundamentalnya. Untuk lebih aman jangan trade dulu.. tunggu beberapa menit, misal 15 menit.. Begitu ada perubahan teknikal, koq mengikuti fundamental (menjadi sinkron), jangan ragu masuk posisi ...! Jika harga masih bolak balik, ambil saja strategi averaging... beberapa jam kedepan juga akan kembali mengikuti arah analisa Anda. Memang harga butuh ruang untuk bergerak. Jadi santai saja.. Warningnya adalah, jika harga berbalik sudah melebihi high candle di H1 sebelumnya, maka kebiasaannya memang benar-benar berbalik. Lakukan cut loss ataupun hedging atau switching..... sesuaikan dengan style trading Anda.

Paling enak memang trade karena fundamental, bisa profit banyak.. tetapi ya seperti yang diatas saya sampaikan, jangan buru-buru.. pergerakan akibat news fundamental itu tidak hanya 10-15 pips, begitu Anda ketinggalan 15 pips, Anda masih banyak peluang.. dibandingkan Anda telah transaksi dulu sebelum news di rillis, karena patuh  analisa teknikal Anda tetapi begitu ada news besar (padahal belum posisi profit) dan fundamental berlawanan dengan transaksi Anda... malah bisa gawat..! Anda pernah mengalami hal itu kan?

Sebenarnya buat trader yang masih loss terus secara teknikal... mendingan fokus di news.  Cuma ikut ngekor kemana news berjalan. Itu aja bisa dapetin ratusan pips dalam sebulan. Dan lebih aman...! Mengapa tidak kepikiran seperti itu???

Ya selama ini kita mikirnya yang rumit-rumit, jadi mendapatkan profit pun caranya rumit hahahahaa..

Trader bodoh biasanya lebih sukses..! Karena gak terlalu banyak virus yang mengganggu pikiran sederhananya...! Untuk profit dari forex, harus berfikir sederhana...!

Tetapi bagaimana pun Anda harus smart dan cerdas, jangan bodoh.. asal Anda juga 'kuat' menghadapi virus-virus tidak jelas. Anda akan lebih jauh diatas orang bodoh dan lebih banyak profitnya, karena imajinasi dan kreatifitas Anda yang membedakannya. 

Jangan lupa buka akun real di akun ECN4X:


Semoga Anda paham dengan apa yang saya jelaskan di postingan blog Warung trader kali ini..!

Bagaimana? sudah jelas....? Silahkan kalau ada yang mau menambahkan.. penjelasan diatas  cuma hasil pendapat pribadi yang gak suka rumit-rumit, karena hidup sudah rumit.. hehehehe...!




Thursday, June 27, 2013

SEPUTAR MASALAH TRADING FOREX DAN SOLUSINYA

Sobat, kali ini saya posting masalah-masalah seputar trader, dari yang dialami maupun dihadapi setiap harinya menghadapi market. Oke, kita ke TKP langsung..!



1. Kecilnya Modal
Awalnya, kebanyakan orang trading forex itu karena mereka mencari cara  untuk keluar dari utang atau mencari uang yang mudah. Sehingga umumnya kalau sudah terjun ya motivasi itu yang kuat mendorong untuk perdagangan dengan ukuran volume besar... untuk menghasilkan keuntungan besar dengan modal yang kecil.  Jika dengan modal kecil ingin hasil besar itulah yang pada akhirnya menimbulkan masalah risiko besar. Anda akan menjadi emosional dengan setiap pergerakan ayunan market, bahkan kalau lagi floating minus Anda stres dibuatnya, jika terjadi malam hari maka Anda gak bisa tidur sampai pagi, bahkan sampai esok paginya lagi. 

Solusi
Modal besar dengan volume yang kecil ... hahahahahaa...! Trader Pemula tidak boleh trading dengan modal kecil dengan mengambil volume yang besar. Kalau modal kecil ya  harus dengan volume lot yang kecil. Jika hasil kecil ya harus maklum karena modal kecil hahahahahaaa...! Cobalah dengan modal minimal $100. Saya usul yang sedang dan wajar deh, tidak terlalu banyak juga tidak terlalu kecil. Tapi ya itu tadi pesen saya, gunakan microlot atau lebih kecil, namanya saja buat latihan mengasah analisa dan membuat pengalaman. Trader pemula harus bisa mengatur diri sendiri agar tidak terjadi bencana di kemudian hari.

Jika Anda pemula baiknya daftar di akun microcent rekomendasi Fxclearing. Daftar dan pilih akun microcent :



Panduannya sudah ada: KLIK!

2. Kegagalan mengelola risiko
Manajemen risiko adalah kunci kelangsungan hidup. Anda bisa menjadi trader yang sangat terampil tetapi masih bisa digagalkan oleh manajemen risiko yang buruk. Pekerjaan nomor satu itu bukan untuk membuat keuntungan, melainkan untuk melindungi modal yang kita miliki. Ingat postingan saya tentang pesan Tuan Warrent Buffett? Ya, harus selalu diingat bahwa jika modal Anda habis, kemampuan Anda untuk membuat keuntungan hilang. Saya juga kapok MC..! Kapok bermain-main dengan risiko tinggi... Karena hasilnya selalu ... preeeeeeeeeettt...!

Solusi
Dapatkan keuntungan yang wajar dan masuk akal... Gunakan ukuran lot yang wajar sesuaikan dengan modal Anda. Jika tergoda untuk perdagangan yang ekstrim ya bertahanlah. Tetapi jika memang Anda sulit mencegah hasrat itu, salurkan saja: buat account khusus untuk bertindak extrim.


3. Keserakahan

Beberapa trader kesulitan menghentikannya jika sudah menjadi kebiasaan. Ya karena yang dilihat adalah peluang kaya cepat. Jadi dikejar-kejar tuh 'kaya'. Atau 'iri' dengan perolehan tetangga sebelah yang bisa ratusan % setiap hari hehehehe...! Pengalaman pribadi saja... Eh malah tidak menjadi kaya malah semakin bangkrut.

Solusi
Solusi dari masalah trading forex seperti ini ya TOBAT..! Perbaiki mindset kita bahwa tidak perlu terburu-buru untuk 'kaya'. Sabar, karena sabar itu akan dibayar bahkan dengan kekayaan. Market bergerak hari-hari kecuali hari sabtu dan minggu. Bahkan masih ada 1000 tahun kedepan.

4. Bimbang dalam Perdagangan
Kadang-kadang kita menyesal setelah masuk  market, ketika diketahui 'salah arah'. Anda mulai berkata kepada diri sendiri bahwa Anda salah arah lalu menutup transaksi dan bingung mau transaksi apa lagi buy atau sell. Atau begitu transaksi (tidak tahu  posisi benar atau salah) begitu salah arah panik lalu cutloss dan transaksi OP kebalikan, eh kembali lagi ke arah semula. cut lagi... Haaaaaaaaa...... stress........!

Solusi
Pilih arah sesuai sistem dan strategi yang kita pakai, arah bolak balik dari pergerakan itu biasa dan pekerjaannya harga memang naik turun. Tetapi jika harus cutloss sampai dua kali berturut-turut cobalah untuk berhenti dan tutup chart. Lihat kembali beberapa jam setelah istirahatkan pikiran. Sulit? Ya, memang sulit... mau ke surga juga harus mati dulu.. Gak mau mati ya jangan masuk surga ... karena masuk surga harus mati dulu hehehehee. Saya juga masih kadang-kadang merasa sulit, makanya selalu mengingatkan diri sendiri. Makanya blog ini, meski tidak dibaca orang lain pun, masih sangat bermanfaat buat diri saya sendiri...

5. Strategi averaging.
Jika Anda menggunakan strategi averaging, baiknya hati-hati, bukan tidak boleh. Banyak trader pemula mencoba untuk memilih titik balik dari pergerakan tren. Jika salah arah akan terus menambah transaksi posisi karena yakin 'saatnya berbalik'. Jika tidak ahli memainkan seni averaging maka bisa menjadi strategi yang berbahaya.

Solusi:
Cobalah perdagangan dengan tren. Jika berfikir trend akan berubah baiknya menunggu perubahan trend konfirmasi. Jika memang akan menggunakan strategi averaging harus memiliki kefahaman tentang batas-batas arah trend atau pergerakan harga. Jadi tidak 'ngawur' dalam melakukan averaging. Harus hati-hati dan waspada, kenali market dengan lebih baik. Memang sulit untuk menentukan ujung trend itu, makanya harus  lebih banyak belajar lagi dan berani cut loss.

6. Tidak mau mengakui kesalahan
Sifat manusia untuk ingin selalu benar. Anda terlalu yakin dengan dengan analisa Anda, pede dengan apa yang Anda ikuti. Sebagai trader, kadang-kadang Anda harus menjadi 'salah' dan mengakui kesalahan. Bukannya malah ngeyel dan sok benar. Baru tahu rasa nanti jika akhirnya loss.. hehehe

Solusi:
Ini adalah hal yang sulit untuk dilakukan, tapi kadang-kadang Anda hanya harus mengakui bahwa Anda melakukan kesalahan. Entah Anda memasuki perdagangan untuk alasan yang salah, atau hanya tidak bekerja dengan cara yang Anda rencanakan. Hal terbaik  untuk dilakukan adalah hanya mengakui kesalahan, membuang posisi perdagangan dengan ikhlas , dan beralih ke kesempatan berikutnya.

7. Menyerah
Sudah belajar, sudah berguru, sudah ikut pelatihan, sudah banyak konsultasi.. tapi koq masih mengalami  rugi dan jika profit....profitnya selalu hilang berganti kerugian? Apanya yang salah?

Solusi:
Banyak hal yang perlu diperhatikan; dari sistem yang dipakai, strategi profitnya sudah ditaati rulenya apa belum, apakah psikologis trading masih bermasalah... Atau juga pekerjaan lain mengganggumu dll.... Banyak introspeksi, jika memang kesimpulannya forex tidak cocok bagi Anda, karena Anda selalu gagal dalam memperbaiki,  ya tinggalkan jauh-jauh forex ini. Daripada Anda semakin terpuruk? Lakukan aktifitas bisnis atau usaha lain, sambil belajar lebih dalam lagi tentang forex, mungkin itu bisa mengobati 'kecintaanmu' terhadap forex. Suatu saat jika sudah siap lagi, silahkan terjun lagi. Postingan di blog Warung trader ini sudah lengkap, ilmu untuk mencapai profit sudah ada semua, tinggal kemauan baca, belajar, memahami dan mempraktekkan saja.




Silahkan bongkar-bongkar artikel disini... Jika pas ada waktu luang, buka blog ini dan baca-baca. Jangan sampai terpuruk dulu, baru baca... terlambat malah repot dan menyesal adanya diujung waktu heheheheheee...!

Rekomendasikan kepada rekan-rekan sahabat trader Anda untuk banyak belajar di blog ini, kita sama-sama belajar....! Semoga seputar masalah trading forex dan solusinya yang saya posting kali ini bermanfaat buat Anda dan juga busat saya pribadi.


Salam perubahan dan turunkan harga BBM..!

Wednesday, June 26, 2013

PILIH BISNIS FOREX ATAU BISNIS REAL KONVENSIONAL?


Hello everybody...
30 Menit kedepan, saya akan memberi unek-unek tentang pilih bisnis forex atau bisnis real konvensional (mumpung nganggur nih –buat berbagi rasa -). Mungkin Anda perlu menyimak, siapa tahu cocok...

Misal jika Anda menjalankan bisnis butik, tentu Anda perlu membeli produk untuk ditampilkan di toko Anda. Untuk membeli produk ini, Anda perlu menggunakan uang. Pelanggan lalu datang ke butik Anda untuk membeli produk tersebut. Tentang harga tentu Anda sudah memiliki hitung-hitungan, dimana akhir dari usaha ini adalah profit. Anda sudah memperhitungkan biaya beli barang, transportasi dan tenaga.  Sehingga Anda akan memperoleh laba bersih. Bisa terjadi Anda “membuat murah (mengambil keuntungan sedikit) atau bahkan dirugikan dalam satu produk tetapi diuntungkan lebih jika konsumen mengambil banyak produk.”  Anda rela rugi disatu sisi, tetapi kerugian Anda adalah optimis untuk mendapatkan keuntungan total atau pun laba bersih. 

Ini mirip trading forex sebenarnya, seorang trader membuat posisi membeli  beberapa USD  untuk mendapakan keuntungan. Beberapa posisi mungkin rugi,  tetapi total dari  posisi yang diambil adalah untung dan menjadi laba bersih.

Inikah yang dicari dari seorang pebisnis? LABA BERSIH ..!

Ya, laba bersih...

Lihat usaha konvensional dalam mengambil keuntungan ... (jauh dari mungkin)ketika membeli produk butik seharga $5 akan ditawarkan di toko butiknya  $500 (meski sah-sah saja).  Mengapa,  karena tidak logis dan kebangeten.  Mereka, tentu akan mengambil  keuntungan yang masuk akal. Ya, sekali lagi.. keuntungan yang masuk akal. Atau maksimal produk yang kita tawarkan mungkin melonjak 100 %.  Tentu hal ini karena berbagai pertimbangan.  Saya  bicara bisnis konvensional yang tidak dilakukan oleh sekelompok pejabat yang memonopoli produk...  Karena tentu mereka melakukan “keuntungan yang tidak masuk akal”.

Antara bisnis forex dan bisnis real konvensional adalah sama-sama arena bisnis, bukan perjudian.  Jika Anda pebisnis atau Anda membutuhkan bisnis yang dapat membawa keuntungan besar tanpa biaya, Anda sulit mendapatkannya, kecuali di trading forex (Anda dikasih bonus modal untuk ditradingkan, itu pun dengan syarat-syarat tertentu. Lagi pula ketika  keuntungan besar terjadi dari bonus gratisan itu, apakah nantinya broker benar-benar membayar? Allahu a’lam 

Tetapi maksud saya begini: “Semakin banyak keuntungan yang Anda inginkan diluar kewajaran , semakin banyak peluang kegagalan yang Anda dapatkan.” Jadi perdagangan forex pun, dilakukan seperti pengusaha yang menghendaki laba bersih, tidak seperti gaya penjudi.  

Akhir-akhir ini saya mencoba untuk santai di trading forex; jarang berinteraksi dengan chart,  open posisinya sabar by moment, rule MM diperbaiki seperti saya sedang jualan konvensional. Ternyata, hasilnya berbeda dengan ketika kita menginginkan ‘harus dapat yang banyak dari setiap transaksi’. Anda bisa coba .... Nantinya benar-benar akan Anda rasakan seperti sedang tidak trading forex, tapi sedang jadi pedagang asongan, dengan produk yang dibawa Anda adalah  eksklusif dan keren. Hahahahahaa

Intinya saya sedang mencoba untuk menghindari ‘resiko tinggi’, dan dengan keikhlasan menghadapi resiko yang  biasa-biasa saja seperti pada umumnya segala sesuatu ada resiko. Apalagi di forex, tidak ada 100 % jaminan  profit. 

Jika Anda mencintai uang Anda, coba bersikap lebih bijak lagi dalam memandang sebuah bisnis. Terlebih forex.

HOLY GRAIL = DISCIPLINE + PATIENCE + RISK CONTROL
Yang saya alami, sebagian besar trading forex mengalami kerugian karena kurangnya pengalaman dan selalu dalam perdagangan resiko tinggi.

Dengan paparan  saya diatas maka  usaha real konvensional dan usaha bisnis di bidang forex ini tidak jauh berbeda... Anda memiliki peluang untuk mendapatkan laba bersih. Anda bisa ambil salah satunya, atau kedua-duanya.

"Oh ya, tetapi bagaimana dengan orang yang berani mengambil resiko tinggi, karena ada high return, dibaliknya ...?"

Gampang jawabnya, "Dicoba saja...! Anda tidak berdosa karenanya...! Itu urusanmu, tanggung jawabmu dan apapun hasilnya, itu adalah apa yang Anda perbuat...!"

Ya,
Hidup itu pilihan..! Mau pilih bisnis yang mana? forex atau konvensional?

Woke, Brother .. sudah 40 menit ternyata.. cukup dulu ya...! 

Salam Perubahan ...! Turunkan harga BBM...!

Tuesday, June 25, 2013

ANTARA MODAL DAN RISIKO TRADING


Masih urusan trader pemula nih... Daripada setiap pemula menanyakan hal yang sama tentang berapa modal (banyaknya uang) untuk deposit ke account trading forex mereka. Lebih baik, baca unek-unek saya ini.

Satu atau dua tahun lalu, banyak rekan saya yang deposit begitu banyak  di forex; ada yang $5000, $10.000 .... bahkan lebih. Namun pada akhirnya habis juga, bersih balance di account mereka bukan karena di WD tetapi  karena MC. Sayangnya, itu duit pinjam bank. Tragis memang, makanya tulisan ini menjadi penting agar menjadi perhatian trader pemula.

Jawaban sederhana
nya untuk pertanyaan diatas adalah sebanyak yang mereka mampudan mengukur kekuatan menanggung risiko.  

Pola pikir keyakinan bahwa akan selalu sukses, baiknya dihindarkan. Kecuali berangkat dari yang terkecil kemudian sukses, ditingkatkan lagi juga sukses lagi, oke menambah modal yang lebih besar. Namun mindset dalam bermodal di forex masih sama: sebanyak yang mereka mampu dan mengukur kekuatan menanggung risiko.  

Apakah trading tidak boleh bermodal besar? Oh,tidak juga... Hal ini dikaitkan dengan pengelolaan risiko. Jika mereka mampu mengelola risiko dengan baik dan memiliki strategi yang baik dan tradingnya selama ini menguntungkan. Bisa saja bermodalkan besar. Namun untuk pemula, sekali lagi untuk pemula... rasanya tidak cocok. Mindset pemula umumnya masih gonjang-ganjing dan belum mengkristal. Kecuali orang kaya yang ingin menghambur-hamburkan duitnya sia-sia... Itu pun sebenarnya tidak boleh, kan lebih baik  untuk menyantuni  anak-anak yatim... hehehehe.

Maaf, itu jawaban sederhana saya saja... Padahal tidak ada jawaban sederhana hahahahahaa...! Karena begini: risiko perdagangan itu ditanggung masing-masing, tidak setiap trader itu sama. Bukan hak saya dong, mengatur ke masalah pribadi Anda mempengaruhi dalam hal permodalan Anda. Kalau loss saja duitku gak ikut hilang, hahahaha...! Makanya saya bilang ini unek-unek saja. Serba salah dibuatnya, membuat saya mengatakan jawaban ini jawaban yang rumit.

Jawaban yang realistis bagaimana? Hadeeeuh...! Macem-macem saja.. hahahaha....

Jawaban realistis
nya adalah bahwa sebagian besar trader pemula baiknya  memiliki jumlah terbatas dalam modal perdagangan, tetapi trading dengan hati-hati, sangat disiplin, dan yang paling penting dengan mengelola risiko serendah mungkin, adalah mungkin bagi trader untuk bermodal trading kecil dan mengubahnya menjadi besar.

Saya juga menyesal dulu-dulu sudah berani modal besar tapi akhirnya yang membesar adalah hutangnya... yang gendut adalah masalah perekonomian keluarga, bukan profitnya hahahahaha.. Namun itu bagian dari proses seorang trader, gak apa-apa kalau Anda juga mengalami hal seperti saya hix hix hix hix....!

Filoshopi forex itu pada chart: naik turun. Sama nasibnya kayak trader, naik turun profit dan ruginya...! Trader yang sudah senior pun, masih akan mengalami hal serupa, kecuali mereka yang profit terus tanpa rugi (meski belum pernah saya temui, dimana tradernya dan siapa...), tetapi ya mungkin  ada.. siapa tahu malah Anda sendiri...! Mungkin sekelas George Soros ya....!

Dalam dunia investasi yang terkenal: nama George Soros dan Warren Buffett. Mungkin Anda sudah kenal atau pernah nongkrong di angkringan bareng.  Namun ada yang  menarik dari mereka berdua; prioritas nomor satu adalah pelestarian modal. Ketika para trader umumnya mengatakan bahwa gol dalam investasi adalah membuat banyak uang, George Soros dan Warren Buffett : pelestarian modal.

"Survive pertamanya, dan menghasilkan uang sesudahnya." – kata George Soros

“Survive first, and make money afterwards.”

Sementara Warren Buffett: "Investasi Aturan No 1:  Jangan pernah kehilangan uang.  Aturan Nomor 2: Jangan pernah lupa Aturan No 1 "

“Investing Rule No. 1: Never lose money. Rule No. 2: Never forget Rule No. 1.”

KEREN...!

Saya ingin sekali mengingat kalimat-kalimat itu agar terpatri di dalam diri saya, sehingga benar-benar terkontrol ‘trading’ saya; trading dengan penuh kehati-hatian dan tidak serakah.  Hix hix hix hix... jadi  teringat saat-saat “ngawur” dalam trading.... astaghfirulloh ....

Sekarang, harus berjanji: Tidak akan MC lagi..! Semoga dikuatkan Allah SWT untuk mengikuti jejak para senior yang sukses dalam dunia investasi dan perdagangan, aamiin. Ya, termasuk Anda, pembaca...!  Jangan mesam-mesem mulu... Anda juga harus berjanji..! hahahahahaa

Untuk sobat Mas nanan Sunandar juga harus berjanji, kalau tahun lalu  MC dua kali,  untuk tahun ini jangan MC..!

“Mempertahankan  modal..!” Ini  yang  harus diperjuangkan..! Setuju?  Anda siap???

Mengapa begitu penting untuk tidak kehilangan uang?  Logikanya begini: Jika Anda kehilangan  uang 50%,  dari modal Anda, tentu Anda harus membuat keuntungan 100 %hanya untuk menutup semua kerugian Anda. Tetapi proses untuk itu, akan menjadi lebih mudah kehilangan uang dan sangat sulit membuat keuntungan. Pengalaman saya, satu kata: ‘mengerikan..!’

Proses recovery yang melelahkan, kerugian waktu , uang dan tenaga untuk suatu mimpi ... ‘mimpi yang tidak sempurna’ kata Ariel Noah..!


Meskipun ada kemungkinan bahwa pada akhirnya Anda membuat keuntungan untuk kembali ke titik awal, tetapi sungguh itu akan mengambil cukup banyak waktu untuk melakukan itu..astaghfirulloh....

“Kamu ini payah banget, mengapa kamu rela menghabiskan waktu untuk trading yang tidak taat rule yang menghabiskan uangmu ( dan sebagainya)  daripada kamu menggunakan waktu itu untuk membuat keuntungan? Saya ini  adalah rasa bersalahmu..! Sadar Ndul! Sadar...!”

“Iya, iyaaaaaaaa....! Siap melesatrikan modal, Bos...!”

“Good ..... good...! Lanjutkan..! Saya adalah rasa semangatmu...! Kamu bisa...!”

Jika saja George Soros mengerti perasaan saya sekarang, tentu beliau akan berkata, “ Ada risiko dalam melakukan dan tidak melakukan segala sesuatu dalam hidup... Risiko tidak dapat diihindari. Anggap saja itu risiko karena kamu telah mengesampingkan konsep ‘pelesatarian modal’....”


“Tetapi begini George Soros,” kata Warrent Buffet...

“Bagaimana Kang Buffet..!” jawab George Soros.

“Perdagangan forex itu sangat berisiko, tetapi pernyataan ini pun masih berbau bias mutlak dan mengandung asumsi: pertama;  risiko itu tidak mutlak, melainkan rellatif terhadap usaha individu.  Kedua; diasumsikan bahwa dalam rangka untuk membuat keuntungan diatas rata-rata, Anda harus mengekspos diri Anda untuk risiko yang  lebih besar.” Kata Warrent Buffet.

“Contohnya Kang..?” tanya George Soros.

“Seorang pilot yang berpengalaman tentu akan melihat bias bahwa menjadi ‘sopir’ pesawat itu tidaklah terlalu beresiko (meski ada resiko karena apapun ada resikonya)... Tetapi kalau Trader jadi  ‘sopir’ pesawat (asal bukan pesawat telepon), mana ada yang mau jadi penumpangnya.  Intinya benar, selalu ada resiko... tetapi besarnya resiko itu relatif terhadap seseorang. Ini tergantung  pengetahuan, pemahaman, pengalaman dan kompetensi seseorang.  Seorang trader pemula, tentu lebih beresiko dalam trading dibanding seniornya.  Karena dia belum memiliki pemahaman yang komperehensip tentang bagaimana pasar bekerja, bagaimana masuk ke perdagangan probabilitas tinggi, bagaimana mengelola emosi sendiri, dan perdagangan pasti akan sangat beresiko bagi orang seperti itu untuk mengambil risiko tanpa belajar yang tepat dan pengalaman....” kata Warrent Buffet.

“Disisi lain, Anda dapat mengurangi resiko.. siapapun bisa. Jika dalam perdagangan ini adalah mengurangi resiko dengan tujuan untuk perdagangan probabilitas tinggi, atau mengelola resiko dengan melakukan pemantauan  pengamanan. Anda dapat sepenuhnya mengurangi resiko jika tampaknya tidak ada perdagangan yang baik. Ada resiko dalam segala hal yang Anda lakukan. Memiliki sistem meminimalkan risiko dia adalah trader cerdas...! Karena pasti orientasinya adalah keuntungan jangka panjang....!” kata Warrent Buffett lagi.

“Lalu apa yang harus dilakukan... Mohon lebih ringkas Kang Buffett. Pembacanya sudah mulai ngantuk ... Lik Trader kepanjangan menulisnya...!” kata George Soros senyum-senyum.

“Ya, investasi di pengetahuan Anda...! Hohohoho.. biarkan saja George ..! Trader masih floating minus tuh...! Hahahahaahahhaa


Ada 4 tahapan pembelajaran:

    Bawah sadar inkompetensi: tidak tahu bahwa dia tidak tahu

    Sadar inkompetensi: tahu bahwa dia tidak tahu

    Sadar kompetensi: tahu apa yang dia tahu, dan tahu apa yang dia tidak tahu

    Bawah Sadar kompetensi: tahu bahwa ia tahu

Banyak trader pemula dalam tahap pertama dari inkompetensi sadar. Mereka lebih rentan terhadap kerugian karena mereka cukup menyadari apa yang mereka laukan karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman mereka. Kemudian mereka menerima bahwa mereka benar-benar tidak tahu banyak tentang hal itu. Setelah mereka mendapatkan lebih banyak pengalaman dengan perdagangan, mereka mungkin tidak merasa lagi bahwa trading itu beresiko tinggi dibanding ketika mereka tidak mengerti tentang hal itu.” Kata Warrnet Buffett.

Hemmm... benar-benar membuat saya ‘ klepek-klepek’ deh jika saja mereka berdua bicara seperti itu di depan  saya...! Sayang, masih “ANDAIKATA...” hahahahahaha...... Entah kapan, bisa berguru langsung dengan George Soros dan Warrent Buffet..! 

Namun saya akan mengakhiri postingan ini dengan kalimat Warrent Buffet asli...
“Risk comes from not knowing what you are doing.” -  "Risiko datang dari tidak tahu apa yang Anda lakukan."

Oleh karena itu pembaca, marilah belajar ...!

Jangan lupa buka akun real:


Saya Trader