Istilah ini sering membingungkan para trader pemula. Tentu kita mafhum alias paham, karena memang sedikit rumit. He he he he. Tapi bisa dipelajari koq. Kita sebagai trader memang harus kenal betul istilah ini, pemahaman yang benar, karena dampak baiknya adalah kepada profit yang diinginkan.
Leverage dan Margin
Saya Tidak Punya Uang Untuk Membeli 100,000 EURO, bagaimana ?
Jawabannya : LEVERAGE dan MARGIN
Ilustrasi :
“Leverage” adalah seperti kita meminjam uang di perusahaan broker dengan jumlah tertentu dan dengan memberikan sejumlah jaminan yang dinamakan dengan “Margin”
Macam Leverage (atau daya ungkit)
Leverage ada beberapa jenis pada umumnya, yaitu:
1:1 berarti uang jaminannya = nilai kontraknya (100%)
1:50 berarti uang jaminannya 2% dari nilai kontrak
1:100 berarti uang jaminannya 1% dari nilai kontrak
1:200 berarti uang jaminannya 0.50% dari nilai kontrak
1:400 berarti uang jaminannya 0.25% dari nilai kontrak
1:500 berarti uang jaminannya 0.20% dari nilai kontrak
Keterangan : Jaminan = Margin
Jaminan (margin) akan dikembalikan ke portfolio account balance anda lagi secara
utuh setelah posisi order anda ditutup (close) atau clear
Perhitungan Margin
Untuk Mata Uang Indirect (USD/JPY, USD/CHF, USD/…) : RUMUS: Lot x 100,000 x % Margin.
Contoh :
Buy 0.3 lot USD/JPY di harga 121.07, dengan leverage 1:200 = 0.3 x 100,000 x 0.5%
= USD 150
Untuk Mata Uang Direct (GBP/USD, EUR/USD, …/USD) :
RUMUS: Lot x 100,000 x % Margin x Market Price
Contoh:
Buy 2.1 lot EUR/USD di harga 1.3010, dengan leverage 1:500
= 2.1 x 100,000 x 0.2% x 1.3010 = USD 546.42
Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM (GBP/JPY, EUR/GBP, dan mata uang lainnya yang bukan berbanding dengan USD) :
RUMUS: Margin untuk Cross Rate adalah dihitung dari Base Currencynya (dari mata uang yang di depan)
Contoh:
(GBP/JPY) = Base Currencynya adalah GBP
Buy 1.5 lot GBP/JPY di harga 242.65, dengan leverage 1:500 (misal di saat itu harga GBP/USD = 2.0360) = 1.5 x 100,000 x 0.2% x 2.0360 = USD 610.8
Anda tidak akan bisa order jika sisa Free Margin anda tidak mencukupi. Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal anda.
Ilustrasi Penggunaan Leverage & Margin
ILUSTRASI (contoh dengan setting leverage 1:500 di account anda) Anda ingin membeli $100,000 USD/JPY di market (atau = 1 lot regular), Anda tidak perlu mengeluarkan uang modal sebesar $100,000 tersebut, Tetapi anda cukup mengeluarkan uang sebesar jaminannya saja yaitu 0.2% nya dari margin 0.2%).$100,000 yaitu $200 saja. (contoh untuk leverage 1:500 Dan bila anda mendapatkan profit dari transaksi tersebut, maka hasil yang anda dapat akan sama besarnya seperti halnya anda bertrading dengan bermodal langsung $100,000 tersebut di market tanpa leverage.
Dan bila rugi pun, anda juga hanya rugi sebesar $200 tersebut dan bukan $100,000. (anda juga bisa membatasi kerugian anda dengan Stop Loss) Sehingga perdagangan di Forex Modern ini lebih menguntungkan dan beresiko lebih rendah daripada jenis yang Tradisional karena adanya fasilitas Leverage dan Margin di Forex Modern tersebut. Disamping itu
potensi hasil (Gain) yang didapat pun juga sama besarnya.
Dengan fasilitas Leverage yang tinggi juga dapat meningkatkan ketahanan point anda.
Ada teman bertanya, bagaimana pilihan leverage jika saya seorang newbie forex? Kalau pendapat saya, jika peluang trade jadi lebih banyak..newbie akan ada banyak peluang untuk menge-test teknik sistem trading mereka...yang terpenting adalah Money Management...
Tetapi penting juga diketahui, ngomong-ngomong leverage kalau tinggi-tinggi memang benar bisa bikin profit besar, tapi ingat juga ketahanan account kita-kita, kalo leverage terlalu tinggi misal diatas 200, maka tahanan acount kita bisa-bisa gak oke... soalnya kadang-kadang trader kegoda buat trade dalam jumlah lot yang besar dengan harapan instant profit.. Maka kuncinya, tadi saya sampaikan: money management. Begitu Anda paham money management, kemudian Anda mampu mengendalikannya maka yang terbaik adalah leverage 1:500.
Begiccuuu..
Sepanjang yang saya tahu, kalau ada master forex baca silahkan bisa di konfirm.
Rumusnya sederhana (masih patokan Standar lot yah) :
1. waktu OP 1 lot ($100,000), bagikan lot kita dengan leverage kita yang sebelah kanan. Nah kita bisa tahu berapa duit kita yg diperlukan untuk OP.
misal 1:100 berarti 100,000 / 100 = (1,000) berarti kita perlu 1,000 usd untuk bisa OP 1 lot.
misal 1:200 berarti 100,000 / 200 = (500) berarti kita perlu 500 usd untuk bisa OP 1 lot.
misal 1:500 berarti 100,000 / 500 = (200) berarti kita perlu 200 usd untuk bisa OP 1 lot.
Begitu Bro'...
Jadi pada saat Anda mendaftar account baru pertama kali, sebaiknya para newbie memilih leverage 1:500. Kalau Anda keberatan, ya tidak apa-apa qqqq.....
Bagi saya, newbie untuk memilih leverage 1:500 adalah yang terbaik.
Tetapi ya terserah...
Leverage is a two-eyed knife
Semakin tinggi ratio leverage, semakin panjang pisau itu.
Kalo kita profit, market maker akan tertusuk dan sebaliknya.
semakin tinggi leverage, semakin dalam tusukan pisau itu.
Leverage juga mempengaruhi nilai profit/loss, semakin tinggi leverage, semakin tinggi angka profit dan loss (P/L). (menggiurkan, dan sekaligus mematikan dalam arti bila kita tidak cermat dalam me-manage-nya, tetapi saya yakin banyak trader yang bisa.
Studi kasus:
Kita pake GBP/USD biar angka P/L nya bulat. (ingat patokan 1 lot standar)
(anggap Risk/Reward kita 1:1, supaya gampang bacanya.
Risk : Reward 1:1 / target 100 pips for TP and SL.
Leverage 1:100 -- Profit $1000 dan bila Loss juga $1000
Leverage 1:200 -- Profit $2000 dan bila Loss juga $2000
Leverage 1:500 -- Profit $5000 dan bila Loss juga $5000
Ok kita lihat perbandingan leverage 1:500. Dengan uang $200 diatas tadi kita OP 1 lot. Keuntungan $5000 (2500%). Itu kalau untung, kalo hit the SL? Ihhh mengerikan, tetapi kalau profit? IIhhhh menggiurkan... Tetap ngomong-ngomong... saya ini bukan ahlinya pake stoploss lho... gak pernah pake... hikz hikz hikz... kalau pake sering kena terus mbalik.... hua ha ha ha. Tetapi saya memiliki penggantinya..., ada rahasianya hua ha ha ha. ngomong-ngomong lagi, saya gak pernah pakai 1 lot. saya trader mencari amannya saja...money management adalah nyawa trading saya, selain itu saya gak pingin cepat kaya di forex, saya ingin berhasil di forex... Beda tho? Waduh koq nglantur ngomong diri sendiri mulu, oke... klik lagi disini!
Pendek kata, find safe.
Bravo newbie!!!
Tuesday, January 19, 2010
LEVERAGE DAN MARGIN DALAM FOREX
Friday, January 15, 2010
PEKERJAAN TRADER BUKAN SEKEDAR KLIK
Kita semua pernah melakukan kesalahan dalam kehidupan kita masing-masing, dan itu pun pasti terjadi dengan trading. Tanpa mengetahui maupun mengenal kesalahan kita, tidak mungkin kita dapat membuangnya dan memulai perjalanan yang menuju kebebasan financial kita. Tetapi apa yang diperlukan adalah tekaD yang kuat untuk memperbaiki kesalahan tersebut supaya hasil trading kita terus membaik setiap hari. Jadi seorang trader itu tidak sekedar klik mouse untuk transaksi. Salah satu pekerjaan trader adalah mempersiapkan suatu rencana darurat untuk menghadapi saat dimana kita membuat salah satu dari kesalahan berikut ini
1. Trader tidak mau membuat catatan trading
Terlalu banyak orang ingin memperoleh keuntungan, tetapi tidak mau meluangkan waktu dan melakukan hal-hal yang diperlukan supaya berhasil. Dan apakah Anda ingin tahu apa yang dibutuhkan untuk menjadi trader yang meraih sukses? Jawabannya sangat sederhana dan dapat diperoleh lewat suatu ungkapan yang terkenal, yaitu bahwa kita selalu akan menuai apa yang kita telah tabur. Seandainya kita tidak mau membuat catatan tentang transaksi-transaksi kita, mengambil sedikit inisiatif sendiri dengan membaca mengenai kondisi pasar valas/forex, stock, dan meluangkan banyak waktu untuk melihat pergerakan di pasar secara langsung, saya rasa tidak ada banyak harapan menjadi seorang investor yang berhasil. Dengan kata lain, jika kita tidak siap untuk melakukan hal-hal yang disebut diatas ataupun tidak punya waktu sama sekali untuk memperhatikan perkembangan hasil trading kita, sebaiknya kita tidak mencoba untuk melakukan trading sendiri dan lebih baik mencari pengelola uang saja yang dapat mengembangkan dana dengan baik.
2. Trader tidak bisa menjelaskan alasannya untuk masuk ke pasar
Jika trader tidak punya alasan yang jelas untuk masuk ke pasar atau hanya beli misalnya karena harganya menurut perasaannya sudah cukup murah atau mahal, seharusnya tidak membuka posisi tersebut sama sekali! Kesalahan ini pada umumnya disebabkan oleh tidak adanya siasat atau sistem dalam bertrading yang terpikirkan, tertulis, dan tersusun secara sistematis. Sebagai akibatnya, trader pun menjadi gagal atau rugi.
Apabila trader tidak punya alasan yang kuat untuk suatu posisi, kemungkinan besar trader tidak akan memiliki kepercayaan tinggi terhadapnya. Pada akhirnya, Anda akan masuk ke maupun keluar dari pasar pada saat yang salah, salah menafsirkan pergerakannya, dan pada akhirnya hanya menderita kerugian.
Oleh karenanya, salah satu hal yang terpenting untuk dilakukan adalah mengembangkan suatu metode atau siasat yang memberikan kepercayaan kepada trader sendiri. Para Trader tidak akan mendapat kemajuan kalau kita terus-menerus mempertanyakan kembali apa yang telah dilakukan. Saat pasar (alas / forex, modal, atau komoditas) buka, kita sebaiknya telah mengetahui apa yang akan dilakukan dan kenapa kita melakukannya, tanpa banyak memikirkannya lagi. Apabila kita mulai mempertimbangkan terlalu banyak mengenai apa yang sedang dilakukan atau meragukan tindakan diri sendiri, kita dengan cepat akan menyerah dan kalah dalam permainan ini. Pada setiap transaksi hendaknya trader memiliki alasan terhadapnya. Tidaklah penting apa yang menjadi alasan Anda tersebut, selama Anda konsisten terhadapnya.
info from vibiznews
1. Trader tidak mau membuat catatan trading
Terlalu banyak orang ingin memperoleh keuntungan, tetapi tidak mau meluangkan waktu dan melakukan hal-hal yang diperlukan supaya berhasil. Dan apakah Anda ingin tahu apa yang dibutuhkan untuk menjadi trader yang meraih sukses? Jawabannya sangat sederhana dan dapat diperoleh lewat suatu ungkapan yang terkenal, yaitu bahwa kita selalu akan menuai apa yang kita telah tabur. Seandainya kita tidak mau membuat catatan tentang transaksi-transaksi kita, mengambil sedikit inisiatif sendiri dengan membaca mengenai kondisi pasar valas/forex, stock, dan meluangkan banyak waktu untuk melihat pergerakan di pasar secara langsung, saya rasa tidak ada banyak harapan menjadi seorang investor yang berhasil. Dengan kata lain, jika kita tidak siap untuk melakukan hal-hal yang disebut diatas ataupun tidak punya waktu sama sekali untuk memperhatikan perkembangan hasil trading kita, sebaiknya kita tidak mencoba untuk melakukan trading sendiri dan lebih baik mencari pengelola uang saja yang dapat mengembangkan dana dengan baik.
2. Trader tidak bisa menjelaskan alasannya untuk masuk ke pasar
Jika trader tidak punya alasan yang jelas untuk masuk ke pasar atau hanya beli misalnya karena harganya menurut perasaannya sudah cukup murah atau mahal, seharusnya tidak membuka posisi tersebut sama sekali! Kesalahan ini pada umumnya disebabkan oleh tidak adanya siasat atau sistem dalam bertrading yang terpikirkan, tertulis, dan tersusun secara sistematis. Sebagai akibatnya, trader pun menjadi gagal atau rugi.
Apabila trader tidak punya alasan yang kuat untuk suatu posisi, kemungkinan besar trader tidak akan memiliki kepercayaan tinggi terhadapnya. Pada akhirnya, Anda akan masuk ke maupun keluar dari pasar pada saat yang salah, salah menafsirkan pergerakannya, dan pada akhirnya hanya menderita kerugian.
Oleh karenanya, salah satu hal yang terpenting untuk dilakukan adalah mengembangkan suatu metode atau siasat yang memberikan kepercayaan kepada trader sendiri. Para Trader tidak akan mendapat kemajuan kalau kita terus-menerus mempertanyakan kembali apa yang telah dilakukan. Saat pasar (alas / forex, modal, atau komoditas) buka, kita sebaiknya telah mengetahui apa yang akan dilakukan dan kenapa kita melakukannya, tanpa banyak memikirkannya lagi. Apabila kita mulai mempertimbangkan terlalu banyak mengenai apa yang sedang dilakukan atau meragukan tindakan diri sendiri, kita dengan cepat akan menyerah dan kalah dalam permainan ini. Pada setiap transaksi hendaknya trader memiliki alasan terhadapnya. Tidaklah penting apa yang menjadi alasan Anda tersebut, selama Anda konsisten terhadapnya.
info from vibiznews
APAKAH TRADING FOREX ITU LEGAL ?
Sebuah pertanyaan yang bagus. Anda pun mungkin bertanya-tanya demikian. Kalau saya menjawab pertanyaan seperti itu, sangat sederhana singkat dan padat: legal.
Jika Anda masih tidak percaya, gampang! Saya sarankan jangan trading forex... he he he he
Trading di Forex adalah 100% Bebas Pajak dan Legal menurut hukum pemerintah maupun hukum agama Trading Forex atau Valas adalah BUKAN Judi, karena perdagangan Forex dapat dianalisa secara NYATA, disamping itu Forex juga sama dengan perdagangan pada umumnya dan hanya berbeda di obyeknya saja (di Forex obyeknya adalah mata uang, sedangkan di perdagangan umum obyeknya adalah barang atau jasa).
Trading Forex adalah bukan bentuk Investasi ataupun HYIP, tetapi Trading Forex adalah Perdagangan mata uang yang dimana anda sendiri yang mentransaksikannya di market, oleh karena itu segala resiko dan keuntungannya adalah murni dari anda sendiri yang mengendalikannya secara penuh !
Sekarang kita lihat dari aspek para pelaku pasar. Siapa sajakah participant di Pasar Forex ini ? Disana ada:
1. Pemerintah
2. Perusahaan
3. Institusi Keuangan
4. Bank
5. Para Broker
6. Pelaku Bisnis
7. Masyarakat (Retail Customers)
Nah, kalau pemerintah saja sebagai pelaku pasar, apakah pemerintah melakukan hal-hal yang tidak legal? Bagaimana menurut Anda?
Anda pun berhak sebagai pelaku pasar. Silahkan daftar saja. Klik tutorial cara buka account disini. Saya berusaha membantu Anda dengan berbagai artikel tentang forex pada blog ini untuk bekal Anda trading forex. Kalau Anda membutuhkan indikator-indikator custom (yang harganya bisa jutaan lho...), robot (pasti mahal deh...) dan sistem trading, kami siap melayani Anda. Gratis... kalau Anda bergabung bersama kami di CTC Warung trader Club. Hubungi saya di YM ID: ladang_dollar@yahoo.com
Jika Anda masih tidak percaya, gampang! Saya sarankan jangan trading forex... he he he he
Trading di Forex adalah 100% Bebas Pajak dan Legal menurut hukum pemerintah maupun hukum agama Trading Forex atau Valas adalah BUKAN Judi, karena perdagangan Forex dapat dianalisa secara NYATA, disamping itu Forex juga sama dengan perdagangan pada umumnya dan hanya berbeda di obyeknya saja (di Forex obyeknya adalah mata uang, sedangkan di perdagangan umum obyeknya adalah barang atau jasa).
Trading Forex adalah bukan bentuk Investasi ataupun HYIP, tetapi Trading Forex adalah Perdagangan mata uang yang dimana anda sendiri yang mentransaksikannya di market, oleh karena itu segala resiko dan keuntungannya adalah murni dari anda sendiri yang mengendalikannya secara penuh !
Sekarang kita lihat dari aspek para pelaku pasar. Siapa sajakah participant di Pasar Forex ini ? Disana ada:
1. Pemerintah
2. Perusahaan
3. Institusi Keuangan
4. Bank
5. Para Broker
6. Pelaku Bisnis
7. Masyarakat (Retail Customers)
Nah, kalau pemerintah saja sebagai pelaku pasar, apakah pemerintah melakukan hal-hal yang tidak legal? Bagaimana menurut Anda?
Anda pun berhak sebagai pelaku pasar. Silahkan daftar saja. Klik tutorial cara buka account disini. Saya berusaha membantu Anda dengan berbagai artikel tentang forex pada blog ini untuk bekal Anda trading forex. Kalau Anda membutuhkan indikator-indikator custom (yang harganya bisa jutaan lho...), robot (pasti mahal deh...) dan sistem trading, kami siap melayani Anda. Gratis... kalau Anda bergabung bersama kami di CTC Warung trader Club. Hubungi saya di YM ID: ladang_dollar@yahoo.com
ANALISA FUNDAMENTAL DAN PENGARUHNYA PADA PASAR
Analisa Fundamental pada dasarnya mengambil pendekatan berdekatan berita ataupun rumor yang beredar di pasar, Seperti yang kita kethui bersama bursa financial seperti saham dan pasar uang sangat sensitif denganberita yang sedang beredar di market. Demikianlah yang terjadi pada Pasar FOREX trading. Bahkan dapat dikatakan bahwa yang menggerakkan nilai tukar mata uang adalah berita. Dengan kata lain berita adalah penggerak emosi market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan pada nilai tukar mata uang
Jika Anda seorang yang awam, mungkin kita tidak terlalu peduli dengan kenaikan tingkat suku bunga US misalnya. Tetapi tidak bagi seorang trader. Kenaikan Suku Bunga Bank Central oleh The Fed ( Bank Sentralnya US ) dapat berarti menguatnya dolar US hingga ratusan point yang berarti disanalah uang dapat diperoleh. Atau sebaliknya, kerugian dapat terjadi jika tindakan yang diambil tidak sesuai dengan pasar.
Itu sebabnya news/berita sangat berpengaruh terhadap portfolio investasi seorang forex trader, maka kini saatnya Anda juga mempelajari analisa fundamental.
Ada alur logis dan hukum-hukum ekonomi yang berlaku disini. ( meski kadang-kadang tidak 100% berlaku kenyataannya analisa fundamental berkaitan bukan saja dengan pemikiran logis dari kebijakan moneter atau berita yang keluar tetapi juga bagaimana pasar bereaksi terhadap berita tersebut alias psikologi pasar ).
Analisa fundamental merupakan suatu proses mengumpulkan, mengolah data dan informasi mengenai kondisi suatu negara, baik kondisi ekonomi, keuangan, politik, lingkungan, serta faktor lain yang berpengaruh untuk menghasilkan suatu perkiraan pergerakan tingkat harga mata uang yang akan datang.
Analisa fundamental dilakukan dengan mengamati terutama kondisi negara pada pair (pasangan mata uang) yang diperdagangkan, walaupun isu regional dan global juga sering berpengaruh pada pair yang menjadi fokus dalam trading tersebut. Keadaan ekonomi makro suatu negara inilah yang dijadikan cermin bagi tingkat harga mata uang negara tersebut di masa yang akan datang. Hal hal seperti: neraca perdagangan, perubahan tingkat suku bunga, kredibilitas pemerintahan, keadaan politik, bencana alam, serta berita-berita ekonomi dijadikan acuan dalam memperkirakan pergerakan harga mata uang suatu negara. Misalnya jika tingkat defisit impor meningkat dari periode sebelumnya, akan mengakibatkan mata uang negara tersebut melemah karena akan banyak penukaran mata uang negara tersebut dengan mata uang asing sebagai pembayaran impor.
Untuk intraday trader (trader yang periode entry-exit tradingnya tidak lebih dari satu hari) jika menggunakan metode fundamental akan banyak menganalisa dari kejadian-kejadian ekonomi atau laporan ekonomi yang secara rutin maupun terjadwal untuk melakukan trading.
Yang menjadi pertimbangan dalam menentukan trading bagi intraday trader adalah:
* Seberapa penting suatu laporan / kejadian ekonomi sehingga dapat mempengaruhi tingkat harga
* Seberapa besar perbedaan suatu laporan ekonomi (misalnya: interest rate, CPI, PPI dan NFP)antara yang dinyatakan saat itu dibandingkan dengan periode sebelumnya serta dibandingkan dengan konsensus/perkiraan.
Berikut merupakan beberapa diantara berita ekonomi yang bisa mempengaruhi pasar:
* Interest rate decision (US>FOMC:Federal Open Market Comittee)
* Non Farm Payroll (NFP)
* Consumer Price Index (CPI)
* Initial Jobless Claim
* Unemployment Rate Gross National Product (GNP)
* Gross Domestic Product (GDP)
Selanjutnya, Anda baca tentang posting saya tentang analisa fundamental yang lain ya? Saya mau jalan-jalan cari udara segar dolo…
Jika Anda seorang yang awam, mungkin kita tidak terlalu peduli dengan kenaikan tingkat suku bunga US misalnya. Tetapi tidak bagi seorang trader. Kenaikan Suku Bunga Bank Central oleh The Fed ( Bank Sentralnya US ) dapat berarti menguatnya dolar US hingga ratusan point yang berarti disanalah uang dapat diperoleh. Atau sebaliknya, kerugian dapat terjadi jika tindakan yang diambil tidak sesuai dengan pasar.
Itu sebabnya news/berita sangat berpengaruh terhadap portfolio investasi seorang forex trader, maka kini saatnya Anda juga mempelajari analisa fundamental.
Ada alur logis dan hukum-hukum ekonomi yang berlaku disini. ( meski kadang-kadang tidak 100% berlaku kenyataannya analisa fundamental berkaitan bukan saja dengan pemikiran logis dari kebijakan moneter atau berita yang keluar tetapi juga bagaimana pasar bereaksi terhadap berita tersebut alias psikologi pasar ).
Analisa fundamental merupakan suatu proses mengumpulkan, mengolah data dan informasi mengenai kondisi suatu negara, baik kondisi ekonomi, keuangan, politik, lingkungan, serta faktor lain yang berpengaruh untuk menghasilkan suatu perkiraan pergerakan tingkat harga mata uang yang akan datang.
Analisa fundamental dilakukan dengan mengamati terutama kondisi negara pada pair (pasangan mata uang) yang diperdagangkan, walaupun isu regional dan global juga sering berpengaruh pada pair yang menjadi fokus dalam trading tersebut. Keadaan ekonomi makro suatu negara inilah yang dijadikan cermin bagi tingkat harga mata uang negara tersebut di masa yang akan datang. Hal hal seperti: neraca perdagangan, perubahan tingkat suku bunga, kredibilitas pemerintahan, keadaan politik, bencana alam, serta berita-berita ekonomi dijadikan acuan dalam memperkirakan pergerakan harga mata uang suatu negara. Misalnya jika tingkat defisit impor meningkat dari periode sebelumnya, akan mengakibatkan mata uang negara tersebut melemah karena akan banyak penukaran mata uang negara tersebut dengan mata uang asing sebagai pembayaran impor.
Untuk intraday trader (trader yang periode entry-exit tradingnya tidak lebih dari satu hari) jika menggunakan metode fundamental akan banyak menganalisa dari kejadian-kejadian ekonomi atau laporan ekonomi yang secara rutin maupun terjadwal untuk melakukan trading.
Yang menjadi pertimbangan dalam menentukan trading bagi intraday trader adalah:
* Seberapa penting suatu laporan / kejadian ekonomi sehingga dapat mempengaruhi tingkat harga
* Seberapa besar perbedaan suatu laporan ekonomi (misalnya: interest rate, CPI, PPI dan NFP)antara yang dinyatakan saat itu dibandingkan dengan periode sebelumnya serta dibandingkan dengan konsensus/perkiraan.
Berikut merupakan beberapa diantara berita ekonomi yang bisa mempengaruhi pasar:
* Interest rate decision (US>FOMC:Federal Open Market Comittee)
* Non Farm Payroll (NFP)
* Consumer Price Index (CPI)
* Initial Jobless Claim
* Unemployment Rate Gross National Product (GNP)
* Gross Domestic Product (GDP)
Selanjutnya, Anda baca tentang posting saya tentang analisa fundamental yang lain ya? Saya mau jalan-jalan cari udara segar dolo…
10 ASPEK PSIKOLOGIS TRADING
Bermain Forex memerlukan mental yang bagus dan fisik yang prima. Agar kita bisa bermain forex dengan sukses maka dibutuhkan pengetahuan yang mendalam mengenai mekanisme perdagangan, analisa teknikal/fundamental dan cara bertransaksi valas melalui internet. Jika pengetahuan tersebut sudah dikuasai maka kita bisa memutuskan untuk melakukan real forex trading secara mandiri.
Dalam melakukan real forex trading ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader. Kesuksesan seorang trader tidak hanya didukung oleh pengatahuan dan pemahaman tentang valas semata, namun juga ditentukan oleh perilaku yang harus dijaga sebelum dan selama melakukan trading.
Nah, bila anda seorang trader yang ingin mandiri maka ada beberapa aspek psikologis yang harus diperhatikan seorang trader yang ingin melakukan sendiri perdagangan forex/valas diantaranya:
1. Memahami tujuan trading.
Memahami tujuan yang ingin dicapai dalam trading akan membuat kita selalu berada dalam arah yang jelas : sekedar mencari profit dengan berspekulasi atau mengamankan posisi keranjanga investasi yang dimiliki.
2. Lakukan hanya jika mampu menanggung kerugian.
Forex trading merupakan jenis investasi yang memiliki resiko ralatif besar (high risk high return). Karena itu lakukanlah trading dengan idle money yang tidak akan membuat anda kesulitan uang jika terjadi kerugian.
3, Jangan tempatkan seluruh uang dalam satu posisi.
Menempatkan semua uang dalam satu posisi adalah tindakan yang sangat bodoh dan beresiko, karena berpotensi membuat kita kehilangan semua uang.
4. Jangan melakukan trading pada terlalu banyak currency.
Berkonsentrasi dan fokus pada sedikit atau beberapa valas saja. Terlalu banyak valas yang ditransaksikan akan membuat kita kesulitan memantau perkembangan posisi valas karena akan semakin banyak informasi yang harus kita cari.
5. Berlatih berjalan sebelum berlari.
Jangan trading sebelum memahami benar bagaimana harus melaukan trading. Memahami dan belajar trading melalui situs-situs valas yang menyediakan tempat untuk demo atau game valas adalah tindakan yang harus dilakukan sebelum benar-benar melakukan trading.
6. Menerima kenyataan bahwa market is always right.
Pasar bukanlah kumpulan bebek yang dapat dengan mudah digiring oleh satu atau beberapa orang. "Market will go where it wants to go." begitu kata orang Inggris.
7. Sesekali tidak ada salahnya untuk mengalah.
Jika berada pada posisi yang terus merugi, segeralah keluar dari keterpurukan. Tunggu sampai datang kesempatan lain untuk bisa menang.
8. Biarkan profit yang diperoleh sampai ada alasan untuk mengambilnya.
Jangan buru-buru menarik keuntungan dari profit yang telah kita peroleh sampai beberapa indikator fundamental, teknikal dan parameter-parameter lain memberi isyarat untuk mengambilnya.
9. Jaga kesehatan jiwa raga.
Trading valas adalah aktifitas yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, jika prinsip time is money dijadikan pegangan, menjaga kondisi kesehatan adalah suatu keharusan.
10. Jangan terlalu serakah.
Jika target profit telah dicapai, berhentilah untuk sementara waktu sampai ada kesempatan lain yang menguntungkan untuk trading kembali. Hindari sifat serakah yang justru akan menjadi bomerang bagi anda sendiri, karena pasar tidak selamanya memihak kepada kita.
Semoga bermanfaat untuk kita semua..
sumber: Valaskita.com
Dalam melakukan real forex trading ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang trader. Kesuksesan seorang trader tidak hanya didukung oleh pengatahuan dan pemahaman tentang valas semata, namun juga ditentukan oleh perilaku yang harus dijaga sebelum dan selama melakukan trading.
Nah, bila anda seorang trader yang ingin mandiri maka ada beberapa aspek psikologis yang harus diperhatikan seorang trader yang ingin melakukan sendiri perdagangan forex/valas diantaranya:
1. Memahami tujuan trading.
Memahami tujuan yang ingin dicapai dalam trading akan membuat kita selalu berada dalam arah yang jelas : sekedar mencari profit dengan berspekulasi atau mengamankan posisi keranjanga investasi yang dimiliki.
2. Lakukan hanya jika mampu menanggung kerugian.
Forex trading merupakan jenis investasi yang memiliki resiko ralatif besar (high risk high return). Karena itu lakukanlah trading dengan idle money yang tidak akan membuat anda kesulitan uang jika terjadi kerugian.
3, Jangan tempatkan seluruh uang dalam satu posisi.
Menempatkan semua uang dalam satu posisi adalah tindakan yang sangat bodoh dan beresiko, karena berpotensi membuat kita kehilangan semua uang.
4. Jangan melakukan trading pada terlalu banyak currency.
Berkonsentrasi dan fokus pada sedikit atau beberapa valas saja. Terlalu banyak valas yang ditransaksikan akan membuat kita kesulitan memantau perkembangan posisi valas karena akan semakin banyak informasi yang harus kita cari.
5. Berlatih berjalan sebelum berlari.
Jangan trading sebelum memahami benar bagaimana harus melaukan trading. Memahami dan belajar trading melalui situs-situs valas yang menyediakan tempat untuk demo atau game valas adalah tindakan yang harus dilakukan sebelum benar-benar melakukan trading.
6. Menerima kenyataan bahwa market is always right.
Pasar bukanlah kumpulan bebek yang dapat dengan mudah digiring oleh satu atau beberapa orang. "Market will go where it wants to go." begitu kata orang Inggris.
7. Sesekali tidak ada salahnya untuk mengalah.
Jika berada pada posisi yang terus merugi, segeralah keluar dari keterpurukan. Tunggu sampai datang kesempatan lain untuk bisa menang.
8. Biarkan profit yang diperoleh sampai ada alasan untuk mengambilnya.
Jangan buru-buru menarik keuntungan dari profit yang telah kita peroleh sampai beberapa indikator fundamental, teknikal dan parameter-parameter lain memberi isyarat untuk mengambilnya.
9. Jaga kesehatan jiwa raga.
Trading valas adalah aktifitas yang banyak menguras tenaga dan pikiran. Karena itu, jika prinsip time is money dijadikan pegangan, menjaga kondisi kesehatan adalah suatu keharusan.
10. Jangan terlalu serakah.
Jika target profit telah dicapai, berhentilah untuk sementara waktu sampai ada kesempatan lain yang menguntungkan untuk trading kembali. Hindari sifat serakah yang justru akan menjadi bomerang bagi anda sendiri, karena pasar tidak selamanya memihak kepada kita.
Semoga bermanfaat untuk kita semua..
sumber: Valaskita.com
LEVEL TRADER
Oi.. banyak trader gulung tikar...
Ada yang baru injek sekali, lantas laptopnya di jual dan berhenti trading. Ada pula yang koneksi internetnya dijual kepada temannya. Ada lagi, mereka sudah keluar dari pekerjaan di perusahaan karena yakin sukses di forex, eh malah jadi jatuh miskin. Ada lagi yang stress dan ada pula yang bunih diri... Lantas bagaimana Anda menjadi trader? Mampukah Anda melewati masa-masa krisis itu?
Level 1 Unconscious Incompetence
Begitu kamu beres menandatangani agreement trading, disinilah kamu berada. Kamu menjadi trader karena kamu mendengar bahwa pendapatan seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur BUMN. Lagi pula saat simulasi kamu telah profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?.
Kamu mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan 100 poin sampai 200 poin per lot per hari, namun itu semua hanyalah beginner luck saja. kamu pada awalnya tidak akan percaya, dengan hanya mengandalkan 1 indicator saja, atau bahkan hanya dengan insting , toh kamu bisa profit.
Namun sayangnya, market akan mengalahkan kamu. Tidak ada trader yang sukses hanya dengan faktor LUCK. loss demi loss menghampiri kamu, kamu mencoba bertahan namun kalau sampai margin habis, siapa yang bisa tahan??.
Kamu sama sekali tidak menyadari bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tetap mengira kamu bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya ( apakah bulan ini profit?, bulan kemarin profit?, tahun ini profit? ).
Kamu tetap mengira bahwa kamu adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan kamu tidak menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti itu. Kamu tidak mempunyai sistem yang kumplit, kamu dikuasai oleh emosi kamu, kamu selalu averaging posisi jika loss karena kamu ANGER pada market, kamu selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan profit berubah jadi loss karena kamu dikuasai oleh GREED, kamu tidak pernah trading karena kamu takut / FEAR. Kamu membiarkan diri kamu dikuasai oleh emosi sehingga margin equity kamu menderita.
90% orang yang trading hanya sampai pada level ini, mereka biasanya kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk belaka. sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap mencari investor dan trading seperti orang gila. dalam sebulan atau dua bulan margin habis lalu mereka mencari mangsa lagi.
Mereka masih mengaku sebagai trader namun sebenarnya mereka executor. dan biasanya yang moralnya anjlok ini dengan senang hati akan menjabat sebagai managemen di brokernya. lalu sebagian lagi akan tetap ngantor seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, mereka biasanya menyalahkan dirinya sendiri.
Hanya masalah waktu, sampai kapan mereka dapat bertahan di level ini dan waktu selalu menang.
90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% sadar dan pindah ke level 2.
Trader Level 2
Level 2 Conscious Incompetence
Di level ini kamu sadar bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tidak memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara konsisten. Dan kamu tahu solusinya, kamu sadar bahwa selama di level 1 pikiran kamu dikaburkan oleh emosi kamu sehingga kamu tidak bisa berpikir secara jernih.
Di level ini kamu akan mencari holy grail ( system yang sempurna, system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss), kamu mulai membeli system yang ada di internet, kamu membaca semua website yang ada tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia, kamu baca semua ebook yang ada, kamu praktekan semua system yang kamu peroleh, kamu haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir yang haus akan air minum.
Pada level ini kamu akan membaca semua detail tentang indikator, kamu akan test semua indicator yang ada di metatrader, bahkan kamu mungkin akan membuat indikator sendiri ( biasanya gabungan 2 atau 3 indicator), kamu akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya.
Kamu tahu bahwa market terlalu rumit untuk di predict hanya dengan 1 indicator saja, kamu tahu kombinasi ideal dari masing-masing indicator. kamu tahu percis keunggulan indicator tersebut dan juga kelemahannya.
Kamu akan mencoba menerka TOP dan BOTTOM dari market dengan indicator tersebut. kamu akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. karena kamu tahu kalau kamu tidak bertanya sekarang maka selamanya kamu tidak akan tahu.
Pada akhirnya di level ini kamu akan mendapatkan 5 sampai 10 system yang lengkap dan mencoba mencari tahu system mana yang paling cocok dengan kepribadian kamu.
Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3
Trader Level 3
Level 3 The EUREKA Moment
Pada akhir level 2, kamu akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kamu menyadari bahwa kamu bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kamu bisa menggunakan kepala kamu dan money management yang benar.
Kamu mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.
Level pencerahan ini membuat otak kamu menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian.
Kamu mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kamu, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli.
Kamu mulai trading jika kamu tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kamu hanya trading jika ada signal dari system kamu, kamu selalu menggunakan stoploss, karena kamu tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading.
Ketika stoploss kamu kena, kamu tidak emosi karena kamu tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kamu. Trading berikutnya akan meningkat probabilitas profitnya karena kamu tahu system kamu itu system yang profit.
Kamu secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management kamu. Dan kedisiplinan kamu untuk melakukan trading apapun yang terjadi.
Kamu mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. dan hal ini mengingatkan kamu 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama padamu dan kamu memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kamu memang belum siap namun sekarang kamu siap.
Di level pencerahan, otak kamu akan menerima bahwa kamu tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa.
Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.
Trader Level 4
Level 4 Conscious Competence
Oke, Sekarang kamu hanya trading jika dan hanya jika system kamu memberi signal.
Kamu cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena kamu tahu system kamu akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kamu lakukan adalah resiko bisnis yaitu max 2% dari account kamu.
Di level ini kamu memulai target dengan profit 20 point per hari, dan setelah kamu mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, kamu meningkatkan target dengan 40 point per hari. Dan hal itu pada akhirnya mampu kamu lakukan.
Kamu memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki system kamu, menguasai emosi kamu, dan melaksanakan money managemen yang kamu pegang.
level ini biasanya berjalan sekitar 6 bulan.
Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.
Trader Level 5
Level 5 Unconscious Competence
Nah sekarang kamu sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kamu bisa trading secara alami, kamu telah menguasai semuanya, kamu bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kamu telah open di posisi yang benar, jadi kamu tinggal melihat profit kamu bergerak dari 2 digit ke 3 digit.
Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kamu telah menguasai emosi kamu dan kini kamu trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kamu peroleh.
Kamu akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kamu katakan, kamu kenal dengan pertanyaan mereka, karena kamu ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu.
Kamu akan memberikan saran bagi mereka, namun kamu tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1.
Kamu tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kamu mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kamu bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kamu bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana.
Kamu mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kamu bisa membuat buku sendiri, kamu bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kamu akan berlipat-lipat dari account awal.
Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.
Sekarang kamu bisa dengan bangga berkata " SAYA SEORANG TRADER".
Ada yang baru injek sekali, lantas laptopnya di jual dan berhenti trading. Ada pula yang koneksi internetnya dijual kepada temannya. Ada lagi, mereka sudah keluar dari pekerjaan di perusahaan karena yakin sukses di forex, eh malah jadi jatuh miskin. Ada lagi yang stress dan ada pula yang bunih diri... Lantas bagaimana Anda menjadi trader? Mampukah Anda melewati masa-masa krisis itu?
Level 1 Unconscious Incompetence
Begitu kamu beres menandatangani agreement trading, disinilah kamu berada. Kamu menjadi trader karena kamu mendengar bahwa pendapatan seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur BUMN. Lagi pula saat simulasi kamu telah profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?.
Kamu mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan 100 poin sampai 200 poin per lot per hari, namun itu semua hanyalah beginner luck saja. kamu pada awalnya tidak akan percaya, dengan hanya mengandalkan 1 indicator saja, atau bahkan hanya dengan insting , toh kamu bisa profit.
Namun sayangnya, market akan mengalahkan kamu. Tidak ada trader yang sukses hanya dengan faktor LUCK. loss demi loss menghampiri kamu, kamu mencoba bertahan namun kalau sampai margin habis, siapa yang bisa tahan??.
Kamu sama sekali tidak menyadari bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tetap mengira kamu bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya ( apakah bulan ini profit?, bulan kemarin profit?, tahun ini profit? ).
Kamu tetap mengira bahwa kamu adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan kamu tidak menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti itu. Kamu tidak mempunyai sistem yang kumplit, kamu dikuasai oleh emosi kamu, kamu selalu averaging posisi jika loss karena kamu ANGER pada market, kamu selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan profit berubah jadi loss karena kamu dikuasai oleh GREED, kamu tidak pernah trading karena kamu takut / FEAR. Kamu membiarkan diri kamu dikuasai oleh emosi sehingga margin equity kamu menderita.
90% orang yang trading hanya sampai pada level ini, mereka biasanya kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk belaka. sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap mencari investor dan trading seperti orang gila. dalam sebulan atau dua bulan margin habis lalu mereka mencari mangsa lagi.
Mereka masih mengaku sebagai trader namun sebenarnya mereka executor. dan biasanya yang moralnya anjlok ini dengan senang hati akan menjabat sebagai managemen di brokernya. lalu sebagian lagi akan tetap ngantor seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, mereka biasanya menyalahkan dirinya sendiri.
Hanya masalah waktu, sampai kapan mereka dapat bertahan di level ini dan waktu selalu menang.
90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% sadar dan pindah ke level 2.
Trader Level 2
Level 2 Conscious Incompetence
Di level ini kamu sadar bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tidak memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara konsisten. Dan kamu tahu solusinya, kamu sadar bahwa selama di level 1 pikiran kamu dikaburkan oleh emosi kamu sehingga kamu tidak bisa berpikir secara jernih.
Di level ini kamu akan mencari holy grail ( system yang sempurna, system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss), kamu mulai membeli system yang ada di internet, kamu membaca semua website yang ada tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia, kamu baca semua ebook yang ada, kamu praktekan semua system yang kamu peroleh, kamu haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir yang haus akan air minum.
Pada level ini kamu akan membaca semua detail tentang indikator, kamu akan test semua indicator yang ada di metatrader, bahkan kamu mungkin akan membuat indikator sendiri ( biasanya gabungan 2 atau 3 indicator), kamu akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya.
Kamu tahu bahwa market terlalu rumit untuk di predict hanya dengan 1 indicator saja, kamu tahu kombinasi ideal dari masing-masing indicator. kamu tahu percis keunggulan indicator tersebut dan juga kelemahannya.
Kamu akan mencoba menerka TOP dan BOTTOM dari market dengan indicator tersebut. kamu akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. karena kamu tahu kalau kamu tidak bertanya sekarang maka selamanya kamu tidak akan tahu.
Pada akhirnya di level ini kamu akan mendapatkan 5 sampai 10 system yang lengkap dan mencoba mencari tahu system mana yang paling cocok dengan kepribadian kamu.
Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3
Trader Level 3
Level 3 The EUREKA Moment
Pada akhir level 2, kamu akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kamu menyadari bahwa kamu bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kamu bisa menggunakan kepala kamu dan money management yang benar.
Kamu mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.
Level pencerahan ini membuat otak kamu menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian.
Kamu mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kamu, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli.
Kamu mulai trading jika kamu tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kamu hanya trading jika ada signal dari system kamu, kamu selalu menggunakan stoploss, karena kamu tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading.
Ketika stoploss kamu kena, kamu tidak emosi karena kamu tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kamu. Trading berikutnya akan meningkat probabilitas profitnya karena kamu tahu system kamu itu system yang profit.
Kamu secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management kamu. Dan kedisiplinan kamu untuk melakukan trading apapun yang terjadi.
Kamu mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. dan hal ini mengingatkan kamu 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama padamu dan kamu memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kamu memang belum siap namun sekarang kamu siap.
Di level pencerahan, otak kamu akan menerima bahwa kamu tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa.
Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.
Trader Level 4
Level 4 Conscious Competence
Oke, Sekarang kamu hanya trading jika dan hanya jika system kamu memberi signal.
Kamu cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena kamu tahu system kamu akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kamu lakukan adalah resiko bisnis yaitu max 2% dari account kamu.
Di level ini kamu memulai target dengan profit 20 point per hari, dan setelah kamu mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, kamu meningkatkan target dengan 40 point per hari. Dan hal itu pada akhirnya mampu kamu lakukan.
Kamu memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki system kamu, menguasai emosi kamu, dan melaksanakan money managemen yang kamu pegang.
level ini biasanya berjalan sekitar 6 bulan.
Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.
Trader Level 5
Level 5 Unconscious Competence
Nah sekarang kamu sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kamu bisa trading secara alami, kamu telah menguasai semuanya, kamu bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kamu telah open di posisi yang benar, jadi kamu tinggal melihat profit kamu bergerak dari 2 digit ke 3 digit.
Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kamu telah menguasai emosi kamu dan kini kamu trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kamu peroleh.
Kamu akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kamu katakan, kamu kenal dengan pertanyaan mereka, karena kamu ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu.
Kamu akan memberikan saran bagi mereka, namun kamu tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1.
Kamu tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kamu mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kamu bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kamu bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana.
Kamu mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kamu bisa membuat buku sendiri, kamu bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kamu akan berlipat-lipat dari account awal.
Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.
Sekarang kamu bisa dengan bangga berkata " SAYA SEORANG TRADER".
LANGKAH-LANGKAH PENTING DALAM TRADING FOREX
PATAS!!!
Dalam bulan januari 2010 ini saya hampir posting setiap hari... Maklum, pengangguran he he he. Sepertinya tidak ada habisnya nih, forex. Tetapi tidak mengapa, ini juga untuk kesuksesan bersama. Saya bangga dengan teman-teman di CTC Cafe Trade Club Cilacap, yang selalu setia mebaca artikel-artikel saya. Mudah-mudahan bisa memacu untuk belajar dan terus belajar, demi pengembangan profit teman-teman trader. Saya hanya mengajak, mari kita bertindak secara efektif di pasar. Jadi di sini terdapat langkah-langkah penting yang harus diambil untuk perdagangan yang menguntungkan:
1. Langkah pertama adalah untuk memahami rentang waktu
Dalam istilah chart disebut time frame (TF). Pada saat ini, saya sudah pengalaman dalam perdagangan Forex selama sekitar 2 tahun, jadi aku agak tahu jalan (peta) di sekitar pasar. Saya dengan cepat belajar bahwa grafik dengan kerangka waktu yang lebih kecil sulit untuk menganalisa karena mereka tak menentu dan rentan terhadap gerakan-gerakan acak.
Aku memutuskan untuk melompat ke grafik 4 jam sebagai confirm. Saya sangat percaya bahwa setiap pedagang harus berdagang di chart per jam atau per 15 menit. Saya sendiri ketika entry, posisi pada TF 15 menit. Hal ini beisa saja berbeda dengan para trader lainnya, karena disesuaikand dengan style trading masing-masing trader.
Intinya adalah Bagi saya itu semua tentang perdagangan dan menyederhanakan trading sehingga aku bisa lebih efisien belajar untuk perdagangan. Saya, fokus pada TF 15, H1 dan H4 sebagai konfirm tren jangka pendenk dan panjang. Jika Anda tidak setuju juga tidak apa-apa, ini masalah style, Okey?
Jadi fokus pada terhadap jangka waktu tersebut memiliki beberapa keuntungan:
1. Memungkinkan saya untuk berkonsentrasi pada sed ikit kerangka waktu saja untuk belajar, sehingga menghilangkan banyak kebingungan. Itu pun saya banyak fokus pada TF entry-nya saja yakni TF 15. Jika H1 dan H4 hanya sebagai konfirm.
2. Memberi saya tidak banyak grafik untuk dilihat dan memungkinkan saya untuk lebih berkonsentrasi pada analisis cukup dua pasangan mata uang EURO/USD dan USD/JPY.
3. Menghentikan saya dari lebih menganalisis pasangan saya. Melihat terlalu banyak waktu frame memberiku sinyal yang saling bertentangan.
2. Ambil dua pasangan mata uang sajar
Ini adalah konsep yang sama seperti memilih sedikit jangka waktu. Hanya disederhanakan perdagangan. Saya berkonsentrasi hanya pada dua pasangan Euro/USD dan USD/JPY. Bila Anda seorang trader profesional Anda dapat memilih perdagangan sebanyak pasangan yang Anda inginkan. Namun karena Anda belajar lebih baik untuk berkonsentrasi pada dua pasangan. Satu pasangan lebih baik. Kalau satu pasangan, posisi Anda akan lebih meenguntungkan. Here's why:
1. Setiap pasangan adalah Unik: Trading satu pasang memungkinkan Anda untuk belajar bagaimana pasangan bernapas. Anda akan tahu banyak tentang satu pasang, bukan mengetahui sedikit tentang 5 pasang.
2. Mempercepat Learning/pembelajaran: Trading satu pasang dengan jangka waktu satu memberi Anda hanya 1 tabel untuk dilihat. Hal ini memungkinkan Anda untuk memusatkan semua analisis Anda pada satu pasangan.
Gagasan di balik satu pasangan memilih untuk perdagangan adalah sederhana. Ini adalah soal perdagangan dan menyederhanakanya, sehingga Anda dapat belajar untuk menjadi konsisten yang menguntungkan pedagang.
3. Set Target Anda
Ini benar-benar penting. Saya menetapkan target pada dasar per perdagangan. Maksud saya, saya menetapkan diriku target mingguan dan bulanan. Sayau telah dibahas dalam artikel sebelumnya betapa pentingnya disiplin. Sebagai seorang newbie, apa yang saya butuhkan di atas segalanya adalah disiplin dan cara saya menjadi disiplin adalah dengan menetapkan target.
Saya memutuskan metode itu mampu menghasilkan sekitar 50-70 pips per perdagangan, memberi saya dua perdagangan rata-rata per minggu. Jadi aku menetapkan tujuan pip mingguan sampai 100 pips. Ketika saya bertemu tujuan saya saya berhenti berdagang selama seminggu.
Mengapa ini begitu penting?
Hal ini penting karena
1. Ini memberi saya struktur perdagangan dan memungkinkan saya untuk merencanakan ke depan, jangka panjang.
2. Ini menetapkan bahwa saya memiliki tujuan untuk perdagangan dan bukan tanpa tujuan.
Saya berjuang melawan perangkap psikologis terbesar, yang saya bahas sebelumnya di artikel ini, seperti kecenderungan untuk overtrade dan menjadi tidak disiplin.
Dorongan untuk overtrade adalah salah satu masalah terbesar seorang trader pemula. Jika Anda memiliki target setelah Anda mencapai hal itu Anda dapat bersantai, dan mengambil mudah untuk sisa minggu. Ini dapat menghilangkan tekanan bahwa pedagang biasanya harus membuat lebih banyak dan lebih pips. Hal ini juga membuat Anda tetap disiplin karena memberi Anda rencana yang terstruktur.
Ringkasan
Jika Anda ikuti 3 langkah saya bisa menjamin Anda bahwa trading anda akan meningkat sangat. Ini akan memakan waktu tetapi jika Anda dapat tetap untuk itu Anda akan mulai melihat perbaikan. Jika Anda ingin sukses Anda harus menyederhanakan trading Anda dan Anda perlu untuk menjadi disiplin. Kekacauan dan kompleksitas akan membawa Anda ke mana-mana.
Percayalah...
Dalam bulan januari 2010 ini saya hampir posting setiap hari... Maklum, pengangguran he he he. Sepertinya tidak ada habisnya nih, forex. Tetapi tidak mengapa, ini juga untuk kesuksesan bersama. Saya bangga dengan teman-teman di CTC Cafe Trade Club Cilacap, yang selalu setia mebaca artikel-artikel saya. Mudah-mudahan bisa memacu untuk belajar dan terus belajar, demi pengembangan profit teman-teman trader. Saya hanya mengajak, mari kita bertindak secara efektif di pasar. Jadi di sini terdapat langkah-langkah penting yang harus diambil untuk perdagangan yang menguntungkan:
1. Langkah pertama adalah untuk memahami rentang waktu
Dalam istilah chart disebut time frame (TF). Pada saat ini, saya sudah pengalaman dalam perdagangan Forex selama sekitar 2 tahun, jadi aku agak tahu jalan (peta) di sekitar pasar. Saya dengan cepat belajar bahwa grafik dengan kerangka waktu yang lebih kecil sulit untuk menganalisa karena mereka tak menentu dan rentan terhadap gerakan-gerakan acak.
Aku memutuskan untuk melompat ke grafik 4 jam sebagai confirm. Saya sangat percaya bahwa setiap pedagang harus berdagang di chart per jam atau per 15 menit. Saya sendiri ketika entry, posisi pada TF 15 menit. Hal ini beisa saja berbeda dengan para trader lainnya, karena disesuaikand dengan style trading masing-masing trader.
Intinya adalah Bagi saya itu semua tentang perdagangan dan menyederhanakan trading sehingga aku bisa lebih efisien belajar untuk perdagangan. Saya, fokus pada TF 15, H1 dan H4 sebagai konfirm tren jangka pendenk dan panjang. Jika Anda tidak setuju juga tidak apa-apa, ini masalah style, Okey?
Jadi fokus pada terhadap jangka waktu tersebut memiliki beberapa keuntungan:
1. Memungkinkan saya untuk berkonsentrasi pada sed ikit kerangka waktu saja untuk belajar, sehingga menghilangkan banyak kebingungan. Itu pun saya banyak fokus pada TF entry-nya saja yakni TF 15. Jika H1 dan H4 hanya sebagai konfirm.
2. Memberi saya tidak banyak grafik untuk dilihat dan memungkinkan saya untuk lebih berkonsentrasi pada analisis cukup dua pasangan mata uang EURO/USD dan USD/JPY.
3. Menghentikan saya dari lebih menganalisis pasangan saya. Melihat terlalu banyak waktu frame memberiku sinyal yang saling bertentangan.
2. Ambil dua pasangan mata uang sajar
Ini adalah konsep yang sama seperti memilih sedikit jangka waktu. Hanya disederhanakan perdagangan. Saya berkonsentrasi hanya pada dua pasangan Euro/USD dan USD/JPY. Bila Anda seorang trader profesional Anda dapat memilih perdagangan sebanyak pasangan yang Anda inginkan. Namun karena Anda belajar lebih baik untuk berkonsentrasi pada dua pasangan. Satu pasangan lebih baik. Kalau satu pasangan, posisi Anda akan lebih meenguntungkan. Here's why:
1. Setiap pasangan adalah Unik: Trading satu pasang memungkinkan Anda untuk belajar bagaimana pasangan bernapas. Anda akan tahu banyak tentang satu pasang, bukan mengetahui sedikit tentang 5 pasang.
2. Mempercepat Learning/pembelajaran: Trading satu pasang dengan jangka waktu satu memberi Anda hanya 1 tabel untuk dilihat. Hal ini memungkinkan Anda untuk memusatkan semua analisis Anda pada satu pasangan.
Gagasan di balik satu pasangan memilih untuk perdagangan adalah sederhana. Ini adalah soal perdagangan dan menyederhanakanya, sehingga Anda dapat belajar untuk menjadi konsisten yang menguntungkan pedagang.
3. Set Target Anda
Ini benar-benar penting. Saya menetapkan target pada dasar per perdagangan. Maksud saya, saya menetapkan diriku target mingguan dan bulanan. Sayau telah dibahas dalam artikel sebelumnya betapa pentingnya disiplin. Sebagai seorang newbie, apa yang saya butuhkan di atas segalanya adalah disiplin dan cara saya menjadi disiplin adalah dengan menetapkan target.
Saya memutuskan metode itu mampu menghasilkan sekitar 50-70 pips per perdagangan, memberi saya dua perdagangan rata-rata per minggu. Jadi aku menetapkan tujuan pip mingguan sampai 100 pips. Ketika saya bertemu tujuan saya saya berhenti berdagang selama seminggu.
Mengapa ini begitu penting?
Hal ini penting karena
1. Ini memberi saya struktur perdagangan dan memungkinkan saya untuk merencanakan ke depan, jangka panjang.
2. Ini menetapkan bahwa saya memiliki tujuan untuk perdagangan dan bukan tanpa tujuan.
Saya berjuang melawan perangkap psikologis terbesar, yang saya bahas sebelumnya di artikel ini, seperti kecenderungan untuk overtrade dan menjadi tidak disiplin.
Dorongan untuk overtrade adalah salah satu masalah terbesar seorang trader pemula. Jika Anda memiliki target setelah Anda mencapai hal itu Anda dapat bersantai, dan mengambil mudah untuk sisa minggu. Ini dapat menghilangkan tekanan bahwa pedagang biasanya harus membuat lebih banyak dan lebih pips. Hal ini juga membuat Anda tetap disiplin karena memberi Anda rencana yang terstruktur.
Ringkasan
Jika Anda ikuti 3 langkah saya bisa menjamin Anda bahwa trading anda akan meningkat sangat. Ini akan memakan waktu tetapi jika Anda dapat tetap untuk itu Anda akan mulai melihat perbaikan. Jika Anda ingin sukses Anda harus menyederhanakan trading Anda dan Anda perlu untuk menjadi disiplin. Kekacauan dan kompleksitas akan membawa Anda ke mana-mana.
Percayalah...
Subscribe to:
Posts (Atom)
:.

