Sunday, June 23, 2013

MENSIKAPI KESALAHAN TRADING



Seberapa banyak kita berbuat kesalahan dalam hidup?  Hemmm... pasti tak terhitung (namanya juga manusia?).  Entah itu kesalahan terhadap manusia lain maupun kepada Tuhan.  Cuma, sebagian golongan manusia : kalau kesalahan terhadap sesama manusia minta maafnya setahun sekali ... saat hari raya idul fitri saja hahahaha.... Jika kesalahan terhadap Tuhan hanya terjadi pada bulan Ramadhan saja.  Iya nih.. Kita sekarang sudah memasuki pintu gerbang bulan ramadhan, mari kita sambut dengan penuh suka cita; mulai deh...dari kirim-kirim  ucapan  permohonan  maaf  kepada saudara, teman kerja dll, menjalin silaturahim. Yah, untuk pemanasan... (sementara menggunakan SMS terlebih dahulu) hahahaha.

Meski sesungguhnya, yang benar; setelah kita berbuat kesalahan segera memohon maaf. Ajaran agama manapun tentu seperti ini. Semoga kita bisa mengaplikasikan sikap ini dalam kehidupan kita. Aamiin.

Anda membaca tulisan saya ini, tentu  karena Anda seorang trader atau orang yang berminat kepada trading. Kenyataannya Anda nongrong di Warung trader, hahahaha...! Maka saya akan bicara soal trading saja, agar nyambung. “Sudahkah Anda mengakui kesalahan Anda dalam trading? Apakah menyesal terhadap kesalahan Anda lalu berjanji  tidak mengulangi kembali? Ataukah, sama kayak sebagian   golongan yang meminta maaf setahun sekali kemudian melakukan kesalahan lagi dan menanti moment tahun berikutnya untuk menyesal dan minta maaf kepada diri Anda sendiri? Ataukah menunggu bangkrut baru menyesal, sampai tidak bisa lagi berada di dunia forex?”
Hemm.....! dalam dan semakin dalam... !

Manusia tentu berbuat kesalahan, dan sebaik-baik manusia adalah yang segera menyesal dan bertobat untuk tidak mengulangi lagi. Trader juga manusia...! Yang penting, ketika berbuat kesalahan  itu jangan mencari kambing hitam seperti indikator, MM atau sistem...indikator yang menyetting siapa??  Yang melakukan analisa siapa??? MM –nya siapa yang mengaturnya??  Siapa gurunya?  Dll. Salahkan diri Anda sendiri...lakukan introspeksi ulang. Kesalahan umum menyangkut  soal tidak disiplin, serakah dan gangguan psikologis lainnya.  Hal ini harus selalu diingatkan, karena ini persoalan besar bagi trader. Persoalan klasik yang masih belum mampu ditundukkan sampai hari ini. Saya pribadi pun yang sudah bertahun-tahun sebagai trader, masih menganggap melakukan tugas “menaklukan psikologi trading”  adalah persoalan berat, masih saja terkecoh oleh angan-angan. Makanya saya menulis persoalan ini untuk menjadi bagian peringatan kepada diri sendiri dan juga orang lain, karena persoalan yang dihadapi trader itu sama...!

Meski itu bukan satu-satunya masalah yang dihadapi trader. Seperti  kemampuan menganalisa, kemampuan menghadapi pergerakan market yang volatilenya tinggi dll. Pengalaman dan jam terbang juga mungkin akan berpengaruh pada hasil analisa seorang trader walaupun menggunakan sistem dan strategi yang sama,akan tetapi dalam hal mengambil keputusan akan menghasilkan keputusan yang berbeda-beda. Seperti juga kemampuan dalam mengambil keputusan membatasi kerugian, hal ini juga bagian dari persoalan. Karena OP yang sudah kita ambil adalah keputusan yang bisa bikin kita rugi dan untung, yang masing-masing harus ada pembatasan seberapa yang bisa kita tanggung. 

 Sepertinya mudah, tetapi sulit. Kenyatannya, kita sering menggeser-geser SL? Jika sudah MC, baru menyesal. Tetapi ya.. masih saja penyakit lama selalu kambuh “menyesal palsu”. Pada kejadian lain, kesalahan  selalu  terulang dan terulang. Sebenarnya ketika kita pasang  SL  disamping bisa mengamankan margin yang kita punya, juga bisa mendidik sisi psikologis. Tetapi entahlah, betapa berat kita “mau menanggung kerugian” yang pada akhirnya malah menjadi kerugian total. ‘Lemes dan stress...’  Ini jika saya yang mengalami hahahaha..

Namun demikian, pasang SL juga bukan jaminan...! Pastinya diimbangi dengan anlalisa yang bagus, kalau gak ada analisa dengan matang cuma ngandalain cut loss dan stop loss, lama-lama balancenya habis juga... loss bahkan MC. Nah, tidak mudah bukan? Yang dikira dengan SL cukup, ternyata belum juga cukup.  Ada  yang berpendapat : “Cara untuk menghindari kerugian pada transaksi forex..adalah dengan menemukan sistem yang sesuai dengan kepribadian kita..sesuai dengan kebiasaan kita..dan sistem itu tentunya dapat mendatangkan profit bagi kita..!”

Tetapi itu saja juga belum cukup, sistem tanpa dilandasi dengan MM yang bagus dan psikologi trading yang matang pun hasilnya akan sama, loss...! Hemmm......! Kalau begitu kesimpulannya? Ah, Anda saja yang menyimpulkan, biar bareng-bareng mikir..! Whuahahahahaaa.....

Kalau saya share yang menjadi pengalaman saya mungkin kalimatnya seperti ini: Trading by Moment! Tidak perlu setiap saat  masuk pasar. Ambil posisi pada saat Anda melihat momen yang cocok untuk masuk. Jika tidak ada momen, lebih baik berdiam diri seraya terus memantau pasar.
Kerugian yang terjadi didalam bisnis ini memang akan sering dijumpai jika kita tidak hati-hati dalam bisnis ini,sebaiknya kita tetap berdisplin terhadap strategi yang sudah terbukti menghasilkan profit dan tetap menjaga akun dari MC, kita juga  harus berusaha untuk tetap stay di forex dengan menjaga akun dari MC. Karena selama kita masih punya akun, kita masih ada harapan untuk tetap meraih profit dari trading forex, tapi jika akun sampai raib, paling tidak kita kan harus depo lagi.  Hehehehee...

Kalau bicara soal kesalahan, wah... terlalu banyak.. bahkan terkadang emosi yang sering membuat kita menjadi over trades, padahal margin yang kita miliki tidak mampu menahan pergerakan harga...
kita harus berhati-hati dengan hal itu, dan banyak trader yang MC karena masalah itu, termasuk saya hahahhahahaa...! Mungkin, ya mungkin ...:manajemen uang, disiplin, konsisten dengan target, dan tidak serakah bisa menghindari/meminimalisir kerugian anda dalam transaksi di forex.

Mungkin ...!

Demikian kiat-kiat mensikapi kesalahan dalam trading. Kita coba di akun real ECN4X, semoga Anda sukses:

DAMPAK TERBURUK TRADING FOREX

Alhamdulillahirobbil'alamin
Sampai detik ini masih bisa bernafas dan bisa berfikir sehat.. apalah artinya jika saya kehilangan nafas atau kehilangan berfikir sehat. Semoga juga Anda... aamiin.

Oh ternyata belum cukup..! Kita juga harus bersyukur atas nikmat-nikmat Allah yang lain. Nikmat Islam nikmat iman (bagi orang muslim -karena saya ini muslim). Tidak ada nikmat Tuhan yang bisa didustakan. Bener kan?

Nah, apapun penyebab yang menjauhkan kita dari bersyukur harus introspeksi diri. Lalu bagaimana Anda seorang trader? Sudahkah bersyukur? Ini persoalannya..! Kembali kepada pribadi masing-masing.

Sayang banget, jika profesi menjadi trader malah menjadikan jauh dan semakin jauh dari Tuhan. Hemmm......! Repot lagi lebih dekat dengan chart..dibanding dengan Tuhan. Terlebih jika sedang terjadi floating minus hebat..! Waktunya menghadap Tuhan pun diabaikan..! astaghfirullah ...! Lebih parah lagi, jika saatnya profit tetap melupakan Tuhan dan jika loss atau rugi malah memaki-maki Tuhan.

Bisnis forex yang katanya the best business, jika mengakibatkan terpuruknya keimanan kita, apalah artinya 'profit' buat kita? Apanya yang salah: forex atau kita. Nah, tentu kita harus berfikir bijak dan kita pasti mengetahui jawabannya.

Kalau bicara global, apapun...., tidak cuma soal bisnis forex. Segala yang melemahkan keimanan kita sepertinya perlu diwaspadai; bukan sih untuk dijauhi tetapi menjadikan kita lebih waspada lagi; dan berupaya kuat agar keimanan kita tetap terjaga, entah sedang menekuni bidang apapun.

Tulisan ini sih sekedar mengingatkan pribadi saya, menegur pribadi saya... karena ternyata memang banyak dampak dari  bisnis trading forex ini. Ya, bisa mengenai siapapun. Salah satu dampak terburuk ya; berpotensi semakin jauh dari Tuhan. Kan sayang jika tidak diingatkan atau tidak mengingatkan diri sendiri. Sudah tradingnya hancur, iman kita ikut hancur ...! astaghfirullah ...!

Beruntunglah, jika Anda masih kuat dalam keimanan dan ketaqwaan. Insya Allah ..!


Hidup ini penuh ujian ...! Profit atau rugi, juga bagian dari ujian Tuhan. Beruntung mereka yang selamat dan lolos dari berbagai ujian dalam hidup ini. Profit atau loss, tetap saja menggantungkan hidup kepada Allah, tidak mempengaruhi hubungan yang telah terjalin dengan Tuhannya. Bukan: semakin jauh...; profit ya melupakan 'Yang memberi rizki' jika rugi ya  melupakan 'Yang memberi ujian dan cobaan'.  Semoga kita dijauhkan dari watak-watak seperti ini.. aamiin.

Kesenangan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita jauh dari Tuhan ....!
Kenikmatan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita meninggalkan syukur kepada Tuhan...!
Keasyikan menjadi trader, jangan sampai menjadikan kita menjauhkan keimanan kepada Tuhan..!

Ketidakberhasilan menjadi trader sukses, jangan menjadikan kita menyalahkan takdir Tuhan..!
Keterpurukan menjadi trader, jangan sampai mengganggu hubungan kedekatan kita dengan Tuhan..!

Yang setuju, komentar deh ...!

Saturday, June 22, 2013

CARA SEDERHANA MENGATASI GANGGUAN PSIKOLOGI TRADING

SELAMAT MENIKMATI WEEKEND!

Ya, sudah sepantasnya hasil trading Anda nikmati..! Sudah punya jadwal WD kan? Seminggu berapa kali jadwal WD Anda? atau memiliki kriteria khusus buat WD Anda? Oh.. terserah Bro'...! Jika itu menjadi pilihan yang terbaik.

Jika trader sudah melewati satu tahun lebih, memang seharusnya bukan lagi mikir tentang 'cara' tetapi  orientasi sudah kepada 'hasil'. Kecuali jika ingin merenovasi 'cara', sah-sah saja. Anggap saja seperti merenovasi rumah. Metode penyegaran..hehehe.

Tetapi jika menjadi trader sudah lebih dari satu tahun, tapi berkutat pada 'cara' terus... ya, seperti membangun rumah belum jadi-jadi. Kalau belum satu tahun bolehlah dimaklumi, meski sebenarnya tidak boleh begitu. Jika sudah memiliki yang  mantap atau keyakinan yang kuat bahwa 'cara' itu sudah terbaik, ya syukur.. tinggal pemantapan psikologis saja. Karena perkara ini yang sulit. Bahkan oleh trader senior sekalipun.

Maka sebenarnya ada kalimat yang aku sukai, kita pun sering menyadari, "Jika  set up sudah ada tinggal dijalankan saja, tanpa campur tangan psikologis kita".

Tetapi mampukah kita? Mampukah menutup chart setelah ada set up SL dan TP? Karena hambatan psikologis yang umum adalah akan menggeser SL dan meng-cut profit sebelum TP. Ini akan dilakukan karena ketidakmampuan psikologis kita karena tidak ada kemampuan menutup chart. Kita masih tidak percaya dengan set up kita sendiri. Itu salah satu contoh saja... Jika dikembangkan pun akan melebar persoalan ini. Terlalu sulit trader untuk menjauh sedikit dari chart. Maunya selalu didekatnya always. Padahal sebenarnnya, itu  trading tidak sehat. Menurutku sih.... menurut Anda, beda ya boleh-boleh saja.. mungkin psikologis Anda telah matang dalam hal ini.

Ya, karena menurutku selama ini yang menghambat profit, bukan karena buruknya sistem, atau jeleknya penggunaan MM kita, malah justru di psikologis kita sendiri. Ini berdasarkan pengalaman. Ya, terlalu berat memang. Karena ibarat 'ingin menaklukan diri sendiri. Tapi kalau ingin berhasil, kan harus  ada usaha untuk selalu ikhtiar lebih baik lagi agar bisa profit maksimal. Cara sederhana untuk mengatasi gangguan psikologi trading ini ya, sedikit tidak selalu berinteraksi dengan chart. Toh, set up sudah di seting sedemikian rupa.

Gitu kalee yaaaa....! Met Weekend Bro..!


Monday, June 17, 2013

TRADER KUNTILANAK


“Berapa banyak duit yang telah kamu hilangkan di forex, Hihihihiiii... ?” tanya Kuntilanak yang lagi ngintip orang trading. Kebetulan malam jum'at kliwon.

“Kabuuuuuuurrrr!” Trader lari terbirit-birit. "Takuuuut...!"

“Hahahaha...  baru ditanya soal loss sudah lari terbirit-birit , belum aku tanya, ‘hutangmu menjadi berapa gara-gara forex, ... Huft!” Kuntilanak bergumam sendiri sambil ikut ngacir ke kuburan.
...................
Waktu berlalu, dan si Trader ini bertemu dengan trader lainnya dalam suatu acara “Share Berbagai Sistem”.  “Kang, semalem aku  ketemu Kuntilanak menyeramkan, dan dia tanya aku telah loss berapa di forex.  Sialan dah tuh Kuntilanak, turut campur urusan gue.”

“Emang berapa kamu loss, koq kamu  sense begitu?” tanya rekannya.

“Gak banyak sih, modalku sedikit untuk trading... tetapi memang sering loss. Jadi ya... lama-lama habis banyak juga hehehe...! Kenapa ya Kang, mencari profit koq rasanya sulit amat. Padahal saya merasa sistem saya sudah bagus. Saya pun menggunakan MM dengan baik. Psikologi saya juga sudah lumayan.”

“Hihihihihihi.... hihihihii.....!” Tiba-tiba ada suara aneh dan lampu mati tiba-tiba... “Rupanya disini kamu trader penakut, hihihihihiii....” Kuntilanak yang ditemui si Trader semalam hadir lagi.

“Ampuun Kuntilanak... mengapa loe ganggu aku terus sih? Apa urusanmu dengan trader?” Si Trader gemetaran...

“Hihihihihihi... saya ini trader yang mati bunuh diri, hihihihhihihihi...!” jawab Kuntilanak lagi.
“Mengapa kamu bunuh diri?” tanya seseorang yang ikut kongkow-kongkow disitu.

“Sebenarnya aku menyesal telah bunuh diri, sangat menyakitkan...! Aku kira, beban menjadi trader akan hilang dengan bunuh diri malah aku menjadi kuntilanak  hihihihihihiiii...!”

“Apa masalahmu?”

“Hihihiihihiii.... Aku menjadi trader beberapa tahun, aku loss terus... sementara aku pengangguran. Niat menjadi trader agar aku bisa bangkit ekonomi keluarga malah tambah semakin terpuruk. Kemudian aku tidak bisa deposit lagi, sehingga hari-hari aku trading di akun demo. Mau merintis usaha lain, bingung...hihihihihiii..! Suatu malam saat aku lagi trading, demo tentunya... aku pingin ngopi ternyata malam itu kopinya habis,  eh koq ya aku lihat botol baygon. Lalu aku campur gula dan aku minum deh.. hihihihihi.. hix hix hix hix....!”  jawab Kuntilanak sambil tersedu-sedu.

“Whuahahahahahhaa....! Loe itu Kuntilanak gemblung ya, whuahahahahahaa...!” kata si Trader.
 Keliatannya rasa takutnya sudah hilang...

“Hihihihiiiii.. Emang Cuma aku yang gemblung! Kamu  tuh juga trader gemblung..! Kamu trading, saat profit gak mau di WD! Maunya biar ‘genap sekian..’. Hihihihihihiiii....! Coba contoh tukang macul, dia dipekerjakan oleh majikan untuk kerja seminggu, di hari pertama dia sudah ambil bayaran kerja untuk seminggunya. Lunas...! Kamu malah menunda-nunda bayaran, seolah kamu gak butuh dibayar! Padahal kamu tuh butuh untuk keperluan hidupmu. Kayak wong gemblung ae.....Hihihihihihiiiiii....!”  kata Kuntilanak kali ini benar-benar menohok perasaan si Trader. Kuntilanak malah joged-joged kayak gak punya dosa.

“Kurangajar kamu ya!” si Trader mencak-mencak.. sambil berdiri ..!

“Sabar Kang, ambil hikmahnya..!”  kata rekannya sambil menepuk bahunya.

“Hihihihihihiiii....! Bakul sayur saja jualan ada hasilnya, kamu trading mana hasilnya weeek..! 

Hihiihihihihi.!” Kuntilanak terus saja nyerocos ngomel-ngomel kepada si Trader..! 

“Loe aja loss terus Kuntilanak, sampai kamu bunuh diri..! Ngapain urusan sama gue..!” kata si Trader selanjutnya.

“Hihihihihihiiii... Lho aku kan bilang menyesal, mau benerin cara tradingku, tapi aku sudah terlanjur mati.  Hihihihihiiii...! jawab Kuntilanak tidak mau kalah.

“Apa yang kamu lakukan jika masih hidup, Kuntilanak gemblung?” tanya si Trader.

“Hihihihihihiiii...! Saya akan bongkar total mindset saya trading. Saya benerin bahwa saya tidak boleh kalah sama tukang  sayur atau si tukang macul itu..! Apapun ilmu untuk mendapatkan profit aku cari dan aku praktekkan sekuat tenagaku. Rata-rata trader kan lemah dalam ‘mempraktekkan’. Praktek adalah tugas berat..! Rata-rata trader kan  seperti anak sekolah yang senengnya jika berangkat sama pulang doang, hihihihihihihihihiii....! Jadi ketika ulangan, tetep saja nilainya ‘ndol’ hihihihihiiiiii.....!”

“Kedua?” tanya si Trader.

“Kedua, saya akan  taati rule-rule nya...  Menjauhkan kata hati,perasaan yang bisa salah. Lebih baik aku salah tetapi karena taat dengan rule trading saya, bukan karena menuruti  bisikan kata hati ‘kayaknya mau naik...sepertinya mau turun’. Trading bukan seperti pola pikir ‘judi’ yang tugasnya mengedepankan ‘meramal’. Trading itu mengedepankan taat rule daripada meramal, Sesuai sistem yang dipakai. Hihihihihi...!

“Ketiga?” tanya si Trader lagi.

“Ketiga, jadilah trader yang ikhlas.. Keberkahan itu munculnya dari  keikhlasan hati...! Profit atau loss itu biasa, dan ikhlas menjadikan kesempurnaan rejeki. Hihihihiiiii....!”

“Hemmm.... Sepertinya koq ini bukan kuntilanak asli ya?” bisik rekannya di dekat telinga si Trader. 

“Kita tangkap yuk..!”

“Kreeeep..!” Kuntilanak di tangkap..! Dibuka pocongnya..!

“Hadeeeuuuuuh...! Ternyata  Kiageng Ranggalawe ...!!! Whuahahahahhahahahahahahaaa...!

Si Trader yang terakhir di ketahui bernama Jololodong bodong dan rekannya Tuyul Fx melompong, lalu terkekeh-kekeh “wekekekekekekekekekekekkeee...!” Sementara BintangFx yang tugasnya matiin lampu baru nongol setelah lampunya dihidupkan..!

Pembacapun kecele ..! Bergumam, “kerjaannya  Trader ......!”

“Whuahahahahhahahahaaa....!”

Ya, jika ingin mengetahui keberadaan kuntilanak di malam jum'at kliwon, hubungi kantor pos terdekat...!Jika mau buat akun, hubungi saya: Tinggal pilih:




Good Luck..!

Saturday, April 20, 2013

HARGA YANG HARUS DIBAYAR



Apakah strategimu? Bagaimana gayamu dalam trading?  Ya, semua mengandung kelebihan dan kelemahan. Ini yang harus disadari, sehingga peluang untuk loss itu ada.  Kecuali kalau  kamu menganggap bahwa sistem kamu telah sempurna. Saya katakan, itu untuk saat ini, belum tentu besok..!

Jika Anda type follow the trend : Anda akan stress ketika kamu baru memasuki ujung trend  dan kamu follow terus... kecemplung jurang, itu yang akan terjadi. Harga berbalik dan terjadi trending dengan OP kebalikan. Jika Anda  melakukan averaging, maka akan semakin menipiskan margin  kamu. Apakah kamu orang yang sok tahu ujung trend, sehingga kamu bisa menghindar setiap saat bertemu? Ouuwh, itu  kebetulan. Whuakakaakaakkaa...  Solusinya adalah pemakaian SL  atau penggunaan MM yang ketat.  Anda akan pada posisi aman. Tetapi apakah itu sudah aman sekali? Oouuwh tidak! Karena saya juga tidak yakin, apakah Anda tahu itu trend. Setiap orang memahami trend secara berbeda tergantung dari sudut mana dia bicara. Dari time frame yang dia lihat? Atau dari indikator tertentu? Atau dari trendline? Atau dari pemahaman mereka sendiri tentang itu. Setiap  trader ditanya  tentang trend kamu akan mendapatkan jawaban yang berbeda. Mengapa? Karena tidak ada kurikulum acuan yang pasti untuk menjawab trend.  Kamu akan stress dibuatnya; apalagi kalau semua jawaban itu meyakinkan kamu. Maka stressmu semakin meningkat...! Jika ada master yang mengatakan trend up trend down, wokey gak masalah. Begitu diikuti, kamu OP sesuai arah tadi, mengapa kamu floating minus berkepanjangan bahkan  mencapai titik kritis?  Lalu apa sesungguhnya trend itu? Tidak ada masalah dengan semua definisi trend...  Ikuti saja mana yang kamu yakini. Tetapi persoalannya adalah ketika tidak ada jawaban yang pasti tentang ujung trend.  Persoalan sesungguhnya baru dimulai. Padahal, siapa yang sesungguhnya tahu posisi ujung trend?  Ya, tidak ada yang tahu..! Kalau semua orang tahu, semua  orang bakalan menjadi trader. Sesuatu yang tidak mungkin menyalahi sunatullah.  Karena gak mungkin semua orang kaya raya.. whuakaakakakaa.... Ya, bagi saya semua tahu trader itu paham trend, wong diliat pake mata telanjang itu bisa mengatakan lagi up atau lagi down.  Tapi dimana yang pasti akan berhenti dan berbalik? Ini yang sulit, dan kebanyakan alasan inilah yang membuat trader itu loss bahkan MC.

Jika anda type counter trend, oowh sama saja... ! Kamu sudah menganggap itu ujung trend ternyata trend masih berlanjut. Dan masih 1000 pips lagi padahal kamu sudah melakukan averaging dan itu artinya margin juga akan semakin menipis. Suatu saat, bisa bertemu dengan kondisi akun yang kritis. Solusinya, masih sama: SL dan MM yang ketat. Artinya, kamu membutuhkan  suatu mental untuk memutuskan  dalam kondisi  tertentu kamu akan cut loss. Jika memang itu harus dilakukan. Kalau kamu menginginkan tidak MC akun kamu.  Jika tidak mau, ya ada harga yang harus dibayar.
Maaf, aku hanya bicara yang realistis dan gak muluk-muluk tentang trading. Karena pada akhirnya kesimpulan tentang trading forex : sulit untuk profit.

Tapi apakah tidak bisa profit? Ya bisa.. banyak juga yang profit dan WD secara kontinyu ? Siapa mereka...? Mereka adalah orang yang  mampu menerapkan MM secara baik, tidak suka eman-eman tetapi lebih menitikberatkan pada “keamanan ” akun. Jarang yang bisa seperti itu.. karena  hubungannya dengan psikologis trader yang matang. Dan ini pun juga sulit.

Maka menurut saya,  jangan hina orang yang lagi loss bahkan MC. Kasihan, karena trading yang profit itu sulit. Itupun bisa terjadi pada kamu. Jangan menganggap kamu ini dewa market; sistem kamu yang lebih hebat, duit kamu yang lebih banyak, profit kamu yang telah konsisten... Ingat, trading itu setiap hari pasar aktif. Ancaman loss dan MC itu bukan yang pada hari-hari yang telah berjalan, tetapi pada hari ini; mungkin nanti sore, nanti malam, esok hari, lusa.. minggu depan... bulan depan, dan seterusnya. Apakah kondisi psikologi seseorang akan  selamanya stabil? Apakah kehidupan seorang trader itu tidak pernah ada masalah? Kalau dia memiliki masalah; apakah dia bisa trading dengan baik? Atau apakah dia bisa berhenti trading padahal kebutuhannya cukup karena selama ini dari hasil trading?

Bagi saya adalah; tidak ada trader yang bisa dikatakan hebat, selama dia masih trading. Karena kehebatannya masih diuji setiap hari  saat dia trading.  Its not yet game over! 

Maka tidak perlu mendewa-dewakan master Anda, terlebih diri Anda sendiri.  Apapun sistemnya, karena ujung-ujungnya kamu akan kecewa...! Apalagi di gosip kepada  temen-temen; bahwa si Anu loss, padahal master.  Master koq loss,master koq punya hutang... dll.  Coba perhatikan, apalah arti seorang master menghadapi bisnisnya. Perusahaan listrik Negara Indonesia saja punya hutang?  Seringkali PLN juga mematikan diwilayah tertentu yang artinya mereka sedang floating negatif? Amerika Serikat negara adidaya saja punya hutang? Amerika menghadapi ancaman teroris juga klepek-klepek? Apalagi seorang trader.  Ancamannya lebih besar dibanding ancaman teroris. Kalau teroris sih, ancamannya mati, nyawa melayang. Selesai urusan. Jika trader; ancamannya adalah kemiskinan dan dia masih hidup dengan tekanan batin yang luar biasa, setiap saat!

Banyak kasus yang telah saya alami sepanjang pengalaman trading saya, dan itu mengerikan. Alhamdulillah, saya masih bisa bertahan. Karena aku siap dengan risiko, berani menghadapi risiko dan aku pantang menyerah. Mencoba bertahan dengan semua keterbatasan dan terus bergerak maju.
Banyak banget persoalan trader yang tidak terungkap secara jujur disitus-situs forex.  Aku lebih sering melihat situs-situs forex bicara tentang strategi, tentang MM, tentang psikologi, tentang analisa..  Tetapi jarang yang saya temui  persoalan “kejujuran” tentang forex. 

Mereka jarang membahas sesuatu yang nyata dan keadaan sebenarnya tentang forex dan pernak-perniknya; “apa yang sedang terjadi pada para trader?”  Tetapi tidak masalah, mereka sudah andil besar untuk mencerdaskan para trader, saya  salut.

Dunia forex diramekan lagi dengan investasi, dijanjikan profit bombastis dan spektakuler. Tetapi itu janji. Banyak orang mencari duit dengan memberi janji.  Padahal realitanya; profit yang sedang-sedang saja ancamannya adalah loss dan MC.  Ingat, kalau masalah profit; kita boleh bicara 5 %, 10 % bahkan 1000 %, tetapi untuk risiko, hanya satu kata: 100 %.

Banyak kasus sesungguhnya, diantaranya masyarakat yang tidak memahami forex tetapi telah investasi di forex.  Kalau kita sebagai trader, wokey siap menjalankan amanah para investor. Siapapun mereka; mengenal forex atau tidak mengenal forex.  Tetapi pada akhirnya; ada masalah muncul dikemudian hari, ketika trader loss mengerjakan akun-akun investornya.  Bagi sebagian investor mengerti risiko itu dan tentu tidak menimbulkan masalah. Tetapi yang sebagian lagi; Jika tidak urusan dengan risiko, maka mereka akan mengejar sampai ke lubang semut kemana trader itu lari. Bahkan dalam kasus yang pernah terjadi , saya dulu pernah alami sendiri: pada saat awal diperjanjian : investor  mengerti risiko, tidak akan meminta pertanggungjawaban trader ketika loss dalam investasi. Namun, begitu itu terjadi dan investor di kejar  setoran bank, maka  investor akan mengejar trader menuntut pertanggungjawaban. 

Ini salah satu pernak-pernik dunia investasi. 

Saya juga banyak bertemu dengan trader-trader baik hati dan mereka menangani investasi. Mereka tidak ada perjanjian yang jelas dengan investornya masalah risiko. Begitu loss, trader ini memberikan “profit” kepada investornya, yang sebenarnya bukan “profit”, mungkin  hutang sana sini, jual barang yang dia miliki dll. 

Entahlah apa hikmah semua ini buat kamu para trader Indonesia yang aku banggakan...!
Saya hanya berharap, kamu muter dana fresh... untuk akun kamu.  Jika ada duit investasi, pastikan lagi tentang risiko dengan investor kamu itu.  Jika dia akan mengejarmu ketika loss, kembalikan  uangnya...! Puterlah duit  fresh sendiri meski Cuma $20. Bersabarlah...!

Jangan menantang risiko karena kemampuanmu yang selama ini hebat... meski aku percaya, kamu selama ini bisa.  Namun beda kondisinya dengan dana orang lain, dan jumlah yang diputer dari investasi itu juga bisa mempengaruhi trading kamu. 

Jangan biarkan kamu “jatuh”!  

Jika  apa yang saya omongkan ini tidak penting, atau kamu tidak percaya.. abaikan saja.
Bahkan Kamu boleh mengatakan saya  bulshit, tetapi saya puas, karena saya sudah  jujur tentang forex. 

Saya Trader

Monday, April 15, 2013

YANG TERLUPAKAN..!



Yang terlupakan..!

Sabar itu sulit... tapi jika Anda bisa, sabar itu dibayar..!

Selalu mengingat usaha konvensional, ini penting. Ingat para penjual bakso.. mereka mikirnya ya: gimana yang penting profit,sedikit pun gak masalah...! Kemudian hari demi hari, waktu demi waktu profitnya berkembang dan bisa dinikmati kondisi tetap untung dan tidak rugi. 

Apapun bisnisnya, diawal anda melangkah usahakan  selalu menghitung titik impas, BEP. Jadi ada bayangan; kalau di forex, jika sampai titik sekian, saya akan pada posisi BEP nih,wah, saya mau mencari 10 point dari BEP saja profitnya.  Oh, jadi segini thow.. equity akun sudah bertambah, berarti saya sudah profit dan cukup profit ini. Ya, maksud saya adalah fokus equity. Selama ini kita fokusnya pada floating negatif. Maka pikirannya, menunggu menjadi positif saja deh... Nah, mulai menggunakan strategi “pasrah”. Coba kalau fokusnya equity, kemarin akun equity sekian, sekarang sudah bertambah menjadi sekian, buat beli kebutuhan keluarga cukup, sekarang sedang transaksi dan diposisi ragu-ragu dan sangat tidak yakin kalau mau profit. Ya, lebih baik amankan equity Anda...  artinya, trader pun  perlu mikir BEP, mikir bagaimana bersyukur atas profit yang kita terima...! Akhirnya bisa WD..!

Apakah gampang? Tidak..! Kalau gampang ngapain perlu saya tulis. Tulisan ini selalu untuk mengingatkanku... mengingatkan para sahabat trader...dimanapun berada. 

Yang terlupakan...!
Bagi saya sih sudah tidak mikir prosentase profit yang besar... sebagai target harian, tetapi lebih baik fokus kita terhadap sinyal; jika tidak ada sinyal yang dianggap bagus, ya tidak perlu transaksi dan hari itu tidak trading. Tidak ada target hari itu. Pokoknya yang penting akumulasi profit pada akhir bulan, ini acuannya... gak peduli mau berapa %, tetapi Anda sudah melakukan yang terbaik, tidak muluk-muluk dan realistis. 

Bagaimana kalau rugi..? Usahakan sih tidak rugi, karena pada dasarnya kerugian di forex itu, karena mau mencari “lebih dan lebih” Kurang joss kalau tidak profit 100 % atau lebih.  Dalam bayangan saya, jika setiap trader mau bersyukur dengan pencapaian 10-20 %, kemungkinan sih masih aman. Ya, masih mungkin sih... tergantung keahlian masing-masing pribadi trader. 

Sebenarnya kan persoalan yang menghambat terbesar adalah tanggungan beban hidup trader. INI momok utama seorang trader..!  Pada akhirnya membuat langkah yang keliru... Beban dipundak besar; meliputi hutang-hutang atau beban ekonomi keluarga dan sebagainya.  Sementara modal yang dipunyai adalah pas-pasan, kemudian memberanikan diri terjun di forex, hasil akhir ya tambah terpuruk. Mengapa? Ya, karena pola pikirnya jadi terbalik...: Harusnya berfikir ” kebutuhanku sekian, karena trading realistis yang profitable itu  Cuma mendapatkan 10-20 %, maka modalku harus sekian...!”  Yang terjadi  kan tidak begitu temen-temen kita ini: “Hitung modalnya dulu, dipaksa untuk mencukupi kebutuhan termasuk beban keuangan dll..!” 

Saya kira itu penting, lebih penting dari sistem trading seorang trader.  Trader itu sudah punya sistem sendiri, gak perlu ditambahi mumet dengan sistem yang kita ciptakan. Kecuali mereka belum tahu apa-apa tentang sistem, its OK..!  Arahkan untuk menyempurnakan sistemnya sendiri saja... kan tidak ada sistem yang jelek. Masalahnya kan buka sistemnya, tetapi orangnya..yang bermasalah..!

Jika ada pertemuan trader, baiknya untuk saling evaluasi bersama; tentang sistem boleh saja asal audiens memiliki sistem yang sama, tapi bukan untuk berbagi sistem masing-masing; si Naya presentasi sistem ini, nanti gantian si Suta presentasi sistem yang lain... Bukan tidak boleh, tapi  buat apa? Kan lebih baik buat fokus yang lebih penting. Ini menurut saya, kalau menurut Anda itu bagus, ya silahkan... saya tidak ada masalah...! Karena pada akhirnya, jika pilah pilih sistem padahal di dalam sistem itu selalu ada: jika maka jika maka.. yang tidak pernah selesai.  Kalau mau mendalami sistem, itu bagus.. tetapi  pelajari tentang ilmu yang mendukung penyempurnaan sistemnya. Setelah dari sisi sistem beres, mulailah ke MM. Saling ingat mengingatkan kalau masalah ini, soalnya trader sudah paham semua, ya “paham tapi lupa jika sedang menghadapi chart”. Jadi perlu diingatkan dan dibahas. Kemudian masalah berikutnya adalah masalah psikologi, ini kaitannya dengan faktor kejiwaan trader. Dan ada kaitannya dengan penggunaan MM dan penerapannya ke dalam sistem. 

Oke, sudah dulu ya... nanti malah ngelantur kemana-mana..!

Sampai-sampai saya melupakan makan nih.. makan dulu aaaaah...!

Friday, April 12, 2013

THE SILENCE TRADER

Ini tentang curhat, just curhat.. hehehe

Beberapa tahun lalu, saya banyak berkawan dengan para trader, banyak sekali.... dari ujung ke ujung di kota kecilku banyak trader. Sekarang entah mengapa, saya kehilangan mereka.. Dalam hati "mungkin sudah sukses semua" atau "kolaps semua". Hemm... alhamdulillah, tidak! Banyak kawan-kawan lama yang masih eksis juga dan sering bertemu. Mereka juga merasakan hal yang sama: kehilangan. Kemana mereka?

Sebagian informasi yang saya dapatkan, mereka meninggalkan forex dan sudah menggantung laptopnya di langit-langit kenangannya, ada lagi mereka yang hanya memiliki semangat tetapi sudah tidak memiliki modal buat deposit, ada juga yang masih eksis sampai sekarang tetapi  tetap saja modalkan kecil, gak nambah-nambah sekedar buat pelipur lara masa lalu. Hemmm... ! Itu kisah kawan-kawan yang tidak muncul dipermukaan dunia perforexan.  Namun, tidak menutup kemungkinan juga, ada yang sukses dari tradingnya tetapi menjadi "silence trader". Siapa tahu?

Saya dan kawan-kawan yang masih eksis sekarang ini jika bertemu ya  sering "tukar kawruh" tentang dunia trading yang penuh liku-liku..! Banyak kisah memilukan dan kepedihan seorang trader. Bahkan masih banyak yang belum terungkap, karena saat ini mungkin mereka belum "merasa sukses". Diungkap hanya bikin ngenes saja hix hix hix hix...Mereka menganggap diri seorang  "The Silence trader", ungkapan yang tepat bagi diri mereka sendiri dan mereka nyaman dengan julukan yang "sangar" itu.  Tetapi "the silence trader" yang kesepian... yang belum bisa profit konsisten... yang malu untuk bertanya... yang malu untuk terangkat namanya... !

Alangkah manis jika "the silence trader" karena kesuksesan yang disembunyikan... bukan karena "malu" muncul dipermukaan atas kegagalan dimasa lalu. Semua orang memiliki masa lalu... Semua orang memiliki sejarah..!

Jauhkan gengsi, setiap manusia apapun profesinya berhak untuk sukses, apapun kondisinya sekarang..! Jadilah "the silence trader" yang sedang menyusun kekuatan baru untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik. Anggap saja sedang menjadi pecundang yang sedang menyusun kekuatan untuk bersiap menghadapi pertempuran selanjutnya...!

Khusus "the silence trader" yang  sukses sesungguhnya, bantu teman-teman kita ini untuk bangkit dan kembali bersemangat hadapi kenyataan hidup..! Jangan menjadi trader jin yang justru memanfaatkan kelemahan mereka..!

Forex itu indah...

Siapapun bisa merasakan keindahan forex, jika sudah pada tataran konsisten dalam profit. Anda yang telah gagal, hanya butuh langkah-langkah kecil untuk meniti jalan ini; jalan yang tidak perlu berliku-liku dn terjal. Cukup pelajari cara-cara yang sederhana untuk sukses. Jauhkan kesombongan dan idealisme yang tinggi. Just do it! Temuilah orang-orang yang tepat, yang Anda percaya bisa membangkitkan kepercayaan diri Anda..! Tekunilah, hilang di forex, kembalikan melalui forex..!

Tetap semangat..dan sambut forex bukan sebagai momok yang menakutkan, tetapi sebagai bisnis yang tepat untuk mengembalikan semua yang telah hilang, cuma langkah-langkah yang diambil tidak boleh salah meski  secara kebetulan..!

Tugas berat tetapi tidak ada yang tidak mungkin di  forex. Saya meyakini itu, akhirnya saya kembalikan kepada pribadi masing-masing..! Karena saya tidak berhak mengatur Anda dan mengubah Anda...!

Lihatlah foto yang saya pampang diatas, mereka tersenyum dan bangga sebagai trader..!

Saya Trader