Trading forex itu sangat sulit karena butuh kesabaran yang tinggi untuk memperoleh penghasilan yang baik, betapa banyak trader forex di indonesia bangkrut karena salah set dlm mindset dan akhirnya loss, seorang trader yang telah sukses pastinya pernah mengalami beberapa kali MC. jadi jangan percaya iklan yang menginfokan kepada anda bahwa forex itu mudah. Kalau mudah, saya sendiri gak perlu hancur dan miskin krn forex...
Kalau saya bilang forex itu mudah adalah klik klik buy sell nya... wkwkwkwkwwkwka
Okey, itu hanya intermezo ... baca baik-baik ..
.....
Tetapi Berdasarkan pengalaman, sebenarnya banyak faktor untuk berhasil maupun hancur di forex .
Jika kita gak bisa menaklukan diri sendiri. Psikologis kita terganggu dalam melakukan aktifitas trading, tentu akan merasakan hasil yg berbeda .dibanding yg psikologinya mateng...Karena kesulitan lebih banyak faktor dr dalam diri kita... Dan inilah yang sulit... Jika dipaksakan trading live.. pun hasilnya sulit untuk profit... Jadi tingkat "sulit" pun karena ada sebab musababnya...
Karena kenyataannya, Mereka yang menguasai Strategi yang benar dan Money Management yang Baik serta PSYCHOLOGY yang baik! … MEREKA BERHASIL DAN BERSEDIA MENGATAKAN FOREX ITU MUDAH..!
Entahlah...
Aku hanya menyimpulkan bahwa jika kita belajar dg tekun... dan setelah itu kita sdh punya sistem bagus dn teruji, money management juga bagus, sangat terukur dan tidak ada unsur-2 serakah... Kemudian secara pribadi, modal yg dipake pun "fresh" ... tentu akan mengatakan bahwa forex itu mudah .... Dan inilah yang saya tidak miliki saat-saat aku sendiri hancur....!
1. Saya untuk modal tidak fresh, artinya duit bank... yg tentu ada beban di belakang... memaksakan trading harus mencapai target tertentu ..; ini juga mempengaruhi sulitnya trading.
2.Saya belum memiliki sistem teruji, karena tidak sabar harus segera trading live... So pasti saya jadi males untuk menguji sistem trading di akun demo..> ini juga mempengarui sulitnya trading karena ternyata tidak sesuai bayangan... loss demi loss terjadi... Sementara beban bank semakin menjadi ancaman... apalagi sampai didatangi dept kolektor... padahal belum profit.... akhirnya meneruskan kesalahan berikutnya.. yang ke-3
3. Money management kacau
Psikologis sdh kena! Akhirnya berlanjut kekalutan pikiran.... Belum lgi masalah lain-lain... kebutuhan keluarga... kanan kiri keluarga dan tetangga pun memandang forex hanyalah bisnis yg menghancurkan... maka tambah beban lagi.. dan begitu terus berlanjut....
Kemudian dalam persoalan trading itu sendiri... Trader juga rata-rata pemalas melihat news berkenaan dengan trading... Padahal rata-rata pemula hancurnya karena faktor fundamental yg kurang dikuasai... Padahal minimal mengetahu jam-jam tertentu kapan news high impact akan di rillis.
Saya.. mungkin mewakili semua trader looser yg ada di indonesia... munngkin sedikit perbedaan... tapi intinya sama.. faktor psikologis dengan latar belakang trader yg berbeda... itu menjadi masalah besar bgi seorang trader...dan mengapa trading menjadi tetap sulit?
Ya.. karena kita ingin berpenghasilan besar dari forex dengan modal kecil..!!!
Yg memiliki modal besar, karena ingin berpenghasilan yg lebih besar lgi...
whuahahahhahaa
Atau yg sedang memiliki modal kecil, berusaha hutang agar memiliki modal yang gedhe...!
Sayangnya kemudian tradingnya tidak terkontrol..."ingin cepat kaya adalah sebuah keharusan"
Mengapa trader MC?
Biasanya krn tidak memperhitungkan risk rewardnya...
REWARD Vs Risk. Disamping itu juga Money Management yang baik tidak lepas dari penggunaan STOP LOSS. Banyak Trader Tidak Disiplin seperti : TIDAK MENGGUNAKAN STOP LOSS atau MENGGESER STOPLOSS nya semakin JAUH sehingga RISK nya semakin besar… ini money manajement yang buruk sekali. Ketika anda tidak menggunakan STOP LOSS memang RASIO WIN anda akan BESAR bahkan mungkin anda bisa trading TANPA LOSS tapi sekali LOSS 1x saja uang anda bisa AMBLAS!… Jadi STOP LOSS merupakan Salah satu Strategi Risk Manajemen yang BAIK!
Mengapa trader tidak mau menempatkan stop loss atau tidak mau cut loss?
Karena mindset trader keliru.... seolah setiap transaksi harus profit...!!! ini sungguh aku alami dan ujungnya adalah penderitaan seorang trader.
Padahal jika kita mau cut loss atas analisa kita yg salah... kita bisa mengganti profit yg lebih baik dn menutup jumlah loss-nya....
Tetapi bagaimana jika selau kena SL-nya?
Berarti sistemnya yang belum teruji sdh dipake.... Menggunakan SL pun, kalau terus-terusan kena SL juga akhirnya bangkrut...! Maka kembali kepada sistem yang dipake... dan style trading yg digunakan oleh trader itu yg perlu di renungkan kembali...
Dan Terakhir Psychology yang baik itu Seperti apa ? Tidak menggunakan EMOSI Sama sekali di Dunia FOREX. :) ….. tidak ada emosi TAKUT, DENDAM, MARAH, dan emosi negatif lainnya.
Anda cukup ikuti SISTEM yang ada, jika syarat terpenuhi misalkan ada pola sell maka ya lakukan order. Ketika Loss maka tidak DENDAM dengan pasang LAWAN ARAH, tapi santai saja dulu dan menunggu signal berikutnya..
Apakah ini sulit? Jika anda berlatih tekun, insya Allah kesulitan akan teratasi dan berbalik menjadi kemudahan.. Bukankah bersama kesulitan ada kemudahan...?
Sistem yang Benar + Money Management yang Baik + Psyhology yang Baik = Trader Sukses!…
Begitu kira-kira.... jawaban saya..!
Oke, Semoga Bermanfaat Beeeeroooowww!!!!
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
Thursday, May 3, 2012
Tuesday, April 17, 2012
Apa Kabar EURUSD dan GBPUSD 18 April 2012
EURUSD
FXstreet.com (San Francisco) - The EUR/USD pair continues to hold steady around 1.3125 ahead of the Tokyo opening, after finishing overnight trading mostly unchanged on a choppy Tuesday.
As Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com notes, risk appetite was barely enough to limit the downside in EUR/USD, “with hourly chart [showing] indicators flat around their midlines, lacking strength either side of the board,” she says.
Ms. Bednarik also says that the 4 hours chart shows a limited bullish tone, with stronger gains favored only once price pushes above resistance that converges with the 200 EMA. Should EUR/USD edge higher, resistance levels are noted at 1.3145, 1.3170 and 1.3210, while support levels lie at 1.3110, 1.3070 and 1.3030.
GBPUSD
FXstreet.com (San Francisco) - After trading a broad range between 1.5860 and 1.5968 overnight and ending the NA session at 1.5922 vs 1.5898, GBP/USD is moderately bid in Asia, last at 1.5935 from 1.5922 at the open, having traded up to 1.5940 so far.
Should the pair climb higher along with investor’s appetite for risk in the hours ahead, Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com identifies resistance levels at 1.5970, 1.6015 and 1.6060, and, support at 1.5920, 1.5880 and 1.5840. “The 1.6000 area has proven to be quite strong this year, keeping the upside limited, with a yearly high set at 1.6061, tops in case of a strong break of 1.5970 Tuesday high,” says the analyst.
FXstreet.com (San Francisco) - The EUR/USD pair continues to hold steady around 1.3125 ahead of the Tokyo opening, after finishing overnight trading mostly unchanged on a choppy Tuesday.
As Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com notes, risk appetite was barely enough to limit the downside in EUR/USD, “with hourly chart [showing] indicators flat around their midlines, lacking strength either side of the board,” she says.
Ms. Bednarik also says that the 4 hours chart shows a limited bullish tone, with stronger gains favored only once price pushes above resistance that converges with the 200 EMA. Should EUR/USD edge higher, resistance levels are noted at 1.3145, 1.3170 and 1.3210, while support levels lie at 1.3110, 1.3070 and 1.3030.
GBPUSD
FXstreet.com (San Francisco) - After trading a broad range between 1.5860 and 1.5968 overnight and ending the NA session at 1.5922 vs 1.5898, GBP/USD is moderately bid in Asia, last at 1.5935 from 1.5922 at the open, having traded up to 1.5940 so far.
Should the pair climb higher along with investor’s appetite for risk in the hours ahead, Valeria Bednarik, Chief Analyst at FXstreet.com identifies resistance levels at 1.5970, 1.6015 and 1.6060, and, support at 1.5920, 1.5880 and 1.5840. “The 1.6000 area has proven to be quite strong this year, keeping the upside limited, with a yearly high set at 1.6061, tops in case of a strong break of 1.5970 Tuesday high,” says the analyst.
Wednesday, April 11, 2012
BERSABARLAH ANAK MUDA!
Hai Trader .... Jadilah trader yg sabar dan Realistis
Anda perlu bersabar dan memiliki harapan yang realistis tentang Pasar Forex. Yang benar adalah bahwa Forex adalah pasar yang sulit, dan kecuali Anda bekerja cerdas, Anda tidak akan mencapai hasil yang konsisten jika . bersabar sj gak bisa. Anda harus memperlakukan trading Forex sebagai bisnis dan Anda perlu bersabar. Untuk menjadi seorang trader profesional Anda harus sabar beberapa waktu. mungkin investasi kan waktu dulu buat belajar.. buat demo.... kalau di demo aja belum profit.. ya jangan di akun riil.... ini namanya sabar....! hehehehe
Jangan menetapkan tujuan tidak realistis. Jika Anda melakukannya, Anda akan frustrasi ketika Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa untuk mencapainya.
Ketika anda mendefinisikan tujuan Anda dalam trading Forex, Jika Anda baru mulai di pasar Forex, mendefinisikannya sebagai tujuan mencapai keuntungan di akhir bulan. Tidak peduli apakah itu keuntungan besar atau tidak, tetapi jika Anda bisa mulai dengan keuntungan, Anda berada di jalur yang benar. Jika Anda baru mulai dan menetapkan tujuan seperti "Saya akan membuat $ 20K pada akhir bulan", Anda hanya bermimpi. Ini adalah jenis harapan yang tidak realistis yang menghancurkan sebagian besar pemula di Forex. Karena mereka menentukan tujuan yang tidak realistis, mereka mulai mengambil risiko besar.
Coba misalnya, saya modal aja 75 $.. smg akhir bulan bisa menjadi 100 $.. akan sy WD 25 $, akan sy kasihkan dulu buat guru saya... whuahahahahaha whuakakakakakakaa.....
Nanti sy puter... lgi.. kalau profit lgi menjadi 100 $ lgi.. maka akan saya WD buat beli sarung... dan peci.. mau rajin mengaji dah.. hehhehee.. aamiiiin...
INi misal tujuan yg realistis.... insya ALlah trading kita gak ngoyo.. santai dan hati2...Kalau sudah tidak realistis. Bagian terburuk adalah pada saat risiko besar menghancurkan account mereka, dan baru mereka tahu bahwa trading Forex adalah bukan peluang cepat kaya.
Sadarnya telat! whuakakaka
Kesabaran dan tujuan realistis benar-benar penting bagi seorang trader Forex. Jika anda mendefinisikan tujuan yang baik dan Anda memiliki kesabaran untuk bekerja dan meningkatkan strategi Anda, Anda berada di jalur yang benar. ..!!!
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
Anda perlu bersabar dan memiliki harapan yang realistis tentang Pasar Forex. Yang benar adalah bahwa Forex adalah pasar yang sulit, dan kecuali Anda bekerja cerdas, Anda tidak akan mencapai hasil yang konsisten jika . bersabar sj gak bisa. Anda harus memperlakukan trading Forex sebagai bisnis dan Anda perlu bersabar. Untuk menjadi seorang trader profesional Anda harus sabar beberapa waktu. mungkin investasi kan waktu dulu buat belajar.. buat demo.... kalau di demo aja belum profit.. ya jangan di akun riil.... ini namanya sabar....! hehehehe
Jangan menetapkan tujuan tidak realistis. Jika Anda melakukannya, Anda akan frustrasi ketika Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa untuk mencapainya.
Ketika anda mendefinisikan tujuan Anda dalam trading Forex, Jika Anda baru mulai di pasar Forex, mendefinisikannya sebagai tujuan mencapai keuntungan di akhir bulan. Tidak peduli apakah itu keuntungan besar atau tidak, tetapi jika Anda bisa mulai dengan keuntungan, Anda berada di jalur yang benar. Jika Anda baru mulai dan menetapkan tujuan seperti "Saya akan membuat $ 20K pada akhir bulan", Anda hanya bermimpi. Ini adalah jenis harapan yang tidak realistis yang menghancurkan sebagian besar pemula di Forex. Karena mereka menentukan tujuan yang tidak realistis, mereka mulai mengambil risiko besar.
Coba misalnya, saya modal aja 75 $.. smg akhir bulan bisa menjadi 100 $.. akan sy WD 25 $, akan sy kasihkan dulu buat guru saya... whuahahahahaha whuakakakakakakaa.....
Nanti sy puter... lgi.. kalau profit lgi menjadi 100 $ lgi.. maka akan saya WD buat beli sarung... dan peci.. mau rajin mengaji dah.. hehhehee.. aamiiiin...
INi misal tujuan yg realistis.... insya ALlah trading kita gak ngoyo.. santai dan hati2...Kalau sudah tidak realistis. Bagian terburuk adalah pada saat risiko besar menghancurkan account mereka, dan baru mereka tahu bahwa trading Forex adalah bukan peluang cepat kaya.
Sadarnya telat! whuakakaka
Kesabaran dan tujuan realistis benar-benar penting bagi seorang trader Forex. Jika anda mendefinisikan tujuan yang baik dan Anda memiliki kesabaran untuk bekerja dan meningkatkan strategi Anda, Anda berada di jalur yang benar. ..!!!
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
Wednesday, March 28, 2012
RISK MANAGEMENT DALAM FOREX
By Rezanades
Tadinya saya menyangka bila dalam Trading kita harus mendapatkan banyak posisi yang menang (winning positions ) untuk bisa menutupi jumlah loss saya dan menghasilkan profit dalam acc trading saya. Namun ternyata anggapan saya selama ini adalah salah. Sekarang dengan Risk Management yang baik, saya bisa mengalami 50% posisi rugi (loss positions ) dengan tetap menghasilkan 15% ROI atau Return On Investment.
Entry posisi yang baik harus diikuti dengan Risk Management yang baik. Seorang Trader bisa mendapatkan banyak winning positions tetapi belum tentu account tradingnya bertumbuh bila tidak dikawal oleh Risk Management yang baik.
Stop Loss dan Target Profit
Selalu memasang Stop Loss dan Target Profit secara disiplin. Yaitu merencanakan sedari awal dimana tempat Stop Loss dan Target Profit. Kemudian menahan posisi trading kita hingga mengenai salah satunya (SL atau TP ). Terkadang begitu posisi kita berjalan, emosi membuat kita untuk menggeser Stop Loss dan Target Profit kita sehingga menjadi berubah dari rencana awal. Salah satunya yang harus kita hindari adalah menggeser Stop Loss lebih besar dari rencana semula begitu harga berbalik kearah yang berlawanan dari posisi kita, hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar. Lalu menggeser Target Profit lebih besar dari rencana semula begitu harga bergerak kencang sesuai dengan arah posisi kita. Emosi karena begitu senangnya melihat posisi kita mendapat untung yang demikian cepat dan besar. Karena Target digeser tidak berdasarkan pertimbangan rational melainkan emosinal belaka dapat berakibat Target terlalu jauh untuk dicapai. Sehingga begitu harga mulai kembali jenuh akhirnya kemudian dapat berbalik kearah yang berlawanan dari posisi kita sehingga menghasilkan loss posisi.
RISK REWARD RATIO = 1:2
Prinsip Kedua dalam Risk Management kita adalah Reward dalam posisi trading kita minimal harus selalu 2 kali lipat jumlahnya dari yang kita resikokan. Atau bisa 3 kali atau 4 kali lipat dari jumlah yang kita resikokan. Inilah yang biasa disebut Risk Reward R : R = 1 : 2.
Yang disebut dengan Risk adalah jarak dari posisi entry kita dengan Stop Loss
Yang dimaksud dengan Reward adalah jarak dari posisi entry kita dengan Target Profit.
Jadi contohnya misalnya kita memasang jarak antara entry level dengan stop loss adalah 30 pips. Maka jarak antara entry level dengan Target Profit harus 60 pips (minimal )
Lalu kemudian kita harus menentukan berapa % dari jumlah acc trading kita yang hendak kita resikokan. Saya tidak pernah merisikokan lebih dari 3% dari jumlah acc saya setiap kali membuka posisi dan saya berencana untuk disiplin dalam hal ini. Namun pilihan resiko ini tergantung dari selera masing- masing trader terhadap resiko, bisa 3%, bisa 4%, atau bahkan 6%.
Namun hal yang terpenting adalah kita harus nyaman dengan jumlah resiko yang kita tentukan sendiri dan konsisten dalam menerapkannya.
Contoh :
Misalnya bila kita mempunya acc Balance sebesar $10,000 maka jumlah uang yang kita resikokan setiap kali membuka posisi adalah 10,000 x 3% = $300. Lalu misalnya kita harus mengambil 90 pips untuk memasang Stop Loss kita, maka kita harus merubah volume kita agar jumlah resiko kita tetap berjumlah $300 untuk setiap kali membuka posisi.
Jadi perhitungannya adalah :
Dengan Margin 1: 100 rata- rata untuk nilai 1 pips adalah 10 USD. Sehingga :
300 USD/ (90 X 10USD) = 0,33 . Maka kita harus memasang volume trading kita menjadi 0,33 dalam entry posisi tersebut. Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 180 pips, maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position.
*)Harap dicatat bahwa setiap pair memiliki nilai pips yang berbeda- beda. Saya hanya mengambil rata- ratanya saja bila 1 pips = 10 USD.
Bila kita memerlukan jumlah stop loss yang lebih besar misalnya 150 pips, maka perhitungannya adalah :
300 USD/(150 X 10 USD) = 0,2. Maka volume yang harus kita ambil adalah 0,2. Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 300 pips, maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position. Walaupun jumlah pips dalam stop loss yang kita ambil bisa berubah- ubah.
Jadi apabila dengan Risk VS Reward (1:2) = 300 USD : 600 USD saya andaikan melakukan 10 kali transaksi dan 50% dari 10 transaksi tersebut saya mengalami Loss positions. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
TOTAL LOSS : -1500
TOTAL PROFIT : 3000
TOTAL ROI : 1500 or 15% from USD 10,000 Balance
Dari perhitungan diatas kita dapat melihat bahwa walaupun setengah dari total transaksi saya mengalami kekalahan saya masih tetap mendapatkan keuntungan. Hal ini juga berarti adalah saya tidak mesti selalu benar dalam melakukan prediksi dan analysis, saya dapat memanage probabilitas saya untuk terus mendapatkan kemenangan walaupun setengah dari total posisi yang saya ambil mengalami kekalahan. Sebagaimana layaknya manusia normal yang tidak bisa meramal maka trading tidak mesti membuat forecasting (meramal ) yang selalu jitu tetapi bagaimana cara kita memanage probabilitas.
Bahkan walaupun 60% dari total transaksi saya mengalami kekalahan atau Loss positions saya masih tetap bisa mendapatkan keuntungan. Dengan demikian saya mengetahui bahwa dengan manajemen resiko ini probabilitas saya untuk mendapatkan kemenangan begitu besar dari seluruh total transaksi saya.
Strategy ini juga membuat saya merasa nyaman untuk berlama- lama menahan posisi saya. Karena saya tahu berapa probabilitas peluang saya. Trading pun menjadi sebuah aktivitas yang nyaman dan terkontrol.
Move Stop Loss into Break Even
Apabila harga bergerak searah dengan posisi kita dan mulai menghasilkan keuntungan maka ada saatnya untuk menaruh Stop Loss pada posisi entry kita. Sehingga apabila harga berbalik berlawanan dari posisi kita kerugian kita bisa menjadi 0.
Contoh : Semisal kita membuka posisi buy di EUR/USD di 1.3050 dengan SL 30 pips dan TP berjarak 60 pips. Apabila harga sudah bergerak searah dengan posisi kita dan sudah mencapai +30 pips, maka pindahkan Stop Loss kita menjadi 1.3050 hingga transaksi kita menjadi zero risk.
Meningkatkan Risk Reward Ratio dengan Teknik Stop Loss Break Even
Sebagaimana yang sudah saya singgung sebelumnya, meresikokan 3% capital untuk setiap kali transaksi adalah juga berarti menahan diri untuk tidak menambah posisi berikutnya walaupun kita melihat ada Signal lain yang timbul dalam Pair lain.
Apabila kita melihat signal untuk membuka posisi baru timbul, Kita hanya akan mengambil posisi baru tersebut apabila kita sudah berhasil memindahkan stop loss kita menjadi break even. Dengan begitu secara probabilitas kita sudah menambah Risk Reward kita menjadi berlipat ganda.
Sebagaimana contoh berikut :
Posisi 1 Risk 300 USD Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 1 : 2 )
-----Berhasil memindahkan Stop Loss menjadi Break Even -----
Posisi 1 Risk 0 Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 0 : 2)
-----Timbul signal baru, ambil Posisi 2----
Posisi 2 Risk 300 USD Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 1 : 2)
Total Risk 300 USD Reward 1200 USD (Risk Reward Ratio 1: 4)
Demikian semoga bermanfaat.
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
http://www.facebook.com/rezanades.ilhambintang
Tadinya saya menyangka bila dalam Trading kita harus mendapatkan banyak posisi yang menang (winning positions ) untuk bisa menutupi jumlah loss saya dan menghasilkan profit dalam acc trading saya. Namun ternyata anggapan saya selama ini adalah salah. Sekarang dengan Risk Management yang baik, saya bisa mengalami 50% posisi rugi (loss positions ) dengan tetap menghasilkan 15% ROI atau Return On Investment.
Entry posisi yang baik harus diikuti dengan Risk Management yang baik. Seorang Trader bisa mendapatkan banyak winning positions tetapi belum tentu account tradingnya bertumbuh bila tidak dikawal oleh Risk Management yang baik.
Stop Loss dan Target Profit
Selalu memasang Stop Loss dan Target Profit secara disiplin. Yaitu merencanakan sedari awal dimana tempat Stop Loss dan Target Profit. Kemudian menahan posisi trading kita hingga mengenai salah satunya (SL atau TP ). Terkadang begitu posisi kita berjalan, emosi membuat kita untuk menggeser Stop Loss dan Target Profit kita sehingga menjadi berubah dari rencana awal. Salah satunya yang harus kita hindari adalah menggeser Stop Loss lebih besar dari rencana semula begitu harga berbalik kearah yang berlawanan dari posisi kita, hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang lebih besar. Lalu menggeser Target Profit lebih besar dari rencana semula begitu harga bergerak kencang sesuai dengan arah posisi kita. Emosi karena begitu senangnya melihat posisi kita mendapat untung yang demikian cepat dan besar. Karena Target digeser tidak berdasarkan pertimbangan rational melainkan emosinal belaka dapat berakibat Target terlalu jauh untuk dicapai. Sehingga begitu harga mulai kembali jenuh akhirnya kemudian dapat berbalik kearah yang berlawanan dari posisi kita sehingga menghasilkan loss posisi.
RISK REWARD RATIO = 1:2
Prinsip Kedua dalam Risk Management kita adalah Reward dalam posisi trading kita minimal harus selalu 2 kali lipat jumlahnya dari yang kita resikokan. Atau bisa 3 kali atau 4 kali lipat dari jumlah yang kita resikokan. Inilah yang biasa disebut Risk Reward R : R = 1 : 2.
Yang disebut dengan Risk adalah jarak dari posisi entry kita dengan Stop Loss
Yang dimaksud dengan Reward adalah jarak dari posisi entry kita dengan Target Profit.
Jadi contohnya misalnya kita memasang jarak antara entry level dengan stop loss adalah 30 pips. Maka jarak antara entry level dengan Target Profit harus 60 pips (minimal )
Lalu kemudian kita harus menentukan berapa % dari jumlah acc trading kita yang hendak kita resikokan. Saya tidak pernah merisikokan lebih dari 3% dari jumlah acc saya setiap kali membuka posisi dan saya berencana untuk disiplin dalam hal ini. Namun pilihan resiko ini tergantung dari selera masing- masing trader terhadap resiko, bisa 3%, bisa 4%, atau bahkan 6%.
Namun hal yang terpenting adalah kita harus nyaman dengan jumlah resiko yang kita tentukan sendiri dan konsisten dalam menerapkannya.
Contoh :
Misalnya bila kita mempunya acc Balance sebesar $10,000 maka jumlah uang yang kita resikokan setiap kali membuka posisi adalah 10,000 x 3% = $300. Lalu misalnya kita harus mengambil 90 pips untuk memasang Stop Loss kita, maka kita harus merubah volume kita agar jumlah resiko kita tetap berjumlah $300 untuk setiap kali membuka posisi.
Jadi perhitungannya adalah :
Dengan Margin 1: 100 rata- rata untuk nilai 1 pips adalah 10 USD. Sehingga :
300 USD/ (90 X 10USD) = 0,33 . Maka kita harus memasang volume trading kita menjadi 0,33 dalam entry posisi tersebut. Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 180 pips, maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position.
*)Harap dicatat bahwa setiap pair memiliki nilai pips yang berbeda- beda. Saya hanya mengambil rata- ratanya saja bila 1 pips = 10 USD.
Bila kita memerlukan jumlah stop loss yang lebih besar misalnya 150 pips, maka perhitungannya adalah :
300 USD/(150 X 10 USD) = 0,2. Maka volume yang harus kita ambil adalah 0,2. Dengan jarak Target Profit selalu 2 kali lipat dari Stop Loss nya yaitu 300 pips, maka Resiko kita adalah selalu Fix 300 USD dan Reward kita adalah selalu Fix 600 USD untuk setiap kali entry position. Walaupun jumlah pips dalam stop loss yang kita ambil bisa berubah- ubah.
Jadi apabila dengan Risk VS Reward (1:2) = 300 USD : 600 USD saya andaikan melakukan 10 kali transaksi dan 50% dari 10 transaksi tersebut saya mengalami Loss positions. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :
- LOSS = -300
- LOSS = -300
- LOSS = -300
- LOSS = -300
- LOSS = -300
- PROFIT = 600
- PROFIT = 600
- PROFIT = 600
- PROFIT = 600
TOTAL LOSS : -1500
TOTAL PROFIT : 3000
TOTAL ROI : 1500 or 15% from USD 10,000 Balance
Dari perhitungan diatas kita dapat melihat bahwa walaupun setengah dari total transaksi saya mengalami kekalahan saya masih tetap mendapatkan keuntungan. Hal ini juga berarti adalah saya tidak mesti selalu benar dalam melakukan prediksi dan analysis, saya dapat memanage probabilitas saya untuk terus mendapatkan kemenangan walaupun setengah dari total posisi yang saya ambil mengalami kekalahan. Sebagaimana layaknya manusia normal yang tidak bisa meramal maka trading tidak mesti membuat forecasting (meramal ) yang selalu jitu tetapi bagaimana cara kita memanage probabilitas.
Bahkan walaupun 60% dari total transaksi saya mengalami kekalahan atau Loss positions saya masih tetap bisa mendapatkan keuntungan. Dengan demikian saya mengetahui bahwa dengan manajemen resiko ini probabilitas saya untuk mendapatkan kemenangan begitu besar dari seluruh total transaksi saya.
Strategy ini juga membuat saya merasa nyaman untuk berlama- lama menahan posisi saya. Karena saya tahu berapa probabilitas peluang saya. Trading pun menjadi sebuah aktivitas yang nyaman dan terkontrol.
Move Stop Loss into Break Even
Apabila harga bergerak searah dengan posisi kita dan mulai menghasilkan keuntungan maka ada saatnya untuk menaruh Stop Loss pada posisi entry kita. Sehingga apabila harga berbalik berlawanan dari posisi kita kerugian kita bisa menjadi 0.
Contoh : Semisal kita membuka posisi buy di EUR/USD di 1.3050 dengan SL 30 pips dan TP berjarak 60 pips. Apabila harga sudah bergerak searah dengan posisi kita dan sudah mencapai +30 pips, maka pindahkan Stop Loss kita menjadi 1.3050 hingga transaksi kita menjadi zero risk.
Meningkatkan Risk Reward Ratio dengan Teknik Stop Loss Break Even
Sebagaimana yang sudah saya singgung sebelumnya, meresikokan 3% capital untuk setiap kali transaksi adalah juga berarti menahan diri untuk tidak menambah posisi berikutnya walaupun kita melihat ada Signal lain yang timbul dalam Pair lain.
Apabila kita melihat signal untuk membuka posisi baru timbul, Kita hanya akan mengambil posisi baru tersebut apabila kita sudah berhasil memindahkan stop loss kita menjadi break even. Dengan begitu secara probabilitas kita sudah menambah Risk Reward kita menjadi berlipat ganda.
Sebagaimana contoh berikut :
Posisi 1 Risk 300 USD Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 1 : 2 )
-----Berhasil memindahkan Stop Loss menjadi Break Even -----
Posisi 1 Risk 0 Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 0 : 2)
-----Timbul signal baru, ambil Posisi 2----
Posisi 2 Risk 300 USD Reward 600 USD ( Risk Reward Ratio 1 : 2)
Total Risk 300 USD Reward 1200 USD (Risk Reward Ratio 1: 4)
Demikian semoga bermanfaat.
Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!
http://www.facebook.com/rezanades.ilhambintang
Thursday, March 22, 2012
OBROLAN RINGAN TENTANG FOREX
Rekaman Chat... dengan sahabt baik saya: Andi Ono.
Semoga ada manfaatnya.....
Semoga ada manfaatnya.....
- 22 MaretAndi Ono.,
- kepriwe tukar pengalaman yuh lah .,.
- bagi 2 ilmu.,
- masa depan trading.,. apa curhat curhat-an...
- wkwkwk
22 MaretAndi Ono- deneng capek ya.,.
- ndelengi chart trus
- apa urip engane nggo ndelengi chart
- wkwkwk
- ngakak guling2 pakdhe.,.
- nembe krasa.,.
- pirang wulan ndelengi chart bae
- langka rampunge.,.
- wwkwkwk
22 MaretTrader- wwkwkwkwkwkw
- kwkwkwkw
Sabar anak muda yg hampir tua....
- kie deneng sering ploting bae.,.
- kon langsung plus, angel temen...
- si kepriwe ya
- apa enggane gawe broker dewek
- wkwkwkwkw'
22 MaretTrader- hehehehehe
- biasa masbeerrooow
- sykuri jika minus..
insya alloh- wkwkwkw
- di wall grup.. di wall statusnya isine mung promosi..dg janji muluk2..
- aku malah ngomongin soal bebek
- wkwkwkwkwkkww

- Harga mati untuk seorang trader:
1. Jangan pernah bertindak bodoh dengan membela transaksi salah Anda. Jangan pernah berfikir setiap transaksi harus profit... karena dri situlah... lambaian tangan MC mulai awe awe.... Jika wasiat ini dilakukan, Maka Anda akan menjauhkan diri dari MC.
2. Percayakan sama sistem yg anda buat sendiri, dengan sinyal OP lengkap dengan sinyal CUT profit /cut loss nya. JIka ini dilakukan, maka Anda bisa menyingkirkan ketakutan2 anda saat trading. Anda tidak perlu pake jurus strategi berharap lagi... Semua sudah jelas dimana OP dn dimana CUT..! Tidak perlu lagi tanya2 "ini EU mau kemana yah.. ?" "GU akan sampe mana yah?"
3. Bersabarlah, sabar dibayar. Ingatlah buruh yg sudah sebulan bekerja keras, pun kadang di gaji bulan berikutnya>>
4. Bergembiralah, trading itu untuk membuatmu bahagia, bukan malah menyengsarakan...diri anda dn keluarga...

- hehehe.,.
- ya ngapunten loh pakdhe
- kie aku curhat masalah trading pakdhe. siapapun kan boleh curhat2an.. besok pakdhe juga bisa curhat sm saya..."profitnya mau dikemanain..." qqqqq... saya siap menampung...! hahahaa
- ya sebagai orang baru di dunia perforexan
- dadi bisa bercerita pada njenengan yg sudah berpengalaman.,.
- walaupun pengalaman MC dsb.,.
- wkwkwkwkw

- dengan merenungi sing wis dialami neng aku
- selama beberapa bulan terjun di dunia trading pakdhe, alhamdulillah.. lgi belajar konsisten ... dn benahi mindset trading. Dan alhamdulillah juga profit mulai tertata rapi, siap di WD setiap akhir minggu.. aamiin... hehhehee Ingin bertahan di dunia forex pakdhe.... kan harus konsisten! profit tanpa konsisten pun gak jadi profit lagi...kan?
Trader- nah kalau para pemula itu ya masih pemain figuran...masih gampang dipecat oleh diri sendiri dg pensiun muda jd trader.. krna duite wes entek hehehe... nah bisa jadi pemain utama kalau berhasil bertahan.. hehehe.. Maka ayolah bertahan menjadi trader anak muda...!!!

- misal kita pake MA
- apa saja setingannya gak masalah..
- krna aku jg gak mau meracuni mereka...
- misal saja
- MA 4 dan MA 18
- rule nya adalah cross MA kecil ke MA besar OP.
- nah persoalannya..
- pada saat OP ini dn proses transksi berjalan...
- jika sinyal berbalik... OP kita yg salah itu dibiarkan....
- sementara..
- ketika arah yg benar... profit...
- muncul ketakutan2... "mbok mbalik ... mbok mbalik..."
- jadi sinyal cut nya itu bukan berdsrkan sinyal atau rule..
- tapi rata2 karena emosi atau faktor psikologis dlm diri kita
- sehingga terjadi...
- mereka membiarkan minus semakin banyak sementara membatasi plus-nya..
- sampe kapanpun.. kalau mindset kayak gini di lakukan..
- akan MC seuumur hidup
- krn:
- sy memiliki kesimpulan yg logis:
- kalau meminimalkan minus dn memaksimalkan plus .>>.> WD.... kalau meminimalkan plus dan memaksimalkan minus>>> MC
- itu hukum forex.
- jadi hidup adalah pilihan...
- dn forex adalah pilihan juga
- mau MC atau MAu WD..
- nah itulah yg harus dipilih...!
- oleh trader...!
- keliatannya sederhana dn remeh temeh kayak gitu..
- sy juga sering seperti gak serius ngomongin forex ...
- sbnrny ada pelajaran.... maksud sy biar trader itu bereksplorasi.. gak dicekokin mulu...
hehehe benerAndi Ono
- ayo belajar...
- lha tadi aneh..
- ada yg minta indikator dan minta diajari sebuah sistem...
- sy mau kasih tapi ada syaratnya: anda menjadi klien saya...
- eh, malah dia bilang katanya sy gak ikhlas... tngasihnya...
- whuakakakakakkaa
- gimana coba...!
- sy bilang... anda gratis, dn gak perlu bayar sya...
- cuma anda mengikuti syarat saya..menjadi klien saya.
- eh gak mau.. ya udah...! Forex ini bisnis bung! whuaakakkakaka
- gak ada makan siang gratis...!
- sepeda parkir aja mbayar
- di elus2 juga tidak sepeda kita...
- di cuci juga gak..
- tapi mbayar.., kalo gak bayar digebuki wong sak pasar...
- lha yang mau dididik.
- dibuat pintar..
- bahkan di forex itu ladang emas..
- Trader
- hasil renunganmu piye
Subscribe to:
Posts (Atom)
:.



