Tuesday, June 25, 2013

ANTARA MODAL DAN RISIKO TRADING


Masih urusan trader pemula nih... Daripada setiap pemula menanyakan hal yang sama tentang berapa modal (banyaknya uang) untuk deposit ke account trading forex mereka. Lebih baik, baca unek-unek saya ini.

Satu atau dua tahun lalu, banyak rekan saya yang deposit begitu banyak  di forex; ada yang $5000, $10.000 .... bahkan lebih. Namun pada akhirnya habis juga, bersih balance di account mereka bukan karena di WD tetapi  karena MC. Sayangnya, itu duit pinjam bank. Tragis memang, makanya tulisan ini menjadi penting agar menjadi perhatian trader pemula.

Jawaban sederhana
nya untuk pertanyaan diatas adalah sebanyak yang mereka mampudan mengukur kekuatan menanggung risiko.  

Pola pikir keyakinan bahwa akan selalu sukses, baiknya dihindarkan. Kecuali berangkat dari yang terkecil kemudian sukses, ditingkatkan lagi juga sukses lagi, oke menambah modal yang lebih besar. Namun mindset dalam bermodal di forex masih sama: sebanyak yang mereka mampu dan mengukur kekuatan menanggung risiko.  

Apakah trading tidak boleh bermodal besar? Oh,tidak juga... Hal ini dikaitkan dengan pengelolaan risiko. Jika mereka mampu mengelola risiko dengan baik dan memiliki strategi yang baik dan tradingnya selama ini menguntungkan. Bisa saja bermodalkan besar. Namun untuk pemula, sekali lagi untuk pemula... rasanya tidak cocok. Mindset pemula umumnya masih gonjang-ganjing dan belum mengkristal. Kecuali orang kaya yang ingin menghambur-hamburkan duitnya sia-sia... Itu pun sebenarnya tidak boleh, kan lebih baik  untuk menyantuni  anak-anak yatim... hehehehe.

Maaf, itu jawaban sederhana saya saja... Padahal tidak ada jawaban sederhana hahahahahaa...! Karena begini: risiko perdagangan itu ditanggung masing-masing, tidak setiap trader itu sama. Bukan hak saya dong, mengatur ke masalah pribadi Anda mempengaruhi dalam hal permodalan Anda. Kalau loss saja duitku gak ikut hilang, hahahaha...! Makanya saya bilang ini unek-unek saja. Serba salah dibuatnya, membuat saya mengatakan jawaban ini jawaban yang rumit.

Jawaban yang realistis bagaimana? Hadeeeuh...! Macem-macem saja.. hahahaha....

Jawaban realistis
nya adalah bahwa sebagian besar trader pemula baiknya  memiliki jumlah terbatas dalam modal perdagangan, tetapi trading dengan hati-hati, sangat disiplin, dan yang paling penting dengan mengelola risiko serendah mungkin, adalah mungkin bagi trader untuk bermodal trading kecil dan mengubahnya menjadi besar.

Saya juga menyesal dulu-dulu sudah berani modal besar tapi akhirnya yang membesar adalah hutangnya... yang gendut adalah masalah perekonomian keluarga, bukan profitnya hahahahaha.. Namun itu bagian dari proses seorang trader, gak apa-apa kalau Anda juga mengalami hal seperti saya hix hix hix hix....!

Filoshopi forex itu pada chart: naik turun. Sama nasibnya kayak trader, naik turun profit dan ruginya...! Trader yang sudah senior pun, masih akan mengalami hal serupa, kecuali mereka yang profit terus tanpa rugi (meski belum pernah saya temui, dimana tradernya dan siapa...), tetapi ya mungkin  ada.. siapa tahu malah Anda sendiri...! Mungkin sekelas George Soros ya....!

Dalam dunia investasi yang terkenal: nama George Soros dan Warren Buffett. Mungkin Anda sudah kenal atau pernah nongkrong di angkringan bareng.  Namun ada yang  menarik dari mereka berdua; prioritas nomor satu adalah pelestarian modal. Ketika para trader umumnya mengatakan bahwa gol dalam investasi adalah membuat banyak uang, George Soros dan Warren Buffett : pelestarian modal.

"Survive pertamanya, dan menghasilkan uang sesudahnya." – kata George Soros

“Survive first, and make money afterwards.”

Sementara Warren Buffett: "Investasi Aturan No 1:  Jangan pernah kehilangan uang.  Aturan Nomor 2: Jangan pernah lupa Aturan No 1 "

“Investing Rule No. 1: Never lose money. Rule No. 2: Never forget Rule No. 1.”

KEREN...!

Saya ingin sekali mengingat kalimat-kalimat itu agar terpatri di dalam diri saya, sehingga benar-benar terkontrol ‘trading’ saya; trading dengan penuh kehati-hatian dan tidak serakah.  Hix hix hix hix... jadi  teringat saat-saat “ngawur” dalam trading.... astaghfirulloh ....

Sekarang, harus berjanji: Tidak akan MC lagi..! Semoga dikuatkan Allah SWT untuk mengikuti jejak para senior yang sukses dalam dunia investasi dan perdagangan, aamiin. Ya, termasuk Anda, pembaca...!  Jangan mesam-mesem mulu... Anda juga harus berjanji..! hahahahahaa

Untuk sobat Mas nanan Sunandar juga harus berjanji, kalau tahun lalu  MC dua kali,  untuk tahun ini jangan MC..!

“Mempertahankan  modal..!” Ini  yang  harus diperjuangkan..! Setuju?  Anda siap???

Mengapa begitu penting untuk tidak kehilangan uang?  Logikanya begini: Jika Anda kehilangan  uang 50%,  dari modal Anda, tentu Anda harus membuat keuntungan 100 %hanya untuk menutup semua kerugian Anda. Tetapi proses untuk itu, akan menjadi lebih mudah kehilangan uang dan sangat sulit membuat keuntungan. Pengalaman saya, satu kata: ‘mengerikan..!’

Proses recovery yang melelahkan, kerugian waktu , uang dan tenaga untuk suatu mimpi ... ‘mimpi yang tidak sempurna’ kata Ariel Noah..!


Meskipun ada kemungkinan bahwa pada akhirnya Anda membuat keuntungan untuk kembali ke titik awal, tetapi sungguh itu akan mengambil cukup banyak waktu untuk melakukan itu..astaghfirulloh....

“Kamu ini payah banget, mengapa kamu rela menghabiskan waktu untuk trading yang tidak taat rule yang menghabiskan uangmu ( dan sebagainya)  daripada kamu menggunakan waktu itu untuk membuat keuntungan? Saya ini  adalah rasa bersalahmu..! Sadar Ndul! Sadar...!”

“Iya, iyaaaaaaaa....! Siap melesatrikan modal, Bos...!”

“Good ..... good...! Lanjutkan..! Saya adalah rasa semangatmu...! Kamu bisa...!”

Jika saja George Soros mengerti perasaan saya sekarang, tentu beliau akan berkata, “ Ada risiko dalam melakukan dan tidak melakukan segala sesuatu dalam hidup... Risiko tidak dapat diihindari. Anggap saja itu risiko karena kamu telah mengesampingkan konsep ‘pelesatarian modal’....”


“Tetapi begini George Soros,” kata Warrent Buffet...

“Bagaimana Kang Buffet..!” jawab George Soros.

“Perdagangan forex itu sangat berisiko, tetapi pernyataan ini pun masih berbau bias mutlak dan mengandung asumsi: pertama;  risiko itu tidak mutlak, melainkan rellatif terhadap usaha individu.  Kedua; diasumsikan bahwa dalam rangka untuk membuat keuntungan diatas rata-rata, Anda harus mengekspos diri Anda untuk risiko yang  lebih besar.” Kata Warrent Buffet.

“Contohnya Kang..?” tanya George Soros.

“Seorang pilot yang berpengalaman tentu akan melihat bias bahwa menjadi ‘sopir’ pesawat itu tidaklah terlalu beresiko (meski ada resiko karena apapun ada resikonya)... Tetapi kalau Trader jadi  ‘sopir’ pesawat (asal bukan pesawat telepon), mana ada yang mau jadi penumpangnya.  Intinya benar, selalu ada resiko... tetapi besarnya resiko itu relatif terhadap seseorang. Ini tergantung  pengetahuan, pemahaman, pengalaman dan kompetensi seseorang.  Seorang trader pemula, tentu lebih beresiko dalam trading dibanding seniornya.  Karena dia belum memiliki pemahaman yang komperehensip tentang bagaimana pasar bekerja, bagaimana masuk ke perdagangan probabilitas tinggi, bagaimana mengelola emosi sendiri, dan perdagangan pasti akan sangat beresiko bagi orang seperti itu untuk mengambil risiko tanpa belajar yang tepat dan pengalaman....” kata Warrent Buffet.

“Disisi lain, Anda dapat mengurangi resiko.. siapapun bisa. Jika dalam perdagangan ini adalah mengurangi resiko dengan tujuan untuk perdagangan probabilitas tinggi, atau mengelola resiko dengan melakukan pemantauan  pengamanan. Anda dapat sepenuhnya mengurangi resiko jika tampaknya tidak ada perdagangan yang baik. Ada resiko dalam segala hal yang Anda lakukan. Memiliki sistem meminimalkan risiko dia adalah trader cerdas...! Karena pasti orientasinya adalah keuntungan jangka panjang....!” kata Warrent Buffett lagi.

“Lalu apa yang harus dilakukan... Mohon lebih ringkas Kang Buffett. Pembacanya sudah mulai ngantuk ... Lik Trader kepanjangan menulisnya...!” kata George Soros senyum-senyum.

“Ya, investasi di pengetahuan Anda...! Hohohoho.. biarkan saja George ..! Trader masih floating minus tuh...! Hahahahaahahhaa


Ada 4 tahapan pembelajaran:

    Bawah sadar inkompetensi: tidak tahu bahwa dia tidak tahu

    Sadar inkompetensi: tahu bahwa dia tidak tahu

    Sadar kompetensi: tahu apa yang dia tahu, dan tahu apa yang dia tidak tahu

    Bawah Sadar kompetensi: tahu bahwa ia tahu

Banyak trader pemula dalam tahap pertama dari inkompetensi sadar. Mereka lebih rentan terhadap kerugian karena mereka cukup menyadari apa yang mereka laukan karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman mereka. Kemudian mereka menerima bahwa mereka benar-benar tidak tahu banyak tentang hal itu. Setelah mereka mendapatkan lebih banyak pengalaman dengan perdagangan, mereka mungkin tidak merasa lagi bahwa trading itu beresiko tinggi dibanding ketika mereka tidak mengerti tentang hal itu.” Kata Warrnet Buffett.

Hemmm... benar-benar membuat saya ‘ klepek-klepek’ deh jika saja mereka berdua bicara seperti itu di depan  saya...! Sayang, masih “ANDAIKATA...” hahahahahaha...... Entah kapan, bisa berguru langsung dengan George Soros dan Warrent Buffet..! 

Namun saya akan mengakhiri postingan ini dengan kalimat Warrent Buffet asli...
“Risk comes from not knowing what you are doing.” -  "Risiko datang dari tidak tahu apa yang Anda lakukan."

Oleh karena itu pembaca, marilah belajar ...!

Jangan lupa buka akun real:


Saya Trader

Monday, June 24, 2013

CARA TRADING YANG TERBAIK BUAT PEMULA


Hari ini saya kedatangan tamu, dr Cilacap, katanya sih baru belajar forex beberapa minggu. Bertanya kesana kemari seputar forex dasar. Ya ya ya.. mungkin seperti kita  dulu awal-awal trading. Saya bersyukur karena sudah melakukan demo... jadi sudah  bisa klik klik buy sell, pasang TP pasang SL, pemahaman dasar-dasar forex yang lain juga sudah mulai dipahami. 

“Lalu apa yang Anda inginkan dari saya?”  tanya saya.

“Saya ingin tahu bagaimana cara trading yang terbaik sehingga bisa profit, om...! Mohon dibantu! ” jawabnya. “Pokoknya saya ingin sukses di trading, om..! Maklum, saya ini masih pengangguran dan pemula juga hehehe...!”

“Wah, cara trading yang terbaik saya tidak ngerti Mas... Pengetahuan  tentang forex juga luas banget. Cuma apa yang telah Anda lakukan sudah benar, langkah awal ya mengenal dasar-dasar forex lalu melakukan demo trading.  Praktek dengan demo, membangun strategi perdagangan. Anda boleh nyontek di forum-forum atau situs-situs forex tentang strategi trading. Syukur dalam melakukan demo  Anda membuat jurnal perdagangan dengan screenshot transaksinya, sehingga Anda dapat menganalisa nanti.  Saya sarankan sih berlatih demo dengan $ 500 $ 1000 atau  jauh lebih rendah, tidak berlatih dengan  demo nilai standar broker seperti $ 50.000 atau $ 100.000.

Untuk menjadi trader  yang baik yang trading dengan baik, maka Anda harus benar-benar fokus dan ketika Anda mengalami masalah maka Anda lebih baik tidak transaksi. Hal ini membuat Anda praktek yang lebih baik untuk mendapatkan strategi yang tepat bagi Anda karena dalam bisnis ini memerlukan kestabilan  emosi.

Jika Anda ingin menjadi trader  yang sukses  maka Anda harus memiliki strategi perdagangan yang menguntungkan dan Anda harus selalu belajar dari kesalahan Anda dan fokus pada konstan belajar dan menemukan cara yang mantap  untuk melakukan perdagangan yang menguntungkan di pasar. Tidak mudah Mas, Anda benar-benar harus mengikuti semua aturan.

"Aturan yang bagaimana, Om..! Dan maksud strategi perdagangan, itu yang mana Om?” tanyanya lagi.
"Kupitaim doloooo aaaaah...! Semoga dapat memperpanjang ususku hehehehe... “Ya, Anda kan baru 4 minggu mengenal trading dan sekarang sedang menjalankan demo... ya Anda bisa membuat aturan perdagangan yang baik, misal OP lalu pasang TP dan SL. Sebelum trading buka berita tentang forex terlebih dahulu..  karena mungkin nilai mata uang tergantung pada berita.”
 
“Buka berita dimana, Om.. Di Kompas ada gak Om..!”
“Adanya di acara BUSER, Mas ... hehehehe.  Buka saja di dailyfx, actionforex, forex factory...!”

 “Waduh, bahasa Inggris Om, dan ini di forexfactory koq ada jadwal... jadwal apa ini Om..!” tanyanya sambil buka-buka situs yang saya katakan.

“Ya sudah deh, nanti dicari di google ya Mas...! Berita seputar forex, nanti kan muncul....dibaca-baca saja.Pokoknya, sebelum trading, wajib baca-baca th berita,”  Kata saya berusaha mempermudah pemahamannya.

“Tentang strategi perdagangannya bagaimana Om..!” 

"Hemmm.... nyruput kopi duluuuuuu... hahahaha..!"

“Tidak usah muluk-muluk dulu lah, Anda kan baru belajar... Coba pasang indikator MACD dan MA..!” kata saya lagi...

“Terus, parameternya bagaimana nih Om..!” tanyanya lagi, mungkin takut salah...

“Default saja..... (Bla bla bla bla bla blaaaaaaaaaaaaaaaaaa........................... dst...)! Jika begini, maka buy.. jika mbalik maka akan kena SL .... (bla bla bla......bla bla blaaaaa dst..)!”

Whuahahahhahahahaaaa......!

“Oh ya, untuk pemula baiknya  tidak berdagang di pasar sideway... candle kecil-kecil bolak balik, lebih baik pasang trendline dan menunggu breakout...!” jelasku lagi.

“Begini, niiiih yang namanya trendline, cara masangnya begini... ini yang namanya breakout ... (bla bla bla blaaaa... dst...)!”

Hahahahaahahahahaaa

“Penting juga, agar  selalu memeriksa tren utama sebelum masuk ke perdagangan Anda.”

“Cara melihat trend bagaimana Om...!” tanyanya lagi sambil tepok jidat..!

“Bisa dengan memasang trendlinedi TF yang lebih besar, misal di H4.”

“TF itu apaan Om..!”

 “Time Frame .. ini... icon yang ada tulisannya M1, M5 dst...! H4 itu umur candlle 4 jam sebelum berpindah!” 

“Hemm... wah, harus hapal icon-icon di Mt4 nih...!”

“Ya harus..! Jika sudah hapal enak buat meningkatkan tahap belajarnya. Terus lagi... Jika Anda pemula maka Anda dipersilahkan mengelola dengan uang Anda. Dan satu hal yang sangat penting dalam mengelola uang ini adalah mencoba untuk membuka posisi hanya jika Anda berpikir pasar yang akan menguntungkan Anda.Bahasa mudahnya adalah, ‘ada sinyal’. Sesuai sistem atau strategi trading yang sudah Anda pelajari.

Disamping itu
, Anda harus belajar bagaimana untuk bersabar dalam forex. Itu adalah pekerjaan yang sangat sulit, sabar...! Saya yang sudah lama saja kadang sulit bersabar...! Asah terus  keterampilan perdagangan dan pengelolaan uang. Praktik akan membuat perfect. Anda  masih membutuhkan banyak pengalaman perdagangan untuk membantu Anda untuk menjadi trader yang sukses.
Suatu saat nanti Anda harus belajar menganalisa.... Diperlukan kesabaran juga berkaitan dengan analisis Anda karena bisa jadi begitu Anda  membuka perdagangan kemudian pasar bergerak berlawanan dengan analisa Anda.  Anda harus memiliki sikap dan style trading Anda, yang disesuaikan dengan diri Anda sendiri...

Jika sudah mampu melakukan dan memahami itu semua, Anda deposit. “

“Caranya deposit?” tanyanya lagi...!

“Hemm... sabar... sabaaaar...! Nanti dulu, yang harus Anda lakukan adalah, mempelajari semua informasi dasar tentang forex. Anda dapat menemukan informasinya pada website, seperti babypips.com, mt5.com, seputarforex.com atau baca-baca di blog Warung trader ini. 

Nanti akan banyak yang dipelajari Mas...! Termasuk bagaimana mengelola uang di forex, psikologi trading dll. Sekarang itu saja dulu, otak gak kuat menerima terlalu banyak. Yang penting, Anda harus memiliki otak bisnis dulu...! “

“Gimana tuh, Om..?” tanyanya lagi...

“Sudahlah...! Akan ada waktunya untuk ditanyakan lagi.. Anda butuh waktu untuk menjalani proses yang harus dialami oleh setiap trader. Belajar dulu yang tekun karena hanya itu cara untuk meningkatkan kemampuan trading yang baik. 

Kepareng...! Semoga Anda paham sekarang cara trading yang baik itu..!

Jangan lupa buka akun real:




.........................................
Itulah tahap-tahap belajar forex bagi pemula.Cara Trading yang terbaik buat pemula...

APAKAH FOREX INI BISNIS ONLINE TERBAIK?


Brother, Kata orang trading itu pekerjaan yang mudah dan menghasilkan. Enak ya? Kata orang lagi, kerja trader itu ongkang-ongkang kaki dapat $. Pemula sekalipun, asal mau terjun di forex hidupnya cukup ongkang-ongkang kaki dapat duit. Pokoknya kata orang, trading forex itu enak.  Mau seperti itu? 

Saya ini trader, juga orang...(lho!)  tapi koq gak berani ngomong seperti itu ya... “Forex itu pedih, Jendral!!!”

Apakah forex ini bisnis online tebaik?
 Statistik menunjukkan bahwa keberhasilan awal bagi trader forex yang baru sungguh sangat rendah, kecuali sukses di awal-awal minggu saja.  Kata mereka, “lagi dipancing profit dulu!” Hahahahaha.... Seiring waktu, tumbang satu-persatu; ada beberapa ‘nyawa’ yang masih hidup tapi ya bernafasnya kembang kempis.  Profit - loss ...profit- loss lagi, lalu MC hexxx.... dan gak bisa deposit lagi. Ya mungkin karena ‘yang loss-loss’ ini kalau ditanya juga jawabnya ‘selalu profit’, jadi rekan-rekannya ikut gabung deh hahahahaa...  tren ini cenderung  berlanjut, sampai kapok sendiri... ! Sementara yang lain masih penasaran hahahaha ... Yach, rame deh dunia forex ini...! Dibumbui mereka-mereka yang memiliki ‘kepentingan’. Jadi gema  forex selalu menjadi “bisnis yang terbaik”. 

Tetapi tunggu dulu, Boss...! Saya mau blak-blakan nih soal forex, dan memang kebiasaanku blak-blakan..!  

Begini saja, biar fair dan enak di hati pembaca.... Bagaimana kalau saya katakan, “forex itu bisnis terbaik dan juga bisnis paling berisiko..!”  

Oh ya, ketahui dulu bahwa saya ini sang pembelajar, guruku banyak tersebar dimana-mana di dunia maya; Kang Donic (Ramadhoni) sang tokoh Tokyo Samurai, kang Dony Doji  trader analis, Len Ngunduh Dollar, Kristianto Wijaya, Rama Kresna, Kang Dien Thea ... dll. Apa yang saya dapatkan dari beliau-beliau ini yaitu benar, memang “forex itu bisnis terbaik, juga bisnis paling beresiko”.  Jika masalah teknis dan detail belajar, tentu langsung kepada beliau-beliau ini. Saya ini murid yang “gak mudengan” meski sudah banyak belajar. Maklum, rambut sudah  hampir putih semua....! Jadi yang bisa ketangkap otak aja yang bisa disimpen, dan biasanya saya abadikan di blog (biar saya tidak lupa lagi). Pembaca wajib maklum, hahahahahaa.....!

Suatu ketika, Rama Kresna bicara di depan rekan-rekannya (menurutku sih di depan murid-muridnya) di basecamp FXKampung, “Kalian ini pemula, koq ngeyel enggan melakukan demo dulu, memang gampang trading forex?” 

Jawab salah satu muridnya, “Kelamaan guruuuu...! “

Jawab rekannya lagi, “Untuk mengasah psikologis, guruuuu...!”

“Ya ya ya, “jawab Rama Kresna. “   Namun.... Dengan account forex demo, kalian dapat melihat bagaimana pasar bereaksi terhadap kekuatan ekonomi , termasuk peristiwa berita tanpa benar-benar mempertaruhkan modal investasi Anda.  Dan harus diingat juga, Anda wajib  memperlakukan akun ini dengan serius jika Anda berharap untuk belajar dari pengalaman. Jika Anda hanya menghindari kerugian tanpa memahami mengapa kerugian terjadi, maka Anda membuang-buang waktu Anda. Kalau berhasil mengasah psikologis dengan jalan itu, mengapa harus dengan uang real? Tetapi jika tidak bisa, ya mau tidak mau harus dengan uang real, yang penting modal jangan banyak-banyak...! Pokoknya saran saya dibawah $50. Jangan sampai pinjam duit bank lho buat latihan...! Pengalaman tidak perlu mahal-mahal...kalau bisa dibuat murah...!” lanjut Rama Kresna.

“Terlalu kecil, guruuuuu...!” kata  muridnya lagi.

Ingin rasanya saya SMS Rama Kresna, “Hemmm......! Begitulah Tuan Rama Kresna... hahahahahaa... trader sekarang kalau dikandani sok ngeyel..! whuahahhahahahahaa...!”

Eh, kita simak juga nih obrolan para senior dan guru saya selanjutnya.

Kami lagi asyik ngobrol  dengan  kang Len Ngunduh Dollar, kang Senopati Gierly, dan juga bos Kristianto Wijaya di hotel Crown Paragon Semarang (Saat Grand Opening PT Garuda Berjangka), perkataan-perkataan yang rasanya saya anggap penting benar-benar saya berusaha menghapal, karena saya menganggapnya , “belajar murah meriah..!” 

To the point ...
 Kata Kang Len: “Saya tak habis pikir, sebagian orang mengesampingkan / mengabaikan risiko. Transaksi ngeri-ngeri begitu...? Nggak nyantel di otak saya...! Oke, mungkin itu memang mampu  mereka lakukan, tetapi  bagi saya pribadi... gak masuk di otak saya dan di benak saya, trading forex itu risiko...tidak bisa dijauhkan dari otak saya! Apa yang saya lakukan adalah bagaimana meraih profit secara wajar dan normal..dan mendapatkan profit yang masuk akal!”



Kang Senopati menyahut, “Oh, sama kang Len..! Saya berhenti mempercayai  kalimat besar  "Trading menjadi kaya cepat" Justru yang saya temui kebanyakan trader itu pada akhirnya ‘bermasalah’. Hanya segelintir orang  yang jauh dari masalah setelah menjadi trader. Bahkan kenyataan yang terjadi  banyak yang jual ‘kaya’ untuk menjadi miskin. Hahahahaha....! Ngenes Kang...!

“Mengatur  MM itu menjadi sangat penting,” kata Bos Kristianto tiba-tiba.  Beliau ini memang agak pendiam, tetapi sekali ngomong ya yang penting-penting saja. 

“Ya,” kata Kang Len. “Kekayaan yang terhimpun dalam semalam, itu tidak biasa dan tidak masuk akal.. meski bisa saja terjadi. Atau jika bisa, pastilah prosesnya itu tidak terjadi dalam semalam dan mungkin waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan pengalaman dan wawasan untuk mengubah forex trading menjadi penuh waktu, lalu sukses  di pekerjaan ini dan bisa mencetak kekayaan dalam waktu semalam. .. Tetapi ya maksa, di otakku ... ‘tidak masuk’. Sambungnya.

Saya bertanya, “Apakah kita bisa menghindar dari risiko?”

“Saya kira, menghindar itu tidak bisa, justru yang bisa adalah membatasi risiko. “ jawab Kang Len.
 “Maka Anda mungkin dapat belajar apa yang diperlukan untuk menjadi menguntungkan. Dengan kata lain, jangan berhenti dari pekerjaan Anda sekarang.

Saya bertanya lagi, “Apa yang dimaksud ‘belajar ‘ apa yang diperlukan untuk jadi menguntungkan?”

“Mungkin maksudnya begini, “ kata Kang Senopati. “ Belajar forex itu  tidak seperti belajar keterampilan seperti belajar bermain gitar misalnya, Anda tidak mempertaruhkan seluruh tabungan Anda saat menemukan perbedaan antara akord mayor dan minor. Kita perlu belajar tentang pasar mata uang dan prinsip-prinsip dasar perdagangan, lalu menciptakan rule-rule perdagangan yang pada akhirnya harus ditaati dan ketrampilan lain yang direkomendasikan  untuk memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk menjadi trader forex yang sukses. Benar begitu , guru Kristianto Wijaya?”

“Maaf sebelumnya, “ kata saya menyela... “Jika boleh disimpulkan sementara obrolan para master ini, biar saya yang nubi ini  lebih paham lagi... bahwa : Jika ingin berhasil dan sukses  di forex dan berani mengatakan bahwa forex ini bisnis terbaik adalah jika kita memiliki pengalaman lebih banyak lagi, kemudian mencari profit yang masuk akal dengan mempertimbangkan MM, selalu membatasi risiko dan belajar segala yang mendukung untuk keuntungan. Bisa ditambahkan bos Kristianto? Saya ingin lebih banyak belajar lagi.”

“Begini..., menurut saya, disamping yang tadi sudah disampaikan teman-teman yang berhubungan  dengan memiliki harapan yang masuk akal berkaitan dengan risiko yang terkait dengan perdagangan forex dan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menjadi sukses, kesalahan umum yang dibuat oleh pemula di dunia forex  adalah kurangnya rencana forex trading. Pada kenyataannya, ada dua aspek rencana ini; tujuan keseluruhan untuk kegiatan perdagangan dan rencana untuk setiap perdagangan yang  dibuat.” Kata bos Kristianto Wijaya.

“Ya ya ya...” Kang Senopati manggut-manggut  mendengarkan serius, sambil ngebul ududnya. Hahahaha

  
“Setuju Bos..!”Kata Kang Len. “Begini mas Trader... Katakanlah misal Anda  pemula nih...”

“Ya, memang saya pemula ...!” kata saya protes. “ Jangan pakai misalkan segala...!”

“Kalau saya menambahkan pernyataan bos Kris, Tujuan keseluruhan Anda harus menyertakan mata uang yang Anda berniat untuk berurusan dengan; jumlah leverage yang akan Anda gunakan, dan jumlah waktu yang Anda berniat untuk mengabdikan untuk kegiatan trading anda. Rencana Anda juga harus menyertakan tingkat yang realistis terhadap reward yang Anda harapkan.  Selain rencana tujuan Anda secara keseluruhanitu, Anda juga perlu rencana strategi keluarnya  untuk setiap perdagangan Anda. Jangan sampai lupa harus memahami batas-batas arah harga yang diprediksikan, membuat batasan-batasan yang  mencakup batas-batas atas dan bawah dari perdagangan. Menurut saya seperti itu, mas Ninjaa...!” kata Kang Len melanjutkan diskusinya.

“Ya, saya masih ingat ketika dulu belajar dengan Kang Len,  “pahami batas-batas arah karena ia menjadi alasan untuk mengukur risk  dan rewardnya”. 

“Oh ya mas Ninjaa... Saya tambahkan nih, Dengan kata lain, Anda harus mengidentifikasi tingkat di mana Anda akan menutup posisi dan mengambil keuntungan Anda (order take-profit) atau dalam kasus perdagangan yang rugi, tingkat di mana Anda siap untuk  keluar dari perdagangan
sehingga membatasi kerugian anda (stop order).
“Oke kawan-kawan ... saya kira cukup diskusi kita kali ini, saya mau pamit. Lain waktu kita bertemu dan berdiskusi lagi. Ayooo Kang Senopati... masuk kamar. ..!” kataku sambil pamitan  sekalian mengajak Kang Senopati  istirahat karena perjalanan akan berlanjut ke Tegal.

Kita tunggu saja, diskusi tentang trading di Tegal. Whuahahahahahhahaa.....! Sambil menunggu artikel diskusi  kami sebelumnya, silahkan daftar untuk membuka akun:





Sunday, June 23, 2013

MENSIKAPI KESALAHAN TRADING



Seberapa banyak kita berbuat kesalahan dalam hidup?  Hemmm... pasti tak terhitung (namanya juga manusia?).  Entah itu kesalahan terhadap manusia lain maupun kepada Tuhan.  Cuma, sebagian golongan manusia : kalau kesalahan terhadap sesama manusia minta maafnya setahun sekali ... saat hari raya idul fitri saja hahahaha.... Jika kesalahan terhadap Tuhan hanya terjadi pada bulan Ramadhan saja.  Iya nih.. Kita sekarang sudah memasuki pintu gerbang bulan ramadhan, mari kita sambut dengan penuh suka cita; mulai deh...dari kirim-kirim  ucapan  permohonan  maaf  kepada saudara, teman kerja dll, menjalin silaturahim. Yah, untuk pemanasan... (sementara menggunakan SMS terlebih dahulu) hahahaha.

Meski sesungguhnya, yang benar; setelah kita berbuat kesalahan segera memohon maaf. Ajaran agama manapun tentu seperti ini. Semoga kita bisa mengaplikasikan sikap ini dalam kehidupan kita. Aamiin.

Anda membaca tulisan saya ini, tentu  karena Anda seorang trader atau orang yang berminat kepada trading. Kenyataannya Anda nongrong di Warung trader, hahahaha...! Maka saya akan bicara soal trading saja, agar nyambung. “Sudahkah Anda mengakui kesalahan Anda dalam trading? Apakah menyesal terhadap kesalahan Anda lalu berjanji  tidak mengulangi kembali? Ataukah, sama kayak sebagian   golongan yang meminta maaf setahun sekali kemudian melakukan kesalahan lagi dan menanti moment tahun berikutnya untuk menyesal dan minta maaf kepada diri Anda sendiri? Ataukah menunggu bangkrut baru menyesal, sampai tidak bisa lagi berada di dunia forex?”
Hemm.....! dalam dan semakin dalam... !

Manusia tentu berbuat kesalahan, dan sebaik-baik manusia adalah yang segera menyesal dan bertobat untuk tidak mengulangi lagi. Trader juga manusia...! Yang penting, ketika berbuat kesalahan  itu jangan mencari kambing hitam seperti indikator, MM atau sistem...indikator yang menyetting siapa??  Yang melakukan analisa siapa??? MM –nya siapa yang mengaturnya??  Siapa gurunya?  Dll. Salahkan diri Anda sendiri...lakukan introspeksi ulang. Kesalahan umum menyangkut  soal tidak disiplin, serakah dan gangguan psikologis lainnya.  Hal ini harus selalu diingatkan, karena ini persoalan besar bagi trader. Persoalan klasik yang masih belum mampu ditundukkan sampai hari ini. Saya pribadi pun yang sudah bertahun-tahun sebagai trader, masih menganggap melakukan tugas “menaklukan psikologi trading”  adalah persoalan berat, masih saja terkecoh oleh angan-angan. Makanya saya menulis persoalan ini untuk menjadi bagian peringatan kepada diri sendiri dan juga orang lain, karena persoalan yang dihadapi trader itu sama...!

Meski itu bukan satu-satunya masalah yang dihadapi trader. Seperti  kemampuan menganalisa, kemampuan menghadapi pergerakan market yang volatilenya tinggi dll. Pengalaman dan jam terbang juga mungkin akan berpengaruh pada hasil analisa seorang trader walaupun menggunakan sistem dan strategi yang sama,akan tetapi dalam hal mengambil keputusan akan menghasilkan keputusan yang berbeda-beda. Seperti juga kemampuan dalam mengambil keputusan membatasi kerugian, hal ini juga bagian dari persoalan. Karena OP yang sudah kita ambil adalah keputusan yang bisa bikin kita rugi dan untung, yang masing-masing harus ada pembatasan seberapa yang bisa kita tanggung. 

 Sepertinya mudah, tetapi sulit. Kenyatannya, kita sering menggeser-geser SL? Jika sudah MC, baru menyesal. Tetapi ya.. masih saja penyakit lama selalu kambuh “menyesal palsu”. Pada kejadian lain, kesalahan  selalu  terulang dan terulang. Sebenarnya ketika kita pasang  SL  disamping bisa mengamankan margin yang kita punya, juga bisa mendidik sisi psikologis. Tetapi entahlah, betapa berat kita “mau menanggung kerugian” yang pada akhirnya malah menjadi kerugian total. ‘Lemes dan stress...’  Ini jika saya yang mengalami hahahaha..

Namun demikian, pasang SL juga bukan jaminan...! Pastinya diimbangi dengan anlalisa yang bagus, kalau gak ada analisa dengan matang cuma ngandalain cut loss dan stop loss, lama-lama balancenya habis juga... loss bahkan MC. Nah, tidak mudah bukan? Yang dikira dengan SL cukup, ternyata belum juga cukup.  Ada  yang berpendapat : “Cara untuk menghindari kerugian pada transaksi forex..adalah dengan menemukan sistem yang sesuai dengan kepribadian kita..sesuai dengan kebiasaan kita..dan sistem itu tentunya dapat mendatangkan profit bagi kita..!”

Tetapi itu saja juga belum cukup, sistem tanpa dilandasi dengan MM yang bagus dan psikologi trading yang matang pun hasilnya akan sama, loss...! Hemmm......! Kalau begitu kesimpulannya? Ah, Anda saja yang menyimpulkan, biar bareng-bareng mikir..! Whuahahahahaaa.....

Kalau saya share yang menjadi pengalaman saya mungkin kalimatnya seperti ini: Trading by Moment! Tidak perlu setiap saat  masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat momen yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada momen, lebih baik berdiam diri seraya terus memantau pasar.
Kerugian yang terjadi didalam bisnis ini memang akan sering dijumpai jika kita tidak hati-hati dalam bisnis ini,sebaiknya kita tetap berdisplin terhadap strategi yang sudah terbukti menghasilkan profit dan tetap menjaga akun dari MC, kita juga  harus berusaha untuk tetap stay di forex dengan menjaga akun dari MC. Karena selama kita masih punya akun, kita masih ada harapan untuk tetap meraih profit dari trading forex, tapi jika akun sampai raib, paling tidak kita kan harus depo lagi.  Hehehehee...

Kalau bicara soal kesalahan, wah... terlalu banyak.. bahkan terkadang emosi yang sering membuat kita menjadi over trades, padahal margin yang kita miliki tidak mampu menahan pergerakan harga...
kita harus berhati-hati dengan hal itu, dan banyak trader yang MC karena masalah itu, termasuk saya hahahhahahaa...! Mungkin, ya mungkin ...:manajemen uang, disiplin, konsisten dengan target, dan tidak serakah bisa menghindari/meminimalisir kerugian anda dalam transaksi di forex.

Mungkin ...!

Demikian kiat-kiat mensikapi kesalahan dalam trading. Kita coba di akun real ECN4X, semoga Anda sukses:

DAMPAK TERBURUK TRADING FOREX

Alhamdulillahirobbil'alamin
Sampai detik ini masih bisa bernafas dan bisa berfikir sehat.. apalah artinya jika saya kehilangan nafas atau kehilangan berfikir sehat. Semoga juga Anda... aamiin.

Oh ternyata belum cukup..! Kita juga harus bersyukur atas nikmat-nikmat Allah yang lain. Nikmat Islam nikmat iman (bagi orang muslim -karena saya ini muslim). Tidak ada nikmat Tuhan yang bisa didustakan. Bener kan?

Nah, apapun penyebab yang menjauhkan kita dari bersyukur harus introspeksi diri. Lalu bagaimana Anda seorang trader? Sudahkah bersyukur? Ini persoalannya..! Kembali kepada pribadi masing-masing.

Sayang banget, jika profesi menjadi trader malah menjadikan jauh dan semakin jauh dari Tuhan. Hemmm......! Repot lagi lebih dekat dengan chart..dibanding dengan Tuhan. Terlebih jika sedang terjadi floating minus hebat..! Waktunya menghadap Tuhan pun diabaikan..! astaghfirullah ...! Lebih parah lagi, jika saatnya profit tetap melupakan Tuhan dan jika loss atau rugi malah memaki-maki Tuhan.

Bisnis forex yang katanya the best business, jika mengakibatkan terpuruknya keimanan kita, apalah artinya 'profit' buat kita? Apanya yang salah: forex atau kita. Nah, tentu kita harus berfikir bijak dan kita pasti mengetahui jawabannya.

Kalau bicara global, apapun...., tidak cuma soal bisnis forex. Segala yang melemahkan keimanan kita sepertinya perlu diwaspadai; bukan sih untuk dijauhi tetapi menjadikan kita lebih waspada lagi; dan berupaya kuat agar keimanan kita tetap terjaga, entah sedang menekuni bidang apapun.

Tulisan ini sih sekedar mengingatkan pribadi saya, menegur pribadi saya... karena ternyata memang banyak dampak dari  bisnis trading forex ini. Ya, bisa mengenai siapapun. Salah satu dampak terburuk ya; berpotensi semakin jauh dari Tuhan. Kan sayang jika tidak diingatkan atau tidak mengingatkan diri sendiri. Sudah tradingnya hancur, iman kita ikut hancur ...! astaghfirullah ...!

Beruntunglah, jika Anda masih kuat dalam keimanan dan ketaqwaan. Insya Allah ..!


Hidup ini penuh ujian ...! Profit atau rugi, juga bagian dari ujian Tuhan. Beruntung mereka yang selamat dan lolos dari berbagai ujian dalam hidup ini. Profit atau loss, tetap saja menggantungkan hidup kepada Allah, tidak mempengaruhi hubungan yang telah terjalin dengan Tuhannya. Bukan: semakin jauh...; profit ya melupakan 'Yang memberi rizki' jika rugi ya  melupakan 'Yang memberi ujian dan cobaan'.  Semoga kita dijauhkan dari watak-watak seperti ini.. aamiin.

Kesenangan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita jauh dari Tuhan ....!
Kenikmatan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita meninggalkan syukur kepada Tuhan...!
Keasyikan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita menjauhkan keimanan kepada Tuhan..!

Ketidakberhasilan menjadi trader sukses, jangan menjadikan kita menyalahkan takdir Tuhan..!
Keterpurukan menjadi trader, jangan sampai mengganggu hubungan kedekatan kita dengan Tuhan..!

Yang setuju, komentar deh ...!

Saturday, June 22, 2013

CARA SEDERHANA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGI TRADING

SELAMAT MENIKMATI WEEKEND!

Ya, sudah sepantasnya hasil trading Anda nikmati..! Sudah punya jadwal WD kan? Seminggu berapa kali jadwal WD Anda? atau memiliki kriteria khusus buat WD Anda? Oh.. terserah Bro'...! Jika itu menjadi pilihan yang terbaik.

Jika trader sudah melewati satu tahun lebih, memang seharusnya bukan lagi mikir tentang 'cara' tetapi  orientasi sudah kepada 'hasil'. Kecuali jika ingin merenovasi 'cara', sah-sah saja. Anggap saja seperti merenovasi rumah. Metode penyegaran..hehehe.

Tetapi jika menjadi trader sudah lebih dari satu tahun, tapi berkutat pada 'cara' terus... ya, seperti membangun rumah belum jadi-jadi. Kalau belum satu tahun bolehlah dimaklumi, meski sebenarnya tidak boleh begitu. Jika sudah memiliki yang  mantap atau keyakinan yang kuat bahwa 'cara' itu sudah terbaik, ya syukur.. tinggal pemantapan psikologis saja. Karena perkara ini yang sulit. Bahkan oleh trader senior sekalipun.

Maka sebenarnya ada kalimat yang aku sukai, kita pun sering menyadari, "Jika  set up sudah ada tinggal dijalankan saja, tanpa campur tangan psikologis kita".

Tetapi mampukah kita? Mampukah menutup chart setelah ada set up SL dan TP? Karena hambatan psikologis yang umum adalah akan menggeser SL dan meng-cut profit sebelum TP. Ini akan dilakukan karena ketidakmampuan psikologis kita karena tidak ada kemampuan menutup chart. Kita masih tidak percaya dengan set up kita sendiri. Itu salah satu contoh saja... Jika dikembangkan pun akan melebar persoalan ini. Terlalu sulit trader untuk menjauh sedikit dari chart. Maunya selalu didekatnya always. Padahal sebenarnnya, itu  trading tidak sehat. Menurutku sih.... menurut Anda, beda ya boleh-boleh saja.. mungkin psikologis Anda telah matang dalam hal ini.

Ya, karena menurutku selama ini yang menghambat profit, bukan karena buruknya sistem, atau jeleknya penggunaan MM kita, malah justru di psikologis kita sendiri. Ini berdasarkan pengalaman. Ya, terlalu berat memang. Karena ibarat 'ingin menaklukan diri sendiri. Tapi kalau ingin berhasil, kan harus  ada usaha untuk selalu ikhtiar lebih baik lagi agar bisa profit maksimal. Cara sederhana untuk mengatasi gangguan psikologi trading ini ya, sedikit tidak selalu berinteraksi dengan chart. Toh, set up sudah di seting sedemikian rupa.

Gitu kalee yaaaa....! Met Weekend Bro..!


Monday, June 17, 2013

TRADER KUNTILANAK


“Berapa banyak duit yang telah kamu hilangkan di forex, Hihihihiiii... ?” tanya Kuntilanak yang lagi ngintip orang trading. Kebetulan malam jum'at kliwon.

“Kabuuuuuuurrrr!” Trader lari terbirit-birit. "Takuuuut...!"

“Hahahaha...  baru ditanya soal loss sudah lari terbirit-birit , belum aku tanya, ‘hutangmu menjadi berapa gara-gara forex, ... Huft!” Kuntilanak bergumam sendiri sambil ikut ngacir ke kuburan.
...................
Waktu berlalu, dan si Trader ini bertemu dengan trader lainnya dalam suatu acara “Share Berbagai Sistem”.  “Kang, semalem aku  ketemu Kuntilanak menyeramkan, dan dia tanya aku telah loss berapa di forex.  Sialan dah tuh Kuntilanak, turut campur urusan gue.”

“Emang berapa kamu loss, koq kamu  sense begitu?” tanya rekannya.

“Gak banyak sih, modalku sedikit untuk trading... tetapi memang sering loss. Jadi ya... lama-lama habis banyak juga hehehe...! Kenapa ya Kang, mencari profit koq rasanya sulit amat. Padahal saya merasa sistem saya sudah bagus. Saya pun menggunakan MM dengan baik. Psikologi saya juga sudah lumayan.”

“Hihihihihihi.... hihihihii.....!” Tiba-tiba ada suara aneh dan lampu mati tiba-tiba... “Rupanya disini kamu trader penakut, hihihihihiii....” Kuntilanak yang ditemui si Trader semalam hadir lagi.

“Ampuun Kuntilanak... mengapa loe ganggu aku terus sih? Apa urusanmu dengan trader?” Si Trader gemetaran...

“Hihihihihihi... saya ini trader yang mati bunuh diri, hihihihhihihihi...!” jawab Kuntilanak lagi.
“Mengapa kamu bunuh diri?” tanya seseorang yang ikut kongkow-kongkow disitu.

“Sebenarnya aku menyesal telah bunuh diri, sangat menyakitkan...! Aku kira, beban menjadi trader akan hilang dengan bunuh diri malah aku menjadi kuntilanak  hihihihihihiiii...!”

“Apa masalahmu?”

“Hihihiihihiii.... Aku menjadi trader beberapa tahun, aku loss terus... sementara aku pengangguran. Niat menjadi trader agar aku bisa bangkit ekonomi keluarga malah tambah semakin terpuruk. Kemudian aku tidak bisa deposit lagi, sehingga hari-hari aku trading di akun demo. Mau merintis usaha lain, bingung...hihihihihiii..! Suatu malam saat aku lagi trading, demo tentunya... aku pingin ngopi ternyata malam itu kopinya habis,  eh koq ya aku lihat botol baygon. Lalu aku campur gula dan aku minum deh.. hihihihihi.. hix hix hix hix....!”  jawab Kuntilanak sambil tersedu-sedu.

“Whuahahahahahhaa....! Loe itu Kuntilanak gemblung ya, whuahahahahahaa...!” kata si Trader.
 Keliatannya rasa takutnya sudah hilang...

“Hihihihiiiii.. Emang Cuma aku yang gemblung! Kamu  tuh juga trader gemblung..! Kamu trading, saat profit gak mau di WD! Maunya biar ‘genap sekian..’. Hihihihihihiiii....! Coba contoh tukang macul, dia dipekerjakan oleh majikan untuk kerja seminggu, di hari pertama dia sudah ambil bayaran kerja untuk seminggunya. Lunas...! Kamu malah menunda-nunda bayaran, seolah kamu gak butuh dibayar! Padahal kamu tuh butuh untuk keperluan hidupmu. Kayak wong gemblung ae.....Hihihihihihiiiiii....!”  kata Kuntilanak kali ini benar-benar menohok perasaan si Trader. Kuntilanak malah joged-joged kayak gak punya dosa.

“Kurangajar kamu ya!” si Trader mencak-mencak.. sambil berdiri ..!

“Sabar Kang, ambil hikmahnya..!”  kata rekannya sambil menepuk bahunya.

“Hihihihihihiiii....! Bakul sayur saja jualan ada hasilnya, kamu trading mana hasilnya weeek..! 

Hihiihihihihi.!” Kuntilanak terus saja nyerocos ngomel-ngomel kepada si Trader..! 

“Loe aja loss terus Kuntilanak, sampai kamu bunuh diri..! Ngapain urusan sama gue..!” kata si Trader selanjutnya.

“Hihihihihihiiii... Lho aku kan bilang menyesal, mau benerin cara tradingku, tapi aku sudah terlanjur mati.  Hihihihihiiii...! jawab Kuntilanak tidak mau kalah.

“Apa yang kamu lakukan jika masih hidup, Kuntilanak gemblung?” tanya si Trader.

“Hihihihihihiiii...! Saya akan bongkar total mindset saya trading. Saya benerin bahwa saya tidak boleh kalah sama tukang  sayur atau si tukang macul itu..! Apapun ilmu untuk mendapatkan profit aku cari dan aku praktekkan sekuat tenagaku. Rata-rata trader kan lemah dalam ‘mempraktekkan’. Praktek adalah tugas berat..! Rata-rata trader kan  seperti anak sekolah yang senengnya jika berangkat sama pulang doang, hihihihihihihihihiii....! Jadi ketika ulangan, tetep saja nilainya ‘ndol’ hihihihihiiiiii.....!”

“Kedua?” tanya si Trader.

“Kedua, saya akan  taati rule-rule nya...  Menjauhkan kata hati,perasaan yang bisa salah. Lebih baik aku salah tetapi karena taat dengan rule trading saya, bukan karena menuruti  bisikan kata hati ‘kayaknya mau naik...sepertinya mau turun’. Trading bukan seperti pola pikir ‘judi’ yang tugasnya mengedepankan ‘meramal’. Trading itu mengedepankan taat rule daripada meramal, Sesuai sistem yang dipakai. Hihihihihi...!

“Ketiga?” tanya si Trader lagi.

“Ketiga, jadilah trader yang ikhlas.. Keberkahan itu munculnya dari  keikhlasan hati...! Profit atau loss itu biasa, dan ikhlas menjadikan kesempurnaan rejeki. Hihihihiiiii....!”

“Hemmm.... Sepertinya koq ini bukan kuntilanak asli ya?” bisik rekannya di dekat telinga si Trader. 

“Kita tangkap yuk..!”

“Kreeeep..!” Kuntilanak di tangkap..! Dibuka pocongnya..!

“Hadeeeuuuuuh...! Ternyata  Kiageng Ranggalawe ...!!! Whuahahahahhahahahahahahaaa...!

Si Trader yang terakhir di ketahui bernama Jololodong bodong dan rekannya Tuyul Fx melompong, lalu terkekeh-kekeh “wekekekekekekekekekekekkeee...!” Sementara BintangFx yang tugasnya matiin lampu baru nongol setelah lampunya dihidupkan..!

Pembacapun kecele ..! Bergumam, “kerjaannya  Trader ......!”

“Whuahahahahhahahahaaa....!”

Ya, jika ingin mengetahui keberadaan kuntilanak di malam jum'at kliwon, hubungi kantor pos terdekat...!Jika mau buat akun, hubungi saya: Tinggal pilih:




Good Luck..!