Thursday, July 4, 2013

MENGAPA DI FOREX SULIT UNTUK PROFIT?

Itukah yang kau rasakan kawan? Di forex sulit untuk mendapatkan profit? Tetapi kamu masih penasaran kan? hihihihii.... Sampai kapan kamu akan berhenti penasaran? Apakah sampai duit buat trading habis...? Hohohohooo.. biasanya sih seperti itu hix hix hix hix hix... Makanya saya kasih tahu saja ya... mengapa di forex sulit mendapatkan profit. Sering-sering mengunjungi blog Warung trader dong.. biar berkembang informasi dan pengetahuan forex kamu hehehehe.

Jika berhubungan dengan strategi; mungkin strategi kamu itu hanya cocok untuk market sideway, tapi kamu belum menyadari... Begitu asyik dalam trading sideway tiba-tiba market trending, padahal kamu sudah OP. Kamu tidak jadi profit... mungkin loss banyak dan lalu katakan, (sedikit putus asa)"sulit banget profitnya...! Asemlah, loss lagi...!"

Atau strategi kamu itu cocok untuk market trending, begitu asyik menikmati trending market terjadi sideway... bolak balik kamu kena SL. Loss lagi...! Ngomel lagi, "Semprul nih bolak balik kena SL mulu...!"

Atau strategi kamu itu follow the trend ... Bagus nih, ikuti kata para master..untuk selalu ikuti trend. Begitu kamu OP sesuai trend yang kamu lihat, market berbalik dan membentuk trend baru.. bahkan trend baru ini membentuk trend yang sangat kuat. Kamu buy di ujung gunung atau sell di lembah yang paling bawah... Berbalik 200 pip saja, dan minus 200 pip itu ternyata membuatmu loss besar bahkan MC. Ngomel lagi, "trading rasanya gak ada yang bener...!"

Atau strategi kamu itu counter trend... Bagus nih.. biar gak buy di puncak atau sell di lembah. Hemm.... Trend harus dilawan..(pikiran yang kreatif, kaliii ya...karena pengalaman ikuti trend saja MC)... market ternyata tidak peduli.. kamu sudah op melawan trend tetapi ternyata trend masih terus berlanjut...dengan sangat kuat; indikator stochastik, RSi atau yang lain saat kemarin bicara oversold atau overbought... sekarang menjadi indikator bulshit. Ndlosor-ndlosor kayak suster ngesot hahahahaha Sudah diaveraging berkali-kali tapi market terus "menggila" berlanjut... kamu perang dengan market; kamu hajar terus-terusan tuh market dengan peluru-peluru yang kamu miliki.. bom-bom kamu keluarkan sampai habis juga senjata yang kamu miliki; not enough money. Trend masih berlanjut .... Begitu kamu MC, market baru berbalik arah... kamu bilang, "kayaknya market tahu apa yang aku lakukan..! Begitu MC, mbalik... uhft!"

Atau dan lain-lain.. Kamu lebih ngerti kondisi-kondisi yang lain saat-saat trading forex menjadi sulit.

Misal kamu menggunakan EA, ternyata ketika EA di BT hasilnya bagus, ketika di real-kan hasilnya MC (pengalaman saya nih), apa yang terjadi? ya.. saya menjadi sadar bahwa market itu dinamis. Market kemarin tidak sama dengan kondisi hari ini...

"Tapi kata orang market itu sejarah akan terulang dan terulang...?"

Saya jawab, "Ya benar.. tetapi sejarah perjalanan market kan banyak data; lalu  sejarah yang mana yang akan terjadi hari ini. Kita tetap saja tidak bisa memastikan...! Misalkan saja; saya setiap pagi ke kantor. tentu banyak jalan dari rumah menuju kantor dong..., nah apakah kamu bisa memastikan saya esok hari 'jalan mana yang akan saya lewati menuju kantor?' Begitu pula dalam menghadapi market.. Belajar tentang sejarah itu juga tidak cukup...!

Atau kamu berpegangan indikator; kamu bahagia telah menemukan indikator ini the best. "Saya gak akan ganti-ganti indikator lagi..! Cocok nih....Indikator 'semprul' ini bisa sebagai petunjuk arah market dan bisa dijadikan acuan terbaik dan akan memberi arah yang selalu tepat." Pretttt...! Karena begitu bertemu dengan market yang berbeda, kamu akhirnya 'menyesal',...."mengapa indikatornya jadi gak pas seperti ini?" Lalu kamu ambil tuh indikator dan banting-banting di depan pintu...! Bahkan ada yang nginjek-nginjek tuh indikator. Lalu bengong menunggu tukang rongsok..! ......hahahahahaaa.....! Setelah terjual indikatornya, kemudian mencari indikator lagi...bahkan ada yang rela membeli mahal... whuahahahahahhahahaaaa...... Akhirnya, digantung juga indikatornya, termasuk laptopnya...

Betapa banyak yang telah kita alami dan hadapi... Tetapi mengapa ada sebagian trader yang mengatakan trading forex itu mudah? Hemm... pasti karena ada kuncinya, bukan karena indikatornya. Apa kuncinya? Mari kita kaji bersama-sama secara ilmiah hahahaha.
  1. Mereka berfikir bahwa forex jangan dipersulit. Ilmiahnya, kalau berfikir sulit tentu yang kita hadapi akan semakin sulit.
  2. Apapun market bekerja (naik turun) itu sudah pekerjaannya, membuat sideway atau trending itu sudah kewajibannya, kita hanya bisa mengelola trading kita; pengendalian diri untuk sabar, tidak serakah dan disiplin mengikuti rule dan alur. Ilmiahnya, kita tidak diombang-ambingkan market.. justru kita dancing with the market. Mau sideway oke... mau trending juga silahkan...! Kita trader yang tidak terpengaruh pergerakan market, tetapi terpengaruh kuat dengan rule-rule sistem kita.
  3. Adanya berbagai peran antagonis market (ketika  kita buy harga turun dan kita sell harga naik), menjadikan kita wajib berpegang pada pengelolaan resiko. Ilmiahnya, kita gak mau dong kehilangan uang, meski statment utama sebelum trading adalah modal yang siap kehilangan. 
Apakah kunci trading itu sudah bisa kita terapkan dalam mindset kita sebagai trader? Sulit diaplikasikan??? Maaf kalau saya membuat kamu semakin pusing..! Biar gak pusing, mari kita tersenyum dulu:
.................
Bidan : selamat ya pak, putranya lahir dengan normal serta sehat !
Jaja : terimakasih ya bu !
Bidan : Ngomong - ngomong, Gimana sudah memiliki nama untuk putranya ?
Jaja : oh, telah ada bu..... namanya Jastin Biber
Bidan : wah.. bapak atau ibunya nih yang nge-fans ?
Jaja : Tidak kok bu... itu hanya singkatan dari jaja sama titin serta bikinnya di jember
Bidan : jiiiiaaaaaaahhhhh...... kirainnnnn...

..................
Mengapa di forex sulit untuk profit? Sama seperti kita gak bisa menahan senyum atau tertawa pada kejadian lucu. Jika gak senyum maupun tertawa pasti ada kelainan...

"Jadi kalau forex itu mudah, maka bukan forex namanya...! whuakakakaakaaabooooooor....!


Wednesday, July 3, 2013

MENJADI TRADER YANG SUKSES Bag-2

Artikel ini sambungan dari link : http://cafetrader.blogspot.com/2011/01/tentang-bagaimana-menjadi-trader-forex.html

Menjadi trader yang sukses,  pertama dan terutama adalah tentang mengambil PENUH TANGGUNG JAWAB untuk setiap tindakan, keputusan yang diambil dan mengelola emosi menghadapi pasar.

Ketika kita mengulangi perilaku tertentu.. lagi dan lagi, bahkan berakar di otak. Akhirnya, perilaku itu menjadi otomatis bahwa kita perlu menggunakan sedikit dari pikiran sadar kita untuk melaksanakannya. Ambil contoh yang dikutip dari belajar mengemudi. Ketika kita mulai mengemudi, kita harus berkonsentrasi pada setiap langkah yang kita buat: kopling, akselerator, perubahan gigi. Tapi jika kita sudah mahir, kita bisa melakukan semua tugas-tugas secara otomatis, gak perlu memeras otak lagi untuk melakukannya. Intuisi yang terasah berulang-ulang akan menjadi power bagi kita.

Tapi emosi perilaku pengemudi; Seorang sopir marah, tentu akan bahaya jika di jalan. Seorang pedagang marah dapat melakukan banyak kerusakan - tetapi hanya untuk dirinya sendiri. Perbedaan ini saja menggarisbawahi keunikan keberpihakan satu-interaksi dengan pasar.

Tentu saja perilaku dapat dilihat sebagai baik dan buruk, trader sukses telah diprogram di otak mereka untuk menjalankan perdagangan mereka secara otomatis dan konsisten, tanpa ragu dan tanpa pengaruh emosi destruktif. Mereka telah melakukannya dengan belajar dan mengulangi perilaku tersebut - didorong oleh emosi positif - yang mendukung tujuan mereka: untuk mendapatkan profit.

Trader harus menyadari - kebiasaan yang merugikannya - bahwa pasar adalah lingkungan tidak seperti yang lain. Dengan demikian, hal itu menuntut kepatuhan yang lebih ketat terhadap perilaku dan emosi tertentu daripada yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan trader gagal dalam tugas ini maka akan gagal di pasar. Pasar tidak seperti norma kita sehari-hari, di mana semuanya dimainkan oleh aturan. Aturan orang lain . Sebagai contoh, ada peraturan mengemudi dan aturan parkir. Kita pergi ke sekolah dan jika kita belajar dengan baik kita lulus. Ada aturan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain, kita bernegosiasi dan mencapai kompromi atau kita dikucilkan. Tapi di pasar? Seorang trader bisa berteriak, "Woooooooooiiiiiiii GBP........ turuuuuuuuuuuuuuun!!!! dan berteriaklah sekeras mungkin pada grafik, apakah ada efeknya? hihihihihi..... Seorang trader bisa menangis dan memohon dan berdoa 'harapan' tetapi grafik hanya tetap konsisten melakukan gerakan yang dia mau, kecuali kita memiliki uang jumlah sangat besar, tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mempengaruhi tren atau arah. Satu-satunya kekuatan yang kita miliki adalah bagaimana KITA MEMILIH untuk berinteraksi dengan pola yang kita lihat langsung di depan. Kita bisa memutuskan apakah kita ingin masuk perdagangan dengan atau melawan tren, di mana kita masuk dan keluar, dan kapan kerugian harus di cut untuk menunggu peluang yang lebih baik.

Kita mungkin tidak bisa mengontrol hidup kita, tetapi kita dapat mengontrol bagaimana kita menangani tindakan kita dan emosional kita. Apakah itu kegembiraan,  mengambil risiko, mencari sensasi, panik, rasa takut atau harapan kekayaan tak terbatas, tetapi jika emosi dan kebingungan tidak terkontrol dalam pasar, akhirnya membawa kejatuhan seorang trader menjadi terpuruk. Dalam kehidupan kita mungkin bisa lolos, di pasar kita tidak bisa.

Sebaliknya, keterampilan disiplin diri dan kesabaran -tampaknya belum begitu konsisten, terutama karena pembelajaran hidup ini tidak pernah membiasakan untuk itu. Kita disiplin saat sebagai anak-anak saja, kita diberitahu apa yang harus dilakukan dan kapan, bagaimana. Bisakah kita sabar?  Sebagai anak-anak kita ingin tumbuh secepat mungkin sehingga kita TIDAK harus menerima perintah dari orang lain. Menjadi seorang anak berarti menjadi tak berdaya dan kita merindukan kebebasan. Dalam dunia di mana kepuasan instan dipromosikan dan kesabaran dianggap sebagai tidak perlu, bisakah kita belajar untuk mengatasi kebebasan kita sendiri?

Sekali lagi, menjadi trader yang sukses adalah tentang mengambil tanggung jawab untuk setiap perilaku dan emosi negatif atau positif  di pasar.


Bertanggung jawab penuh berarti percaya diri sendiri dan apa yang terlihat pada grafik. Semua trader harus mendidik diri mereka lebih lanjut secara terus-menerus: pelatihan, buku (termasuk buku berbuu dollar...), mentor. Tapi ketika datang ke perencanaan, masuk dan keluar dari perdagangan, keputusan itu adalah keputusan seorang trader pribadi. Jika Anda harus meminta orang lain, siapa yang mengambil tanggung jawab jika loss? Sebenarnya tidak boleh ada yang  mempengaruhi trader yang sedang menghadapi untuk memutuskan apakah akan membeli, menjual, atau berdiri bengong saja menunggu emosi datang untuk tansaksi.

Ini adalah fakta kehidupan dan tidak jauh beda dalam trading: kebanyakan orang ingin diberi tahu apa yang harus dilakukan sehingga mereka tidak harus membuat keputusan sendiri. Karena jika Anda membuat keputusan sendiri, Anda dipaksa untuk mengambil tanggung jawab penuh bagi mereka dan hasilnya.

Tuh, kan???

Jadi jika Anda pernah menemukan diri Anda terganggu oleh  turut campur orang lain dalam perdagangan, lakukan ini:

1 Tutup perdagangan Anda

2 Merevisi ulang trading forex Anda dan Anda harus merencanakannya

3 Mengikuti rencana itu

Menjadi trader yang sukses berarti menerima tanggung jawab penuh atas tindakan pribadi, dan memberikan diri kesempatan untuk BELAJAR dari kesalahan. Anda perhatikan apa yang salah dan berjanji untuk tidak pernah mengulanginya. Jika Anda menyalahkan orang lain, Anda mengabaikan kesempatanuntuk belajar.

Menjadi forex trader yang sukses berarti menghadapi dan menerima bahwa kita adalah makhluk emosional. Tak seorang pun menyukai seseorang yang berada di luar kendali. Tetapi ingat: Pasar tidak pernah peduli.

MENCARI STRATEGI YANG COCOK DAN PAS

Mas, sudah berapa strategi trading yang Anda koleksi dan Anda pelajari? Semua sudah diterapkan apa belum? Sudah lompat-lompat strategi satu ke strategi lainnya? Sudah puas atau masih hobby? Atau sudah berhenti mencari strategi atau masih memburu strategi? Mau yang strategi kayak apa,Mas? Mencari strategi yang cocok dan pas? Kayak apa ya strategi yang pas itu? Hemm...

Kalau masih mencari, lebih baik  cari yang sesuai dengan style trading Anda, biar tidak percuma. Nanti malah bingung...! Jika sudah dapat strategi yang cocok, tinggal diterapkan.. mungkin sudah tidak perlu repot-repot lagi. Atau selalu penasaran dengan strategi orang lain? Tapi masih ada ribuan strategi trading, lho..! Mau diburu semua untuk mengobati rasa penasaran Anda? Tetapi saya yakin, itu tidak akan memperbaiki hasil trading Anda lho... Anda akan semakin bingung dibuatnya; bukan karena strategi itu tidak bagus, tapi untuk trading yang profit itu bukan karena trader memiliki ratusan strategi yang bagus. Cukup satu atau dua strategi yang cocok dan pas  dengan style Anda itu sudah cukup membuat profit... Trading itu untuk membuat profit, bukan untuk mengkoleksi strategi.

Strategi yang simple-simple kan banyak.. saya yakin Anda sudah memilikinya; sudah di save di notpad laptop/komper Anda. Misal strategi dengan indikator suplay demand, support pivot dan resistance, atau trading dengan MA, atau trading dengan memanfaatkan tool-tool di mt4; garis trendline, fibo dll. Mungkin yang lain..misal trading dengan sesi (sesi Asia, sesi Eropa dan sesi Amerika). Jika bukan aliran indikator (naked trading), tentu Anda sudah memiliki strategi candlestik; pola-pola candlestik dan price action dll. Menurut saya itu sudah sangat simple.

Rule-rule masing-masing strategi saya kira sudah ada dan  Anda sudah memahaminya. Apa yang perlu Anda lakukan sesudahnya? Praktek sesuai rule. Ya, mengaplikasikan ke dalam trading Anda. Jika sudah masuk ranah ini, maka sudah termodifikasi dengan ilmu money management dan psikologi trading. Menerapkan kedua terakhir ini sulit, nah.. perlu ekstra belajar agar bisa mengaplikasikan dengan pas. Ya, daripada belajar strategi terus? Maka tentang money management dan psikologi trading nanti kurang mendapatkan porsi belajar. Iya gak? Saya sih cuma mengingatkan...

Jika sudah berpegangan pada salah satu strategi yang sudah cocok dan pas dengan style Anda, sudah bisa menghasilkan profit konsisten,  lebih baik.. stop berburu strategi. Jika  ada kekurangannya, ya sempurnakan saja dari strategi yang sudah ada. Jika terjadi loss, coba introspeksi diri; apakah loss karena menerapkan strategi itu atau gara-gara ketidakdisiplinan, keserakahan dan tidak sabar?

Pengalaman saya: Jika sudah profit konsisten kemudian mengubah cara dan mengubah mindset, yang terjadi hasilnya loss.   Kemarin saya profit konsisten,  timbul percaya diri, kemudian dengan strategi yang sama saya mengubah kebiasaan lot, saya besarkan. Yah, kira-kira Anda  tahu apa yang terjadi? Ya... trading saya menjadi loss bahkan MC.. Saya tidak mengada-ada.. Anda bisa coba... dan saya menduga Anda akan loss.

Kemudian, Jika terhadap kasus itu menimpa Anda misalnya: Lalu Anda malah mengubah strategi Anda. hemm... Apa yang akan terjadi? Anda mulai dari nol lagi. Setelah sekian waktu berjalan, strategi baru itu juga mendatangkan profit konsisten. Kemudian Anda uji coba lagi dengan 'membesarkan lot'. Karena Anda ingin strategi yang yang bisa mendatangkan profit banyak dengan cepat. Anda tidak merasa cukup dengan hasil Anda meski konsisten. Lalu apa yang terjadi? Anda loss lagi..MC. Lalu pindah lagi ke strategi baru, mulai dari nol lagi.. Begitu seterusnya....

Virus biasanya malah muncul dari kawan trader... Kawan Anda bisa profit ribuan persen dalam sebulan. Hasil kawan Anda ijo-ijo semua... di akun history mereka. Semoga sekarang tersadar bahwa rejeki sudah ada yang ngatur dan tidak akan tertukar. Jika virus itu menjangkiti Anda, yang akhirnya mengubah cara dan strategi Anda... Maka tulisan artikel ini sebagai warning...!!!

Namun Anda boleh tidak setuju kepada pemikiran saya. Saya juga tak ambil pusing dengan mereka yang tidak percaya... karena jika loss dan MC  pun saya tak akan mengganti modal mereka. Jika profit pun, saya tidak dapat kiriman WD nya.

Saya hanya mengingatkan, "Jangan sampai berdarah-darah di bisnis forex!"

Ketahuian sobat, saya bukan master atau orang yang sudah hebat dalam trading, sama sekali tidak benar...! Saya memberi saran disetiap postingan saya di blog ini juga bukan karena sok-sokan master. Saya ini membutuhkan 'data pengalaman' yang tidak sia-sia. Maka setiap pengalaman saya itu saya tulis untuk mengingatkan kepada diri saya... dan saya yakini, ini juga akan bermanfaat buat pembaca yang lain. Itu saja...! Tidak ada salahnya kan menebar manfaat?

Kembali ke topik pembicaraan...
Silahkan kembangkan imajinasi dan kreatifitas Anda demi masa depan Anda di bisnis forex ini. Jangan mau jadi looser, tapi  jadilah the winner..!

Jika tidak sepakat dengan perkataan saya, abaikan saja...! Silahkan lakukan yang Anda suka..!

Hidup adalah pilihan...!




Tuesday, July 2, 2013

KISAH: SAYA INGIN BAHAGIA

Ini kisah nyata...:
"Ingin sekali saya segera mencapai impian, biar saya segera berterima kasih kepada kegagalan dan air mata. Karena keduanya adalah bekal yang membuat saya terus berusaha dan kuat menjalani hidup dalam keterbatasan", Kalimat terindah  beberapa tahun lalu yang saya ucapkan saat hidupku dalam 'kehancuran'; tidak memiliki sahabat, hanya kambing-kambing putih yang menghibur dalam penggembalaan di ladang.... Bertemu dengan manusia lain berasa petaka, "paranoid kere" itu diriku yang aku baca.


Pada suatu pagi, keadaan saya  sedang tidak enak badan... enam kambingku berisik mengembik, saya tahu mereka pasti lapar. Saya tidak bisa bilang keadaan ini sama isteriku, karena Isteriku baru saja pergi seminggu lalu mengais rejeki di negeri orang. Ingin rasanya saya bilang, "Sayang...., kambing kita kelaparan, suamimu juga...catering sarapan dari ibuku belum datang. Tatapan mata saya kosong, tapi tersenyum memandang jauh tentang 'rencana Tuhan', "Engkau ingin memberi aku apa,, sampai Engkau membebani saya masalah yang tidak pernah terbayang sebelumnya, ya Allah...!" Tidak lama kemudian, Ayahku datang membawa daun-daunan untuk sarapan kambingku. Mungkin, ayah tidak tega melihat berisiknya mereka, kebetulan rumah orang tua saya tidak jauh hanya beberapa puluh meter saja. Ayahku juga tidak menegurku, mungkin tidak sampai hati... Itu yang aku rasakan. Tidak lama kemudian, ibu juga datang membawa jatah sarapan buat saya, tangannya digandeng anak-anakku. Sejak saya 'jatuh' anak-anak memang bersama ibu... Saya sepertinya menyesal,  tetapi saya tidak paham apa yang telah kusesalkan....

Matahari semakin naik, dan saya kedatangan tamu, Mulda Janu. Kami ngobrol sebagaimana biasa obrolan seorang trader yang masih punya mimpi... Trader kere semacam saya saat itu memang bahagianya saat-saat berkhayal... Badan ngrekes, sakit pun rasanya hilang. Kebahagiaan semu menyembuhkanku dari sakit psikis yang saya derita.

Anakku Atras datang... bermain-main mobil-mobilan di dalam rumah. Tiba-tiba menangis..menjerit-jerit... dan setelah aku lihat, Atras jatuh terpeleset dan wajahnya penuh darah mengalir deras, saya panik...! Ternyata didekat telinga kena pecahan gelas. Saya mati rasa... mau ke puskesmas tidak punya duit sepeserpun, kendaraan juga tak punya... Alhamdulillah, Kang Janu menolongku, "Ayo dibawa ke puskesmas.. pakai kendaraanku dan saya juga ada sedikit uang, insya Allah  cukup..!" kata Kang Janu...

Saya bersyukur, apa yang saya yakini bahwa selalu ada rencana Tuhan, memang terbukti... Jika saja Kang Janu tidak digerakkan oleh Allah untuk bertamu entah apalagi rencana Tuhan... Jadi saya tidak boleh marah dengan kondisi apapun yang menimpa saya dan keluarga. Ikhlas dan apapun yang terjadi terjadilah... Ini yang menguatkan langkahku untuk terus berusaha maju dan meraih sukses.

"Apa yang saya inginkan dari kehidupan?" Saya bertanya kepada diri sendiri. "Yah... saya ingin bahagia. Saya ingin memiliki kisah hidup bahagia." Saya masih punya banyak alasan untuk menjadi bahagia; isteriku rela dan ikhlas menjalani kehidupan yang berbeda jauh dari  yang diangankan sebelumnya, saya dikaruniai dua anak yang cerdas, memiliki orang tua yang selalu menurunkan kasih sayang...

Saya cukup untuk menyadari bahwa hidup adalah sementara, inginku jalani dengan apa adanya sekuat tenaga, banyak introspeksii diri... menjauh dari gengsi dan berjalan tidak boleh berhenti.
Saya ingin menciptakan rasa bahagia, memotovasi diri adalah pekerjaanku, disaat tidak ada satupun yang memberi dorongan motivasi...untuk bertahan hidup maupun kuat dalam menjalani cobaan hidup.... Dan sepanjang jalan saya belajar banyak tentang bagaimana menjadi bahagia. Saat itu, menyendiri adalah kebahagiaan saya... menutup pergaulan, dan asyik dengan kambing-kambing saya. Saya juga memperdalam mengkaji tentang identitas diri; saya serba terbatas, tetapi saya ingin bahagia... Saya tidak punya apa-apa, tetapi saya harus bisa berbuat apa-apa. Saya bukan siapa-siapa, tetapi saya ingin suatu saat menjadi lebih sukses. Yang saya lakukan hanyalah 'berprasangka baik kepada Allah'.

Saya tahu, hidupku ibarat tubuh, telah kena iritasi.. tapi saya berusaha untuk tidak marah terhadap sebuah keadaan. Yang saya lakukan agar saya bisa tidur nyenyak adalah: memastikan bahwa saya telah membuang perasaan buruk sebelum tidur...



Dalam rangka menciptakan bahagiaku  yang sulit dengan kondisi terbatas seperti itu. Saya sering berpura-pura; jika saya merasa rendah saya sengaja bertindak ceria karena tidak memperdulikan apa yang sedang terjadi..., dan jika saya merasa marah pada seseorang, saya melakukan sesuatu yang bijaksana untuknya... dan ternyata perasaan saya terhadap dia melunak. Meski pura-pura, memaksakan diri untuk tetap 'baik', malah menjadikan diriku tetap merasa lebih baik dan hidup dengan nyaman.

Suatu ketika, ada penagih  hutang.. maklum orang banyak hutang. Mereka memaksa saya untuk menyiapkan uang malam itu juga, maka saya dengan tenang masuk ke dapur ambil pisau. "Mas, silahkan pilih jari mana yang akan  kau potong, kalau itu melunasi hutang-hutangku..! Tidak mungkin, malam ini ada uang sebesar itu, beli pulsa saja sudah tidak bisa?"

Pasti pembaca tahu, betapa pura-puranya saya 'rela' menyiapkan jari-jari tangan saya dipotong... Namun, sudah tidak ada cara lain agar malam itu saya bisa tidur nyenyak... Mereka pun pulang dan jari tangan saya masih aman dan saya kemudian bisa tidur nyenyak...! Saya menyadari, tantangan... cobaan... adalah sandang manusia. Bahkan dengan itu saya bersyukur, otak saya dirangsang dengan kejutan, dan jika berhasil... menghadapi situasi yang tak terduga itu, saya alami justru memberikan rasa kuat kepuasan. Saya merasa menang... dan dibelakang saya bisa tertawa...


Dalam perjalanan selanjutnya, saya suka mengadakan perjalanan ke tempat asing... pergi dari 'rumah masalah' untuk sementara waktu; HP saya nonaktifkan.. Jika saya ingin buka, aktifkan kembali; saya minta bantuan orang lain untuk menghapus semua message di inbox. Ketika sudah clear, saya siap menggunakannya kembali. Saya salah? Oh iya... tidak apa-apa...! Aku lebih peduli dengan kesehatan jiwaku... Saya menikmati kesenangan kegagalan... karena dengan saya melakukan itu, saya bisa tertawa secara logis.. bukan karena gila..! Lucu, apalagi kalau Kang Janu yang saya serahi tugas itu... Kalau pas baca SMS di HP saya; kabar yang enak-enak bacanya keras, kalau yang pesan-pesan ngomel, marah..maki-maki  dia hanya bilang  "Lewat..!" sambil cengar cengir....
Saya tidak mau hidup dalam ketakutan... Saya telah berbuat salah, tetapi saya tidak mau hidup dalam kebersalahan... Saya tidak mau menghukum diri saya terus-terusan... Jika saya pilih memperlakukan 'tidak baik' kepada saya sendiri...yang terjadi adalah hilangnya kontrol untuk usahaku agar aku bisa bahagia....

"Saya harus menang...! Dan sekarang, saya telah menang...!  "Rencana Allah selalu lebih baik.."

Terima kasih telah mendengarkan kisahku...

Saya Trader

Monday, July 1, 2013

BAGAIMANA MENSIASATI FLOATING MINUS?

DWEK4K6AKBUK

Brother, berapa akun yang telah kamu miliki untuk tradingmu? Apakah  cuma satu... atau sudah lebih? Lalu sistem yang kamu pakai berapa? Apakah satu akun berlaku satu sistem, atau acak atau ngawur? Atau malah  sistem yang gak mudeng asal trading. Ya, aku punya banyak kawan yang sistemnya "Sistem Asal Trading". Trading  menggunakan jurus:  sepatutnya, kayaknya, rasanya,...hihihihi.... Mantap rasanya..! Rame, kayak permen nona-nona (eh,nano-nano).

Sudah paham sistem kamu sendiri apa belum? Berapa bulan atau berapa tahun kamu gunakan sistem itu, lalu style kamu apa? Strateginya? Broker yang dipake apa? lima digit atau empat digit, nyaman gak gunakan broker yang kamu pakai? Selama ini deposit dan withdrawal enak dan nyaman bukan? Sudah gunakan broker ecn4x atau fxclearing atau FBS? Atau sudah ketiga-tiganya seperti aku selama ini trading?

Jika ingin menambah akun di ECN4X:



BAGAIMANA selama ini, kamu  MENSIASATI jika FLOATING MINUS? ; cut loss atau berharap sesuai analisa kamu? Mungkin pasang stop loss? Apakah selama ini kamu nyaman dengan cara seperti yang kamu lakukan sekarang? Ataukah masih mencari-cari pola yang baik dan bagus menurutmu? Apakah yang kamu rasakan dengan strategimu; asyik dan simple atau setengah rumit bahkan rumit?

Ketika menjalankan aktifitas trading, selama ini paling banyak hambatannya apa? Mungkin gangguan tertentu; pekerjaan atau kesibukan lain? Tapi sudah ada solusinya bukan? Oh ya, kamu murni mendapatkan hasil dari trading atau memiliki usaha lain konvensional untuk mencukupi kebutuhan kamu? Atau sedang galau untuk memutuskan diantara keduanya?

Pertanyaanku selanjutnya; Apakah dalam trading kamu sudah memiliki rule-rule untuk ditaati? Sejauh ini apa kendalanya? Apakah karena kamu memiliki beban hidup yang berat sehingga tidak mentaati rule atau malah karena terlalu percaya diri? Apa yang telah kamu dapatkan, sudahkah ada hasilnya? Atau sudah terlalu putus asa? Apa yang menyebabkan putus asa jika kamu benar-benar putus asa untuk menekuni trading? Apakah karena selama ini trading loss terus? Atau profit seminggu habis dalam satu hari? Atau sudah habis modalnya? Lalu sudahkah kamu introspeksi terhadap perjalanan trading kamu? Sudah ada kemauan keras memperbaiki atau masih biasa-biasa saja? Apakah sebagian besar masalahmu pada masalah disiplin, sabar dan serakah? Anda selalu gagal menangani masalah itu? Atau sudah tidak percaya lagi bahwa di forex ini bisa menghasilkan?

Dalam trading bagaimana perbandingan antara risk dan rewardnya dalam tradingmu? 1:1. 1:2,1:3 atau yang lain? Bilamana telah profit padahal belum TP, biasanya kamu yakin kena TP lalu biarkan floating plus atau  kamu lakukan cut profit? Atau mungkin kamu pasang trailing stop? Atau melakukan mengunci profit? Atau biarkan menyentuh TP? Lalu bila harga hampir kena SL, apa yang kamu lakukan? Menggeser SL atau biarkan kena SL? Jika sudah kena SL, apakah kamu langsung transaksi (dendam) atau menunggu indikator konfirm lagi, OP by sinyal? Sudahkah kamu taat terhadap rule-rule strategi yang kamu pakai? Atau masih turut campur pekerjaan diluar rule, karena psikologis trading kamu kurang matang?

..................,
 Hemmm.....! Ya ya ya... apapun jawaban kamu aku gak dengar. Aku jauh darimu... aku tak terjamah olehmu.. ooooh...! Tetapi gak apa-apa, aku tanya kayak gitu, mau memastikan saja; apa yang sebenarnya telah kamu lakukan, sedang lakukan dan akan lakukan serta kira-kira apa yang terjadi pada kamu dan akunmu.

#Edisi bertanya..

Semoga kamu bisa mensiasati floating minus kehidupan...! aamiin.


Sunday, June 30, 2013

KISAH TRADER DI KAMPUNG

Ini kisah nyata; trader pemula, orang kampung.... berkumpul dengan semangat untuk trading bareng. Menikmati rasanya trading forex dalam kebersamaan. Jauh tempat ditempuh, waktu dan jarak tidak menjadi masalah. Malem-malem dilakoni ... asal bisa berkumpul dan trading bareng. Ya, tentu pemula-pemula sedang kesengsem trading. Suatu usaha yang masih aneh dan tidak pada umumnya di kampung mereka. Kebanggan sedikit punya..hahahaha. Harapan masih selangit dan dengan modal menjinjing laptop cukup deh untuk meraih mimpi...

Namanya saja ngumpul-ngumpul,  operasional untuk trading semacam ini tergolong besar. Bahkan tuan rumah pun kadang dibuat kerepotan dengan banyaknya sampah yang ditinggalkan. Tapi tidak apa-apa, semua lagi semangat belajar dan praktek hasil belajar; dilakukan bersama-sama. Semua semangat..

Waktu berlalu....

Satu persatu mulai mengalami kerugian, sementara beberapa yang profit. Kadang juga mengalami floating minus bareng-bareng, tapi yang aneh itu tidak pernah terjadi  floting plus bareng-bareng. Hahahahahaha  Siapa yang bingung dan siapa yang tidak panik? Ternyata semuanya panik dan semuanya stress. Yang gak panik ya tetangga si punya warung, jadi laris ...! Bentar-bentar ada yang beli rokok, mie dan kopi instan. Hahahahahaa

Dengan melototi chart masing-masing mereka 'serius' berfikir keras. Bagaiamana agar berakhir profit atau minimal BEP. Sebagian besar pasrah.. yang terjadi terjadilah, meski 100 % tidak rela juga. hahahaha.... Kalau yang panik, akhirnya di cut. Terus numpang tidur... meski gak bisa tidur-tidur juga. Akhirnya buka chart lagi, transaksi lagi... lho koq floating minus lagi.. hix hix hix hix... pasrah lagi, sekarang berharap akan kembali... merebahkan tubuh di dekat laptop pura-pura tidur sambil melirik chart ... begitu ada kejutan harga, bangkitlah dia... panik..! Akun sudah menyala merah seperti merahnya lipstik bencong..! Di cut lagi..satu persatu "daripada habis" katanya. Begitu di cut.. eh lho koq mbalik harganya... bahkan melampai TP yang tadi dipasang disana. Menyesal seumur-umur telah cutloss. Dana akun tinggal sedikit ...  "Mengapa barusan aku cut loss??" Coba kalau tidak aku cutloss...!"

Diem-diem, ternyata teman-temannya juga  melakukan hal yang sama. Ujungnya berakhir dengan "Penyesalan cut loss...!" Padahal sebelumnya, mereka ini sudah belajar tentang pentingnya 'cut loss', mereka juga masih inget betul kata master-master mereka tentang pentingnya cut loss. Namun dengan kejadian barusan, cutloss adalah sial, cutloss adalah membiarkan kerugian yang nyata, cut loss menambah stress. Kemudian mereka diskusi:

"Ndul, gara-gara cut loss akunku amblas 70 %, padahal jika tidak saya cutloss saya bisa profit 70 %." kata si Bado resah.

"Salahmu sih mengapa untuk cutloss menunggu 70 %? mengapa  tidak ketika 5% atau 10 %..." jawab si Sano.

"Emang kamu berapa loss hari ini...?" tanya si Bado dengan si Sano.

"Profit ...dong! Seminggu ini profit, no loss. Siapa dulu yang trading..!" kata si Sano.

"Siipp! Emang kamu gak kena SL tadi?" tanya si Samin.

"Nggak lah.. SL dan cutloss bikin sial hahahahaha!" kata Sano bangga dengan usaha selama ini yang profit.

"Wokey, besok kita trading bareng lagi..! Istirahat dulu di rumah, pulang..!" kata Bado.

Akhirnya mereka pulang....

Keesokan harinya mereka sudah berkumpul. Trading bareng lagi....

"Aduh..!" kata Samin tiba-tiba....

"Iya nih, keseret lagi..!" kata si Bado.

Ternyata hari itu mereka sama-sama keseret, prediksinya salah. Mereka berembuk untuk menghindari cut loss...! Mindset yang dibentuk oleh kasus hari kemarin masih melekat di pikirannya.

Akhir cerita... mereka MC berjamaah. Si Sano yang profit seminggu juga ludes hari itu..menemani sahabat-sahabat setianya.

Mereka putus asa. Cut loss salah, tanpa cut loss juga salah. Mencari kebenaran sangat sulit bagi mereka... Teori-teori tentang forex menjadi bulshit..! Sejak itu, rumah tempat trading bareng menjadi sepi... mereka menjadi jarang berkumpul. Si Sano sudah jadi penjual es keliling, si Bado sudah kembali jadi kuli... Si Samin menikah terpaksa..... karena tertangkap basah nginep di rumah janda... hahahahaa...! Laptop-laptop mereka sudah digadaikan buat modal usaha... dan juga buat modal maskawin oleh si Samin.

Begitulah,....  trading itu soal karakter. Dalam trading adalah sangat penting mengerti jati diri trader itu sendiri sebelum berkecimpung didalamnya sehingga mampu untuk antisipasi naik turunnya harga dan transaksi itu sendiri. Masih banyak trader pemula yang tergoda oleh pengaruh suasana (inkonsisten). Masih banyak belum mengerti  bahwa selalu akan ada LOSS dan PROFIT, yang bisa dikelola dengan baik antara risk dan rewardnya. Mereka mengandalkan perasaan, kesepakatan jamaah,  dan asal menjadi trader.

Sekarang kita juga mengetahui, proses belajar trading forex adalah mahal. Jangan sia-siakan kemahalan ini... jangan buat percuma apa yang telah diusahakan selama ini. Kita bisa lebih baik.. bisa lebih profit... bisa lebih sukses.. hanya butuh sedikit upaya untuk konsisten disiplin, kreatif dan imajinatif. Jangan berakhir mengenaskan; laptop, mause,  modem ... masuk musium "MANTAN TRADER".

Selamat merenung..  Saya mau pergi dulu..berkunjung rekan.... di desa sebelah masih ada kumpulan trader pemula... yang trading bareng;  Semoga disana sedang tidak ada acara: MENGGANTUNG LAPTOP ...!

Bye bye.... Semoga terhibur informasi dari kampung saya nih... hahahaha





PENGANGGURAN INGIN PUNYA USAHA

Kalau misal Anda seorang pengangguran, mungkin baru tamat sekolah atau kuliah biasanya bingung mau usaha apa, kerja apa...  Dulu saya begitu soalnya hehehehe...! Apalagi jaman sekarang mencari pekerjaan juga sulit, apalagi tinggal di desa. Mosok mau buka warung kelontong, satu RT saja sudah ada 11 warung kelontong.... hehehehe..

Bagusnya sih malah menciptakan lapangan kerja kalau bisa. Meluncurkan bisnis kecil-kecilan dalam rumah. Biasanya kalau masih muda sih banyak gengsinya, apalagi kalau belum punya pacar. Hahahahaha.... Tapi jika pun bisa, tidak gampang juga... soalnya harus membangun jaringan kewirausahaan, kepemilikan modal dll. Tetapi itu nomor sekian, nomor satu pasti kemauan dulu; kalau belum dicoba ya jangan menyerah dulu. Ingin sukses harus ada pengorbanan, ini hukum kekalnya.

Yang penting ada gagasan dulu deh, .... bicara kesana kemari ngobrol bersama teman soal bisnis. Mencari informasi peluang... kemudian mengidentifikasi masalah, atau mengajak kerjasama bisnis dengan rekan, sobat  atau saudara. Syukur ada yang memiliki kesamaan ingin punya usaha.

Pertimbangkan contoh dasar. Katakanlah lagi musim panas, Anda tahu di jalan-jalan tertentu rame dalam jam sibuk,  padat dengan orang-orang yang lalu lalang; lapar, haus kepanasan dll, Anda cocok nih jualan teh botol di sekitar itu. Wah, sebentar lagi bulan ramadhan, bagus nih buat usaha penjual dadakan: jualan kolak atau bubur menjelang buka puasa... hehehehe. Pokoknya banyak peluang...!

Beberapa tahun lalu, pada saat  itu musim kemarau.. saya memandang ada peluang usaha yakni ternak kambing. Saya pikir ini usaha yang bagus untuk menjadikan saya tidak nganggur. Waktu itu pelihara 6 ekor ... lumayan banyak sih, dan sebenarnya saya itu gak bisa ngarit dengan cepat atau kuat dalam angkat-angkat hasil merumput. Makanya, kambing saya bawa ke sawah (karena musim kemarau), cukup jadi penggembala.. Asyik juga.. berangkat  pagi  saya bawa pulang sore...pekerjaannya ya; ngarit secukupnya buat makan malam kambing, dan sesekali nyari bandot ... kambing jantan buat dikawinin sama kambing betina gue... hahahahhaa Musim kemarau di sawah tuh lagi banyak kambing...! Asyik juga ternyata jadi penggembala... saya sangat bangga hahahahaa...!

Tukang Ngarit Gaji Dollar

"Lho, koq bisa...!"

Ya, karena saya ini trader forex ... hahahahahaaa....!

Forex ini usaha yang gak ada matinya... peluangnya yang gak mati...! Kalau tradernya sih bisa mati mendadak jika tiba-tiba MC dan dia trader yang belum kenal sama MC. Tahunya baru WC, hahahahaa.

"Apa itu usaha di bidang forex?"

Kalau bicara forex dari nol, harus mulai dari ilmunya dulu.. Anda harus baca-baca diblog Warung trader ini... tentang dasar-dasar forex. Kalau sudah membaca, datang ke  gubuk saya ya... minta diajarin, gimana sih caranya trading? gimana cara agar bisa profit? gimana caranya jadi penggembala, bakul pulsa, bakul onde-onde, tapi gajian dollar? dan lain-lain. Gratis... bayarnya nanti jika sudah Anda sudah ngasih soal yang sulit-sulit.. hahahahaha. Harusnya kan gurunya yang ngasih soal, tapi kalau belajar forex, biasanya gurunya yang dikasih soal oleh muridnya...! Kalau sudah begini, yang ngasih soal wajib bayar, pengganti 'kurang ajar'nya ngasih-ngasih soal sama gurunya...! Whuahahahhahahaaa..... (just kiding).

"Apa asyiknya usaha forex?"
Jika dibandingkan usaha jualan teh botol, ternak kambing,. itu usaha yang masih tergantung alam dan musim. Jualan sale..? Jika  tidak lagi musim pisang, ya sulit nyari pisang buat di produk sale... hehehe. Jika forex kan seribu tahun lagi, juga masih ada forex. Musim kemarau, musim hujan.. selalu ada forex. Kalau trader forex mau jualan pulsa, jualan sale, jualan sate, jualan teh botol.. jika tidak laku pun masih bisa profit dari usaha forexnya... hehehehe...

"Tapi bisa bangkrut ya usaha di forex itu?"
Jika kamu ternak kambing, lalu ternaknya keracunan, ente bangkrut gak? Tentu untuk ternak kambing sebelumnya harus tahu bagaimana agar ternaknya tidak mati kena racun. Ya sama saja di forex, belajar dulu apa-apa yang bisa menyebabkan bangkrut di forex, sehingga harus dihindari. Makanya penting ilmunya dulu... kemudian  terjun di demo akun. Jika sudah teruji profit, baru di akun real. Ada tahapan-tahapan tuh, kalau mau usaha... Ya, usaha apa saja laaaaah...!

"Kalau langgar aturan, kau mati. Kau taati aturan kau hidup " Demikian kata seorang pemain film yang lagi tayang di trans tv judulnya "CARRIERS" ....

Daripada terlalu panjang, lagi pula mau fokus menonton  televisi.... singkatnya begini....: Dengan memulai bisnis sendiri Anda akan bisa bekerja tanpa ketergantungan, Anda mandiri...Anda melakukan sesuatu yang berharga. Anda mengakhiri pengangguran Anda.

Apapun yang Anda pilih, hidup adalah pilihan...dan Anda wajib bekerja ....!

Demikian pendapat saya... menulis sambil nonton film di tivi hahahahahahaa

Saya Trader,