Terkadang sedih rasanya melihat banyak orang yang setiap kali terjebak "investasi" (dalam
tanda kutip) yang nggak bener...Soalnya saya dulunya juga mantan korban hehehe..
Tulisan ini sekedar share aja, siapa tahu ada manfaatnya buat yang gemar investasi,khususnya dibidang trading forex dan semacamnya. Soalnya.. (soal belum dibikin..keburu macet nih hehhee)
Ya, di lingkungan kami sekarang ini marak banget investasi yang dikelola perorangan, ada
yang mengatasnamakan perusahaan dsb. Hemm... ya ya ya... kebanyakan dana investor dikelola
di bidang BO (Bisnis Online) Trading Forex atau saham. Ya ya ya ya lagi... Sayangnya, koq
banyak yang endingnya gak bagus. Pada akhirnya dana kita macet juga..Padahal, dana pinjem bank jewwww.... huft!
Woke woke..! Mari kita pahami pelan-pelan jangan bernafsu gitu ah! Sabar..! Saya juga perlu
mencari referensi nih....
Investasi itu, menurut Benjamin Graham (gurunya Warren Buffet), adalah "an operation which, upon thorough analysis, promises safety of principal and an adequate return. Operations not meeting these requirements are speculative".
Dalam bahasa Indonesianya kira kira :
"sebuah operasi, dimana melalui analisa yang mendalam, menjanjikan keamanan modal pokok dan tingkat keuntungan yang pantas/layak. Operasi yang tidak memenuhi persyaratan ini adalah spekulatif"
Dalam definisi di atas ada 3 elemen yang penting buat sebuah investasi:
1. Kita harus melakukan analisa yang mendalam
Apa nih artinya? Artinya kita mesti pelajarin data data tentang investasi kita. Tidak cuma dengerin kata orang doang. Pelajari model investasinya. Misalnya ada yg nawarin invest warnet, coba tanya teman teman yg punya warnet. Kalau nggak ada, luangin waktu liat gimana operasi warnet pada umumnya. Cari info dari karyawan warnet kalau perlu, tanya mereka per hari ada berapa jam, tapi minta data beneran jgn cuma omong "rame terus pak". Hitung estimasi pendapatan, hitung estimasi biaya (listrik mahal sekarang!), hitung biaya sewa, karyawan, penyusutan komputer dan lain lain.
Repot? Tidak serepot kalau modal investasi kita hilang dan mesti ngumpulin modal lagi.
Nah, apalagi kalau mau investasi yang ditanam di bisnis trading forex atau semacamnya, ya
harus ngerti trading dong! Dang ding dong..! Ngerti cara kerjanya, ngerti resiko dan
peluang profitnya... Eit, mereka selama ini baru ngerti peluang profitnya doang... ya ya ya
ya... kalau belum ngerti resikonya.. ya ending investasi yang macet itulah resiko yang harus
diterima.
"Eit.. ya gak terima, lho itu kan uang pinjaman bank...!"
"Siapa suruh pinjam bank untuk investasi?"
"Ya, pengepulnya..katanya aman?"
"Lho, ingat...apakah mereka benar ingin membantu Anda untuk memperoleh hidup yang lebih
baik atau benar-benar ada "bisnis" pribadi..(untuk mendapatkan fee ...??), kata 'aman' apa
ada jaminan fisik? Saya pernah dulu pake banyak materai dalam satu kertas perjanjian..
katanya 'dijamin aman goleman...', tetapi kalau pada akhirnya dia kabur... yang aman
goleman malah dia, sementara saya tetap tidak aman dari kejaran leasing dan Dept Collector
bank..hehehhee...!
2. Kita harus berusaha sebisa mungkin menjaga keamanan modal pokok kita
Modal pokok kita adalah ibaratnya pohon di taman kita. Kalau cuma buah dicuri, tahun depan bisa berbuah lagi. Kalau misalnya dahan dipatahin orang, biarpun mengganggu, selama pohon masih hidup, masih bisa kita nikmatin buahnya tahun depan. Tapi kalau sampai pohon ini roboh?
Harus diingat, SEMUA investasi itu ada resikonya. Bahkan anda beli Surat Utang Negara ataupun US Treasury Bonds pun masih ada resikonya, cuma resikonya sangat kecil saja.Jadi kalau ketemu orang nawarin investasi yang bilang NO RISK, langsung tinggalin saja, karena itu udah misleading, atau lebih parah lagi sedang mencoba buat scam kita.
"Iya, mereka bilang, 'trading modal banyak, bahkan milyard-milyard itu gak mungkin loss...'
Hemmm... no coment aja deh.
Bisnis investasi seperti ini memang pada awalnya memberikan bayaran,dan sifatnya memang kecil bayarannya, dibagi per bulan pembayarannya. Dan saya percaya ownernya akan membayar
pada awal awalnya, selagi dia untung dia akan terus membayar,tujuannya supaya ada investor
yang mau tertarik menanamkan modal di dia. Bahkan gak peduli, dana investor di pake dulu buat beli rumah dn mobil...untuk chasing biar kelihatan sukses, dan semakin banyak datang investor...
Tapi tolong... di ingat dalam bisnis ada istilah, tidak ada yang namanya makan siang gratis.
Investasi yang si owner jalankan ada resiko kerugian dan peluang keuntungan. Tolong, pahami resiko kerugian dan siap-siaplah rugi bahkan hilang duit investasi Anda... gak peduli anda pinjam bank atau jual tanah mertua hehehe... , Ingat, hanya selama dia untung dia membayar Anda.... kalau pas rugi, dia gak akan mungkin jual tanah, rumah apalagi jual tanah milik tetangga,..... GAK MUNGKIN! ... Siapa yang menanggung resiko pada akhirnya? Sang Investor!
3. Kita harus berusaha mencapai tingkat pengembalian/keuntungan yang "PANTAS"/"LAYAK",
bukannya "LUAR BIASA".
Salah satu aturan utama yang kita harus selalu ingat, baik kita invest maupun spekulasi itu
adalah "return proportionate to risk" atau "keuntungan itu berbanding dengan resiko". Risiko
rendah memberikan tingkat Return/untung yang rendah. Resiko tinggi itu menawarkan tingkat
Return yang tinggi.
Tidak ada yang namanya "Resiko rendah-Return Tinggi". Lagi lagi kalau ada yang nawarin hal
seperti ini, langsung aja tinggalin, karena kalau bukan misleading, ya berarti lebih parah
lagi alias scam.
Oleh karenanya, untuk mengamankan dirinya sendiri, para Fund manager pada umumnya akan berusaha mati-matian mempromosikan dengan gencar program tersebut. Semakin gencar promosinya, harapannya semakin banyak peserta baru yang menanamkan modal sehingga pembayaran untuk dirinya aman dan lancar, atau mereka berfikir akan baik-baik saja, karena pembonusan akan jalan terus... meski juga sebenarnya disadari, sampai kapan? Soalnya, kalau sudah jeruk makan jeruk.. hemmm.. 'bahaya sudah di depan mata' .
Sehingga jangan heran kalau melihat teman Anda berusaha merayu dan membujuk agar Anda segera turut serta. Tujuannya mereka bukan untuk memperkaya Anda, tetapi bertujuan untuk mengamankan posisi dirinya sendiri. hehehehe
Jangan pernah percaya omongan janji gombal yang ingin membuat Anda menjadi kaya raya, tidak pernah ada hal tersebut di dunia ini. Pada umumnya hanyalah berusaha menguntungkan dirinya sendiri.
Kalau baca koran atau info yang ada dilingkungan kita sekarang, banyak yang nawarin "mimpi" main forex/options. Klaimnya "Over 1100% profit in 1 day!!!!!" Apakah itu bohong? Tidak juga, bisa saja kejadian seperti itu, Tapi realita tidak seindah itu. Mereka tidak pernah nulis bahwa utk 1 orang yang profit 1100% in 1 day itu, sudah berapa orang yang modalnya ludes semua? Bahkan sebelum profit 1100% itu atau juga sesudahnya, orang itu sudah rugi berapa? Yang difokuskan dlm iklan adalah bahwa pada 1 hari itu, orang itu menang 1100%. Padahal dengan membeli lotere kita juga bisa "menang", beribu ribu % malahan.
Jadi berapa sih tingkat keuntungan yang "Layak"/"Pantas"? Itu tergantung kepada banyak
variabel, terlalu banyak buat dibahas semua. Tapi ada satu metode yang paling gampang. Kalau
ada orang yang nawarin investasi dengan untung 10% perbulan misalnya, bahkan tanpa
memperhitungkan faktor compounding (bunga berbunga) itu berarti udah 120% per tahun.
Nah logikanya, kalau orang itu begitu yakin dgn proyeknya, kenapa dia tidak mengagunkan aja
semua assetnya (rumah, mobil, dll), kalau perlu pinjam saudara. Bunga kredit dari bank di
Indonesia itu sekarang tergantung tipenya paling 13-14%. Masih untung 100%++...
Bahkan kalau orang itu narik duit pakai kartu kredit, yang bunganya gak kalah dengan
rentenir, itu baru 48% setahun, masih untung 72% setahun!!! Tapi orang ini malah nawarin
investasi ini ke anda, berarti anda udah harus mulai curiga ada udang di balik batu. Jadi
analisanya harus lebih mendalam lagi. Lebih baik bertanya daripada sesat di jalan, itu kan
kata orang tua kita.
Nah permasalahnya, banyak orang yang tidak mengetahui hal hal diatas, lalu berpikir mereka
invest, tapi gak sadar kalau mereka itu sebenarnya spekulasi, atau lebih parah lagi kena
scam.
Ada satu catatan penting lagi yang mesti diingat, ini gak berarti spekulasi semuanya jelek.
Seperti kata Benjamin Graham :
"Just as there is intelligent investing, there's also intelligent speculation. But there are
many ways in which speculation may be unintelligent. Of these, the foremost are : (1)
speculating when you think you are investing; (2) speculating seriously instead of as a
pastime, when you lack the proper knowledge and skill for it"; and (3) risking more money in
speculation than you can afford to lose"
Indonesianya kira-kira :
"Sama halnya bahwa ada Investasi dengan cerdik, ada juga Spekulasi dengan cerdik. Tetapi ada
beberapa kondisi dimana spekulasi mungkin tidaklah cerdik, terutama : (1) Berspekulasi
sambil menganggap bahwa anda itu berinvestasi (2) Berspekulasi secara serius (dan bukan utk
bermain-main), padahal tidak mempunyai pengetahuan maupun keahlian utk itu; dan (3)
Mempertaruhkan uang di spekulasi dalam jumlah yg terlalu besar".
Kejadian yang banyak dialami mereka yang menjadi korban investasi scam. Banyak dari mereka yang berpikir bahwa mereka investasi, padahal sebenarnya spekulasi karena (1) mereka menaruh uang tanpa menganalisa model bisnisnya bahkan kadang tidak tau bisnisnya itu apa (cuma berdasarkan modal trust dengan FM -Fund manager), (2) tidak ada jaminan sama sekali untuk keamanan modal pokok investasi mereka, dan (3) mengharapkan tingkat return yg tidak wajar.
Mau spekulasi sih sah-sah saja, ASAL seperti yang dikatakan Benjamin Graham:
1. Kita sadar bahwa ini spekulasi, bukan investasi, jadi ada chance besar bahwa modal pokok
anda gak akan kembali
2. Kita tidak spekulasi secara serius, hanya buat iseng, terlebih jika kita nggak ada
info/pengetahuan yang mendalam soal spekulasi kita (kalau bisnisnya apa saja tidak tahu, ini
kan berarti kita infonya gak mendalam)
3. Spekulasi dengan jumlah uang yang bisa kita tanggung. Jangan berspekulasi dalam jumlah
terlalu besar buat kita, yang kalau kita kehilangan uang ini akan sangat mengganggu kondisi
finansial kita.
Permasalahannya memang banyak orang yang terbuai mimpi yang dijual oleh FM. Return 120% saja
kadang masih dibilang normal. Kadang sampai geleng geleng kepala saya baca prospektus
"INVESTASI"(lagi lagi geleng geleng) yang dikasih sama "Fund Manager" di sini.
Sekedar info, rekor mutual fund terbaik untuk periode 20 tahun itu dipegang oleh Fund
Manager legendaris Peter Lynch dari Fidelity Magellan fund, yaitu dari tahun 1974-1994,
yaitu sebesar 25,8% per tahun selama periode 20 tahun ini.
Saya yakin saat baca ini pasti ada yg mikir, "tapi kan saya gak ada rencana selama itu, ikutan bentar saja sesudah itu exit". Nah kalaupun misalnya kita beruntung sempat exit dengan selamat, kejadiannya apakah kemenangan itu lalu kita simpan di balik bantal dan kita diamkan terus? Kan tidak.
Yang terjadi adalah kita merasa "pintar" dan semakin percaya diri. Kalau spekulasi yang pertama misalnya cuma gaji 1 bulan, berikutnya gaji 6 bulan. Kalau masih selamat juga (sudah
kecil kemungkinannya) nanti pinjam uang dan gadai rumah buat spekulasi. Akhir ceritanya?
Sepandai pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Namanya juga spekulasi.
Ada analogi seperti ini : misalnya Jakarta Bogor itu jaraknya 60km. Misalnya Kita taat
peraturan bawa mobil kecepatan 90 km per jam, sampainya dalam waktu 40 menit. Tapi orang
lain bawa Ferrari kecepatan 360 km per jam. Dia sampai Bogor dalam waktu cuma 10 menit. Tapi
apa berarti itu dia lebih "hebat" dari kita? Kalau setiap hari bawa bolak balik seperti itu,
berapa chancenya dia masih selamat setelah 1 tahun atau 2 tahun atau 10 tahun? Di saat itu
kan baru keliatan siapa yang sebenarnya "pintar".
Begitu juga dengan tingkat untung. Kita gak boleh serakah hingga akhirnya segala akal sehat
hilang dan terbuai mimpi yang gak realistis. Unless judi, jual narkoba atau juga bisnis yang
bersifat gambling/untung-untungan, atau juga kriminal, boleh dibilang nggak ada bisnis yang
ditawarkan ke kita gak akan bisa memberikan tingkat return seperti yang banyak ditawarin model beginian ini.
Ingat pesan Komandan Forex: "Ingat prenddd...!! Bermain forex atau Perdagangan margin memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi, dan mungkin tidak sesuai untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading, anda harus hati-hati dalam mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan kecenderungan untuk mengambil resiko. Ada kemungkinan anda akan kehilangan sebagian atau seluruh investasi awal dan karena itu anda tidak perlu menginvestasikan dana jika tidak mampu menanggung kerugian. Anda harus menyadari semua risiko yang terkait dengan perdagangan, dan mencari nasihat dari penasihat keuangan independent jika ragu"..
Masih mending orang bisnis jualan bakso kalo rugi atau bangkrut total masih ada set tersisa
seperti sendok gerobak mangkok dan lainnya tapi klo di forex kagak ada tersisa....
hahahahaha..
Nah, saran buat Anda yang terlanjur jatuh dan ingin bangkit:
"Think positive."
"Take action."
"Never give up."
"Just do it."
"Discipline yourself."
"Just believe."
"Be consistent."
"Be motivated."
"Be creative."
"Focus on your goal."
Demikian semoga menambah wawasan tentang investasi, dan tulisan ini saya gali dari berbagai sumber...
Happy Investing!
Jika anda ingin trading di FXClearing: Klik! http://ind.fxclearing.com/individual/index/327
Wednesday, September 21, 2011
Tuesday, September 20, 2011
APA ITU PIVOT POINT RESISTANCE DAN SUPPORT
By. Indigo Fx
R2 = P + (H - L)
R1 = P + (P - L)
garis resistance merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak naik lagi (tertahan pada batas atas)
saat harga mendekat garis resistance, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu tinggi (over bought). Dan karena harga tinggi maka akan timbul minat untuk menjual (ditambah aksi profit taking dari posisi buy). Disebabkan minat jual (sell) lebih banyak dari pada beli (buy) maka harga akan beranjak turun menjauh lagi dari garis resistance
Pivot Point = (H + L + C + O)/4
Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu
Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.
Selain untuk menganalisis tren, terlampuinya level pivot dapat digunakan sebagai level entri dan exit. Umumnya level-level tersebut diperoleh melalui penggunaan support dan resistance pivot point.
Sebagai contoh misalnya seorang trader yang berorientasi trend following dapat menempatkan order posisi beli beberapa tick di atas level resistance (buy stop) dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah level support, atau sebaliknya menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah level support (sell stop) dan stoploss beberapa tick di atas resistance.
Seorang trader lain juga dapat menggunakan metode yang berbeda, dengan menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah resistance penting (sell limit), dan menempat stoploss beberapa tick di atas resistance. Atau juga sebaliknya, menempatkan posisi beli beberapa tick di atas level support (buy limt), dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah support
S1 = P + (P + H)
S2 = P - (H + L)
Pada prinsipnya garis support merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak turun lagi (tertahan pada batas bawah)
Saat harga mendekat garis support, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu rendah (over sold). Dan karena harga rendah maka akan timbul minat untuk membeli (ditambah aksi profit taking dari posisi sell). Disebabkan minat beli (buy) lebih banyak dari pada jual (sell) maka harga akan beranjak naik menjauh lagi dari garis support
Rumus lengkap :
Resistance 3 = High + 2*(Pivot - Low)
Resistance 2 = Pivot + (R1 - S1)
Resistance 1 = 2 * Pivot - Low
Pivot Point = ( High + Close + Low )/3
Support 1 = 2 * Pivot - High
Support 2 = Pivot - (R1 - S1)
Support 3 = Low - 2*(High - Pivot)
Cara Membaca :
1,a. Jika harga naik dari pivot menuju R1, maka kemungkinan harga akan terus naik ke R2, dan jika pasar sedang EDAN akan terus naik ke R3
b. harga berpotensi turun jika sampai ke R2 / R3
2 a. Jika harga turun dari pivot menuju S1, kemungkinan harga akan terus turun ke S2 sampai S3
b. harga mungkin akan berbalik ke atas jika mencapai S2 / S3
~Keep Green and Profit~
R2 = P + (H - L)
R1 = P + (P - L)
garis resistance merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak naik lagi (tertahan pada batas atas)
saat harga mendekat garis resistance, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu tinggi (over bought). Dan karena harga tinggi maka akan timbul minat untuk menjual (ditambah aksi profit taking dari posisi buy). Disebabkan minat jual (sell) lebih banyak dari pada beli (buy) maka harga akan beranjak turun menjauh lagi dari garis resistance
Pivot Point = (H + L + C + O)/4
Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu
Prinsip dasar Pivot yaitu :
• Biasanya bila harga dibuka di atas pivot maka secara psikologis harga akan naik (meskipun tidak selalu) begitu juga sebaliknya.
• Harga cenderung berusaha untuk menembus level-level pivot, support & resistance.
• Bila momentum kuat maka harga akan menembus pivot menuju support atau resistance tetapi bila momentum lemah maka harga akan berbalik arah.
• Bila harga tidak menyentuh pivot biasanya harga cenderung menjauhi pivot.
Selain untuk menganalisis tren, terlampuinya level pivot dapat digunakan sebagai level entri dan exit. Umumnya level-level tersebut diperoleh melalui penggunaan support dan resistance pivot point.
Sebagai contoh misalnya seorang trader yang berorientasi trend following dapat menempatkan order posisi beli beberapa tick di atas level resistance (buy stop) dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah level support, atau sebaliknya menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah level support (sell stop) dan stoploss beberapa tick di atas resistance.
Seorang trader lain juga dapat menggunakan metode yang berbeda, dengan menempatkan posisi jual beberapa tick di bawah resistance penting (sell limit), dan menempat stoploss beberapa tick di atas resistance. Atau juga sebaliknya, menempatkan posisi beli beberapa tick di atas level support (buy limt), dan menempatkan stoploss beberapa tick di bawah support
S1 = P + (P + H)
S2 = P - (H + L)
Pada prinsipnya garis support merupakan sebuah level atau titik dimana harga tidak akan bergerak turun lagi (tertahan pada batas bawah)
Saat harga mendekat garis support, pasar akan bereaksi secara psikologis menganggap harga sudah terlalu rendah (over sold). Dan karena harga rendah maka akan timbul minat untuk membeli (ditambah aksi profit taking dari posisi sell). Disebabkan minat beli (buy) lebih banyak dari pada jual (sell) maka harga akan beranjak naik menjauh lagi dari garis support
Rumus lengkap :
Resistance 3 = High + 2*(Pivot - Low)
Resistance 2 = Pivot + (R1 - S1)
Resistance 1 = 2 * Pivot - Low
Pivot Point = ( High + Close + Low )/3
Support 1 = 2 * Pivot - High
Support 2 = Pivot - (R1 - S1)
Support 3 = Low - 2*(High - Pivot)
Cara Membaca :
1,a. Jika harga naik dari pivot menuju R1, maka kemungkinan harga akan terus naik ke R2, dan jika pasar sedang EDAN akan terus naik ke R3
b. harga berpotensi turun jika sampai ke R2 / R3
2 a. Jika harga turun dari pivot menuju S1, kemungkinan harga akan terus turun ke S2 sampai S3
b. harga mungkin akan berbalik ke atas jika mencapai S2 / S3
~Keep Green and Profit~
Monday, September 19, 2011
TRADING TANPA PUSING
Pusiiing....!
"Lha saya sudah mencoba berbagai sistem trading koq ya masih loss mulu..! Padahal saya dapatkan di forum-forum yang notabene wes podho jenius-jenius... hemm..!"
"Heii...! Saya sudah coba strategi yang begini, yang begono... koq ya masih punya raport merah...heemm..!"
"Ai ai aiii....! Saya sudah pake indikator ini, itu, sampe yang warna warni, bahkan ada yang seperti kupu-kupu sampai kayak ular sedang joged, masih saja MC ...hemm...!"
Pussiiiing...!
Ya.. namanya proses itu wajar.. meski ngelu siraeh.. whuahahhaaa..!
Biasanya, untuk trader2 pemula, terlalu banyak sistem yg dipelajari, yang dirasa salah diganti, salah lagi ganti lagi, seharusnya mungkin kalau salah, dicari dulu dimana letak kesalahannya untuk diperbaiki...tapi pada akhirnya kembali ke satu hal, yaitu "basic". Indikator juga gitu.. pada akhirnya ya malah cuma pake satu atau dua indikator saja. Ya begitulah, TF semua dipasang... eh pada akhirnya ya paling hanya 3 TF yang dipake. Namun namanya proses ya mari kita hargai dan hormati wkkkk...!
Ya berbicara mengenai time frame bisa dianalogikan dengan penggunaan indikator. Kalau banyak time frame yang diperhatikan, maka analisa menjadi bias dan ragu untuk masuk market. Demikian juga ketika banyak indikator yang digunakan, maka makin bias juga dalam menentukan OP. Maka fokus pada 1-3 TF dan 1-4 Indikator merupakan pilihan bijak.
Yang penting arah trend bisa terbaca dengan jelas tanpa ragu-ragu. Di sini juga diperlukan jam terbang yang cukup dalam penggunaan time frame, dan saya katakan kembali adalah fokus pada TF yang sudah ditentukan. Jadi jangan berubah rubah terus karena nantinya kita tidak akan paham dengan timeframe yang kita gunakan. Melihat banyak time frame akan membuat kita bingung dan membuat ragu untuk mengambil kuputusan satu posisi dalam market.
Begini aja untuk menentukan trend :
Untuk short term, cukup pakai pivot harian. Harga yang berada di atas pivot harian berarti trendnya naik dan jika dibawah pivot berarti turun. Bisa digabungkan dengan Parabolic sar di timeframe yang lebih besar (H4 dan D1)
Sedangkan trend besar (long term) bisa menggunakan garis trend, buat saja garis pada titik2 pantulan (harga berbalik, atau high-low harian) dan jika berada diatas garis trend maka trendnya naik dan sebaliknya, konfirmasi dengan garis MA dgn period yang lebih lama (seperti EMA50, SMA100 dan SMA200)
Misalnya mau menggunakan strategi scalping, Untuk strategi scalping menggunakan time frame yang lebih kecil, namun apabila menggunakan strategi following trend yang dipilih adalah time frame h1,sampai daily. Bukan masalah banyak sedikitnya tetapi seberapa gunanya time frame tersebut.
Untuk memilih indikator, Carilah indikator yang dapat membantu anda dalam melihat Trend Baru / Akhir dari sebuah Trend.M A (Moving Average) adalah sebuah indikator yang simple, bisa jadi pilihan anda dengan memanfaatkan 2 MA (Slower & Faster). Tunggu hingga faster memotong/menyilang di bawah Slower. Seiring waktu, anda akan menemukan indikator yang simpel dan sesuai untuk anda. Ini hanya sekedar sample aja... membantu yang lagi pusing saja.. hehehe... Kalau sudah gak pusing lagi, ayoooo mengembara lagi mencari ilmu trading!
Atau..Gunakan indikator kedua sebagai penguat (bersifat oscilator)
Ini bertujuan untuk melihat arah pasar yang Overbought (jenuh beli) atau Oversold (jenuh jual). Oscilator ini juga membantu analisa dari Indikator Trend utama anda.
Coba gunakan MACD (Moving Averages Convergence Divergence), Stochastic dan RSI (Relative Strength Index).
Monggo.. setelah semuanya disiapkan dan disederhanakan, sekarang beralih ke strategi... Strategi forex sangat penting dijalankan untuk para trader forex supaya bisa mendapatkan keuntungan atau profit yang maksimal. Strategi forex membuat para trader forex lebih percaya diri untuk masuk ke market forex sehingga bisa membuat perhitungan dan analisa dengan baik dan benar.
Saya yakin Anda telah memiliki strategi yang diandalkan.. ayooo jangan ragu, pake aja .. hehhee...!
Ragu-ragu bahkan sebelum mengambil posisi hanya akan melemahkanmu!
Seringkali terjadi pada orang yang punya karakter fear. Apabila anda sering merasa ragu-ragu pada saat anda mau mengambil posisi tersebut segera cek dulu dari mana ketakutan berasal. Kalau anda sudah memiliki trading strategy yang bagus,sudah ditest beberapa waktu dan hasilnya baik. Maka tidak ada alasan lagi untuk takut. Anda harus mengerti bahwa profit atau loss merupakan bagian dari usaha ini,jika anda tidak bisa menerima kerugian (loss) maka anda jangan berusaha di bidang ini. Ambil posisi tanpa perencanaan atau hanya karena melihat gelagat pergerakan yang sepintas saja, itu juga tidak baik bagi kesehatan hehehe...
Wes, pokokmen... semangat dan yang penting bahagia.. dan juga gak pusing!
"Lha saya sudah mencoba berbagai sistem trading koq ya masih loss mulu..! Padahal saya dapatkan di forum-forum yang notabene wes podho jenius-jenius... hemm..!"
"Heii...! Saya sudah coba strategi yang begini, yang begono... koq ya masih punya raport merah...heemm..!"
"Ai ai aiii....! Saya sudah pake indikator ini, itu, sampe yang warna warni, bahkan ada yang seperti kupu-kupu sampai kayak ular sedang joged, masih saja MC ...hemm...!"
Pussiiiing...!
Ya.. namanya proses itu wajar.. meski ngelu siraeh.. whuahahhaaa..!
Biasanya, untuk trader2 pemula, terlalu banyak sistem yg dipelajari, yang dirasa salah diganti, salah lagi ganti lagi, seharusnya mungkin kalau salah, dicari dulu dimana letak kesalahannya untuk diperbaiki...tapi pada akhirnya kembali ke satu hal, yaitu "basic". Indikator juga gitu.. pada akhirnya ya malah cuma pake satu atau dua indikator saja. Ya begitulah, TF semua dipasang... eh pada akhirnya ya paling hanya 3 TF yang dipake. Namun namanya proses ya mari kita hargai dan hormati wkkkk...!
Ya berbicara mengenai time frame bisa dianalogikan dengan penggunaan indikator. Kalau banyak time frame yang diperhatikan, maka analisa menjadi bias dan ragu untuk masuk market. Demikian juga ketika banyak indikator yang digunakan, maka makin bias juga dalam menentukan OP. Maka fokus pada 1-3 TF dan 1-4 Indikator merupakan pilihan bijak.
Yang penting arah trend bisa terbaca dengan jelas tanpa ragu-ragu. Di sini juga diperlukan jam terbang yang cukup dalam penggunaan time frame, dan saya katakan kembali adalah fokus pada TF yang sudah ditentukan. Jadi jangan berubah rubah terus karena nantinya kita tidak akan paham dengan timeframe yang kita gunakan. Melihat banyak time frame akan membuat kita bingung dan membuat ragu untuk mengambil kuputusan satu posisi dalam market.
Begini aja untuk menentukan trend :
Untuk short term, cukup pakai pivot harian. Harga yang berada di atas pivot harian berarti trendnya naik dan jika dibawah pivot berarti turun. Bisa digabungkan dengan Parabolic sar di timeframe yang lebih besar (H4 dan D1)
Sedangkan trend besar (long term) bisa menggunakan garis trend, buat saja garis pada titik2 pantulan (harga berbalik, atau high-low harian) dan jika berada diatas garis trend maka trendnya naik dan sebaliknya, konfirmasi dengan garis MA dgn period yang lebih lama (seperti EMA50, SMA100 dan SMA200)
Misalnya mau menggunakan strategi scalping, Untuk strategi scalping menggunakan time frame yang lebih kecil, namun apabila menggunakan strategi following trend yang dipilih adalah time frame h1,sampai daily. Bukan masalah banyak sedikitnya tetapi seberapa gunanya time frame tersebut.
Untuk memilih indikator, Carilah indikator yang dapat membantu anda dalam melihat Trend Baru / Akhir dari sebuah Trend.M A (Moving Average) adalah sebuah indikator yang simple, bisa jadi pilihan anda dengan memanfaatkan 2 MA (Slower & Faster). Tunggu hingga faster memotong/menyilang di bawah Slower. Seiring waktu, anda akan menemukan indikator yang simpel dan sesuai untuk anda. Ini hanya sekedar sample aja... membantu yang lagi pusing saja.. hehehe... Kalau sudah gak pusing lagi, ayoooo mengembara lagi mencari ilmu trading!
Atau..Gunakan indikator kedua sebagai penguat (bersifat oscilator)
Ini bertujuan untuk melihat arah pasar yang Overbought (jenuh beli) atau Oversold (jenuh jual). Oscilator ini juga membantu analisa dari Indikator Trend utama anda.
Coba gunakan MACD (Moving Averages Convergence Divergence), Stochastic dan RSI (Relative Strength Index).
Monggo.. setelah semuanya disiapkan dan disederhanakan, sekarang beralih ke strategi... Strategi forex sangat penting dijalankan untuk para trader forex supaya bisa mendapatkan keuntungan atau profit yang maksimal. Strategi forex membuat para trader forex lebih percaya diri untuk masuk ke market forex sehingga bisa membuat perhitungan dan analisa dengan baik dan benar.
Saya yakin Anda telah memiliki strategi yang diandalkan.. ayooo jangan ragu, pake aja .. hehhee...!
Ragu-ragu bahkan sebelum mengambil posisi hanya akan melemahkanmu!
Seringkali terjadi pada orang yang punya karakter fear. Apabila anda sering merasa ragu-ragu pada saat anda mau mengambil posisi tersebut segera cek dulu dari mana ketakutan berasal. Kalau anda sudah memiliki trading strategy yang bagus,sudah ditest beberapa waktu dan hasilnya baik. Maka tidak ada alasan lagi untuk takut. Anda harus mengerti bahwa profit atau loss merupakan bagian dari usaha ini,jika anda tidak bisa menerima kerugian (loss) maka anda jangan berusaha di bidang ini. Ambil posisi tanpa perencanaan atau hanya karena melihat gelagat pergerakan yang sepintas saja, itu juga tidak baik bagi kesehatan hehehe...
Wes, pokokmen... semangat dan yang penting bahagia.. dan juga gak pusing!
Sunday, September 11, 2011
TRADING DENGAN STOCHASTIC
Kali ini saya mau sharing salah satu strategi trading saya yang sudah saya pakai selama beberapa tahun terakhir. Dan saya sudah membuktikan sendiri dengan menggunakan hanya satu Indikator ini trading saya selalu menghasilkan profit yang sesuai dengan target saya. Strategi trading yang saya pakai hanya menggunakan 3 buah stochastic yang bisa beradaptasi dengan semua timeframe. Biasanya saya selalu bermain scalping di TF 1 minute, dengan TP cuma 10 point dan tanpa SL. Settingan Stochastic nya adalah sbb :
1. Stochastic 1 : 9,4,3
2. Stochastic 2 : 12,4,12
3. Stochastic 3 : 24,4,24
OS/OB nya di level standar gan 20 and 80 simple
stochastic 1 dipakai sebagai sinyal buy dan sell dengan tempo pendek
Stochastic 2 dipakai sebagai sinyal Time Frame tersebut
stochastic 3 dipakai sebagai sinyal Time Frame berikutnya
Entry Buy :
Pada saat semua stochastic berada pada level oversold Entry Buy pada TF1M Target 10 Pips
Entry Sell :
Pada saat semua stochastic berada pada level overbought Entry Sell pada TF1M target 10 Pips Entrynya sebenarnya ada di stoch 2 stoch 1 digunakan sebagai sinyal entri pertama maksudnya untuk supaya ketika pada saat open posisi pergerakan chart akan sesuai dengan keinginan kita. misal Stoch 1 OS, stoch 2 OB, stoch 3 OB maka kita tunggu dulu sampai stoch 1 OB, setelah stoch 1 OB baru kita open posisi sell,,,, perhatikan deh setelah open sell chart akan bergerak sesuai dengan keinginan kita..
Selama saya pakai strategi ini saya sudah cukup banyak menghasilkan keuntungan, mungkin ada perbedaan kalau agan-agan semua juga pakai strategi ini. mohon dishare juga ke saya supaya saya bisa lebih pintar lagi.
1. Stochastic 1 : 9,4,3
2. Stochastic 2 : 12,4,12
3. Stochastic 3 : 24,4,24
OS/OB nya di level standar gan 20 and 80 simple
stochastic 1 dipakai sebagai sinyal buy dan sell dengan tempo pendek
Stochastic 2 dipakai sebagai sinyal Time Frame tersebut
stochastic 3 dipakai sebagai sinyal Time Frame berikutnya
Entry Buy :
Pada saat semua stochastic berada pada level oversold Entry Buy pada TF1M Target 10 Pips
Entry Sell :
Pada saat semua stochastic berada pada level overbought Entry Sell pada TF1M target 10 Pips Entrynya sebenarnya ada di stoch 2 stoch 1 digunakan sebagai sinyal entri pertama maksudnya untuk supaya ketika pada saat open posisi pergerakan chart akan sesuai dengan keinginan kita. misal Stoch 1 OS, stoch 2 OB, stoch 3 OB maka kita tunggu dulu sampai stoch 1 OB, setelah stoch 1 OB baru kita open posisi sell,,,, perhatikan deh setelah open sell chart akan bergerak sesuai dengan keinginan kita..
Selama saya pakai strategi ini saya sudah cukup banyak menghasilkan keuntungan, mungkin ada perbedaan kalau agan-agan semua juga pakai strategi ini. mohon dishare juga ke saya supaya saya bisa lebih pintar lagi.
Monday, September 5, 2011
APA KATA SUHUKU TENTANG TRADER LOSSER?
Candle Pattern:
"Saya melihat banyak trader yang hebat membuat banyak system yang bagus....tetapi saya jarang melihat trader yang konsisten dengan systemnya sendiri....dari yg saya tahu forex itu punya pola atau kebiasaan....yang perlu kita siapkan hanyalah..."kapan waktu terbaik untuk entry point kapan harus keluar dari sebuah perdagangan.....atau kapan saatnya kita menunggu". Semua trader saya yakin pastinya tau dong trader sukses itu adalah trader yang konsisten dan mempunyai displin yang kuat....Jadi ini terkadang membuat saya berfikir....hal nya sama dengan sebungkus rokok....disana dikatakan merokok dapat merusak kesehatan...tapi to tetep aja masih banyak yg merokok....kalai pak Tung Desem Waringin yg ngomong, "iki namanya manusia diperbudak oleh kebiasaan" banyak para trader yang diperbudak dengan kebiasaan losser...yaitu memiliki nilai konsisten yg sedikit....
Jika ingin sukses pelajari aja kebiasaan para master atau kebiasaan para guru yang telah sukses dalam bidang yang Anda minati...Jika ingin menjadi trader profesional maka pelajarilah kebiasaan dari para trader profesional....tiru apa yang selalu mereka lakukan.....ini jurusnya pak Tung yaitu ATM (amati tiru modifikasi) nyontek kebiasaan orang2 hebat itu halal....tapi jangan nyontek sama persis dong...mangkanya ada yang namanya modifikasi....Kebiasaan yang hebat akan menghasilkan hasil yang hebat pula...
ciri2 kebiasaan trader losser : tidak tahu kapan waktunya OP, CLOSE , waiting, tidak pernah mengkoreksi setiap kesalahan....tidak konsisten dengan planning trading yang telah ditetapkan, cepat putus asa, gampang mendengarkan signal orang lain tanpa menganalisanya terlebih dahulu, selalu menebak arah markets ( loe pikir ini togel apa), tidak percaya diri atau ragu disaat floating, tidak pernah merencanakan planning tradingnya....dll masih banyak lagi.
Jadi lihat saat ini apakah yang Anda lakukan selama ini masih ada gak pada ciri2 kebiasaan trader losser....untuk berubah kebiasaan adalah dengan menggantinya menjadi kebiasaan yang baru yang lebih nikmat."
Komandan Forex:
"Sekarang ini banyak orang yg membahas dan bertanya penyebab orang loss. saya rasa tentu semua sudah tau dan merasakannya di antara 75%-90% yang mengalami. Sekarang yg perlu dan penting di bahas dan ditanyakan bagaimana Anda bisa meraih profit setiap kali masuk pasar dengan memanfaatkan peluang.. Jadi kesimpulannya ..'Tak ada satupun rahasia dalam meraih sukses trading' Sukses dalam trading adalah bagaimana Anda mempersiapkan diri jika mengalami loss dan tetap mau belajar dari kegagalan dan pengalaman buruk Anda sendiri, sehingga akan muncul dengan sendirinya trik2 dan cara trading dari Anda sendiri sesuai dengan kemampuan dan informasi yg Anda dapatkan selama bertrading..."
Termasuk Ciri trader losser: estelah baca petuah2 sperti diatas bakalan mangguk2, yakin bisa seperti itu dan mental pun bangkit lagi. Tapi anehnya besok lupa lagi..Selalu begitu dan begitu...
Ciri2 yg lebih unik lagi seorang trader yg sering mengalami loss ialah sibuk dan bingung bahkan kehabisan akal mencari sistem ataupun tekhnik2 trading karna sering mengalami loss. padahal market mah gitu gitu aja kalo gak naik ya turun kalo kesamping pindah candel namanya." hahahahaha...
Semoga bermanfaat... Terima kasih guru-guruku...!
"Saya melihat banyak trader yang hebat membuat banyak system yang bagus....tetapi saya jarang melihat trader yang konsisten dengan systemnya sendiri....dari yg saya tahu forex itu punya pola atau kebiasaan....yang perlu kita siapkan hanyalah..."kapan waktu terbaik untuk entry point kapan harus keluar dari sebuah perdagangan.....atau kapan saatnya kita menunggu". Semua trader saya yakin pastinya tau dong trader sukses itu adalah trader yang konsisten dan mempunyai displin yang kuat....Jadi ini terkadang membuat saya berfikir....hal nya sama dengan sebungkus rokok....disana dikatakan merokok dapat merusak kesehatan...tapi to tetep aja masih banyak yg merokok....kalai pak Tung Desem Waringin yg ngomong, "iki namanya manusia diperbudak oleh kebiasaan" banyak para trader yang diperbudak dengan kebiasaan losser...yaitu memiliki nilai konsisten yg sedikit....
Jika ingin sukses pelajari aja kebiasaan para master atau kebiasaan para guru yang telah sukses dalam bidang yang Anda minati...Jika ingin menjadi trader profesional maka pelajarilah kebiasaan dari para trader profesional....tiru apa yang selalu mereka lakukan.....ini jurusnya pak Tung yaitu ATM (amati tiru modifikasi) nyontek kebiasaan orang2 hebat itu halal....tapi jangan nyontek sama persis dong...mangkanya ada yang namanya modifikasi....Kebiasaan yang hebat akan menghasilkan hasil yang hebat pula...
ciri2 kebiasaan trader losser : tidak tahu kapan waktunya OP, CLOSE , waiting, tidak pernah mengkoreksi setiap kesalahan....tidak konsisten dengan planning trading yang telah ditetapkan, cepat putus asa, gampang mendengarkan signal orang lain tanpa menganalisanya terlebih dahulu, selalu menebak arah markets ( loe pikir ini togel apa), tidak percaya diri atau ragu disaat floating, tidak pernah merencanakan planning tradingnya....dll masih banyak lagi.
Jadi lihat saat ini apakah yang Anda lakukan selama ini masih ada gak pada ciri2 kebiasaan trader losser....untuk berubah kebiasaan adalah dengan menggantinya menjadi kebiasaan yang baru yang lebih nikmat."
Komandan Forex:
"Sekarang ini banyak orang yg membahas dan bertanya penyebab orang loss. saya rasa tentu semua sudah tau dan merasakannya di antara 75%-90% yang mengalami. Sekarang yg perlu dan penting di bahas dan ditanyakan bagaimana Anda bisa meraih profit setiap kali masuk pasar dengan memanfaatkan peluang.. Jadi kesimpulannya ..'Tak ada satupun rahasia dalam meraih sukses trading' Sukses dalam trading adalah bagaimana Anda mempersiapkan diri jika mengalami loss dan tetap mau belajar dari kegagalan dan pengalaman buruk Anda sendiri, sehingga akan muncul dengan sendirinya trik2 dan cara trading dari Anda sendiri sesuai dengan kemampuan dan informasi yg Anda dapatkan selama bertrading..."
Termasuk Ciri trader losser: estelah baca petuah2 sperti diatas bakalan mangguk2, yakin bisa seperti itu dan mental pun bangkit lagi. Tapi anehnya besok lupa lagi..Selalu begitu dan begitu...
Ciri2 yg lebih unik lagi seorang trader yg sering mengalami loss ialah sibuk dan bingung bahkan kehabisan akal mencari sistem ataupun tekhnik2 trading karna sering mengalami loss. padahal market mah gitu gitu aja kalo gak naik ya turun kalo kesamping pindah candel namanya." hahahahaha...
Semoga bermanfaat... Terima kasih guru-guruku...!
Sunday, September 4, 2011
PRINSIP TRADER FOREX
Trader profesional pasti mengakui bahwa meskipun telah akrab dengan
strategi profit, sistem, dan teknik pengelolaan uang, keberhasilan
perdagangan tetap tergantung pada keadaan psikologis pikiran trader
itu sendiri.
Jika Anda seorang trader baru mungkin pada awal-awal trading riil,
menemukan kepercayaan diri karena biasanya profit dan profit, tetapi
kemudian baru merasakan pelan-pelan profitnya hilang.. dan habis juga
akhirnya.. hehehe
Trading adalah disiplin yang berorientasi pada kinerja. Ingat, Stres
dan tekanan mental dapat mempengaruhi kemampuan Anda dalam trading.
Banyak dari apa yang telah dipelajari tentang mencapai top kinerja
dalam bisnis lain pun dapat diterapkan untuk perdagangan forex ini.
Tapi sebelumnya, pertama mari kita menelaah cara-cara yang berbeda
dari bisnis perdagangan lain.
Akal tidak ada hubungannya dengan kemampuan Anda sebagai seorang
trader. Sukses bukan merupakan fungsi dari seberapa pintar Anda atau
berapa banyak Anda telah menerapkan sendiri secara akademis. Makanya
tidak ada yang cumlaud di dunia forex.
Jika Anda memiliki usaha di bidang asuransi misalnya, Anda dapat
mencari nasabah atau klien sebanyak-banyaknya, dengan etos kerja
yang tinggi dan kemampuan Anda mempengaruhi calon nasabah, makanya
Anda bisa membangunnya setiap hari dalam bisnis Anda. Anda tidak bisa
menunggu di rumah barangkali ada calon nasabah yang mendatangi Anda.
Nah, Seorang trader bisa duduk di depan layar monitor sepanjang hari,
menunggu pola candle, menunggu sistemnya 'on", mengenali apa-apa yang
terjadi di pasar. Ada godaan untuk mengambil perdagangan tidak
sabar..kemudian bertemu dilema, konflik batin dll. Dan paling
penting, Anda menunggu dan melakukan aktifitas itu semua adalah TIDAK
DIBAYAR! Kalau transaksi Anda loss, maka malah rugi... kalau
profit.. hari yang lain pun bisa hilang lagi whuahahahaa... Anda
tidak punya gaji hihihihhi...!
Namun, jika seorang trader bekerja terlalu keras, ia malah semakin
menanggung risiko. Uhft! Dan bagaimana dengan bulan di mana 19 dari
20 hari menguntungkan, namun kembali hilang semuanya dalam satu atau
dua hari yang buruk? Bagaimana mengukur produktivitasnya dalam
situasi ini? Apalagi duit investor yang dua hari kedepan harus dibagi
profitnya.. whuahahahhaa! Stresss....!
Jika Anda menginvestasikan waktu, energi, dan emosi ke dalam
pengembangan usaha bisnis dan mundur pada menit-menit terakhir, itu
akan dianggap gagal. Namun, di forex.. Anda harus mampu
menginvestasikan waktu dan energi untuk meneliti ide perdagangan, dan
dapat berubah pikiran di menit-menit terakhir. Kondisi pasar berubah,
dan kita tidak bisa diharapkan untuk memprediksi semua variabel
dengan pandangan ke depan. Keluar dari perdagangan yang buruk dengan
hanya kerugian kecil harus dianggap sebagai sukses besar! Loss hari
ini kena SL, cuma sedikit aaah... wah.. itu sukses besar, manakala
hari-hari yang lain profitnya banyak. Hehehehe... "Kalau kena SL
terus ya itu derita loe..!!!" kata Komandan Forex.
Apa sih definisi seorang trader yang sukses? Dia harus merasa baik
tentang dirinya dan "bagai menikmati bermain game" kata suhu Candle
Patern. Anda dapat membuat perdagangan kecil sebagai hobi,
menghasilkan beberapa keuntungan yang sangat sederhana, dan cukup
berhasil karena Anda bisa bersenang-senang. Gak perlu jadi trader
yang agresif yang telah bertahun-tahun yang besar, tapi akhirnya drop
dan hancur... lha saya telah mengalaminya hue hue hue hue.. hancur
hancur dah..., bahkan merusak kesehatan atau menjalani kehidupan yang
menyedihkan. Untuk hidup plus.. harus berjalan dulu dari minus
menuju nol.
Prinsip Performance
Prinsip pertama dari puncak kinerja adalah untuk menempatkan bahwa
trading itu menyenangkan dan menggairahkan. Jangan lakuakn trading
karena Anda lagi tertekan. Lupakan tentang statistik, persentase
pengembalian, rasio menang / rugi dll.. Awal-awal trading Anda
mengalami loss, jangan membuat Anda semakin kacau, dan berbuat
ngawur...ingat, yang penting adalah yag Anda lakukan pada akhir
bulan. Ya, Anda masih punya kesempatan... Pengalaman, kalau pikiran
kacau malah tambah loss banyak.
Jangan berpikir tentang BERUSAHA untuk memenangkan pertandingan
segera. Tetap terlibat dalam proses, teknik, Seorang trader harus
berkonsentrasi pada aksi harga sekarang dari pasar. Sebuah analogi
yang baik adalah pemain tenis profesional yang berfokus hanya pada
titik di tangan. Dia mungkin akan kehilangan setengah dari poin dia
bermain, tapi dia tidak membiarkan dirinya khawatir tentang apakah
atau tidak dia ke set. Ia harus memiliki keyakinan bahwa dengan
berkonsentrasi pada teknik-teknik ia bekerja di dalam praktek,
kekuatan dalam permainannya akan menang dan ia akan dapat hidup lebih
lama dr lawannya.
Prinsip kedua dari puncak kinerja adalah keyakinan.
Pada diri sendiri, metodologi, dan kemampuan Anda untuk sukses.
Beberapa orang secara alami lahir percaya diri. Orang lain mampu
menerjemahkan sukses dari ranah lain dalam hidup mereka. Mungkin
mereka baik dalam olahraga, musik, atau akademisi . Ada juga cara
kuno "kerja keras" cara mendapatkan kepercayaan diri. Mulailah dengan
meneliti dan mengembangkan sistem yang berbeda atau metodologi.
Dimasukkan ke dalam jam Backtesting. Tweak dan memodifikasi sistem
sehingga mampu membuat sendiri. Pelajari grafik sampai Anda hafal
setiap ayunan yang signifikan tinggi atau rendah. Percaya diri datang
dari mengembangkan metodologi yang ANDA yakini. Percayalah...!
Berkonsentrasi pada kondisi teknis. Memiliki rencana permainan yang
jelas. Jangan mendengarkan broker Anda, atau sinyal teman Anda. Anda
harus melakukan analisis sendiri dan memiliki keyakinan dalam rencana
permainan Anda menjadi seorang trader yang sukses.
Menganalisis pasar ketika pasar tutup. Tugas Anda di siang hari
adalah untuk memantau pasar, melakukan perdagangan dan mengelola
posisi. Trader harus seperti pilot pesawat tempur - membuat keputusan
yang cepat dan memiliki reflek yang cepat. Rencana mereka serangan
sudah ditentukan, namun mereka harus siap untuk membatalkan misi
mereka pada setiap tahap permainan.
Sama seperti Anda harus meletakkan "menang" dari pikiran Anda, jadi
sebaiknya Anda menempatkan kehilangan/loss keluar dari pikiran Anda -
dengan cepat. Sebuah perdagangan yang buruk tidak berarti Anda telah
kehilangan hari Anda. Singkirkan masalah dengan cepat dan mulai
membuat uang kembali. Ini seperti pada kondisi seseorang diet. Anda
tidak dapat membatalkan "kerusakan" yang telah dilakukan. Namun, itu
tidak berarti Anda telah kehilangan seluruh pola makan. Kembali ke
jalur dan Anda akan melakukannya dengan baik.
Untuk itu, semakin baik Anda dapat menghilangkan emosi dari hari
Anda, semakin baik kondisi trading Anda.
Trading adalah bisnis yang besar karena ditutup pada akhir hari pasar
Ini memberi Anda titik nol dari mana untuk memulai hari berikutnya -
yang bersih. Setiap hari adalah hari baru. Lupakan tentang bagaimana
Anda lakukan minggu sebelumnya. Yang penting adalah bagaimana Anda
melakukannya hari ini! UNTUK HARI-HARI LIBU MARKET, SILAHKAN yang
pernah terjadi layak untuk di pikirkan kembali... tetapi untuk tujuan
evaluasi.
Prinsip ketiga dari puncak kinerja adalah sikap.
Sikap adalah bagaimana Anda berurusan dengan situasi buruk yang tak
terelakkan yang terjadi di pasar. Sikap adalah juga bagaimana Anda
menangani "menggiling" sehari-hari, 2 konstan langkah ke depan dan 2
langkah mundur. Setiap profesional telah melalui waktu panjang datar.
Kemerosotan telah tak terelakkan untuk itu mungkin untuk tetap di
atas permainan Anda 100% dari waktunya. Setelah Anda telah menggali
diri sendiri keluar dari lubang, tidak peduli berapa lama waktu yang
dibutuhkan, Anda tahu bahwa Anda bisa melakukannya lagi. Jika Anda
telah melakukan sesuatu sekali, itu adalah tindakan berulang.
Pengetahuan itu merupakan senjata ampuh dan bisa membuat Anda seorang
trader lebih kuat.
Perdagangan baik tidak selalu berhasil. Sebuah perdagangan yang baik
adalah salah satu yang memiliki probabilitas yang mendukung, tapi itu
tidak berarti bahwa itu akan selalu berhasil. Orang-orang yang
memiliki latar belakang dalam teori permainan, memahami ini dengan
baik. Statistik hanya berarti ketika melihat sebuah string angka.
Misalnya, dalam sepak bola profesional, tidak bermain setiap mereka
yang sedang mengalami cidera...mENGAPA? Ini tentu ada hubungannya
dengan risiko kerugian.
Berikut adalah pertanyaan yang menarik: Anda harus melihat
perdagangan logis atau psikologis? Dengan kata lain, setiap
perdagangan berdiri pada kemampuannya sendiri? Secara teoritis, ya,
tapi dalam kehidupan nyata tidak selalu bekerja seperti itu. Seorang
trader mungkin untuk mengelola posisi berbeda tergantung pada apakah
perdagangan sebelumnya adalah pemenang atau pecundang.
Bagaimana seseorang tahu kapan untuk mengambil keuntungan pada
perdagangan yang baik? Anda harus bertanya pada diri sendiri terlebih
dahulu bagaimana Anda serakah, atau, berapa banyak uang yang ingin
Anda buat? Dan juga, apakah pola Anda memiliki "keuntungan yang
dirasakan?" Mengapa kita mendengar trader mengeluh sukses profit karena keluar dari perdagangan yang baik dengan terlalu cepat daripada tidak keluar dari perdagangan buruk
cukup cepat? Ada sebuah ungkapan lama: "Keuntungan seperti belut,
mereka menyelinap pergi."
OK. Realistis, setiap trader telah membuat perdagangan. Apa yang Anda lakukan jika Anda benar-benar terjebak dalam konflik/kesalahan trading? Hal pertama adalah menawarkan dengan "doa". Kedua, Kurangi ukuran/lot. Atau cut loss.. tetapi intinya adalah Anda mengambil tindakan, bukan malah bingung lalu membiarkan equity Anda di makan naga bahkan samapai habis.
Anda mengurangi risiko Anda, dan Anda telah bergeser keseimbangan psikologis untuk situasi menang-menang. Jika pasar berbalik, Anda masih memiliki bagian dari posisi Anda. Jika terus melawan Anda, kerugian Anda akan lebih mudah dikelola. Biasanya, Anda akan menemukan bahwa Anda berharap keluar dari seluruh posisi di urutan pertama, namun tidak semua orang mampu melakukan hal ini. Ya karena sulit...
Jadi, sekali lagi... ketika seorang trader kehilangan perdagangan karena sudah pada posisi yang "mengerikan" dia harus mengambil tindakan segera. Setiap trader berhak salah. Dia berhak "berdosa", tetapi sebaik-baik dosa, ya cepat bertobat... artinya.. setiap orang membuat kesalahan tetapi cepat atau lambat Anda akan harus keluar posisi daripada kalah total.
"Merasa baik" membantu perdagangan mendapatkan satu kembali semangat dalam permainan. Sangat menyenangkan untuk memulai hari dengan hasil profit. Hal ini cenderung untuk memberikan ruang bernapas lebih pada
perdagangan berikutnya. Psikologi hari itu mendukung Anda segera. Hal ini juga untuk menyingkirkan beban psikologi kehilangan pada perdagangan hari sebelumnya. sehingga Anda tidak harus berurusan dengan mereka lagi.
Maka, berhati-hatilah saat-saat trading di awal hari.. atau awal Anda trading, bila perlu pake tes harga dengan lot kecil dsb. Usahakan trading awal adalah profit meski menggunakan lot yang kecil.
Jika Anda mengikuti metodologi konsisten (kata kunci), dan
menghasilkan uang, bagaimana Anda membuat lebih banyak uang? Anda
harus membangun jumlah unit yang diperdagangkan tanpa meningkatkan
leverage. Dengan kata lain, jangan mencoba untuk perdagangan
yang lebih besar, sebaliknya, perdagangan kontrak lebih. Ini hanya
membutuhkan waktu untuk membangun account Anda atau jumlah modal di
bawah manajemen. Leverage yang tepat dapat menjadi kunci untuk
keberhasilan Anda dan umur panjang dalam bisnis ini. Kebanyakan
trader yang mengalami kesulitan memiliki terlalu besar perdagangan.
Ukuran mempengaruhi objektivitas Anda. Objek utama Anda harus tetap
dalam permainan. Kalimat yang lebih gampang dipahami adalah "sebuah perumpamaan aquarium... kalau ikannya besar ya gunakan aquarium yang besar.. karena kalau aquariumnya kecil, ikan cepat mati." Perbesar modal untuk lot yang besar, itu aja cara sederhananya kita berfikir. Selama ini, tidak seperti itu, maunya dapat yang keuntungan lebih besar, ikannya di perbanyak bahakan gedhe2 tetapi quariumnya dibiarkan kecil.
Kebanyakan orang bereaksi berbeda ketika mereka berada di bawah
tekanan. Mereka cenderung lebih emosional atau reaktif. Banyak atlet berbakat tidak bisa sukses karena mereka telah tertekan. Konsistensi jauh lebih penting daripada kecemerlangan atau dianggap hebat karena bisa memecahkan rekor sekali profit dahsyat untuk sehari. Hanya berusaha untuk konsistensi.. itu saja seorang trader bisa sukses di masa mendatang. Ya, saya yakin Anda bisa!!
Kunci terakhir untuk mencapai penguasaan mental atas permainan ini
adalah percaya bahwa Anda benar-benar bisa melakukannya. Setiap orang
mampu menjadi seorang trader yang sukses jika mereka benar-benar
percaya bahwa mereka bisa melakukannya. Anda harus percaya pada kekuatan keyakinan. Jika Anda seorang skeptis atau diri ragu-ragu, mulai dengan berpura-pura percaya Anda bisa. Jauhkan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda akan membuat kegagalan. Jika seseorang akan cukup kuat, mereka akan selalu menemukan jalan. Yakinkan itu!
Jika Anda mengakui kepada diri sendiri bahwa Anda benar-benar tidak
memiliki kemauan untuk menang di permainan ini, jangan mencoba untuk
perdagangan. Tinggalkan Trading! Ini terlalu mudah untuk kehilangan uang terlalu banyak.
Banyak orang berpikir bahwa mereka akan menikmati perdagangan ketika
mereka benar-benar memiliki mental untuk berusaha, dengan struktur keamanan modal trading mereka. Cobalah seperti mereka, mencoba..mencoba... dan jadilah pemenang!
Inti dari bacaan diatas adalah mengenai target, belajar, berusaha optimal dan keikhlasan...
Saya Trader
strategi profit, sistem, dan teknik pengelolaan uang, keberhasilan
perdagangan tetap tergantung pada keadaan psikologis pikiran trader
itu sendiri.
Jika Anda seorang trader baru mungkin pada awal-awal trading riil,
menemukan kepercayaan diri karena biasanya profit dan profit, tetapi
kemudian baru merasakan pelan-pelan profitnya hilang.. dan habis juga
akhirnya.. hehehe
Trading adalah disiplin yang berorientasi pada kinerja. Ingat, Stres
dan tekanan mental dapat mempengaruhi kemampuan Anda dalam trading.
Banyak dari apa yang telah dipelajari tentang mencapai top kinerja
dalam bisnis lain pun dapat diterapkan untuk perdagangan forex ini.
Tapi sebelumnya, pertama mari kita menelaah cara-cara yang berbeda
dari bisnis perdagangan lain.
Akal tidak ada hubungannya dengan kemampuan Anda sebagai seorang
trader. Sukses bukan merupakan fungsi dari seberapa pintar Anda atau
berapa banyak Anda telah menerapkan sendiri secara akademis. Makanya
tidak ada yang cumlaud di dunia forex.
Jika Anda memiliki usaha di bidang asuransi misalnya, Anda dapat
mencari nasabah atau klien sebanyak-banyaknya, dengan etos kerja
yang tinggi dan kemampuan Anda mempengaruhi calon nasabah, makanya
Anda bisa membangunnya setiap hari dalam bisnis Anda. Anda tidak bisa
menunggu di rumah barangkali ada calon nasabah yang mendatangi Anda.
Nah, Seorang trader bisa duduk di depan layar monitor sepanjang hari,
menunggu pola candle, menunggu sistemnya 'on", mengenali apa-apa yang
terjadi di pasar. Ada godaan untuk mengambil perdagangan tidak
sabar..kemudian bertemu dilema, konflik batin dll. Dan paling
penting, Anda menunggu dan melakukan aktifitas itu semua adalah TIDAK
DIBAYAR! Kalau transaksi Anda loss, maka malah rugi... kalau
profit.. hari yang lain pun bisa hilang lagi whuahahahaa... Anda
tidak punya gaji hihihihhi...!
Namun, jika seorang trader bekerja terlalu keras, ia malah semakin
menanggung risiko. Uhft! Dan bagaimana dengan bulan di mana 19 dari
20 hari menguntungkan, namun kembali hilang semuanya dalam satu atau
dua hari yang buruk? Bagaimana mengukur produktivitasnya dalam
situasi ini? Apalagi duit investor yang dua hari kedepan harus dibagi
profitnya.. whuahahahhaa! Stresss....!
Jika Anda menginvestasikan waktu, energi, dan emosi ke dalam
pengembangan usaha bisnis dan mundur pada menit-menit terakhir, itu
akan dianggap gagal. Namun, di forex.. Anda harus mampu
menginvestasikan waktu dan energi untuk meneliti ide perdagangan, dan
dapat berubah pikiran di menit-menit terakhir. Kondisi pasar berubah,
dan kita tidak bisa diharapkan untuk memprediksi semua variabel
dengan pandangan ke depan. Keluar dari perdagangan yang buruk dengan
hanya kerugian kecil harus dianggap sebagai sukses besar! Loss hari
ini kena SL, cuma sedikit aaah... wah.. itu sukses besar, manakala
hari-hari yang lain profitnya banyak. Hehehehe... "Kalau kena SL
terus ya itu derita loe..!!!" kata Komandan Forex.
Apa sih definisi seorang trader yang sukses? Dia harus merasa baik
tentang dirinya dan "bagai menikmati bermain game" kata suhu Candle
Patern. Anda dapat membuat perdagangan kecil sebagai hobi,
menghasilkan beberapa keuntungan yang sangat sederhana, dan cukup
berhasil karena Anda bisa bersenang-senang. Gak perlu jadi trader
yang agresif yang telah bertahun-tahun yang besar, tapi akhirnya drop
dan hancur... lha saya telah mengalaminya hue hue hue hue.. hancur
hancur dah..., bahkan merusak kesehatan atau menjalani kehidupan yang
menyedihkan. Untuk hidup plus.. harus berjalan dulu dari minus
menuju nol.
Prinsip Performance
Prinsip pertama dari puncak kinerja adalah untuk menempatkan bahwa
trading itu menyenangkan dan menggairahkan. Jangan lakuakn trading
karena Anda lagi tertekan. Lupakan tentang statistik, persentase
pengembalian, rasio menang / rugi dll.. Awal-awal trading Anda
mengalami loss, jangan membuat Anda semakin kacau, dan berbuat
ngawur...ingat, yang penting adalah yag Anda lakukan pada akhir
bulan. Ya, Anda masih punya kesempatan... Pengalaman, kalau pikiran
kacau malah tambah loss banyak.
Jangan berpikir tentang BERUSAHA untuk memenangkan pertandingan
segera. Tetap terlibat dalam proses, teknik, Seorang trader harus
berkonsentrasi pada aksi harga sekarang dari pasar. Sebuah analogi
yang baik adalah pemain tenis profesional yang berfokus hanya pada
titik di tangan. Dia mungkin akan kehilangan setengah dari poin dia
bermain, tapi dia tidak membiarkan dirinya khawatir tentang apakah
atau tidak dia ke set. Ia harus memiliki keyakinan bahwa dengan
berkonsentrasi pada teknik-teknik ia bekerja di dalam praktek,
kekuatan dalam permainannya akan menang dan ia akan dapat hidup lebih
lama dr lawannya.
Prinsip kedua dari puncak kinerja adalah keyakinan.
Pada diri sendiri, metodologi, dan kemampuan Anda untuk sukses.
Beberapa orang secara alami lahir percaya diri. Orang lain mampu
menerjemahkan sukses dari ranah lain dalam hidup mereka. Mungkin
mereka baik dalam olahraga, musik, atau akademisi . Ada juga cara
kuno "kerja keras" cara mendapatkan kepercayaan diri. Mulailah dengan
meneliti dan mengembangkan sistem yang berbeda atau metodologi.
Dimasukkan ke dalam jam Backtesting. Tweak dan memodifikasi sistem
sehingga mampu membuat sendiri. Pelajari grafik sampai Anda hafal
setiap ayunan yang signifikan tinggi atau rendah. Percaya diri datang
dari mengembangkan metodologi yang ANDA yakini. Percayalah...!
Berkonsentrasi pada kondisi teknis. Memiliki rencana permainan yang
jelas. Jangan mendengarkan broker Anda, atau sinyal teman Anda. Anda
harus melakukan analisis sendiri dan memiliki keyakinan dalam rencana
permainan Anda menjadi seorang trader yang sukses.
Menganalisis pasar ketika pasar tutup. Tugas Anda di siang hari
adalah untuk memantau pasar, melakukan perdagangan dan mengelola
posisi. Trader harus seperti pilot pesawat tempur - membuat keputusan
yang cepat dan memiliki reflek yang cepat. Rencana mereka serangan
sudah ditentukan, namun mereka harus siap untuk membatalkan misi
mereka pada setiap tahap permainan.
Sama seperti Anda harus meletakkan "menang" dari pikiran Anda, jadi
sebaiknya Anda menempatkan kehilangan/loss keluar dari pikiran Anda -
dengan cepat. Sebuah perdagangan yang buruk tidak berarti Anda telah
kehilangan hari Anda. Singkirkan masalah dengan cepat dan mulai
membuat uang kembali. Ini seperti pada kondisi seseorang diet. Anda
tidak dapat membatalkan "kerusakan" yang telah dilakukan. Namun, itu
tidak berarti Anda telah kehilangan seluruh pola makan. Kembali ke
jalur dan Anda akan melakukannya dengan baik.
Untuk itu, semakin baik Anda dapat menghilangkan emosi dari hari
Anda, semakin baik kondisi trading Anda.
Trading adalah bisnis yang besar karena ditutup pada akhir hari pasar
Ini memberi Anda titik nol dari mana untuk memulai hari berikutnya -
yang bersih. Setiap hari adalah hari baru. Lupakan tentang bagaimana
Anda lakukan minggu sebelumnya. Yang penting adalah bagaimana Anda
melakukannya hari ini! UNTUK HARI-HARI LIBU MARKET, SILAHKAN yang
pernah terjadi layak untuk di pikirkan kembali... tetapi untuk tujuan
evaluasi.
Prinsip ketiga dari puncak kinerja adalah sikap.
Sikap adalah bagaimana Anda berurusan dengan situasi buruk yang tak
terelakkan yang terjadi di pasar. Sikap adalah juga bagaimana Anda
menangani "menggiling" sehari-hari, 2 konstan langkah ke depan dan 2
langkah mundur. Setiap profesional telah melalui waktu panjang datar.
Kemerosotan telah tak terelakkan untuk itu mungkin untuk tetap di
atas permainan Anda 100% dari waktunya. Setelah Anda telah menggali
diri sendiri keluar dari lubang, tidak peduli berapa lama waktu yang
dibutuhkan, Anda tahu bahwa Anda bisa melakukannya lagi. Jika Anda
telah melakukan sesuatu sekali, itu adalah tindakan berulang.
Pengetahuan itu merupakan senjata ampuh dan bisa membuat Anda seorang
trader lebih kuat.
Perdagangan baik tidak selalu berhasil. Sebuah perdagangan yang baik
adalah salah satu yang memiliki probabilitas yang mendukung, tapi itu
tidak berarti bahwa itu akan selalu berhasil. Orang-orang yang
memiliki latar belakang dalam teori permainan, memahami ini dengan
baik. Statistik hanya berarti ketika melihat sebuah string angka.
Misalnya, dalam sepak bola profesional, tidak bermain setiap mereka
yang sedang mengalami cidera...mENGAPA? Ini tentu ada hubungannya
dengan risiko kerugian.
Berikut adalah pertanyaan yang menarik: Anda harus melihat
perdagangan logis atau psikologis? Dengan kata lain, setiap
perdagangan berdiri pada kemampuannya sendiri? Secara teoritis, ya,
tapi dalam kehidupan nyata tidak selalu bekerja seperti itu. Seorang
trader mungkin untuk mengelola posisi berbeda tergantung pada apakah
perdagangan sebelumnya adalah pemenang atau pecundang.
Bagaimana seseorang tahu kapan untuk mengambil keuntungan pada
perdagangan yang baik? Anda harus bertanya pada diri sendiri terlebih
dahulu bagaimana Anda serakah, atau, berapa banyak uang yang ingin
Anda buat? Dan juga, apakah pola Anda memiliki "keuntungan yang
dirasakan?" Mengapa kita mendengar trader mengeluh sukses profit karena keluar dari perdagangan yang baik dengan terlalu cepat daripada tidak keluar dari perdagangan buruk
cukup cepat? Ada sebuah ungkapan lama: "Keuntungan seperti belut,
mereka menyelinap pergi."
OK. Realistis, setiap trader telah membuat perdagangan. Apa yang Anda lakukan jika Anda benar-benar terjebak dalam konflik/kesalahan trading? Hal pertama adalah menawarkan dengan "doa". Kedua, Kurangi ukuran/lot. Atau cut loss.. tetapi intinya adalah Anda mengambil tindakan, bukan malah bingung lalu membiarkan equity Anda di makan naga bahkan samapai habis.
Anda mengurangi risiko Anda, dan Anda telah bergeser keseimbangan psikologis untuk situasi menang-menang. Jika pasar berbalik, Anda masih memiliki bagian dari posisi Anda. Jika terus melawan Anda, kerugian Anda akan lebih mudah dikelola. Biasanya, Anda akan menemukan bahwa Anda berharap keluar dari seluruh posisi di urutan pertama, namun tidak semua orang mampu melakukan hal ini. Ya karena sulit...
Jadi, sekali lagi... ketika seorang trader kehilangan perdagangan karena sudah pada posisi yang "mengerikan" dia harus mengambil tindakan segera. Setiap trader berhak salah. Dia berhak "berdosa", tetapi sebaik-baik dosa, ya cepat bertobat... artinya.. setiap orang membuat kesalahan tetapi cepat atau lambat Anda akan harus keluar posisi daripada kalah total.
"Merasa baik" membantu perdagangan mendapatkan satu kembali semangat dalam permainan. Sangat menyenangkan untuk memulai hari dengan hasil profit. Hal ini cenderung untuk memberikan ruang bernapas lebih pada
perdagangan berikutnya. Psikologi hari itu mendukung Anda segera. Hal ini juga untuk menyingkirkan beban psikologi kehilangan pada perdagangan hari sebelumnya. sehingga Anda tidak harus berurusan dengan mereka lagi.
Maka, berhati-hatilah saat-saat trading di awal hari.. atau awal Anda trading, bila perlu pake tes harga dengan lot kecil dsb. Usahakan trading awal adalah profit meski menggunakan lot yang kecil.
Jika Anda mengikuti metodologi konsisten (kata kunci), dan
menghasilkan uang, bagaimana Anda membuat lebih banyak uang? Anda
harus membangun jumlah unit yang diperdagangkan tanpa meningkatkan
leverage. Dengan kata lain, jangan mencoba untuk perdagangan
yang lebih besar, sebaliknya, perdagangan kontrak lebih. Ini hanya
membutuhkan waktu untuk membangun account Anda atau jumlah modal di
bawah manajemen. Leverage yang tepat dapat menjadi kunci untuk
keberhasilan Anda dan umur panjang dalam bisnis ini. Kebanyakan
trader yang mengalami kesulitan memiliki terlalu besar perdagangan.
Ukuran mempengaruhi objektivitas Anda. Objek utama Anda harus tetap
dalam permainan. Kalimat yang lebih gampang dipahami adalah "sebuah perumpamaan aquarium... kalau ikannya besar ya gunakan aquarium yang besar.. karena kalau aquariumnya kecil, ikan cepat mati." Perbesar modal untuk lot yang besar, itu aja cara sederhananya kita berfikir. Selama ini, tidak seperti itu, maunya dapat yang keuntungan lebih besar, ikannya di perbanyak bahakan gedhe2 tetapi quariumnya dibiarkan kecil.
Kebanyakan orang bereaksi berbeda ketika mereka berada di bawah
tekanan. Mereka cenderung lebih emosional atau reaktif. Banyak atlet berbakat tidak bisa sukses karena mereka telah tertekan. Konsistensi jauh lebih penting daripada kecemerlangan atau dianggap hebat karena bisa memecahkan rekor sekali profit dahsyat untuk sehari. Hanya berusaha untuk konsistensi.. itu saja seorang trader bisa sukses di masa mendatang. Ya, saya yakin Anda bisa!!
Kunci terakhir untuk mencapai penguasaan mental atas permainan ini
adalah percaya bahwa Anda benar-benar bisa melakukannya. Setiap orang
mampu menjadi seorang trader yang sukses jika mereka benar-benar
percaya bahwa mereka bisa melakukannya. Anda harus percaya pada kekuatan keyakinan. Jika Anda seorang skeptis atau diri ragu-ragu, mulai dengan berpura-pura percaya Anda bisa. Jauhkan mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda akan membuat kegagalan. Jika seseorang akan cukup kuat, mereka akan selalu menemukan jalan. Yakinkan itu!
Jika Anda mengakui kepada diri sendiri bahwa Anda benar-benar tidak
memiliki kemauan untuk menang di permainan ini, jangan mencoba untuk
perdagangan. Tinggalkan Trading! Ini terlalu mudah untuk kehilangan uang terlalu banyak.
Banyak orang berpikir bahwa mereka akan menikmati perdagangan ketika
mereka benar-benar memiliki mental untuk berusaha, dengan struktur keamanan modal trading mereka. Cobalah seperti mereka, mencoba..mencoba... dan jadilah pemenang!
Inti dari bacaan diatas adalah mengenai target, belajar, berusaha optimal dan keikhlasan...
Saya Trader
SINETRON FOREX
Sahabat Trader yang ku Sayangi wwkwkwkk...
Suatu hari saat aku duduk2 santai sambil nydot udut,
datang seorang kawan ngajak ngobrol ngalor ngidul yang akhirnya
sampai juga mbahas2 forex.
Dia tanya Forex itu apa dan gimana sih......
Lha saya mo jelasin juga bingung mau mulai dari mana lha wong saya sendiri
juga belum begitu ngeh sama.
Ya udah saya jawab sak isoku
Forex itu ya ngak jauh-jauh amat sama orang jualan cabe berkisar di BUY and SELL,
Bedanya Resiko di forek lebih besar ya berbanding luruslah sama keuntungan yang di janjikan.
Dia pun manggut2......( mudeng po ora mbuh ra ruh heheheee...)
Ya udah gini aja ( tak lanjutken...)
Sebelum anda terlanjur mengenar Forek lebis jauh and kejebak di dalamnya ( weleh kok kayak nakut nakutin bahasanya...)
Kita ibaratkan Forek itu Sebuat SINETRON yang mempunyai alur cerita dengan ending yang berbeda-beda setiap pemainnya.
1. Pemain figuran atau pembantu , kebanyakan dapat peran kecil2 tapi paling heboh di awal awal cerita, paling banyak bahkan kadang2 suka petita-petiti....., sering bikin gara2 tapi seiring berjalannya cerita mereka berguguran satu persatu....., bahkan sudah tidak ada bagian cerita untuk dia tetap ngotot mau tampil lagi.
2. Pemain/Pemeran utama, Peran tokoh ini sangat dominan tapi perjalanannya banyak mengandung pesan2 yang luar biasa di awal cerita sering mengalami ujian2 yang berat, tetapi tokoh utama selalu dapat mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang yang dilalui.
Dan karena kematangan jiwa yang di tempa dari pengalaman-pengalaman itu yang membawa
Tokoh utama ini pada ending cerita yang Bahagia.
Sekarang keputusan ada di tangan anda kalau masih tetep ingin masuk dunia forex, tinggal
anda pilih mau jadi Tokoh utama atau tokoh figuran Monggo......
" ooooooo........( dia pun manggut2 lagi mudeng po ra mbhu ra ruh....)
Akhirnya dia pun pamit akupun lanjut Nyedot udud meneh ......seeeettttttt.
Ok bro
by Dw Anto
Suatu hari saat aku duduk2 santai sambil nydot udut,
datang seorang kawan ngajak ngobrol ngalor ngidul yang akhirnya
sampai juga mbahas2 forex.
Dia tanya Forex itu apa dan gimana sih......
Lha saya mo jelasin juga bingung mau mulai dari mana lha wong saya sendiri
juga belum begitu ngeh sama.
Ya udah saya jawab sak isoku
Forex itu ya ngak jauh-jauh amat sama orang jualan cabe berkisar di BUY and SELL,
Bedanya Resiko di forek lebih besar ya berbanding luruslah sama keuntungan yang di janjikan.
Dia pun manggut2......( mudeng po ora mbuh ra ruh heheheee...)
Ya udah gini aja ( tak lanjutken...)
Sebelum anda terlanjur mengenar Forek lebis jauh and kejebak di dalamnya ( weleh kok kayak nakut nakutin bahasanya...)
Kita ibaratkan Forek itu Sebuat SINETRON yang mempunyai alur cerita dengan ending yang berbeda-beda setiap pemainnya.
1. Pemain figuran atau pembantu , kebanyakan dapat peran kecil2 tapi paling heboh di awal awal cerita, paling banyak bahkan kadang2 suka petita-petiti....., sering bikin gara2 tapi seiring berjalannya cerita mereka berguguran satu persatu....., bahkan sudah tidak ada bagian cerita untuk dia tetap ngotot mau tampil lagi.
2. Pemain/Pemeran utama, Peran tokoh ini sangat dominan tapi perjalanannya banyak mengandung pesan2 yang luar biasa di awal cerita sering mengalami ujian2 yang berat, tetapi tokoh utama selalu dapat mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang yang dilalui.
Dan karena kematangan jiwa yang di tempa dari pengalaman-pengalaman itu yang membawa
Tokoh utama ini pada ending cerita yang Bahagia.
Sekarang keputusan ada di tangan anda kalau masih tetep ingin masuk dunia forex, tinggal
anda pilih mau jadi Tokoh utama atau tokoh figuran Monggo......
" ooooooo........( dia pun manggut2 lagi mudeng po ra mbhu ra ruh....)
Akhirnya dia pun pamit akupun lanjut Nyedot udud meneh ......seeeettttttt.
Ok bro
by Dw Anto
Subscribe to:
Posts (Atom)
:.



