Showing posts with label psikologi trading. Show all posts
Showing posts with label psikologi trading. Show all posts

Saturday, November 3, 2012

12 JALAN MENUJU PROFESIONAL TRADER

Salah satu fakta dalam trading, seorang trader seringkali menjadikan pijakan technikal dalam analisanya, meski ada yang ke fundamental. Namun disisi lain pun, para fundamentalis juga membutuhkan analisa technikal koq, karena untuk memulai OP dan mengakhirinya, dia juga membutuhkan technikal. Ya, saya juga demikian.


Jika saya dalam berdagang mata uang ini cenderung pada analisis teknis, meski tidak meninggalkan info-info fundamental seperti news ekonomi. Berarti saya memahami variasi grafik, price action yang berbeda dan model representasi lainnya.

Perdagangan dengan analisis teknis juga berarti bahwa saya harus menghabiskan banyak waktu mempelajari grafik dan mencoba untuk membuat prediksi yang dapat diandalkan. Kegiatan ini sangat bermanfaat, meski kadang salah analisa juga. Saya belajar sangat banyak tentang forex termasuk berbagai macam strategi dan tehnik profit. Namun, sesungguhnya kita tidak bisa menerapkan semuanya... Banyak yg dipelajari untuk dilupakan...

Sekian tahun waktu berjalan... banyak pengalaman liku-liku menjadi seorang trader. Ya ya ya ya.... Tapi pada akhirnya, dan yang terbaik adalah mempelajari sistem sederhana yang didapat oleh diri sendiri dengan berbagai uji coba... kemudian belajar psikologi dan diharapkan mampu mengubah sikap perilaku sebagai seorang trader.

Ini yang dibutuhkan...!

Jadi jika Anda sudah memiliki strategi yang bagus dn teruji profit.. ya sudah, mau ngapain lagi. Yang dibutuhkan adalah konsisten dengan profit Anda! Satu-satunya jalan adalah dengan selalu berbenah diri dari faktor intern. Benahi kesalahan-kesalahan yang terjadi sepanjang proses itu.

Masalahnya adalah mereka belum yakin apakah sistemnya sendiri itu bagus. Nah, bagaimana mau yakin, lha wong belum ditekuni satu sistem, masih melirik sistem lain...? Begitu seterusnya...sampai MC berkali-kali tetapi masih melakukan hal seperti itu juga. Padahal kesalahan mungkin bukan pada sistemnya.. tetapi pada Anda sendiri yang tidak mampu menerapkan konsisten rule yang ada dalam sistem.

Mengapa tidak belajar untuk konsisten saja dan fokus di dalamnya?

Bagaimana belajarnya?

“Catat kesalahan-kesalahan Anda dan perbaiki!”
Belajar dari kesalahan, itu adalah guru terbaik buat Anda..! Ikuti anjuran-anjuran trader pengalaman... sehingga kita tidak perlu mengulangi kesalahan mereka..!

Sekarang, Saatnya untuk beralih ke pelajaran yang sebenarnya harus dipelajari untuk menjadi seorang trader forex.

1. Anda tidak Bisa Kontrol Hidup Anda, Tapi Anda Masih Bisa Mengambil Profit

Pelajari cara Anda mendapatkan profit. Satu atau dua cara cukup, tapi yang mampu anda laksanakan. Itu lebih baik, daripada terlalu banyak cara, tetapi mentah semua. Ingat, Tidak ada yang dapat mengontrol pasar, tetapi kita bisa mengambil profit yang kita usahakan. Jadilah trader yang gak suka neko-neko.. dan berfikirlah yang simple-simple.
Pelajaran ini bukan tentang mengendalikan gelombang, ini tentang menungganginya. Come on! Come on!

2. Gunakan "Stop Loss" dan “CUT LOSS” sebagai pengaman.

Dalam istilah teknis, yang berarti Anda harus membuat titik tertentu di mana kerugian Anda akan dihentikan, jika Anda ingin akun Anda selamat. Ini adalah tentang jumlah yang Anda berkomitmen untuk kehilangan dalam perdagangan itu. Banyak pemula tidak menggunakan berhenti, dan mereka biasanya malah rela membakar account mereka dalam beberapa hari.


Dalam hal kehidupan yang berarti: tidak ada segala sesuatu yang kita inginkan akan selalu terkabulkan. Jika Anda berkomitmen untuk situasi tertentu, untuk sebuah proyek tertentu, atau karir, itu tidak berarti Anda harus tinggal di sana selamanya. Membuat proyeksi singkat dari kemungkinan yang terburuk yang mungkin terjadi, dan dalam skenario buruk, Anda tetap dengan rencana Anda. Jadilah profesional trader...! Karena yang membedakan dengan trader amatir hanyalah pada perlindungan akun mereka. Kalau amatir suka “eman-eman” tetapi justru menghancurkannya.

3. Tujuan Anda adalah "Take Profit"

Dalam istilah teknis, itu berarti Anda harus membuat sebuah titik di posisi Anda, di mana potensi keuntungan akan otomatis diuangkan masuk Jika semuanya berjalan sesuai rencana. Banyak pemula tidak menggunakan "take profit" poin juga, dan yang juga menghasilkan suatu penurunan dipercepat dari account mereka. Mereka berpikir pasar akan bergerak ke arah "mereka" untuk selamanya. Tentu saja tidak!

Apa artinya ini dalam kehidupan nyata? Ini berarti Anda harus mengekang harapan Anda terhadap apa pun. Ini baik untuk memiliki beberapa harapan, hanya untuk dapat mengukur usaha Anda. Bersyukur terhadap “berapapun rejeki” ini juga termasuk kesehatan mental.
4. Kontrol Emosi Anda

Forex trading harus menjadi kegiatan yang sangat terpisah dan esklusif. .Pekerjaan ini harus diberi ruang yang cukup dari waktu Anda. Sayangnya, selama ini tidak demikian. Seorang trader harus mengolah, juga harus memproses dan mengendalikan emosinya: frustrasi, takut, serakah, euforia (kegembiraan berlebihan). Mereka yang dapat menguasai keterampilan ini biasanya menjadi pemenang di bidang ini.
Apa artinya dalam kehidupan nyata? Ini berarti bahwa emosi, berguna sebagai mereka sebagai mekanisme umpan balik, tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya asas bagi tindakan Anda. Sedikit kontrol harus diberikan terus-menerus pada emosi. Bukan tentang bagaimana mereka terbentuk, tetapi pada bagaimana mereka membentuk aksi nyata hidup Anda. Bayangkan seseorang bertindak secara eksklusif pada emosi. Jika dia frustrasi, ia berteriak dan hilang semangatnya; Jika dia senang, dia melompat-lompat dan tidak sabar untuk masuk market lagi. Tidak ada perhatian apapun untuk lingkungannya, atau atas konsekuensi dari tindakan ini.
Emosi merupakan dasar bagi keseimbangan psikologis kita sendiri dan ekspresi yang sehat dari mereka yang diinginkan. Tapi kehidupan hidup pada emosi saja, tanpa ada kepentingan apapun terhadap konsekuensi dari tindakan kita, akan menjadi salah satu yang sangat menyedihkan.
5. Jauhi Keserakahan

Terkait erat dengan pelajaran "mengambil keuntungan", tetapi dengan cara yang berbeda. Keserakahan memanifestasikan dalam perdagangan saat perdagangan bergerak ke arah yang benar, menunggu keuntungan yang lebih besar. Berharap pasar akan terus bergerak ke arahnya cukup untuk menghasilkan keuntungan yang begitu besar dari perdagangan yang unik ini.
Keserakahan adalah ketika kita tidak pernah mengatakan "terima kasih" untuk apa yang kita miliki, mengambil begitu saja. Keserakahan adalah ketika kita tidak melakukan apapun, tapi berharap segalanya. Keserakahan adalah ketika kita berpikir kita tidak memiliki rasa cukup. Keserakahan adalah ketika kita tidak akan berhenti kecuali kita memiliki lebih dan lebih dan lebih dan lebih....
Dalam dunia forex, keserakahan adalah salah satu dari alasan orang kehilangan uang . Dalam dunia nyata, keserakahan adalah salah satu dari alasan orang kehilangan kehidupan.
6. Jauhi Ketakutan

Dalam hal perdagangan forex, ketakutan memanifestasikan saat Anda menutup transaksi terlalu cepat, maka tidak mendapatkan keuntungan yang cukup dari perdagangan Anda. Ketakutan membuat Anda kehilangan uang dengan tidak membiarkan diri cukup uang dari apa yang Anda layak. Saya ingat bahwa berkali-kali saya menguangkan di jalan sebelum perdagangan telah mencapai saya "take profit" , hanya untuk memastikan "Saya mendapatkan sesuatu".
Tapi bagaimana caranya agar kita tidak ada ketakutan dalam trading? Lakukan set and forget! Ya, caranya Anda jangan melototin chart terus.. Kerjakan aktifitas lainnya dan lupakan trading..!
Intinya, terlalu cepat mengambil keuntungan yang didasarkan karena psikologis tidak kuat. Dalam kehidupan nyata, ini berarti kepercayaan. Percayalah bahwa Anda menilai serangkaian keadaan baik. Percayalah bahwa Anda akan dihargai untuk apa yang Anda lakukan, bukan untuk sesaat persepsi dari Anda.

Seperti yang Anda lihat, dibutuhkan banyak pekerjaan untuk menyeimbangkan keserakahan dan ketakutan. Keduanya adalah mesin dari dunia trading forex, dan keduanya membentuk kehidupan kita pada tingkat yang sangat mendalam kadang-kadang tidak sadar, bahkan setiap hari.
Saya tidak mengatakan itu mudah untuk keseimbangan. Tapi pengalaman ini membuatnya begitu jelas bagi saya bahwa saya tidak bisa berhenti mengidentifikasi ketamakan dan ketakutan sekarang di hampir semua konteks kehidupan saya.
7. Semuanya Butuh Waktu

Selama perdagangan Anda mungkin melihat banyak pergerakan bolak-balik. Sebelum menstabilkan pada tren, pasar bergerak berkali-kali. Selama Anda menghitung benar risiko Anda, dan antara "keuntungan " dan "stop loss" poin, Anda tidak perlu khawatir. Santai saja, toh semua sudah diseting sedemikian rupa.
Dalam hidup ada banyak naik dan turun, tapi selama Anda berada di arah yang benar (dan Anda percaya diri Anda benar-benar tentang itu) Anda akan sampai di sana. Anda mungkin memiliki banyak jalan memutar, banyak momen terhenti dan kadang-kadang mungkin tampak bahwa jalan tidak seperti yang Anda harapkan di mana saja. Its Woke..!

Tapi, selama Anda menghitung risiko Anda tepat, dan ayunan hidup adalah antara apa yang dapat Anda ambil untuk kerugian dan apa yang dapat menikmati kemenangan, pada akhirnya, Anda akan sampai di sana.
Percayalah..!
8. Ambil Resiko

Anda tidak bisa bermain aman, tanpa resiko. Tidak ada hal yang aman 100 % di bisnis forex trading. Anda harus menyadari ini. Anda harus selalu melindungi dirimu sebanyak yang Anda bisa. Kecuali Anda tidak tradingkan tuh duit setelah Anda deposit. Eh, itu pun ada resiko kena kurs dollar..! Hemm......!
Ini hal yang sama dalam kehidupan. Tidak ada resiko sama dengan tidak ada imbalan. Tapi kabar baiknya, di forex trading, risiko dapat dikelola. Setiap risiko yang Anda ambil dapat dihitung dan dapat menghasilkan .
Cara lain untuk menempatkan ini adalah: "belajar untuk berpikir dalam skenario". Jika saya mengambil risiko jumlah itu, hal ini akan terjadi. Jika saya mengambil risiko jumlah lainnya, satu hal akan terjadi. Hasilnya akan menjadi pikiran positif: Anda tidak dapat mengendalikan pasar, tetapi Anda berpeluang mengendalikan diri sendiri

9. Kerja smart

Jangan terjebak dalam pola tunggal atau perdagangan sepanjang hari. Melototi chart dari pagi sampe pagi lagi. Semakin lama Anda tinggal dengan perdagangan, atau dengan cara tunggal perdagangan, semakin dalam Anda akan tenggelam ke rawa keragu-raguan, kurangnya orientasi dan, pada akhirnya, putus asa....

10. Segera keluar pasar setelah diketahui Anda di jalur yang salah

Tinggal di sebuah perdagangan yang rugi dan berharap untuk pasar untuk "memulihkan" adalah hal terburuk yang Anda lakukan. Hal ini seperti tinggal dalam sebuah rumah, dan menunggu orang lain untuk datang padahal tidak ada janji.
Jangan ragu-ragu lagi, keluar! Tentu saja, akan ada kerugian. Tapi semakin cepat Anda bisa keluar dari perdagangan yang rugi, semakin kecil kerugian Anda.
Bagi saya, itu adalah momen besar pertama ketika saya menyadari perdagangan forex adalah bisnis yang sangat, sangat sulit, dan Anda harus menerimanya dengan pikiran yang jernih dan sikap yang sehat. Saya bersalah di masa lalu. Karena saya selalu gunakan strategi berharap seperti ini. Dan Masa laluku sudah mati.
Satu-satunya adalah hidup sekarang. Saya di masa lalu "hanya korban dari keadaan", karena tidak ada guru atau mentor yang selalu mengingatkan saya... Pokoknya sekarang, harga mati: ambil napas dalam-dalam, memotong tali, biarkan jatu, tetapi masih memiliki semangat untuk bergerak dan berjalan lagi. Percayalah, kerugian akan mendapatkan gantinya. Jangan bertindak bodoh lagi..! Karena Anda harus menjadi smart trader.. chieeeeee.....!
11. Ingat, Anda tidak selalu di posisi yang benar

Ini pelajaran yang sangat sulit. Saya akan mengatakan bahwa ini mungkin yang paling sulit dari semua. Karena tantangan salah satu keyakinan terdalam Anda, yaitu: Anda harus benar dalam rangka untuk hal-hal untuk bergerak seperti yang Anda inginkan. Tapi coba tebak, Anda tidak perlu benar. Karena hidup itu sendiri tidak nisbi dan relatif.
Dalam istilah forex trading, ini biasanya dikatakan sebagai "pasar selalu benar". Misalnya, Anda mungkin memiliki semua alasan untuk memprediksi bahwa pasar akan naik, namun, pasar turun. Anda membuka banyak posisi buy, didasarkan pada asumsi bahwa Anda akan baik-baik. Tentu saja, Anda tidak. Dan Anda kehilangan uang Anda.
Yang harus Anda lakukan dalam rangka untuk menang adalah Anda harus berdamai dengan market dan mengikuti arusnya.
12. Jangan menyerah

Jadi, jika trading forex begitu menarik, mengapa harus menyerah? Jawaban singkat mungkin “ karena saya tidak siap, trading lagi, loss melulu..!.

Dalam jawaban panjangnya, “ karena saya tidak siap, dan kontrol emosi saya jauh di bawah standar yang dibutuhkan, dan saya sulit sekali mengatasi kesulitan-kesulitan trading saya... Dan karena saya sudah tidak punya modal lagi.
Kembali lah berguru...! Anda perlu siraman ruhani...! Baca-baca motivasi, tekun beribadah dan berdoa...! Jangan lupa, banyak bersodaqoh...!
Semoga kita selalu diberi kemudahan segalanya... aamiin.



Saya Trader.



Monday, October 29, 2012

AGAR TIDAK ASAL TRANSAKSI


Mungkin sedikit obrolan saya ini ada manfaatnya buat Anda...
Begini, kita sedang sama2 belajar... dan hasil belajar yakni kesuksesan, tentu dinikmati masing2 dn keluarga..
Marilah kita perbaiki diri sendiri dalam kemampuan trading kita.
Sebelum OP, mari kita "jangan melakukan asal OP". OP disini yang saya maksud Open Posisi atau bertransaksi...!

1. Coba berfikirlah, trend sedang kemana... 
2. Bagaimana tentang MM nya.. lot berapa yg mau dipake, aman apa enggak...
3. Sistem yg mau dipake jelas.... harus jelas! Sehingga punya ukuran tradingnya dn terarah.. Jadi sebelum OP, katakan pada diri sndiri..

4. Berfikir, harga sedang di area oversold atau overbought, minimal di H1. Atau masih di area mana... sehingga bisa tentukan sistem yang akan dipake... Maksud saya, berfikir ini aman melakukan buy atau aman melakukan sell. Terus nanti jika sudah OP, strategi apa yang akan saya jalankan... jika... jika... (jika minus / harga berbalik bagaimana atau jika plus dimana akan diambil..). Intinya buat skenario trading. Jadi trading kita terencana dengan baik.
....

Jadi tidak asal OP ... terus dibiarkan saja selamanya sampai MC .! Hanya karena menggunakan strategi berharap kembali......

Ingat, tidak ada sistem yg sempurna 10000 %. Tugas kita adalah menyempurnakannya...!
Ya, minimal kita punya sistem maksimal 3 sistem cukup lah... Dan semuanya harus sudah teruji hasilnya bagus.! Dan yang saya kampanyekan itu, satu akun satu sistem. Kalau Anda baru memiliki satu akun,baiknya gunakan satu sistem the best Anda!
Dan... yg sulit adalah mengendalikan emosi untuk menyalahi sistem. Maka harus mendapat perhatian yang lebih.
Ingat, anda memiliki musuh di dalam diri anda sendiri...! Bisikan setan yg terkutuk:

1. Dia membisikan ketakutan....
2. Dia memberi angan-angan dan harapan
3. Dia memberi motivasi keserakahan.

Jika kita sudah menentuka sistem yg mau dipake, ya sudah.. kita harus bisa menjadi seperti robot yg siap patuh sm majikan. OP berdasarkan sistem, dan Cut pun berdasarkan sistem. Menentukan OP berdasaarkan sinya yg ada di sistem, misal mau gunakan sistem averaging, ini pun averaging akan dimulai di mana...di harga berapa2 juga harus sesuai sistem yg telah dibuat. Jadi tidak asal-asalan.
Jadi sistem itu smacam rule, acuan... tata tertib trading...

Dan bagusnya, tata tertib itu kita yg bikin sendiri koq.. tentu dibuat tidak untuk memberatkan diri sendiri.. Hanya saja... ayolah.. taat sistem. Biar tradingnya tidak bisa dikatakan ngawur lagi.

Oh ya, perlu sy katakan lgi... bahwa sistem itu tidak mutlak. Artinya temen2 semua bisa menyempurnakan lgi.. bisa eksplorasi. Pokoknya hasilnya bisa dioptimalkan.....

Gitu aja deh obrolan saya kali ini.. Lain waktu bisa disambung.

Jika ada salah kata, mohon maap. Di maapin ya...? Soalnya gue jg masih nubi.. hehehehe

Saya Trader



Saturday, October 27, 2012

RUANG BUAT PEMULA DALAM FOREX


Hemmm.. mumpung hari minggu, mari kita bicara yang enjoy-enjoy saja... 
Saat ini saya seolah-olah saya lagi  berada di  sebuah ruang bersama-sama para trader pemula... "Temu Kangen" 

Bagaimana weekend Anda? Hari ini menikmati WD akhir pekan Anda kan?... Berjalan-jalan bersama kekasih, besama keluarga...  Menyegerakan kegembiraan dan memanjakan diri... ! Sebuah  ekspresi menghargai kesuksesan kecil yang di depan mata...!Hehehehe...

Upss..! Ada yang MC dalam minggu ini?

Hemm.... mumpung hari minggu, mari kita evaluasi yang  ringan-ringan saja....
Bagaimana Anda bisa MC?  Apakah  karena Anda kurang bersyukur dalam minggu ini? Apakah karena  sifat serakahmu yang menguasai dirimu seperti  tingkah laku  sang monyet yang tidak cukup menerima dengan tangan, tetapi juga memanfaatkan kaki dan mulutnya juga untuk menampung keserakahanmu? Atau.. karena beban hidupmu yang melebihi kapasitas kemampuan otak Anda?  Atau lagi... karena kurang keikhlasan menampung kerugian, maunya harus profit setiap saat dan loss itu Anda anggap aib? Apakah karena Anda terlalu pede... Anda sudah jagoan merasa market punya nenek  Lo! Hemm.... Sekali lagi yang bermasalah adalah “diri sendiri”, bukan market. Karena market gak ngapa-ngapain koq...  Dia bergerak naik turun dan bergerak ke kanan seperti kebiasaan yang pasti. Market tidak pernah menyuruh Anda buy dan sell di suatu tempat.  Market tidak pernah membatasi Anda profit.... Market tidak pernah mau disuruh-suruh (untuk naik dan untuk turun). Apakah Anda berfikir,  Market  membencimu?, makanya dia selalu menelan SL Anda (bukankah kesalahan Anda yang menempatkan SL-nya disitu?) Market tidak pernah memaksakan berapa lot size yang harus Anda gunakan... Mengapa harus market yang disalahakan? Jika itu yang terjadi, kita akan cenderung melupakan (baca: tidak mau disalahkan), yakni  diri sendiri. Kesombongan yang terselubung... Entah apa di dalam diri kita, koq seperti banyak godaan yang menghantui pikiran  kita. Seperti sebuah keyakinan saja... Setan dan hawa nafsu selalu menghalangi ke arah jalan yang benar. Hemm.....

Kalau setan, kayaknya sih gak mungkin deh... Kalau hawa nafsu? Naaah.. yang ini bisa jadi. Hawa nafsu..!

Sulit...menaklukkan hawa nafsu ini! Dimana-mana hawa nafsu yang buruk selalu menghalangi kesuksesan. Makanya ini harus dilawan dengan keikhlasan, kerelaan dan rasa bersyukur. Jika sudah layak untuk di WD, ya WD saja.. jangan ada istilah “menggenapkan”... Jangan ada kata, “Sebentar lagi menunggu  $2 untuk genap nih...!”  Berapapun kesenangan, janganlah Anda tunda. Lebih baik, mencari lagi $2 setelah di WD, itu lebih asyik deh!  Kadang trader, seperti ini penyakitnya...”kurang dan kurang...!” Atau jika  setelah di  dera floating yang tinggi, dan begitu kembali atau mendekati, pikiran kita harus profit... Bukankah lebih baik, kita amankan saja terlebih dahulu, daripada harga kembali menjauh membuat kita MC? Kadang kita kurang bersyukur, diakui atau tidak! Ingat, forex masih 20000 tahun lagi, jangan ada penyesalan ketika harus cut loss.

“Bagaimana koq malah selalu cut loss?” Yang di evaluasi itu  pertama, sistemnya, kedua MM-nya, ketiga mentalnya...  Jangan malah menyalahkan yang memberikan sistem, atau sesuatu yang diluar kita.. Lebih parah lagi malah menyalahkan gurunya.. whuahahahahaa... Ntar gantian di lempar sandal, baru tahu rasa..! whuahahahhahahaa

Memang, tulisan ini terasa menyebalkan.  Seolah-olah menyindir Anda  habis-habisan.  Ya ya ya yaa.... silahkan marah saja kepada saya..(asal jangan lempar saya dengan sandal lho..!) nanti Anda tambah loss lagi..kuwalat!  whuahahahahahahaa.

All my friends....
Betapa banyak trader yang meninggalkan bangkai-bangkai akun...  Bahkan kemudian menjadikan laptopnya jadi bangkai... digantung di langit-langit kamar...! Enggan bicara tentang forex... padahal dulu saat awal menjadi trader, paling getol bicara forex.  Di warung-warung, diangkringan... yang saat itu mereka lagi  asyik bicara “si janda”  pun di arahkan tentang   si forex. Whuahahahahaa...

Hemm... Anda sedang giat dan tekun belajar forex... i see .... Apapun  “ilmu baru” Anda santap habis-habisan. Meski ditengah perjalanan kemudian  muncul  kejenuhan dan tidak konsisten belajarnya.  Pindah lagi ke aliran baru... mencari secercah harapan di tengah-tengah kegalauan seorang trader.  Disini pun tidak bisa maksimal, ketika ada  sesuatu yang pertanyakan di otak, tidak ada yang mampu menjawabnya. Apalagi jika disuruh bertanya sendiri sama mbah google.... Uhfft..!!!  Pencarian menjadi seorang trader sejati, sungguh berliku... Padahal  di forex yang ada: buy sell, TP dan SL. Aseeem... Aseeeem...!

“Bagaimana yang benar, yang harus aku lakukan?”

Hohohohohoho..... pertanyaan berat!
Tapi begini saja, karena pertanyaan berat.. biar saya jawab dengan selengean saja.. Ngapain rumit-rumit! Hari minggu koq mikir yang berat-berat hehehee.. “Yang harus Anda lakukan adalah milikilah satu sistem trading, yang diberikan mentormu... kuasai dan diperdalam, dilaksanakan sesuai rule. Rule  sistem, rule MM dan rule: disiplin, sabar dan tidak serakah!”

Selesai!

“Belum selesai kang Ninjaaa!”

“Apa lagi?”

“Saya belum punya mentor!”

“Haiyyah..! Di Facebook banyak tuh, yang ikhlas memberikan ilmunya..! Tanya nomor Hp nya dan sowan ke rumahnya, minta privat!”

“Hemm....!”

“Gak usah hemmm hemmmm ....! Just do it!”

“Jauh Kang,  saya mau belajar OL saja deh di grup –nya!”

“Woke..woke..! Tapi  pastikan  Anda paham lho ya..! Jangan terlalu banyak mentor, apalagi semua  belajar OL..! Itu yang akan mengacaukan trading Anda..! Pengalaman saya membuktikan, banyak mentor.. semua  tanggung (setengah-setengah) dalam mengaplikasikannya...hanya akan membuat anda loss dan loss lagi. Tidak bisa profit konsisten!  Menurut saya, cukup satu mentor dan di dalami sampai akar-akarnya.. kemudian terapkan! Itu saja..! Itu akan lebih menyelamatkan..! Bukan yang belajar model begini, model begitu... rasanya nano-nano.. rameeeeeee! Tapi gak ada satupun diterapkan secara konsisten! Hari ini, pake sistem yang ini.. hari lain, terapkan yang dari guru ANU. Dijalankan dalam satu akun, lagi! Kacau.. kacau...!!!!

Jika loss, menyalahkan sistemnya... whuahahahahaa.. Kasihan banget deh!

Ayolah Brother!!! Stop it!!!!
"Fokus satu atau dua sistem, dan setiap satu sistem dalam satu akun..!!! Ini jalan terbaik menurut saya..! Sistem2 lain yang telah dipelajari... masukkan tong sampah..! Ambil yang Anda suka.. Anda nyaman dalam menggunakannya..!  Tidak peduli itu menggunakan indikator atau naked trading. Yang penting Anda nyaman dan enjoy dalam menerapkannya. Dan yang lebih penting lagi, Anda  bisa membangun profit!”

“Cara paling mudah lagi, bagaimana Kang Ninjaa?”

“Banyak cara bagi pemula, misal melihat analisa-analisa orang lain atau sebuah situs forex, yang fungsinya memantapkan Anda saja (second opinion). Anda akan memahami  analisa pergerakan dengan skenario up atau down.  Ya.. Anda bisa mengawali dari sana.. Kemudian secara tekhnikalnya, Anda bisa gunakan kemampuan yang Anda miliki untuk mencari harga yang bagus!”

“Saya masih pemula, bingung Kang Ninjaa!”

“Ya, misal.. ada analisa seorang trader pro memberikan analisanya, bahwa hari ini strong down! Ya.. Anda hanya mengambil posisi sell saja di hari itu! Kalau ada sinyal buy di sistem   Anda ya jangan ambil posisi... Pokoknya menunggu sinyal sell dalam sistem Anda. Nah, disitu memulainya... Ya.. .. (garuk-gauk kepala..) Ya ambil harga-harga bagus, misal di TF yang lebih kecil seperti M15, gunakan stochastik overbought... baru ambil posisi sell..!”

“Tapi analisa mereka berbeda-beda, Kang!”

“Lho, kan tadi ta sarankan   cari satu mentor...! Dalam hal ini ya,  percayakan sama satu analisa..! Analisa satu mentor Anda! Yang Anda percayai dan serahkan analisa padanya....! Kalau gak punya mentor, ya sudah  serahkan analisa pada diri sendiri..! “

“Kalau analisa mereka salah, gimana Kang!”

“Whuahahahhaaa... ya mentormu juga bukan “Dewa Market” ... Salah ya gak  masalah. Emang masalah buat Lo! Whuahahahahaa...!

“Ciyyuss...! Miaamma....!”

Sudah dulu deh...! Lanjut lain waktu..! Monggo disimpulkan sendiri..! Aku mau weekend dolo.....!

Selamat Weekend aja buat Anda Bro!

Ayooo... Bubar! Bubar...!!! Sandal jangan sampai ada yang tertinggal...!

Thursday, October 4, 2012

FOREX ADALAH REFLEKSI HIDUP ANDA


Pasar forex merupakan refleksi  'hidup'. dia memiliki irama dan alunan khas tersendiri, bahkan ia bisa berkembang menjadi lagu. Seperti kehidupan, pasar adalah apa yang terjadi pada Anda.  Pasar dapat mengalahkan Anda, pun bisa tertaklukkan oleh Anda. Tetapi jika Anda belajar untuk melepaskan dari kekangan, belajar mengalir bersamanya, untuk menari dengannya, Anda dapat memperoleh kesuksesan dan kepuasan.

Adapun pandangan filosofi dari seorang Trader sejati adalah Pasar selalu benar. Pasar tidak pernah datang untuk berakhir. Pasar selalu berubah, namun, pernah sama. Sedang filosofinya trader pecundang adalah dia harus benar, pasar harus berakhir atau diakhiri, manakala dirinya gagal.

Tidak ada hukuman kekal di pasar. Satu-satunya saat Anda benar-benar gagal adalah ketika Anda keluar sebagai pecundang dan mengaku kalah lalu berhenti selamanya. Sedang mereka yang terus dalam perdagangan meskipun pernah mengalami kemunduran, adalah pahlawan yang sebenarnya. Wajar seorang trader merasakan maju dan mundur di dalam mengikuti alunan forex,  Hidup yang terbaik bagi mereka adalah tahu bagaimana, berubah dan berkembang melalui kerugian dan keuntungan, melalui kemenangan dan kekalahan, ketakutan dan keserakahan, harapan dan kecemasan.Chieeeee….!

Trader yang baik adalah tidak terpengaruh  keuntungan atau kerugian kemarin, dia selalu berpikir untuk perdagangan hari ini. Walaupun dia mungkin memperoleh posisi yang baik (menguntungkan) hari  kemarin, dia harus selalu melihat lagi pasar hari ini. Setiap perdagangan, posisi masing-masing adalah posisi baru. Hari ini adalah seperti hari pertama dari sisa hidupnya.

Pasar bergerak sesuai keinginan dirinya, tidak terpengaruh oleh keinginan dan emosi seorang  trader. Maka seorang trader dituntut untuk menjadi bijaksana. Dia harus mulai mengamati pasar; trennya, high-lownya, news yang akan membawa harga pada saat-saat reff semisal pada lagu, dia juga mengamati indicator-indikator kesayangannya.

“Pasar…. oh pasar….! Saya ingin memelukmu dengan indah hari ini. Saya ingin menari diatasmu seperti seorang prajurit Samurai. Saya mulai merasa hidup denganmu, berjuang untuk hidupku dan keluargaku. Saya akan mulai membuat kemenangan diatasmu, saya akan mengambil hak profitku secara berkelanjutan darimu….”

Forex, bagi saya bisa diprediksi secara konseptual saja, mengingat filosofi tentang pasar: Pasar selalu benar. Pasar tidak pernah datang untuk berakhir. Pasar selalu berubah, namun, pernah sama. Lalu bagaimana agar kita bisa menguasai bahkan menari diatasnya? Saya berpedoman,  forex bisa dirasakan. Maka, untuk bisa menguasai bahkan menari diatasnya, apa yang harus kita lakukan?

Belajar dari seorang Bruce Lee dan Green Park
Anda ingat Bruce Lee? Seperti tangan dan kakinya bergerak sepanjang waktu - memblokir, melakukan gerak tipuan, memotong, menendang, menghindari - apakah Anda pikir dia memiliki waktu untuk berpikir? Jawabannya:  tidak. Namun, ia bukanlah seorang amatir. Meskipun ia tidak berpikir secara sadar, semua dapat dia lakukan karena disiplin keras  dan jam pelatihan luar biasa, bahkan sangat menyakitkan. Nah, kemudian dia  tuangkan ke dalam setiap tindakan yang ia lakukan.

Dia bertindak melalui peralatan tubuh dan pikirannya. Samurai musuh pun membuat dirinya tidak bergeming dan tetap pada kondisi force. Ini 'mindless' hidup seorang Bruce lee. Ketika Anda bertindak tanpa mati dari harapan, lalu kecemasan, ketakutan dan keserakahan adalah musuh Anda. Maka itu akan menjadi kelebihan Anda dan Anda hanya bertindak tanpa memikirkan gangguan-gangguan itu. Mengapa? Karena dia sudah terlewati…dan sudah tidak perlu lagi memikirkannya.

Seorang trader forex yang baik adalah seperti seorang praktisi samurai, pemain anggar, atau seorang penjudo. Dia mendekati pasar dengan pola pikir yang sama. Ketika dia bermain di pasar, dia seperti sudah terlatih dalam permainan mereka. Pada gilirannya, pasar akan mengungkapkan kepadanya keindahan yang lebih dalam. Disitulah kita bisa menari diatasnya dan sangat menikmati… Seperti guru trading  saya, Green Park. Dia terkadang trading sambil jogged, asyik terbuai dalam alunan musik R&B… Pikiran dan keyakinannya positif, bahwa dia akan profit mengulang kesuksesan-kesuksesan sebelumnya. Seperti gerakan pasar yang dia ingin enjoy didalamnya. Pergerakan harga naik turun, dia ikuti dengan gerakan tubuhnya, seperti Bruce Lee yang sedang menghadapi musuh. Kaki jingkrak-jingkrak, tangan menari-nari sesekali memegang hidungnya dan dari mulut selalu keluar kata-kata, “ciuw..ciaa…!”  Sedang suara sang Guru Green Park, “dag dag dab dub jedag jedug….!” Sementara tidak ketinggalan tangannya juga lebih sering memegangi headsetnya… khakhakhakahakahaaa……!

 Para pencari kebenaran
Siapakah para pencari kebenaran di forex? Sesungguhnya para trader di seluruh dunia sedang mencari kebenaran di forex.  Mengapa? Jawaban saya cukup simple: seluruh trader selalu bertanya… Nah, orang bertanya, itu menggambarkan pencarian kebenaran. Mereka ada yang bertanya dengan kawan sesame trader, mentor, bahkan dengan Mbah Google.

Penggunaan intelek Anda untuk mewujudkan kebenaran ini. Para Pencari berusaha memperoleh jawaban atas banyak pertanyaan Sama seperti pencarian kebenaran hidup, para pencari kebenaran akan memiliki banyak pertanyaan, seperti, "Siapakah aku? Aku datang dari mana? Aku harus  berbuat apa? Aku akan seperti apa dan bagaimana?" Yah, dia mencoba untuk menggunakan pengetahuan yang terbatas untuk mencapai pengetahuan murni.

Lho, mengapa saya bicara jauh begini? Mendadak jadi filosof hehehehe…!
Eit….sabar Bro!

Saya akan membimbing Anda menuju pemahaman yang sederhana. Ingat, hidup adalah keyakinan. Pertanyaan-pertanyaan diatas, mengandung unsur keyakinan. Hidup Anda semenit kedepan, tidak akan pernah tahu, seperti Anda tidak pernah tahu semenit kedepan pergerakan forex. Tetapi, keyakinan kita menjadi sebab bahwa kita tahu bahwa semenit atau satu jam mendatang kita masih hidup (meski gak ada jaminan panjangnya umur), bagi yang lagi sakit pun mengetahui bahwa satu menit atau satu jam kemudian dia belum sembuh (meski keajaiban mungkin bisa terjadi) dan lain-lain. Kalau kita sudah menjadi trader, meski kita tidak tahu pergerakan satu menit atau satu jam kemudian, tetapi kita masih memiliki keyakinan untuk memprediksi apa yang terjadi. Mengapa yakin? Karena adanya indicator-indikator yang menyatakan itu, sama seperti tentang hidup, di pasar forex pun sama.


Tentang Keyakinan
Keyakinan, di sisi lain adalah  karakteristik kunci untuk memahami kebenaran yang murni, jauh lebih besar dari yang dipahami akal sendiri. Keyakinan kalau kita disiplin, kalau tidak serakah, kalau kita bersabar menanti saat-saat yang tepat untuk melakukan transaksi, tentu hasil berbeda dibandingkan dengan mereka yang memiliki keyakinan setengah-setengah atau tidak memiliki sama sekali. Maka saya menekankan tentang ini, karena betapa pentingnya keyakinan. Keyakinan ini pula yang membuat mereka mencoba untuk mengurangi efek melanggar emosinya dan mengubahnya menjadi cinta akan tindakan seharusnya yang merupakan sebuah kebenaran  Wuih…

Demikian pula, perkiraan yang benar mengenai arah mata uang yang dalam transaksinya , adalah kebenaran yang semua trader di pasar forex mencarinya, menggunakan teknik seperti Analisa Teknikal dan Analisa Fundamental
Analisa Teknikal, menggunakan diagram dan grafik untuk membuat perkiraan. Diagram dan grafik ini menggambarkan keadaan pasar pada saat itu dan tingkat yang diperdagangkan di pasar pada saat itu. Grafik ini, dengan keteraturan luar biasa, menelusuri pola bergambar  seperti Head and shoulder, Double-Bottoms dan triangle. Pola ini sering terlihat di semua pasar. Analis teknis tidak mencoba untuk merasionalisasi mengapa pasar bisa demikian. Dia tidak perlu membaca berita atau melihat data ekonomi. Ia mempelajari grafik, ingat pola lama, history dan mencoba untuk memvisualisasikan bagaimana keadaan pasar saat ini. Ini adalah sebuah pendekatan intuitif, pendekatan dasarnya estetika dan bergambar , lalu Anda berusaha untuk mencapai kebenaran yang  langsung terlihat mata.

Analis Fundamental membuat perkiraan setelah membaca semua bagian-bagian berita ekonomi dan politik yang tersedia baginya. Dia menganalisis statistik ekonomi seperti angka perdagangan, arus investasi, pertumbuhan industri, tingkat inflasi, dll, dan menggunakan semua data ini dalam hubungannya dengan teori-teori ekonomi untuk memperkirakan pergerakan harga mau kemana. Metode ini dapat disamakan sebagai hubungan dengan sebab dan akibat. Keberhasilannya tergantung pada analis yang menempatkan  alasan yang tepat untuk pasar. Adalah mungkin untuk mengajukan sejumlah alasan yang masuk akal untuk masuk perdagangan.

Pada akhirnya, bagaimanapun  kebenaran harus hidup. Kebenaran seperti yang Anda mengerti. Trader harus dalam perdagangan yang sinkron dengan yang diyakini, (Eit…..koq trader diujung jalan itu  malah ada yang percaya sama ramalan dukun hehehhe..) terlepas dari metode (Fundamental atau Technical) .

Yang penting bagi seorang trader adalah saat masuk ke pasar dengan pengetahuan lebih dulu, dengan kemungkinan konsepsinya tentang kebenaran dan prediksinya bisa saja salah. Dia harus tahu bahwa pasar akan menguji perkiraannya. Jika konsepsinya tentang kebenaran adalah benar, dan jika ia telah berada diperdagangan sesuai dengan konsepsi, ia akan membuat profit, atau dia berdiri lemas untuk kehilangan uang karena yang terjadi adalah sebaliknya. Kesadaran kemungkinan salah inilah yang mendorong dia untuk menempatkan Stop Loss pada perdagangan. –Yah, dia keluar dari perdagangan ketika dia menyadari bahwa dia telah melakukan sesuatu yang salah.

Dia juga sanggup menanggung kerugian yang telah terjadi, siap untuk perdagangan hari lain. Forex bukan hanya untuk hari ini. Sama seperti mereka yang sehari-hari dalam kehidupan nyata; bagaimana memilih  hidup yang terbaik yang mereka tahu, bagaimana hidup sesuai dengan konsepsi mereka, tapi mereka juga siap untuk berhenti, belajar, berubah dan tumbuh.  Makanya, kalau kita bisa seperti Bruce Lee atau Green Park, kita akan enjoy dalam trading forex: profit or loss. Luar biasa…!

Hemmmm.. oke, saya mau pijat refleksi dulu, pegal-pegal nih badan hehehehe

Tuesday, October 2, 2012

CATATAN SEORANG TRADER NEWBIE


Ini tentang catatan seorang trader newbie buat kawan semua yang masih  berkecimpung di dunia forex. Ya ya ya,.....Salah satu kesalahan terbesar secara  psikologis, hampir setiap trader  yakin akan membuat perjalanan mereka sukses karena  percaya bahwa jumlah data ekonomi yang dianalisis dan (atau) mereka memiliki metode trading yang rumit atau sangat mahal  dan pasti memiliki hubungan langsung dengan keuntungan di pasar. Wuiihhh..!

Pada kenyataannya, setiap trader profesional membuktikan, bahwa faktor-faktor ini biasanya memiliki hubungan terbalik dengan keuntungan perdagangan, setidaknya setelah titik tertentu. Baru sadar setelah merasakan penderitaan di forex .. hihihii…

Lha wong baru dua bulan menjadi trader segera ‘gak pake lama’ menerima investor… gara-gara pede banget seminggu telah membuat kuntungan 100 %... Ini pada dasarnya  mereka melakukan sejumlah analisis pada data pasar yang setiap saat bisa berbeda pada tingkat  lebih lanjut. Data yang berubah ini mungkin memiliki efek negatif pada trading Anda, hal itu menyebabkan Anda kehilangan uang.


Ini mungkin tampak membingungkan kalau saya katakana bahwa kenyataan bahwa terlalu banyak menganalisis data pasar benar-benar dapat menyebabkan Anda kehilangan uang lebih cepat dari yang Anda pikirkan. Ini adalah salah satu perangkap psikologis yang melekat pada seorang trader.

Alasan utama mengapa ini terjadi adalah karena manusia memiliki kebutuhan bawaan untuk merasa mengendalikan hidup mereka dan lingkungan mereka, itu adalah sifat manusiawi daaah… Sayangnya untuk calon trader forex kadang memiliki ciri genetik bahwa manusia malas  berusaha keras yang disertai berkorban untuk sukses di forex trading. Malah lebih suka berkorban untuk sodakoh sama broker hihihihiii…. (bahkan berkali-kali)… Pelatihan trading membayar 1 juta gak mau, MC berkali-kali yo  siap aja… Deposit berkali-kali, siap…. Itulah Indonesia…. Khakhakhakhkaha

Pada kenyataannya, sebagian besar perasaan normal kita menginginkan untuk bekerja lebih keras (loss gak  diperhitungkan) daripada orang berikutnya yang menghabiskan waktu tambahan belajar dan meneliti untuk pekerjaan ini atau untuk sekolah/kursus/belajar. Saya katakan, itu kurang benar. Apalagi kalau pelatihan dianggap benar-benar tidak bermanfaat untuk sukses di pasar forex.

Masalah dengan mencoba menerapkan gagasan kerja keras untuk trading forex , maksud saya begini…itu  melebihi tingkat tertentu seperti membaca grafik kemampuan teknis  yang njlimet, benar-benar ada aspek untuk menghabiskan lebih banyak waktu  menganalisis. Intinya di sini adalah bahwa ada jutaan variabel yang terlibat dalam perdagangan pasar forex; setiap orang dalam perdagangan pasar adalah variabel dan setiap pikiran mereka tentang pasar adalah variabel karena ini adalah semua hal yang dapat menyebabkan harga bergerak . Maaf, kalau Anda tidak sepaham…

Kecuali Anda (entah bagaimana) ternyata dapat melacak setiap pedagang di pasar dan semua pikiran mereka, hihihihihi.. tetapi secara tegas saya katakan.. (mbuh bener ora iki..) Anda pada dasarnya tidak memiliki kontrol atas pergerakan harga dan mencoba untuk menganalisis lebih lanjut data ekonomi atau mencoba dengan metode yang terlalu rumit dengan asumsi yang paling rumit itulah yang paling joss… Saya akan menggunakan istilah: pada dasarnya ‘hanya upaya’ ini berarti untuk mengontrol sesuatu yang tidak bisa dikontrol. Angel kan? Yo ben.. aku juga bingung mau pake bahasa yang bagaimana… mohon maklum mantan tukang ngarit.

Saya pernah bincang-bincang dengan master ‘ahli analisa’, eh dia malah “seolah-olah” mentertawai.. saya yang kurang ahli menganalisa... karena yo cara menganalisanya aku sama dia lain toh...  gak apa, bicara sama orang pinter memang kadang saya gak nyambung…. Jauuuuuh..!!!

Padahal, menurut saya,  penyebab kegagalan trading forex dimulai dengan ide bahwa trader merasa kebutuhan psikologis untuk mengendalikan lingkungan mereka dan ketika ini keadaan emosi tak terkendali memenuhi dirinya…menjadikan dunia forex trading hampir selalu memiliki konsekuensi negatif. Masalahnya ini bekerja seperti bola salju itu sendiri juga karena sekali seorang trader  kehilangan beberapa perdagangannya  ia mulai marah dan ingin "kembali" di pasar.  Apalagi  jika habis loss besar, saat itu juga sisa yang ada harus kembali segera.. wuiih.. bunuh diri aja dah…!

Kemudian njlimetnya mereka ini, (maaf Boss…)  Mereka hebat! Tetapi Cara mereka melakukan adalah  dengan membaca/mengkoleksi (?)  buku-buku perdagangan mata uang atau membeli sebuah sistem trading yang berbeda atau mahal yang tampaknya lebih mungkin untuk bekerja dengan baik atau dengan menganalisis ‘inner’ setiap laporan ekonomi, mereka seolah dapat menemukan dan mencoba untuk memprediksi bagaimana itu akan mempengaruhi pergerakan pasar. Setelah proses ini telah dimulai yang terjadi adalah kebingungan dan  semakin bingung… hanya orang-orang ‘kuat’ yang mampu bertahan… Sungguh saya salut sama yg saya sebut terakhir ini…

Kesulitan yang saya alami, untuk semua ini adalah bahwa, seperti yang dinyatakan sebelumnya, setelah saya mencapai tingkat tertentu pemahaman teknis dan fundamental, setiap penelitian lebih lanjut kadang  melampaui titik yang benar-benar akan bekerja melawan “enjoy-nya” saya dan tingkat di mana saya ingin lebih banyak  belajar lebih dan melakukan penelitian lebih lanjut. Dan malah menjadikan saya semakin pusing… khakhakahkahkahakhaa


Forex Jahat?
Jadi bagaimana trader bercita-cita mencapai profitabilitas yang konsisten di pasar valas jika kita secara genetik prima untuk gagal dalam upaya ini? Langkah pertama dalam proses ini hanya menerima kenyataan bahwa Anda tidak dapat mengontrol pasar forex yang tak terkendali dan memeriksa ego Anda .  Pasar forex tidak peduli apa yang telah Anda lakukan dalam hidup Anda sebelumnya. Forex tidak peduli Anda punya hutang  bertumpuk-tumpuk… Lha Anda  berteriak-teriak di depan pintu broker  menyuruh GBPUSD up … sambil mengancam bunuh diri, kalau  harga mau jatuh ya dia akan turun… hihihihii… Ini adalah arena di mana manusia bertindak keyakinan mereka tentang nilai tukar pasangan mata uang tertentu. Keyakinan ini adalah hasil dari emosi, dan emosi manusia sangat diprediksi ketika datang ke masalah uang.

Intinya di sini adalah bahwa mereka yang melakukan  penelitian lebih luas lagi (sukanya njlimet-njlimet..hihihihihi) dan mencoba untuk menemukan "holly grail" sistem perdagangan adalah orang-orang yang berusaha untuk mengendalikan pasar dan dengan demikian perdagangan yang berbasis dari emosi dan memberikan prediktabilitas yang bagi para profesional itu dapat untuk mengambil keuntungan darinya. Ya gak apa, kalau sudah professional kan pasti joss… saya tidak meragukan para master ini… Saya aja yang ‘kemplu’ gak bisa menganalisa.. Angkut saya jadi muridmu suhuuuuuuu….!!! khakhakhakhakhakha…

 Memang paradoks di sini adalah bahwa trader profesional melakukan sangat sedikit yang sebenarnya: teknis dan fundamental,, mereka memiliki sisi analisa lain yang  ditentukan mereka saat di di pasar dan mereka hanya memeriksa pasar sesekali atau dua hari dan melihat apakah mereka ada berada  ujung sana, dimana system analisa mereka cocok. Jika tidak, sebagian  dari mereka hanya menunggu dan melihat besok (misalnya) karena mereka tahu bahwa pasar forex adalah aliran kontinu diri menghasilkan peluang, sehingga mereka tidak merasa tertekan atau cemas untuk perdagangan saat ini. Kalau belum pas dengan sistemnya ya dia gak trading… mereka  menerima kenyataan bahwa setiap tindakan lebih lanjut yang hanya akan bekerja melawan system mereka itu akan menjadi usaha sia-sia  dan tidak akan menjadi tindakan yang obyektif. Mereka mampu mengontrol diri….!!! Ajari  saya menjadi master…. suhuuuuuuuuuuuuu…!!!!


Saya masih newbie suhuuuuuuuuuuuu…! Saya seorang trader yang sering  mengacaukan trade saya sendiri  suhuuuuuuu…!!!

Saya sering emosional yang mengarah ke Overtrading, meningkatkan ukuran posisi, memindahkan stop loss atau memindahkan target profit lebih jauh.  Suhuuuuuuuuuu….!!!!

Saya sering bermain-main dengan  emosi saya suhuuuuuuuuu…Mengedepankan mental tetapi meninggalkan Money Manajemen suhuuuuuu…!!!

Yah,….Tindakan ini hampir selalu menyebabkan trader  kehilangan uang, alasannya  mengapa?
Apakah Anda juga seperti ini? Hihihihihiii… gendong aku suhuuuu…!

Adalah karena kita tidak obyektif  terhadap yang kita pikirkan, tetapi dipengaruhi oleh reaksi emosional yang disebabkan oleh mencoba untuk mengontrol sesuatu yang sulit dikendalikan.

Kalau begitu, mari kita Mencetak Uang dengan  Hemat Waktu

Ini adalah fakta statistik bahwa trader yang trade off  time frame yang lebih tinggi seperti 4 jam, harian, dan grafik mingguan dan memegang posisi mereka selama beberapa hari, membuat lebih banyak uang dalam jangka panjang.

Tetapi alasan banyak orang yang tertarik pada perdagangan harian  karena mereka merasa lebih mengendalikan pasar dengan melihat pada frame waktu yang lebih kecil, masuk dan keluar sering membuka  posisi. Sayangnya untuk mereka, mereka belum tahu bahwa mereka memiliki jumlah yang sama kontrol sebagai swing trader yang memegang posisi selama seminggu atau lebih dan hanya terlihat di pasar selama dua puluh menit sehari atau bahkan kurang. Fakta ironis tentang perdagangan forex adalah bahwa pengeluaran sedikit waktu menganalisis data dan menemukan "sistem perdagangan yang sempurna" benar-benar akan menyebabkan Anda untuk menghasilkan uang lebih cepat. Untuk trader tertentu bisa berhasil, tetapi kebanyakan pemula masih “gagal” sebabnya, begitu mereka profit, sekian target… ingin  trading lagi dengan harapan lebih banyak profit.. tetapi malah  hasil profit sebelumnya  menjadi hilang lagi karena keserakahan mereka… betul gak???

Ya, mereka melupakan tentang fakta dan mulai menghabiskan berjam-jam menggali diri menjadi perangkap psikologis besar yang berkali-kali mereka tidak pernah menggali keluar. Yang perlu Anda lakukan untuk konsisten menghasilkan uang di forex adalah mengembangkan rencana perdagangan ditulis, yang mencakup skema manajemen risiko, dengan didefinisikan dan memeriksa pasar satu kali sehari selama sepuluh sampai dua puluh menit. Jika keunggulan Anda (sinyal tindakan harga dan sistem) adalah muncul dari yang Anda mengatur entri Anda, stop loss dan target dan lanjut sampai hari perdagangan berikutnya.

Perdagangan dengan cara ini sebenarnya menimbulkan efek bola salju jenis kebiasaan positif yang bekerja untuk lebih melanggengkan kesuksesan trading Anda.

Seluruh artikel ini dapat diringkas dalam dua kalimat berikut; orang yang menghabiskan lebih banyak waktu menganalisis data pasar dan berusaha untuk menyempurnakan sistem perdagangan mereka pasti mendorong siklus kesalahan emosional yang bekerja untuk melanggengkan kegagalan perdagangan mereka dan akhirnya mengakibatkan kehilangan uang dan kehilangan waktu . Orang yang menyadari bahwa pasar tidak terkendali dan membangun rencana trading mereka di sekitar fakta ini pasti akan tiba pada suatu "menetapkan mindset" mentalitas jenis yang menginduksi keadaan emosional yang kondusif untuk terus-menerus sukses pasar dan profitabilitas yang konsisten. Metode trading yang digunakan adalah salah satu variabel paling penting, tetapi umumnya metode sederhana yang menawarkan kemudahan yang logis  didefinisikan dan menguntungkan seperti analisis tindakan harga adalah metode terbaik untuk ditetapkan sebagai  pola pikir atau mindset.

Begitulah…
Saya Trader!

Friday, September 28, 2012

KAPAN HARUS MASUK dan Kapan HARUS BERHENTI TRADING

Boss...

Trading itu bukan sekedar buy sell tapi juga masalah wait and see....!

Jika belum ada sinyal lebih baik wait and see. Sabar menunggu sinyal selanjutnya. Jika ada sistem yang berbeda, coba cek sinyal dengan sistem lainnya. siapa tahu ada sinyal  yang "masuk", barulah bertransaksi.
Gambaran sederhana, jika kita akan menelepon seseorang... tentu membutuhkan sinyal dari kartu HP kita. Tanpa sinyal, atau sinyal lemah pasti tidak akan bisa menghubungi mereka yang kita butuhkan.

Syaratnya tentu : ada sinyal!

Dalam trading, kapan kita entri, kapan kita masuk posisi tentu tidak lepas dari sinyal ini. Jadi bukan didasarkan pada tangan gatel. Seperti itu, kira-kira. Apapun sistem kamu.... tidak ada masalah! Mau pake sistem indikator, sistem TBST, MPRC ... silahkan; saya tidak fanatik terhadap sebuah sistem. Its Ok...!

Saya akan sedikit tulis kembali apa yang pernah disampaikan guru saya, Yoyok Maestro :

"Begitu mudah-nya org melakukan trading, hanya dengan download MT4, klik New Order, lalu klik mouse, memilih buy atau sell. Bahkan dilakukan oleh anak kelas 6 SD pun bisa...kepercayaan diri tinggi muncul dengan luar biasa-nya ketika account demo melonjak tajam. Sifat sok jagoan secara alami muncul.

Namun keadaan berubah drastis setelah kita melakukan deposit dengan real account, dan equity kita tergerus begitu cepat-nya...terlihat begitu mudah, namun fakta-nya bahwa memprediksi dan mengikuti market itu sulit...banyak yg berasumsi semua tergantung pada kekuatan capital, tapi bukti-nya banyak org yang menghabiskan milyaran rupiah untuk dikubur di pasar uang. Teori hanyalah teori, tapi pemahaman sesungguh-nya hanya milik orang yg tekun belajar.

Para jago trader dan master kelas wahid, membutuhkan waktu dan pengalaman 5 tahun lebih untuk belajar...Seharusnya statistik 95% org habis di pasar uang, cukup membuat kita mau mencari informasi. Dalam trading forex, orang-orang begitu cepat-nya datang dan pergi...datang untuk mencoba, pergi untuk melupakan setelah bangkrut...


Masih banyak yg tidak memahami bahwa aktivitas Trading Forex itu bukan hanya Buy dan Sell saja, namun : Buy, Sell, dan "Wait and See"...Kebanyakan orang-orang lupa bahwa "wait and see" adalah termasuk trading...dan perlu kita pahami bahwa trading adalah "tidak setiap saat dan setiap waktu kita harus memiliki posisi terbuka"...
 Demikian semoga kita bisa memahami apa yang di ungkapkan oleh beliau.

Lalu Kapan harus berhenti ?

Sesuaikan dengan sistem kamu juga. Pada sistem kan harus sudah dimasukkan rule-rulenya secara lengkap. Termasuk dimana keluarnya. Jadi bukan berdasarkan karena tidak kuat melihat plus yang sedang running atau ketakutan harga berbalik. Upayakan semua sudah  secara lengkap di rule-rule sistem kita sendiri.

Jadi kita tinggal mentaati rule saja. Lebih santai dan enjoy...! Asal jalan saja.. karena rel sudah siap.. terminal-terminal pemberhentian juga sudah ada..! Jadi tidak perlu bertanya, " EU mau kemana ya? Dia bergerak sampai dimana?"  Ingat, tidak ada yang mengerti dengan pasti. Para master sekalipun.. Kita hanya  mampu menganalisa... dengan lukisan atau coretan kita, atau indikator-indikator yang kita percayai. Maka berkreasilah... berimajinasilah...!

Pokoknya harus diingat, Trading HANYA MENGIKUTI TREND TERKUAT saat itu.   Kemudian : Terlebih dahulu KETAHUI dan PERHITUNGKAN LOSS nya disaat mau Action/OpenPosisi

Lalu kapan jangan trading?
Guru saya, masta Er Rikyu memberi saran kepada saya:


1). STOP/JANGAN TRADING ketika suasana HATI sedang BURUK, MARAH atau sedang SAKIT.
2). STOP/JANGAN TRADING disaat kondisi MARKET terasa TIDAK NYAMAN
3). STOP/JANGAN TRADING disaat mengetahui Koneksi INTERNET mengalami TROUBLE
4). BERHENTI TRADING disaat kisaran prosentase profit "masuk akal" (bulanan) sudah TERCAPAI
** ( Keluarga lebih membutuhkan banyaknya waktu luang kita untuk berkumpul dan bercanda bersama )
5.
STOP/JANGAN TRADING, ketika saat itu  kita baru saja loss..!

Kalau boleh saya tambahkan, STOP Trading kalau mau bercinta.. hehehehehehe!

Nah, kelihatannya sederhana banget seperti itu ya.. tetapi kenyataannya sulit. Tapi gak ada salahnya kalau catatan ini sebagai batasan-batasan.

Ya, saya jadi inget juga, guru saya Yoyok Maestro ...pernah mengatakan,


"Ada yang bilang metoda trading itu harus "Simple & Profitable"...namun menurut saya, SIMPLE itu relatif, artinya relatif sulit bagi orang yang tidak mau belajar, relatif mudah bagi pembelajar atau org yang pintar...dan SIMPLE juga bisa berarti simple pula cara orang kehilangan uang di market...so, sebenar-nya simple atau tidak, semuanya ada di otak kita...sesuatu yg relatif sulit, bila berhasil dipahami akan menjadi simple...betulkah...?? semuanya kembali kepada pribadi masing2..."

Oke,Boss....!!!!

Semoga catatan ini bisa mengingatkan kita bersama.. dan bermanfaat!


Saturday, September 15, 2012

KETIKA TRADER FRUSTRASI DAN PESIMIS



Satu masalah yang paling sering kita hadapi adalah  gagal profit, loss dan akhirnya MC. Ketika mulai menghadapai yang demikian itu, trader mulai merasakan frustrasi dan pesimis bahwa dia tidak akan sukses di forex. Bayang-bayang teman, tetangga yang terjun di forex selalu nasibnya tidak lebih baik. Sebelum trading tidak punya hutang,  tidak sering berantem sama bini, sekarang setelah menjadi trader kadang  perlu sesekali bohong sama bini untuk menghindari “keributan”,  banyak hutang dan ribut melulu sama bini. Atau yang masih bujang, jika loss selalu bilang profit sama bokapnya, takut ketahuan loss dan gak disupport.  Saya turut sedih kalau membaca tentang semua ini hixhixhixhxix…

Trading forex bukan seperti perkumpulan olah raga, bukan organisasi ke RT an yang didalamnya terdapat aturan terstruktur hasil rapat RT yang bisa dipampang di ruang tamu hehehe. Melainkan aturan itu dibuat oleh seorang trader itu sendiri dan untuk dipakai sendiri. Nah, disinilah muncul persoalannya…dan bedanya.

Saya hanya menggugah Anda, wake up! Wake up!

Dalam masyarakat yang normal kita mengkonfirmasi aturan dan hukum yang mereka mengatur hidup kita dan orang-orang dari sesama warga negara kita, digunakan untuk mereka dan kami sesuai dengan mereka.

Ketika seorang trader forex , dia harus beroperasi dalam lingkungan yang tidak terstruktur dan membuat aturan sendiri untuk hidup dan bertahan hidup dengannya. Masalah dalam forex, 70 % masalah psikologis, dimana ilmu ini tidak bisa ditransfer yg kemudian bisa langsung diterapkan oleh orang lain. Trader pembelajar perlu penyesuaian  lebih dulu dan menjadikannya akhlak yang kuat. Dan ini butuh waktu… Aturan-aturan trading  meski gampang dibuat oleh diri sendiri, pada kenyataannya sulit dipraktekkan. Sulit untuk bisa disiplin dan sabar serta tidak serakah. Sampai kiamat, trader yang semacam ini akan semakin memenuhi isi dunia perforexan jagad raya hahahaha. Eit, jangan-jangan Anda termasuk didalamnya, malu aku….! Kadang persoalannya sama dengan saya…


”Pesimis?”

“Oh, tidak!!”

“Kalau loss lagi?”

“Deposit kalau punya duit..!”

Ya ya ya... Mari kita lihat lebih dekat pada masalah yang terkait dengan beroperasi di lingkungan yang tidak terstruktur ini.

1. Mengambil Tanggung Jawab Untuk Tindakan Anda.

Ini berarti mengambil tanggung jawab atas nasib Anda dan kebanyakan orang tidak bisa menerima tanggung jawab ini.

Masalahnya, jika Anda tidak menerima tanggung jawab, Anda tidak akan menang - tidak ada orang lain akan membuat Anda kaya dalam trading Forex, semua menjadi tanggung jawab Anda  sendiri.

Jadi yang berlatih untuk mengendalikan emosi, bersabar, disiplin dan tidak serakah ya hanya diri sendiri. Yang perlu pengalaman trading dan banyak belajar juga diri sendiri.

2. Anda Harus Buat Aturan Agar tetap SURVIVE di Trading

Pasar yang Anda hadapi adalah semua kuat, bergerak dinamis dan ketika ia ingin - itu selalu benar dan Anda yang hanya bisa salah.

Sekali lagi, hal ini menimbulkan masalah psikologis besar bagi para trader - kita semua tidak suka “menjadi salah”, tapi dalam hal ini Anda harus menerima pasar dalam kondisi apapun. Maka Anda harus membuat aturan system rule dalam trading untuk ditaati, jika Anda tidak ingin kehilangan yang  pada akhirnya  akan menghancurkan Anda.

Kebanyakan trader frustrasi dan melanggar peraturan mereka, atau membuat set baru karena mereka kehilangan. Jika Anda membuat aturan, Anda harus memiliki disiplin untuk menerapkannya dan sebagian besar trader  hanya kurang pola pikir untuk melakukan hal ini.

Betapa berat tugas trader… Tidak sekedar mencari profit, tetapi juga mencari jati diri trader yang berkarakter dan mampu mengatasi gangguan-gangguan psikologis diri sendiri. Ini tugas berat seorang trader, dan tidak mudah menerapkannya. Makanya hati-hati-hati ketika Anda bukan type trader yang sabar atau disiplin tetapi profit. Bisa saja ini factor kebetulan…!

3. Trader  Forex Perlu Ketenangan dan kenyamanan dalam trading

 
Ini tidak berarti Anda harus bersikap anti sosial  kepada siapa pun - tetapi Anda perlu menjaga diri untuk diri sendiri dan tinggal jauh dari keramaian trading  bersama banyak orang dan opini ketika dalam perdagangan forex.

Ingat 95%  (baca= kebanyakan) dari trader forex kehilangan uang. Jika ada 10 orang trading bersama Anda, maka dalam seminggu atau sebulan apakah ada jaminan profit semua? Tidaaak! Lingkungan seperti ini tidak nyaman, meski kelihatan asyik dan ramai, juga sepertinya menarik. No no no!!! Kecuali sedang belajar bersama, its OK!

Yang terjadi malah keributan “sibuk mencari sinyal”… Yang ahli analisa pun jadi terganggu analisanya, karena ditanya-tanya mulu oleh trader-trader pencari sinyal.. hahahaha. Padahal si tukang analisanya juga lagi  punya jemuran floating yang belum kering-kering…!

Ya ya ya ya….
Beroperasi di pasar forex ternyata jauh lebih sulit daripada mereka yang  mereka pikir bahwa hal itu mudah, kan cuma buy sell.

4. Milikilah kesiapan lecet di forex bahkan berdarah-darah.

Waduh! Maaf, maaf… bukan saya menakut-nakuti..para trader pemula. Disisi lain, pernyataan saya ini untuk memacu semangat Anda untuk selalu belajar dan belajar, buktikan bahwa pernyataan saya salah.  Anda harus bisa survive di forex, Anda bisa profit konsisten, Anda bisa menghidupi keluarga Anda melalui kerja di forex.

Jika tidak mau  seperti yang saya sebutkan diatas, ayo buktikan Anda bisa sabar, disiplin dan tidak serakah… Tonjoklah dunia…! Bongkar! Bongkar! Bongkar….!

Namun sayang, digegap gempitanya presentasi forex ini … masih saja ada trader yang jongkok di pojok ruang dan berkata lirih, “… Tetapi apa yang mesti harus aku perbuat, untuk bisa seperti itu? Saya sudah belajar, sudah banyak praktik, tetapi hasilnya nol! Deposit berkali-kali, tetapi loss melulu…!”

“Kembali ke akun demo!” ucap saya lantang dan berapi-api.

“Saya sudah demo, profit di demo, tetapi kalau real, mengapa  saya loss terus?” Ucap laki-laki di pojok ruangan  itu dengan lirih.

“Buatlah system trading yang sederhana dan patuhi rule-rulenya!” kata saya selanjutnya.

“Tetapi system trading yang sederhana dan bisa profit konsisten itu seperti apa?” jawabnya sambil clingak-clinguk.

“Silahkan  cari guru trading yang Anda anggap mumpuni, bergurulah padanya!” kata saya lagi.

“Wah, para master tradingnya, posisi mereka jauh dari tempatku…!”

“Masuk grup forex di facebook!”

“Sudah, tapi belum ada hasilnya..”

“Kamu jualan pecel saja di pasar..!”  kata saya mulai naik darahnya.

“Nah, itu cocok buat saya! Saya setuju master! Siap! Laptop akan  saya jual buat modal jualan pecel!”

“@#@$%^%$&****&^*****”




Friday, September 14, 2012

BERBURU HARTA KARUN VERSI TRADING FOREX

Like this flower….., There’s always something inside of everything. Do u know what’s inside u??

Kalimat menarik dikarenakan jarang yang mengetahui betul tentang dirinya sendiri. Padahal modal awal untuk menjadi trader sukses adalah memahami diri sendiri sehingga kemudian dapat digunakan kelebihannya dan sebaliknya kelemahannya dapat dikendalikan atau diperbaiki. Tahukah Anda apa sih sebenarnya trading itu? Trading sebenarnya mirip seperti halnya cerita dongeng 1001 malam berjudul Alibaba. Yaitu semua orang mendengar bahwa terdapat sebuah goa yang berisi harta karun berlimpah sehingga semuanya bersemangat berbondong-bondong menuju goa tersebut UNTUK BERBURU HARTA KARUN.

Perjalanan menuju harta karun tersebut sulitnya ampun-ampunan, diperlukan waktu setidaknya 5 tahun untuk sampai kesana. Jalan yang dilalui pun juga sangat “mengerikan” dikarenakan hanya berupa gurun pasir dan pegunungan terjal yang tandus. Meskipun demikian, semua orang tetap berminat menuju kesana dengan awalnya sangatlah percaya diri. Masa sih cuman begitu saja tidak bisa? Khan tinggal jalan kaki saja menuju kesana sambil membawa bekal air yang banyak. Maka dimulailah perjalanan menuju harta karun tersebut.

Bekal yang dibawa pada tiap orang semuanya sama yaitu hanya berupa air bergalon-galon yang dinamakan “semangat”. Awalnya semua orang sangatlah bersemangat dan riang gembira, berjalan tanpa kenal lelah melewati gurun pasir gersang dan pegunungan terjal. Yang tidak disadari, pada saat perjalanan dimulai maka pada saat itulah seleksi alam pun mulai berjalan. Setelah setahun penuh melakukan perjalanan maka peserta mulai bertumbangan satu per satu. Air yang bernama “semangat” pun makin menipis sehingga yang semula mampu berjalan seharian penuh maka saat ini sudah mulai “ngos-ngosan” dan memperlambat jalannya.

Menginjak tahun kedua perjalanan, yang tersisa hanya tinggal 10% dan selebihnya sudah balik arah pulang dikarenakan tidak sanggup untuk meneruskan perjalanan. Semangat yang mengebu-gebu pada awalnya telah menguap dan berubah menjadi rasa putus asa. Impian indah menjadi kaya raya juga turut menguap bersamaan dengan habisnya air “semangat”. Ternyata apa yang dibayangkan “sangat mudah” tidaklah semudah bayangan dan setelah dijalani sulitnya setengah mati. Menginjak tahun ketiga, jumlah peserta makin sedikit hanya tersisa 5% saja. Mereka inilah yang benar-benar bermental baja sehingga seperti apapun kesulitan yang dihadapi dalam melakukan perjalanan selalu dapat dihadapi dengan baik dan tenang. Apa bedanya peserta ini dengan perserta yang gagal? Bedanya terletak pada “what’s inside u?” Yang gagal pada umumnya sekedar berbekal semangat, impian indah, dan sikap menggampangkan merasa yakin bahwa dirinya mampu menempuh perjalanan. Yang seperti ini biasanya cenderung menginginkan sesuatu yang indah tetapi tidak mau bersusah payah untuk meraihnya. Dalam dirinya selalu menginginkan yang cepat dan mudah, akhirnya timbul sikap yang menggampangkan terhadap segala sesuatu yang dihadapinya. Sehingga saat bertemu dengan sesuatu yang sangat sulit maka yang timbul adalah rasa putus asa dikarenakan mentalnya tidak siap menghadapinya. Begitulah seleksi alam terjadi, yang lemah akan dengan sendirinya “tersingkirkan”

 Yang berhasil sampai tahun ketiga adalah mereka yang berbekal semangat, kesukaan berjalan kaki menempuh padang gersang (passion) sehingga meskipun perjalanannya sulit tetapi tetap dapat menikmatinya sehingga terhindar dari perasaan putus asa, dan yang paling utama adalah adanya sikap yang tidak menggampangkan. Dalam diri mereka yang seperti ini adalah tidak pernah menganggap enteng segala sesuatu yang dihadapinya. Sehingga mental mereka pun selalu siap sedia menghadapi sesuatu yang lebih sulit dikarenakan sejak awal telah mempersiapkannya. Tidak ada kata “menyerah” dalam diri mereka dikarenakan mereka ini menyukai pada apa yang dilakukannya. Bahkan kalau diperlukan, bila nantinya sudah tidak mampu berjalan maka dengan cara merangkak pun akan dilakukannya agar dapat sampai tujuan. Mental mereka telah dipersiapkan sejak awal untuk menghadapi sesuatu yang lebih sulit. Sehingga bila yang tersulit terjadi pun maka sudah tidak kaget lagi. Berbeda dengan yang bersikap menggampangkan, dalam pikirannya selalu menganggap enteng segala sesuatunya. Masa begitu saja tidak bisa? Itu mah gampang, aku pasti bisa. Kok 5 tahun sih, kelamaan, kalau aku paling hanya setahun saja sudah bisa sampai.

Begitulah yang ada dalam pikirannya. Sehingga pada saat menjalaninya dan ternyata sulit atau ternyata waktunya lebih dari setahun, maka mulailah dengan perlahan-lahan perasaan putus asa mulai timbul. Dan pada saat rasa putus asa ini sudah memuncak maka yang dilakukannya adalah menyerah. Berbeda dengan mereka yang memiliki mental baja. Target waktu mereka tetap 5 tahun dan tidak pernah terpikir sekalipun untuk mempercepatnya. Dengan menggunakan target waktu yang tepat maka bekal air dapat lebih dihemat sehingga tetap awet sampai 5 tahun. Perjalanan pun dapat lebih dinikmati dikarenakan sudah paham bahwa akan sampai kesana baru 5 tahun nanti. Kalau ternyata nantinya tidak sampai 5 tahun sudah berhasil sampai tujuan maka hal ini adalah sepenuhnya karena kuasa Tuhan dikarenakan telah menunjukkan rute yang tepat sehingga dapat sampai tujuan lebih cepat. Nah, terlihat jelas bukan bedanya? Mereka yang menggampangkan pada umumnya tidak paham betul kelebihan dan keterbatasan dirinya. Segala sesuatunya dianggap enteng tanpa memikirkan faktor kelebihan dan keterbatasan dirinya. Kuasa Tuhan pun dilupakannya dan sepenuhnya sangat percaya dengan kemampuan dirinya sendiri. Berbeda dengan yang memiliki mental sebaliknya, mereka terlebih dahulu memperhitungkan kelebihan dan keterbatasan dirinya.

Barulah perjalanan dimulai bila dirasa dirinya memang benar-benar mampu. Itupun sejak awal mereka tidak menganggap enteng segala sesuatunya. Bekal dan tenaga dipersiapkan untuk menempuh perjalanan 5 tahun dan tidak pernah berpikir untuk mempersingkatnya. Dengan cara ini maka meskipun sudah berjalan susah payah selama 3 tahun maka mereka tetap santai, toh target waktunya 5 tahun. Berbeda dengan yang berpikir sebaliknya, baru berjalan 1 tahun saja sudah stress sendiri, kok tidak sampai-sampai ya? Oleh karenanya, seorang trader dituntut untuk selalu berpikir positif. Kenapa? Disamping proses untuk menjadi trader sulitnya setengah mati, juga karena pekerjaan menjadi seorang trader adalah pekerjaan yang memiliki tingkat stress sangat tinggi. Mungkin paling tinggi bila dibandingkan pekerjaan lainnya. Bagaimana tidak stress, yang tiap hari dibuat “mainan” oleh seorang trader adalah uang beneran dalam jumlah besar dimana kemungkinan untuk amblasnya lebih besar. Padahal di sisi kehidupan yang lain, uang adalah sesuatu yang “sakral” dimana harus dihemat-hemat, disimpan rapat dan terjaga aman agar tidak hilang atau dicuri, dan selain itu uang bukanlah sesuatu yang dapat digunakan untuk bermain-main dikarenakan kalau amblas maka dampaknya akan langsung jatuh miskin. Tetapi trader melanggar prinsip itu semua, justru tiap hari uang digunakan untuk “mainan” dengan resiko bisa amblas sewaktu-waktu. Kemampuan untuk selalu berpikir positif adalah “obat” mengendalikan stress tersebut. Meskipun terjadi loss pun, trader diwajibkan untuk tetap tenang dan tidak emosional. Obatnya adalah adanya pikiran positif yaitu loss dapat di recover pada entry berikutnya. Selain itu, tidak semua orang berbakat untuk menjadi trader. Hanya mereka yang memperoleh kenikmatan dari “bermain-main” dengan uang saja yang dapat menjadi trader professional. Trader memperoleh kenikmatan dari hal ini dikarenakan dalam diri mereka paham betul bahwa bila uang “dimainkan” dengan benar maka akan diperoleh uang yang lebih besar. Meskipun beresiko bangkrut atau jatuh miskin tiba-tiba, mereka tetap “cuek” dan tetap berkeinginan untuk menjadi trader. Dikarenakan mereka lebih cenderung melihat pada potensinya dibandingkan resikonya. Hal ini berbeda yang dipikirkan oleh kebanyakan orang yaitu tidak berani bermain-main dengan uang. Mereka yang berpikir seperti ini adalah orang-orang yang lebih mengedepankan resiko daripada potensi. Mereka yang seperti ini tidak akan pernah bisa untuk menjadi trader dikarenakan lebih mengedepankan perasaan ketakutan menempuh resiko berupa kehilangan uang.

Padahal kalau dipikir lebih mendalam, kehilangan uang adalah sesuatu yang pasti dalam kehidupan ini. Coba pikir, kita harus membayar listrik, telpon, internet, makan, minum, biaya sekolah anak, biaya transport, dan berbagai hal lainnya yang membuat kehilangan uang yang sebelumnya telah berhasil dikumpulkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa menempuh resiko kehilangan atau tidak, hasilnya sama saja, yaitu tetap saja uang yang sudah berhasil dengan susah payah dikumpulkan nantinya akan hilang juga. Perbedaannya hanyalah terletak pada kecepatannya, yang berani menempuh resiko dan akhirnya mengalami loss maka uangnya lebih cepat habis bila dibandingkan dengan yang tidak berani menempuh resiko. Meskipun beresiko lebih cepat habis, tetapi potensi yang dimiliki oleh yang berani menempuh resiko menjadi jauh lebih besar daripada potensi yang dimiliki mereka yang tidak berani. Yang tidak berani hanya diam ditempat karena yang dilakukannya hanyalah sekedar menghemat-hemat uangnya. Sedangkan yang berani memiliki potensi akan menghasilkan uang yang lebih banyak lagi. Itulah pola pikir seorang trader sejati. Pada awalnya yang dilihat hanyalah potensi dan bukan resiko (akibatnya sering MC ). Tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pengalaman maka perlahan-lahan yang dilihat adalah 2 hal yaitu potensi dan resiko.

Sehingga pola pikir nantinya akan menjadi seperti ini: “bagaimana caranya menghasilkan uang banyak tetapi dengan resiko sekecil mungkin”. Bila hal ini terjadi maka mulailah yang dilakukannya adalah mempertimbangkan resiko dengan selalu menganalisa Risk Reward Ratio setiap kali melakukan entry dan mulailah timbul sikap berdisiplin dengan SL sebagai upaya untuk meminimalkan resiko. Sedangkan mereka yang bermental tidak berani mengambil resiko, selamanya tidak berubah. Sampai kapanpun, yang dilihatnya tetap 1 hal saja yaitu hanya resiko. Akibatnya, tidak pernah berubah memiliki kehidupan yang lebih baik dikarenakan lebih besar rasa takut kehilangan uang daripada rasa senang untuk mendapatkan uang. Oleh karenanya, tidak semua orang berbakat untuk menjadi seorang trader sejati. Andaikan berbakat pun, belum tentu juga sampai di goa Alibaba kalau tidak memiliki mental dan kepribadian yang “tahan banting”. Karena itu pembelajaran psikologi trading sangatlah penting dikarenakan dapat menjadi trader atau tidak adalah tergantung pada mentalnya, bukan pada kepintarannya. Nah, pertanyaannya sekarang, seperti apakah mental dan kepribadian Anda, what’s inside u? Apakah Anda termasuk orang-orang yang lebih mengedepankan potensi ataukah yang lebih mengedepankan resiko atau yang mudah berputus asa?

Anda sendirilah yang bisa menjawabnya
By Ahmad Zamani