Wednesday, December 1, 2010

BROKER LOKAL ATAU ASING?

Denger "BROKER LOKAL", miris hatiku.... luar biasa dan berwibawa, tentu terbayang duit-duit gedhe bersemayam disana wkwkwkwkwa....! Tradernya ganteng-ganteng, cantik-cantik dan tentu saja kaya raya... Lebih hebat lagi, profitnya pasti gedhe-gedhe juga... Kalau loss? Kayaknya sih gak pernah loss.... Mereka kan orang kaya-kaya, hehehe... Kadang saya ingin trade disana dengan platform yang keren tentunya... Kalau ngobrol-ngobrol sama temen, gak ada malunya... dengan bangga menyebut nama brokernya. Wuich...! Asal mereka jangan tanya, loss berapa... pasti ngobrolnya semakin 'gayeng'. Saya kalau bertemu dengan mereka, sedikit "down" hehehe, makanya lebih baik diam saja, mereka hebat-hebat, loss besar pun mereka menceritakan dengan bangganya... Ya, karena "jumawa"nya broker lokal. Wkwkwkkwkwkwkw...

Tentu saja ini penting bagi trader pemula yang baru pertama kalinya mempertaruhkan resiko uangnya di pasar forex. Pada dasarnya flatform yang digunakan broker lokal maupun broker asing itu sama saja, sebagai orang awam tentu akan melihat dari sisi mana yang lebih menguntungkan dari segi finansial atau mana yang lebih mudah dan cepat dalam memberikan layanan kepada trader pemula apalagi yang hanya memainkan uang di pasar forex tidak terlalu besar.

Berikut beberapa perbedaan yang nyata dan segera dapat dipahami oleh trader pemula dalam memilih broker lokal atau asing:

1. SPREAD – nah, dalam hal ini broker lokal akan menerapkan spread yang lebih besar, ini artinya keuntungan dalam trading forex akan lebih banyak tergerus besarnya spread pada broker lokal (3 – 10 pips) dibandingkan broker asing ( 1 – 6 pips) tergantung dari pairs.
2. KOMISI – nah, yang ini sebagian besar broker lokal meminta komisi dari tiap transaksi yang dilakukan. Kalau broker lokal, semua broker lokal pakai komisi,tapi sudah pada jual murah koq rata2, asal bisa nego pasti dapat minimum komisi dalam trading forex, sementara broker asing sebagian besar tanpa komisi. Sekarang broker luar memang tidak pake komisi cuma kena spread doank, tetapi saat kita deposit pakai LR per $ nya saja kurang lebih dah minus 500-700 perak ,belum lagi pas WD, secara tersirat kadang saya berfikir, "ini kan sama aja kaya kena komisi" tetapi broker luar non scam tetap saja 'Owke' menurut saya. Saya masih di briker luar, FXClearing.
3. SWAP – biaya yang satu ini selalu muncul saat kita holding/floating dalam trading lebih dari 24 jam. Umumnya broker lokal memungut swap sedangkan lebih banyak broker asing yang swap free (islamic account). Jadi ada biaya penginapan yang paling gak mengenakkan ya swap ini. Kalau di hotel, mah asyik... kalau swap?
4. DEPOSIT – nah, ini paling penting bagi trader pemula. Pada broker lokal deposit awal untuk bisa memulai trading forex berkisar antara US$3000 s/d US$5000 atau lebih, sedangkan pada broker asing kita dapat bermain retail dengan deposit mulai US$25 dan bahkan ada yang memberikan modal awal gratis kepada kita sebesar US$5.
5. LAVERAGE – ini penting terutama dalam hal keleluasaan kita trading forex, karena dengan laverage yang tinggi akan memberikan kesempatan trading lebih banyak dengan hanya menggunakan sedikit modal saja. Kisaran laverage pada broker asing hingga 1:500. tetapi untuk broker lokal biasanya 1 : 100.

Jadi, ada plus minus masing-masing broker luar maupun lokal

Nah, dari ke-5 perbedaan diatas tentu kita kembali dihadapkan pilihan mana yang akan kita gunakan.. sebagai pemula dalam dunia trading forex tentu yang menjadi pertimbangan utama adalah kemudahan dan resiko paling kecil.

Silahkan membuka Account di fxClearing, Klik disini!

Monday, November 29, 2010

BELAJAR MENGGUNAKAN GARIS HORISONTAL

Belajar bagaimana menggunakan garis horizontal secara efektif di pasar forex merupakan aspek penting dari seorang trader yang secara garis  besar berpedoman dalam tradingnya secara teknis,  Ada contoh yang berbeda di mana Anda dapat menggunakan  strategi trading forex dengan garis horizontal. Kita akan membahas masing-masing dengan contoh-contoh chart dalam artikel ini: Bagi pemula yang melihatnya bikin pusing, nikmati secangkir kopi dulu aja... rilexs...!

• Trading bounces from horizontal levels

Garis horisontal pada support atau resistance adalah daerah dengan probabilitas tinggi atau area  bagi Anda untuk mengawasi perdagangan pasar forex. Hampir semua pembalikan candlestick bar atau pola harga lainnya, signifikan jika terjadi garis horizontal yang kuat yang telah menjadi support yang signifikan atau area resistensi di masa lalu.

Pada contoh tabel di bawah ini kita melihat daily chart emas. Perhatikan tingkat horizontal telah terbentuk di pasar ini, garis horizontal berlaku karena diuji dua kali sebelum sinyal terjadi, itu menunjukkan tingkat yang signifikan. Akhirnya, kita dapat melihat bahwa lilin terbentuk dengan baik dan pola pembalikan terbentuk yang menunjukkan resistance yang jelas di daerah ini.. Satu catatan lain pada perdagangan bounce garis horizontal seperti ini, sering kali garis horizontal akan beralih dari support kepada resistance atau sebaliknya, kita dapat melihat bukti dari ini dalam tabel di bawah juga.


Horizontal line trading ranges
Cara lain yang sangat baik untuk mengimplementasikan garis horizontal ke teknik trading forex Anda adalah dengan perdagangan dalam rentang/range perdagangan. Pasar sering mengkonsolidasikan diri, oleh karena itu, penting bahwa Anda tahu cara memanfaatkan konsolidasi ini dengan belajar trade di demo misalnya, coba belajar dengan  dukungan garis horisontal atau daerah-daerah resistance yang terbentuk ketika pasar konsolidasi.

Pada contoh tabel di bawah ini kita melihat EURJPY harian, yang mana  range  perdagangan  sekitar 138.50/139.00 dan 127,00. Daerah-daerah tersebut akan sangat memungkinkan sebagai daerah garis horizontal untuk melihat sinyal trading terbentuk. Sejak pasar mengkonsolidasikan sama banyak dalam range perdagangan, dan tidak melebihi,  maka  strategi forex menggunakan garis horizontal dalam perdagangan sangat penting jika Anda ingin mendapatkan profit.


Breakouts of horizontal lines
Salah satu penggunaan yang sangat baik lainnya adalah support garis horizontal atau tingkat resistensi  dengan menggunakan mereka untuk perdagangan breakouts. breakouts terjadi setelah periode konsolidasi, semua pasar akhirnya breakout dari konsolidasi, itu adalah masalah waktu yang merupakan kunci untuk menentukan apakah Anda perdagangan breakouts berhasil.

Dalam rangka untuk mengkompensasi banyak "false-breakouts" yang sering terjadi dalam pasar forex, maka strategi  trading forex yang dapat Anda gunakan ketika breakouts. Pertama, menunggu breakout awal terjadi tetapi tidak perdagangan itu,  melihat apa yang terjadi. Anda perlu memastikan bahwa Anda setidaknya dalam perdagangan menghindari "pelarian palsu" yang ditakuti.


Pada contoh tabel di bawah ini kita melihat chart AUDJPY 4hr, kita bisa melihat periode konsolidasi. Perhatikan bahwa sebenarnya ada 2 posisi kembali pada tes tingkat support garis horizontal dimana breakout awal terjadi, kedua tes ulang sangat tinggi-probabilitas skenario untuk entry.



 Silahkan untuk dipahami perlahan-lahan, ...Jika belum memiliki account FxClearing, Klik!
Untuk panduan, Klik!

Saturday, November 27, 2010

BAGAIMANA SIGIT PURNOMO TRADING (1)


Memenuhi permintaan kawan-kawan, saya ingin posting cara trading saya hehehehe... siapa tahu ada manfaatnya, khususnya buat para newbie...

Postingan ini saya kasih nomor 1 karena ini hanya salah satu bagian trading saya. Semoga kelanjutannya bisa saya posting di hari yang lain. Tentang strategi ini saya memilih strategi yang paling sederhana, anak kecil aja bisa hehehehe....

Perlu saya sampaikan, bahwa indikator yang saya gunakan adalah ramuan dari berbagai indikator yang ada di internet... saya comot satu-satu (memilih yang gratisan) tapi yang saya anggap terbaik. Bahkan ada beberapa indikator yang standard bawaan Mt4.

Saya gunakan TF: M15
Indikator:
1. Bollinger Bands, saya menggunakan parameter 14
2. Stochastic Oscillator, 5 3 3 saya menggunakan price field: close
3. KG Standard Deviation
4. Auto Pivot
5. Resistance dan Support (barry)

Indikator yang sederhana sekali, tetapi manjur juga nih untuk mendapatkan profit.
Perhatikan, saya ada tiga transaksi... seperti yang saya bantu dengan trend line.

Pertama, BUY @1.5615 dan TP @1.5630
Kedua, Sell @ 1.5640 dan TP @ 1.5625
Ketiga, BUY @ 1.5590 dan TP @ 1.5605

Saya melakukan hal-hal yang sederhana, karena saya orang yang sederhana...

Saya hanya memperhatikan Posisi BB dan Stochasik dan mengambil profit dari oversold dan overbought Stochasik (mentok kandas pokokmen)di dukung posisi BB yang konfirm. Insya Allah kalau mau nyari sedikit pip akan dapat deh... jadi saya open posisi buy manakala oversold dan ambil posisi sell manakala overbought.

Kelihatannya sederhana, tetapi bagi newbie mungkin sulit, tetapi dont worry...

Dimana letak kesulitannya? Kesulitannya adalah ketika menghadapi pasar tidak seperti yang diharapkan, meski indikator telah konfirm tetapi tetap saja bablas angine.... Sekali lagi indikator tetap indikator... fungsinya hanya membantu trader saja mengambil keputusan.

Kapankah itu sering terjadi? Berdasarkan pengalaman saya adalah malam hari...

So,....

Saya ada saran dan ini penting! Jika malam hari, maka saya menyarankan trading sesuai tren yang terbentuk...(Lihat sample chart diatas)> tren sedang turun... Maka Anda jangan ambil posisi seperti saya ambil posisi (transaksi pertama)> saya memang terlalu ambil risiko > meski saya profit hehehehe. Artinya, jika stochastik telah oversold tetapi berlawanan dengan tren sebaiknya jangan ambil posisi buy... kita baiknya tunggu stochastik overbought dan ambil sell (posisi ini sesuai tren yang sedang turun...). Maka dalam sample chart diatas, Anda hanya mengambil transaksi seperti saya yang kedua (ketika saya ambil posisi sell). Pada transaksi ketiga, stochastik telah oversold lagi, saya mengambil posisi buy, karena pergerakan di hari itu GBP/USD dari high/low sudah hampir 200 pip. Saya berfikir lebih aman untuk ambil posisi buy (toh gak nyalahin petunjuk indikator). Saya siap-siap kalau harga ternyata turun lagi meski telah oversold, setiap 20 pip pergerakan saya akan mengambil posisi yang searah dan take profit didekatkan pada harga... (masih ingatkah strategi sederhana yang pernah saya posting terdahulu?) Kemungkinan besar strategi ini profit juga pada akhirnya.

Pengalaman pagi hari...

Kalau strategi ini kita gunakan pada pagi hari, pada sesi market Asia, hasilnya profit dan profit. terpenting, kita telah mengetahui dengan indikator yang disetting seperti ini, kitatidak ragu-ragu lagi kapan kita akan mengambil posisi. Meski kita sudah melakukan analisa, dann tetap salah, maka jangan panik, fokus kita selanjutnya adalah "pengelolaan trading". Salah satu contoh pengelolaan trading adalah yang pernah saya posting beberapa waktu yang lalu. Dasarnya adalah, asal kita fokus pada pertambahan equity, maka kita harus rela mengorbankan transaksi-transaksi yang salah, dan kesalahan itu telah tertutup oleh profit transaksi-transaksi selanjutnya.

Udah ya? Apalagi sih, saya kira cukup jelas....!

Eh, Anda sudah punya Account FxClearing belum? Kalau mau buka akun...Klik!

Thursday, November 25, 2010

MALAM INI TIDAK ADA CINTA

“Malam ini tidak ada cinta.” Kata-kata ini sering muncul dalam benaknya. Datang bagai daun-daun kering yang terputus dari rantingnya. Ia merasa gelisah seolah-olah membaca kalimat dari primbon tua yang bernuansa mantra.

Mungkin ia telah membaca kalimat itu dalam sebuah novel percintaan yang malang. Dan seperti umumnya seseorang dengan hati yang murung, ia mudah tergugah kata-kata yang indah. Malam itu seolah ia hanya memiliki kalimat itu, seperti pasrah memeluk takdir.

Seorang laki-laki akan melakukan sebuah tradisi, namanya Gowokan. Konon seorang laki-laki yang akan duduk di pelaminan harus siap fisik, mental dan ketrampilan teknis. Untuk alasan yang terakhir itu seorang jejaka harus dilatih oleh perempuan yang sudah mahir.

Pada sebuah kamar di suatu malam.…
“Gila!” kecamnya dalam kesendirian. Sementara Bapak Ibu dan Saudar-saudaranya mengungsi ke rumah kerabatnya di kampung tetangga seolah di rumahnya ada musibah. Ya, disana ada musibah.

“Malam ini tidak ada cinta. Malam ini tidak ada cinta…,” begitu berulang-ulang layaknya seorang yang sedang bezikir. Sementara di langit-langit ruangan itu baling-baling kipas angin berputar datar mengantarkan segumpal kegundahan dan kepedihan yang terbentuk di dalam hatinya.

Tanpa disadari, sesosok perempuan muda yang bertubuh sintal tiba-tiba berada di hadapannya. Keduanya tegak berhadapan seperti dua orang yang mau mengatakan sesuatu yang lama sudah di simpan, tetapi sebenarnya tidak!

“Aku akan melatihmu malam ini. Melatih memadu kasih asmara dari pancaran aura yang tertahan,” kata perempuan itu sambil tangannya menyentuh tangan sang laki-laki. Tetapi laki-laki itu menolak.

“Bagaimana aku harus melekatkan tubuhku dengan tubuhmu, bila aku sangat mencintai calon isteriku,” kata laki-laki itu mencoba menahan diri. “Pergilah!” lanjutnya.
“Tidak! Aku datang utusan budaya. Tugasku belum aku laksanakan, apa tidak menjadi kutukan yang tak terelakkan?” jawab perempuan itu lagi.
Laki-laki itu diam…
Perempuan itu juga diam…
Semua terdiam…
Anda sekalian juga diam..!

Beberapa saat terasa sunyi di tempat itu, padahal begitu ramai pengunjung di panggung budaya itu. Ya, seseorang sedang membacakan cerpen dengan judul “Malam Ini Tidak Ada Cinta”.Tetapi tiba-tiba…

“Bagaimana kelanjutan ceritanya, Mas Sigit? Kok berhenti!” kata perempuan yang duduk agak depan diantara orang-orang yang menyaksikan pertunjukan itu.

“Siapa namamu, gadis cantik?” tanya si cerpenis gendeng itu sambil maju dan membungkuk menatap tajam si penanya..

“Fitri…! Lengkapnya Annisa Fitriasri…” katanya setengah berteriak.

“Terima kasih Fitri… Terima kasih kepada semua yang hadir pada malam ini. Untuk Fitriasri, lanjutkanlah kisah ini. Kepada semuanya, kalianlah yang melanjutkan!” Sigit keluar panggung dengan enjoy tanpa merasa bersalah sekalipun. Kemungkinan juga dia tidak diberi honor dengan pertunjukan seperti itu. Tetapi biarlah…
Tidak dapat dihindari kekecewaan pengunjung, “huuuuu….!” Tetapi aku tahu, itu tidak membuat kapok, apalagi putus asa untuk tidak menonton setiap pertunjukannya. Penonton sudah hafal betul terhadap karakter ‘cerpenis gendeng’ ini. Bahwa cerpenis yang satu ini bisa tiba-tiba mengecewakan sekaligus memiliki power pengaruh penontonnya dalam penantian. Great!

Di belakang panggung, usai pertunjukan Fitri mengejar Sigit saat diketahuinya ia sedang berjalan menuju mobilnya.”Mas Sigit..!“ Fitri memanggil.

“Ya Nona… Ada apa?”

“Saya sangat menggemari cerpen-cepen Mas Sigit.”

“Cerpen yang mana?” tanyanya sambil mengernyitkan alisnya.

“Itu lho, ada Kota Langit, Surat Untuk Edo, saya juga suka cerpen Oil Dewa yang lucu itu, Mas Sigit.”

“Oo…begitu, baiklah . Persembahan ‘Malam Ini Tidak Ada Cinta’ biar saya khususkan untuk kamu saja. Kamu lihat sendiri, semua penonton menyoraki aku dan hampir-hampir lemparan botol minuman kaleng sampai kena wajahku, kan?”

Ya, sejak itu mereka berdua akrab. Berdua kemana-mana. Saat di dalam kampus, di mall atau sedang belanja sekalipun mereka berdua seperti sejoli yang sedang kasmaran. Sigit agaknya mencintainya dan Fitri pun begitu. Tetapi aku tidak tahu apa yang terjadi dengan perasaan mereka dan perbuatan mereka. Aku hanya tahu satu hal, bahwa besok adalah hari terakhir bagi mereka untuk bersama-sama. Sigit akan pulang kampung karena ada panggilan kerja dan Fitri belum selesaikan kuliahnya.
Perpisahan itu mereka habiskan di sebuah pegunungan kecil nan indah di Ungaran. Sebuah kawasan yang tidak begitu panas pun tidak begitu dingin, hawa yang penuh kesejukan. Mereka mencari tempat kosong di salah satu bangunan berbentuk payung dengan meja bulat dan kursi sandar melingkar, yang disediakan untuk para pengunjung duduk-duduk menikmati pemandangan. Tetapi semua bangunan-bangunan kecil itu telah dihuni pasangan-pasangan remaja. Mereka akhirnya duduk di hamparan rumput berbukit.
Hari menjelang petang, tetapi mereka seperti tidak mau saling melepaskan, tidak boleh salah satunya pergi. Malam itu terpaksa mereka berdua bersama-sama. Entahlah
dimana.

Sementara langit terkelupas berwarna jingga, menandakan tiba senja. Sampai di puncak pendakian kabut yang menebar dinginnya aura malam, mereka belum berpisah juga.

“Kita berdua telah didalam sekat-sekat kabut, seolah kita masuk di dalam kamar pengantin dan kau meminta lampu diredupkan. Kita akan lupa hari esok karena keindahan malam ini, sayang,” kata Sigit tiba-tiba memecah suasana tetapi menambah syahdu keadaan saat itu.

“Ya, kenangan ini akan terbawa pulang,” jawab Fitri sambil tersenyum menatap lembut mata Sigit. “Tetapi kita bukan pasangan pengantin, Mas?” lanjut Fitri.

“Ya, tetapi ingatkah beberapa hari yang lalu, kita berdua di dalam becak dan diluar hujan deras sekali. Tirai plastik menutup kita, kita tidak bisa melihat keluar dan yang diluar tidak bisa melihat kita. Sementara abang becak terus menunaikan tugas mengantar kita. Tidakkah kau lihat, kita seperti pengantin yang ditandu mirip pengantin Cina pada masa lalu? Aku sangat bahagia Fit…”

Fitri mendekat padanya. Sementara kabut tebal datang kepada mereka. Begitu tebal kabut itu, seolah mereka terbungkus di dalam selimut yang basah. Tak tampak sesuatupun dari jarak yang sangat dekat. Kelambu kabut itu menutup mereka dari pandangan dunia.

“Masih adakah yang ingin kau ajarkan, Mas?”

“What?” Sigit terkejut. “Apa maksudmu?”

“Cerpenmu telah aku lanjutkan. Kau pun melanjutkan… Tetapi malam ini aku calon pengantinnya, dan kau yang melatihku…” jawab Fitri sambil terisak-isak di pangkuannya.

Serpihan kabut menyapu wajah mereka bagaikan serbuk embun dipercikkan.
“Apakah kau akan menikah dengan orang lain, Fit?”

“Bekas ini akan aku bawa pulang dan akan ada yang menghapusnya, bagaimana denganmu?” tanya Fitri sementara Sigit diam menangis.

“Maafkan aku, sesungguhnya rasa sayangku milikmu. Tetapi…?”

“Tetapi apa?”

“Malam ini tidak ada cinta. Aku menyukai cerpenmu, aku tidak suka cerpen sang idolaku terhenti, terputus di tengah jalan. Bukankah kau ingin supaya aku melanjutkan kisah itu? Aku sangat menyayangi Mas Sigit, tetapi aku akan menjadi milik orang lain. Besok aku ada yang menjemput kehidupanku.”

“Telah sekian lama aku menanti, telah sekian lama pula aku mencari. Kau tahu? Kerinduanku padamu telah menumpuk dalam gudang-gudang waktu. Belum sempat aku menyimpulkan rasa ini, tetapi….”

“Sadarlah, Mas. Itu tak akan mungkin terjadi. Kita tak mungkin bisa bersama lagi.”

“Tapi mengapa, Fit? Mengapa? Apakah kau tak ingin kita kembali seperti dulu? Masih ingatkah, ketika matahari hampir terbenam, kita duduk di atas bebatuan. Menunggu kiriman gelombang dari laut, lalu kita membalasnya dengan sajak-sajak cinta. Menulisnya dengan kasih, dengan sayang. Tapi mengapa? Mengapa sekarang kau pergi? Kau pergi dengan akhir seperti ini. “

“Mas, sudahlah. Jangan kau ungkit masa lalu. Lupakan saja. “

“Apa? Lupakan? Setelah sebagian hidupku kuabadikan untukmu, kau selalu menjadi sumber inspirasiku, kisah-kisahku hanya bercerita bagaimana diriku bertambat di hatimu. Tidak, Fit, aku tak bisa.”

“Mas, apa kau tidak tahu, aku tak akan bisa lagi di sampingmu, menyambung kembali benang kenangan kita, menyulamnya jadi harapan, jadi impian yang kau katakan. Tidak, itu tak mungkin. “

“Fitri, rasa rinduku masih bergelora. Dan seperti dulu, masih seperti dulu, aku menulis penantian dalam kekecewaan yang telah jadi kanvas, tempatku menulis gundah, melukis resah, tempat mendiskusikan segala keluh-kesah, memperdebatkan tentang sebuah pertanyaan, mengapa kita berpisah?”

“Mas, Tolong jangan kau lanjutkan. Malam ini tidak ada cinta. Aku juga sakit, Mas. Aku menyayangimu. Tetapi aku ingin melihatmu seperti dalam cerpenmu ‘Surat Untuk Edo’ sosok seorang Edo yang tegar seperti batu karang. Aku juga sebenarnya tidak tega melihatmu seperti ini, atau aku berbicara kasar seperti perkataan orang bodoh. Tetapi kau harus tahu, Mas. Aku harus meninggalkanmu karena aku akan menjadi milik orang lain. Dan aku mengikutimu ini, karena aku sayang padamu, Mas? Kamu harus tahu itu!” Kalau aku tidak menyayangimu, aku pasti tidak mau melanjutkan kisahmu yang teputus itu. Aku telah rela mengorbankan semuanya demi kamu, Mas?” Fitri menangis tersedu-sedu.

“Mas, jika kau tanyakan cinta, ya, aku masih menyembunyikannya padamu. Karena aku mencintai calon suamiku. Bukankah, dalam cerpenmu, saat sang laki-laki diserbu nafsu pelatih asmaranya, dia katakan bahwa cintanya hanya untuk calon isterinya? Kamu harus adil, Mas?”

“Fitri… Maafkan aku,” Sigit masih terisak-isak dalam pelukan Fitri yang ikut larut di dalamnya.

“Aku juga mohon maaf, Mas. Sentuhan kisahmu akan selalu membelai mimpi malamku. Teruslah berkarya, menulis dan jangan sia-siakan pengorbananku. Aku akan selalu rindu padamu, Mas, juga cerpen-cerpenmu. Kau pun berhak membuatku cemburu pada penantian di hari-hariku, juga suaramu yang telah mengisi imaji hingga kehampaan tak pernah bisa bertandang di benakku. Tapi, Mas, setelah kepergianmu, dan pencarianku pun tak berujung pertemuan, penantian tak menampakkan harapan, membuatku kehilanganmu.. Aku kehilangan. Di laut kenangan kita, aku mati. Terkubur dalam cerita-cerita yang berujung pada perpisahan. Pahamilah Mas, aku pun semakin rapuh bersama rumah rindu yang terus dihujani air mata.”

“Fitri, simpanlah semua cerita kita. Janganlah kau mati di dalamnya. Tetaplah jiwamu bergelora. Kau inspirasiku. Jangan lupa berkirim doa dan harap pada Tuhan. Jangan kau lupakan itu. Tuhan telah memberikan kita kata, kata itu yang telah melahirkan huruf-huruf cinta, di dalamnya telah berhikayat perjalanan kembara kita yang berhasil merangkum luka, kecewa, air mata dan sengsara jadi kehidupan, jadi sejarah lalu jadi kita.”

“Mas, percayalah. Aku ingin selalu hidup di dalam kisahmu. Aku tak akan menikam kepiluan, keperihan, juga menusuk jantungmu dengan kelu hingga biru. Teruslah berkisah… Maafkan aku jika malam ini tidak ada cinta. Semoga berbahagia, karena cerpenmu telah tertuntaskan. Besok kita pulang membawa kepedihan masing-masing dan keluar dari kepompong kabut yang memudar.”

*Lagi males menulis tentang forex...

Wednesday, November 24, 2010

GAGAL LAGI - GAGAL LAGI, SON!

Maaf, saya hanya ingin bertanya sedikit saja, 'Apakah Anda pernah gagal di forex?'
Ouuuh... yayayaya!

Hmmmm..., pernah loss kan? Sssttt.. jangan keras-keras jawabnya, saya tahu koq, hihihihiiii... Kata orang sih, gagal itu adalah kesuksesan yang tertunda... Kata sebagian yang lain, gagal itu adalah awal dari kehancuran. Wah, saya mau ngomong diri saya saja. Saya tuh... gagal di forex itu berkali-kali. Puluhan juta tertelan perut Mr MC. Biarlah dia kenyang, eit...belum kenyang juga yah..?? Apakah dia memakan duit di account forex Anda? Wah.... edaaaaaan!!!! Yo wis lah gak popo!

Alhamdulillah, sekarang duitku pahit kalee, jadi Mr MC gak mau lagi makan duitku. Kalau ditanya tentang kesuksesan ya, saya baru sukses kecil-kecilan....! Komisi unlimited berjalan hehehehe...! Ya, katakanlah sebagai upah kesabaran saya menjalani kegagalan. Nah, untuk apa saya ngomongin ini semua untuk Anda, disinilah yang penting: Berbagi!

Selama ini hal yang paling menghambat seseorang untuk melakukan sesuatu adalah rasa takut. Takut kalau-kalau dirinya akan gagal. Dan sesuai pengalaman nih ya, bahwa tidak ada cara khusus untuk menghilangkan rasa takut itu. Jadi, pada waktu saya akan memulai tindakan, saya berfikir, " Saya sudah pernah gagal, mungkin besok saya pun akan gagal lagi. Tetapi gagal pasti hanya sebuah proses dan sudah satu paket dengan sukses. Pasti saya pun akan bertemu dengan sukses itu. Lanjuuuuuut!!!!"

Saya merasa asyik kalau mengenang kegagalan, justru karena gagal itulah saya menjadi "keenakan" menjalani hidup seperti sekarang... Alhamdulillah.

Kegagalan pertama, saya di HYIP... suksesnya adalah saya menjadi mengenal forex.

Kegagalan forex selanjutnya, aku jadi bisa bikin blog....saya belajar forex dari blog saya sendiri, dengan ketekunan alhamdulillah lama-lama profit juga di forex.

Blog awalnya jelex, konten asal-asalan, eh lama-lama (karena kebiasan) jadi bagus juga....(menurutku wkwkkww) malah bisa untuk mengasah otak untuk belajar menulis.. hihihihiiii...!

Dari menulis itu, ternyata banyak juga yang suka tulisanku yah.. (nitip GR sebentar), kemudian saya membuat buku... coba kalau saya tidak gagal di HYIP, tidak gagal di forex saat itu, gak mungkinlah sekarang menjadi penuis buku hehhehee...

Berikutnya, adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain, dengan blog sederhana ini ternyata bisa membawa saya pada orang-orang hebat...mereka; Surasa Wijana (jogjakarta), beliau yang mensupport saya untuk go publik, Mr. David si Jangkung dari goa seputarforex (Jakarta), Djati Murti (Warung trader) yang rela berkorban untuk menolongku pada awal-awal kehancuranku,dll kawan-kawan di dunia maya yang andil besar dalam pencapaian kesuksesan kecilku ini. Sampai akhirnya saya menjadi pemenang kelima menjadi IB Exclusive FXClearing. Dari sini mulailah karir saya selanjutnya... Saya mulai mendapat komisi per hari dari broker meski saya tidak trading sekalipun.... hmmmm! Jumlahnya pun.. hmmmm!

Kesimpulan saya adalah terdapat pelajaran terbaik dari kegagalan. Seorang yang tidak pernah gagal artinya tidak pernah belajar. Kegagalan adalah hal yang tidak pernah kita pelajari di sekolah lho, Boss...! Saya ini banyak mengalami kegagalan-kegagalan di masa lalu, yo termasuk gagal jadi orang pinter juga wkwkwkkww...! Kalau saya ngaku pinter pasti akan diketawain sama temen-temen sekolahku dulu hahahhaa.. lha wong SMA saja saya 4 tahun, lainnya 3 tahun. Wkwkwkwkw...!!! Semprul tenan! Koq yo mengulang, aku dhewe...! Kelas 3 SMA mosok dua tahun hihihihii..! bagi-bagi kartu pengalaman, jane yo isin aku!!!! Wkwkwkwkw...

Malah kemarin, di Facebook temenku kasih komentar, "Git, kamu masih bodho ora?" wkwkwkkww... Kurang ajar!

Kegagalan demi kegagalan, terlalu banyak kalau saya ceritakan (bisa-bisa kalau dibahas bisa menjadi satu buku sendiri), justru membuat saya banyak belajar. Saya menyadari, bahwa dalam hidup itu kegagalan adalah belajar dan belajar lagi, sehingga kita meraih kesuksesan. Kalau mereka gagal dan selalu berpatokan bahwa gagal adalah sukses yang tertunda, tetapi sementara dia tidak pernah merasa belajar, tentu dia akan gagal selamanya.

Anda tidak perlu menanyakan berapa harga dari kegagalan itu, tetapi saya ingin menceritakan saat saya menjadi Konsultan Financial Prudential (sekarang sih, mantan...hehhehee), Anda dengerin saja, ini seorang mantan konsultan keuangan lagi berbicara... wkwkkkwkwkw!

"Misalkan Anda adalah seorang sales yang menjual produk seharga Rp. 1000.000,- Anda harus melakukan penawaran 10 kali baru akan mendapatkan 1 kali penjualan. Berarti Anda tahu bahwa nilai 1 kegagalan Anda adalah Rp. 100.000,-. Setiap kali gagal, sebenarnya Anda telah mengumpulkan 'voucher' Rp. 100.000,-. Semakin Anda sering gagal, maka semakin banyak 'voucher' Anda dan semakin dekat dengan nilai Rp.1000.000,-. dengan mengetahui harga kegagalan Anda, maka Anda akan lebih bersemangat, karena Anda mengumpulkan semakin banyak 'voucher' untuk ditukarkan dengan keberhasilan."

Mengapa banyak orang gagal tetapi sampai tua gak juga berhasil? Lha... 'voucher' mereka gak pernah ditukarkan... malah disimpen di hati, jadi penyakit kangker dan jantung kan? Wkwkwkwkkww...

Saya memiliki seorang teman, dia tinggal di jogjakarta, -tidak saya sebut namanya- beliau ini, gagal di forex karena sebab-sebab tertentu, dia merasa sedang mengumpulkan 'voucher-voucher' itu. Ratusan juta lenyap di forex, penderitaan bukan menimpa dirinya saja, tetapi juga keluarga, butuh bertahun-tahun untuk bangkit, tetapi selalu ada kesempatan untuk bangkit karena menyadari dirinya memiliki "voucer" itu. Belajar dan belajar, berdo'a dan berdo'a, selalu menciptakan peluang dan memanfaatkan kemampuan diri optimal.... Sekarang apa yang saya lihat, beliau sudah memiliki rumah sendiri, trading juga dengan account diatas 50 juta, semua hutang lunas..... Wouw!!!!

Anda baru loss $50 lalu ingin segera pensiun dari profesi trader forex? Hihihihihi... "Malu aku malu...pada semut merah....yang berbaris di dinding, menatapku curiga... seakan penuh tanya....??!!! Waduh, malah nyanyi... wkwkwkwkw...!

Lama-lama saya pusing juga, saya mo tidur dulu yah... Ya, saya lagi bertamu, dan tuan rumah lagi bekerja membanting tulang jadi anak buah kompeni (kayaknya), Acara saya hari ini adalah: tidur, bangun... buka laptop dan melakukan Withdrawal saja....

Tuesday, November 23, 2010

MENCARI INSPIRASI MENJADI TRADER SUKSES

Biasa nih, kalau lagi sendirian asyiknya menulis... ya mbuh pingin menulis opo, ta pastikan aja tulisan ini akan bagus. Itu saja! Kalau bukan bagus buat loe... ya buat gwe laaah..!! (maaf, disengaja, menyesuaikan lagi di jakarta... wkkwkwkkwkw)

Saya mengamati perkembangan para trader, khususnya klien-klien saya... gak tahu nih, sekarang kalau ngobrol-nggobrol sama gw itu pada kocak semua... Saya tanya," Profit Mas?" Dia bilang, " Loss..!!!" Eh, bilang loss dia sambil tertawa-tawa. wkwkwkwkw...

Yang lain? "Kurang ajar ini pasar, aku buy malah dia naik...! Aku sell malah dia turun..! Mengapa bisa profit banyak begini?" Wkwkkwkkw...

Perkembangan macam apa ini? Apakah ada hubungannya dengan postingan di Warung trader yang turut mempengaruhi psikologis mereka? hihihihi.. GGuuuuu eeeee eR...! Gak apa-apa, minimal trader itu harus sukses secara psikologis dulu, sebelum sukses profit... (bisa dijadikan alasan, Bro..kalau lagi loss. Makanya kalau loss kamu tersenyum aja.. Sudah gw kasih alasan tuh.. wkwkkwkww...)

Begini Bro...! Bacanya yang pelan-pelann saja, biar gak kedengeran orang lain. Gw hanya ingin bicara dengan Anda berdua... ya? Kamu ingin tahu, mengapa beberapa pedagang sukses forex dan lain-lain gagal? Apa yang membuat pemenang terpisah dari pecundang? Nah, Anda tidak akan terkejut kalau tahu bahwa ada karakteristik tertentu bagi trader yang sukses. Meskipun banyak trader mengambil tindakan yang buruk bagi kepentingan pribadi mereka, seperti membuat perdagangan yang didasarkan pada emosi, bukan pada logika, atau berpegang pada posisi kalah sehingga mereka tidak mengakui bahwa mereka telah membuat suatu perdagangan yang buruk, trader yang sukses tidak melakukan hal-hal ini. Begicuuuu...!

Namun ada beberapa tindakan yang mereka ambil secara teratur, sehingga secara teratur bahwa mereka menjadi kebiasaan. Belajar tentang karakteristik dan kebiasaan ini akan membantu Anda dan rekan Anda menjadi trader forex yang sukses juga.

Untuk memulai, trader forex yang sukses adalah berorientasi pada tujuan. Kebanyakan orang melakukan sesuatu yang terbaik ketika mereka sedang meraih tujuan yang jelas. Nah, ada tiga sifat dasar yang membentuk tujuan yang jelas. Pertama, tujuan harus realistis. Jika tujuan Anda adalah untuk menggandakan uang Anda setiap hari, kedengarannya bagus - tapi itu tidak realistis. Aneh kan?

"Koq sampean seperti dosen Mbah?" Ada yang nyletuk....dari belakang.

"Ssssttt.. siapa itu yah!!!!"

"Tenang saja Mbah... kalau berbisik-bisik malah dikira kita ada main...! Wkwkkwkwkwa

"Ya ya ya... begini, menetapkan tujuan yang tidak realistis dapat merusak rasa percaya diri Anda, Anda akan menetapkan diri untuk gagal. Kedua, tujuan harus dicapai. Sama seperti dengan tujuan realistis, suatu tujuan yang dapat dicapai harus sesuai dengan kemampuan Anda saat ini. Tujuan yang terbaik adalah tujuan jangka pendek; trader forex berhasil membuat gol pertama mereka yang kecil saja dulu, dan kemudian terus meningkat tujuan mereka saat mereka mengalami sukses.

Sifat ketiga trader forex yang sukses adalah terukur. Tujuan yang tidak tepat dan tidak dapat dihitung atau diukur, itu jelex, buruk, so bad dan lah mbuh... sama sekali. Jika tujuan Anda adalah untuk menjadi kaya, Anda perlu menentukan apa yang berarti "kaya". kalau gw mendefinisikan tentang "kekayaan" adalah berubah dengan meningkatnya kemajuan-kemajuan pribadi yang bernilai (bisa harta, bisa intelektual dll). Jika Anda tidak dapat menentukan tujuan Anda, dan mengukur kemajuan Anda ke arah itu, maka Anda tidak memiliki cara untuk menilai kemajuan Anda. CJJJiiiiieeee..!

Maka, begini Bro...! Mmmhhh... menjadi mungkin untuk Anda membuat perubahan pada teknik dan strategi yang dapat membantu Anda mencapai tujuan Anda. Trader Forex yang sukses menetapkan tujuan, dan mereka juga yakin dapat mencapai tujuan mereka. Keyakinan adalah kunci untuk tetap rasional, logis, dan disiplin saat Anda trading. Dimulai dengan kecil, tujuan realistis akan membantu membangun rasa percaya diri pada kemampuan anda.

"Apalagi Mbah!"

"Bentar, gw ingin menghidupkan TV dulu, mau lihat SCTV, apa sama SCTV Jakarta dengan SCTV yang di kampung...!"

Wkwkwkwkkwww....!

Woke, Bro! Begini! Trader yang berhasil juga menerapkan keterampilan dan logika untuk semua keputusan trading mereka. Mereka belajar setiap hari, dan mereka menggunakan apa yang mereka ketahui untuk membuat pilihan cerdas di setiap perdagangan. Trader forex sukses tidak perlu khawatir tentang kehilangan hal besar berikutnya - mereka fokus pada membuat perdagangan yang baik.

Salah satu kesalahan paling umum trader forex berpengalaman adalah untuk perdagangan mereka sering melihat kesempatan, seolah-olah kesempatan -sekali lagi- seolah-olah kesempatan!

"Ngopo diulang-ulang barang...?"

"Hayyah, kowe iku cantrik! meneng ae tah!"

"Hihihihihi...Ojo galak-galak to Mbah...!

"Hayyah, kowe brisik ae.. iki gw lagi konsentrasi...!"

Sekali lagi, mereka seolah-olah melihat kesempatan, 'mungkin terlalu bagus untuk dilewatkan, nih'. Jadi, merka melompat ke posisi berdasarkan firasat, atau pada keyakinan bahwa Anda mungkin kehilangan kesempatan, wes ewes ewes..bablas angine...!

"Kentut to Mbah?"

"Loss,.... sempruuul??!!!"

"Lha kuwi bablas angine...!

"Trader-e sing kentut!"

Saya teruskan, Bro!

"Hayyah! Aku panggil sampean simbah koq malah panggil aku si-Bro! Brondolan Mbah...!"

Hampir setiap investor pada satu waktu atau yang lain telah merasakan embusan antusiasme untuk perdagangan - yang hanya didasarkan pada keinginan mereka untuk tidak kehilangan kesempatan besar yang mungkin tersedia. Trader forex yang sukses tahu pasar mereka, dan disiplin dalam perdagangan mereka sehingga mereka tidak terpengaruh oleh jenis-jenis kekhawatiran.

"Opo Mbah? Ulangi!"

"Moh!"

Sementara trader forex tahu pasar mereka, tetapi tidak mungkin untuk memahami dan tetap berhubungan dengan segala sesuatu yang terjadi pada semua jenis kendaraan investasi dan seluruh pasar di seluruh dunia. Sementara beberapa trader forex telah mengembangkan sistem yang memungkinkan mereka untuk perdagangan di beberapa tempat (misalnya, di pasar saham yang berbeda di seluruh dunia), kebanyakan trader forex mengkhususkan diri dalam suatu jenis investasi, dan dalam pasar tertentu. Jika Anda menikmati perdagangan berjangka komoditi, yang membantu Anda untuk fokus dan tetap berhubungan dengan peristiwa-peristiwa di pasar berjangka komoditi. Jika Anda tidak tertarik dalam perdagangan mata uang, jangan melakukan perdagangan di dalamnya.

"Wes Mbah, akeh banget Mbah...suwe-suwe aku ora mudeng!"

"Bentaaaaaar! Mumpung lagi banyak inspirasi dan pemikiran, kalau gw sudahi malah besok gak muncul lagi nih di otak gw....!"

"Sedikit lagi aja ya Mbah? Ngantuk...!"

"ya ya ya ya...!"

Jika Anda kurang pengetahuan dan motivasi akan menyebabkan Anda kehilangan fokus dan melakukan kesalahan. Trader yang sukses cenderung untuk mengkhususkan, mereka memilih suatu daerah untuk belajar dan mereka mengikutinya dengan seksama, belajar dari tren masa lalu dan pola, dan dari perdagangan mereka sendiri. Jika Anda seorang trader pemula, saya sarankan fokus pada satu kendaraan investasi dan itu pasar. Pelajari semua yang Anda bisa, tentang pasar dan tentang diri Anda, sebelum Anda pindah ke jenis investasi lainnya.

Apakah Anda seorang trader forex pemula, atau seorang trader forex dengan beberapa pengalaman, atau seseorang yang membuat hidupnya ketat sebagai trader forex, Anda bisa sukses. Banyak orang berpikir bahwa mereka harus memiliki modal yang signifikan, atau bertahun-tahun dalam pengalaman, untuk perdagangan berhasil. Itu tidak benar. (Ini juga benar bahwa jika Anda tidak tetap disiplin, fokus, dan rasional, Anda akan berakhir sebagai pedagang yang hanya kehilangan uang, apapun tingkat "keahlian" Anda.)

Semua trader forex yang sukses dimulai sebagai investor kecil, mereka tidak dalam perdagangan lebih dari yang mereka aman bisa mengambil risiko, mereka belajar dari kesalahan mereka, dan mereka mengembangkan sistem yang bekerja untuk mereka dan yang sesuai dengan gaya pribadi mereka. Tidak ada strategi yang berbeda untuk mereka yang berbeda "level". Trader forex dengan prinsip-prinsip yang sama di pasar: logis, terfokus, perdagangan disiplin dapat menciptakan kesuksesan.

"Wis-lah capex...!!! Oalah, cantrikku malah tidur...! Dasar, Cantrik gak pernah profit...! Disuruh langganan sinyal, gak mau! disuruh beli buku BERBURU DOLLAR ya semaya nanti...!

Wkwkwkwkwkwkwkaaaa....

Monday, November 22, 2010

INVESTASI DI FOREX

Saya adalah orang yang berkembang terakhir datang ke Investasi, tidak seperti Warren Buffet, Ia mulai menginvestasikan uang sendiri pada usia yang sangat dini. Pikiranku terbuka untuk investasi ketika saya mulai mengenal internet. Aku mengekspos untuk pengembangan kepribadian, keberanian, memiliki pola pikir yang kaya, Forex Trading dan Investasi. Dan, saya juga belajar bahwa tidak ada salahnya mencoba hal-hal yang saya tidak biasa lakukan, apakah saya berhasil atau gagal, pada akhir ini saya mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang saya dapat menggunakannya dalam usaha masa depan saya. Meski dalam masa ini aku kehilangan diatas 100 juta.. hix hix hix hix hix....

Sayang, selama ini saya tidak belajar tentang investasi. Sistem pendidikan kita di sekolah tidak mengajarkan kita betapa pentingnya hal ini dalam kehidupan kita ketika kita menghadapi dunia luar setelah kuliah. Aku tidak pernah punya rencana sebelumnya untuk menginvestasikan uang saya, memiliki bisnis sendiri atau berinvestasi dalam pasar keuangan seperti Forex dan Saham, Yang saya ingin lakukan adalah untuk belanja, belanja, dan menghabiskannya wkwkwkwkw....

Sebagian besar orang beranggapan investasi hanya untuk yang dipilih terutama orang kaya, tetapi kita semua dapat mengambil keuntungan dari kesempatan yang besar ini sehingga kita dapat mengamankan masa depan keuangan kita.

Keindahan Forex Trading

Akhirnya saya mengenal Forex Trading. Setelah saya belajar banyak, saya akhirnya memahami bahwa forex itu tidak hanya untuk orang kaya dan terkenal, jika itu apa yang Anda pikirkan. Forex Trading adalah tidak rumit untuk belajar, Anda hanya perlu memilih antara MEMBELI atau MENJUAL. Hanya pasangan mata uang yang sederhana.

3 alasan mengapa Forex Trading sangat bagus untuk ANDA seperti yang saya pahami.

1. Modal Rendah

* Anda dapat mulai trading serendah $ 300, beberapa broker menawarkan $ 25 untuk membuka rekening/account. Menawarkan return investasi yang tinggi.

2. Anda adalah Bos

* Pasar Forex buka 24 / 7, itu, Anda bebas memilih waktu Anda trading yang nyaman. Anda dapat perdagangan melalui online yang tersedia di internet.

3. High Return Investasi

* Ini adalah investasi yang saya tahu bahwa Anda bisa mendapatkan $ 100 dalam waktu kurang dari satu jam hanya di depan komputer Anda. Apakah mungkin dalam Forex Trading? Ya, itu pasti mungkin (meski mungkin juga loss $ 100 dalam tiga menit) dan Anda dapat dengan mudah dapat mencairkan uang Anda dengan hanya klik mouse Anda.

Sebelum perdagangan uang Anda sendiri

Seperti yang saya katakan, Pasar Forex menawarkan leverage yang tinggi. Saya punya cara yang sangat cepat kehilangan uang Anda, mau? Wkwkwkwkwkw... jika Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan, Anda bisa kehilangan uang dengan cepat. Maka, anda dapat kembali membaca buku-buku dan artikel penelitian di internet tentang Forex Trading atau menghadiri seminar untuk pelatihan Anda sebelum Anda usaha dan berinvestasi di Pasar Forex.

*** Forex Broker menawarkan demo account sehingga Anda dapat menguji kemampuan skillsebelum Anda trading dengan account real.