Showing posts with label psikologi trading. Show all posts
Showing posts with label psikologi trading. Show all posts

Friday, September 14, 2012

Fatamorgana, Halusinasi, & Delusi Dalam Trading


Artikel kali ini membawa kita bersama untuk belajar gangguan kejiwaan yang sering timbul saat melakukan trading.
Meskipun kita semua memiliki mental yang normal dan tidak memiliki masalah dengan kejiwaan (semoga saja demikian ).
Tetapi tanpa disadari oleh kita semua terkadang saat melakukan trading dapat membuat timbulnya gangguan kejiwaan.
Terdapat 3 buah gangguan kejiwaan yang dapat timbul saat melakukan trading yaitu
  • Fatamorgana
  • Halusinasi
  • Delusi


Halusinasi dan delusi termasuk dalam penyakit kejiwaan, sedangkan fatamorgana tidak digolongkan sebagai penyakit kejiwaan.
Meskipun fatamorgana bukan termasuk gangguan kejiwaan tetapi dalam artikel ini sengaja dikategorikan sebagai gangguan kejiwaan yang sering terjadi saat melakukan trading dikarenakan mengakibatkan kita semua melihat hal yang salah, sehingga berdampak melakukan tindakan yang juga salah.

Halusinasi dan delusi disebabkan oleh faktor internal dalam diri kita, sedangkan fatamorgana disebabkan oleh faktor eksternal.
Definisi fatamorgana adalah pembiasan cahaya melalui kepadatan yang berbeda, sehingga bisa membuat sesuatu yang tidak ada menjadi seolah ada (Wikipedia).

Fatamorgana seringkali dijumpai di gurun pasir, dimana fatamorgana menyerupai danau atau air atau kota, yang sebenarnya adalah sesuatu yang semu atau tidak nyata. Meskipun demikian, fatamorgana ini tidaklah hanya terjadi di gurun pasir. Dengan makin berkembangnya zaman, prinsip dasar fatamorgana ini kemudian digunakan di berbagai bidang dalam rangka menciptakan sesuatu yang semu untuk menarik perhatian. Fatamorgana yang terjadi saat ini dapat disebut dengan istilah pencitraan.

Salah satu yang menggunakan prinsip dasar fatamorgana adalah iklan, yang bertujuan menciptakan persepsi semu seolah-olah produk yang diiklankan baik dan hebat guna menarik minat banyak orang untuk membelinya. Padahal dalam kenyataannya produk tersebut belum tentu sebaik, seenak, sesehat, atau sehebat yang diiklankannya. Contoh lain lagi adalah saat pilkada dimana masing-masing calon berlomba-lomba menciptakan fatamorgana atau pencitraan agar makin banyak orang memilih dirinya. Saat berlangsung pilkada, para calon berlomba-lomba membagikan sembako gratis, memberikan pelayanan kesehatan gratis, berdialog dengan para penduduk, seolah-olah sangat baik hati, sangat peduli, dan sangat bersimpati. Padahal nantinya setelah terpilih, belum tentu mau repot-repot seperti halnya saat pilkada. Itulah fatamorgana yang banyak terjadi disekeliling kita.

Sengaja diciptakan oleh pihak lain agar kita semua melihat sesuatu yang semu, yang biasanya cenderung indah-indah, dengan tujuan untuk menarik perhatian banyak orang agar kepentingan tertentu dapat tercapai. Padahal kenyataan nantinya belum tentu seindah itu.
Pada umumnya, fatamorgana atau pencitraan dilakukan bila kondisi sebenarnya tidak sesuai. Berpura-pura kaya padahal sebenarnya miskin, berlagak pintar padahal sebenarnya bodoh, mengatakan profit melulu padahal sebenarnya loss melulu, dsb. Bila kondisi sebenarnya tidak bermasalah, tentunya tidak perlu pusing dan repot harus mencitrakan diri berlawanan dengan yang sebenarnya. Toh tampil seperti apapun semua orang akan tetap menghargainya.

Seperti halnya pilkada, terdapat calon yang lain daripada yang lain. Kalau yang lain sibuk dengan membagikan sembako gratis, memberikan pelayanan kesehatan gratis, dan segala macam gratis lainnya, tetapi dia sendiri justru dengan santainya tidak membagikan apapun. Yang dilakukannya hanyalah sekedar berdialog dengan warga. Si calon ini tidak pusing-pusing mencitrakan dirinya, dia tampil apa adanya karena berkeyakinan memang dirinya baik dan bersedia bekerja keras untuk warganya. Buat apa repot-repot membagikan segala hal yang gratis (yang dananya tidak jelas darimana) kalau hanyalah sekedar pembohongan belaka.
Dalam dunia trading pun sama saja, banyak sekali fatamorgana.

Penjual indikator atau robot yang mengatakan bahwa produknya tidak pernah loss, pembicara seminar atau workshop trading yang mengatakan bahwa trading itu mudah dan dapat mebuat kaya raya dengan cepat, broker yang mengatakan bahwa tidak pernah curang, trader yang mengaku-aku bahwa dirinya selalu profit melulu dan tidak pernah mengalami loss, dan masih banyak hal lainnya.
Fatamorgana inilah yang akhirnya membuat timbulnya gangguan jiwa berupa timbulnya pemikiran atau persepsi salah pada yang masih awam.

Akhirnya yang masih awam memiliki persepsi salah yaitu trading itu mudah, cepat membuat kaya raya, mempercayai broker curang, meyakini teknik trading yang salah, loss adalah hal yang memalukan sehingga tidak digunakan SL, dan masih banyak lagi.
Oleh karenanya, selalu waspadai hal-hal yang terlalu indah dan tidak membumi. Karena biasanya hanyalah sekedar fatamorgana atau gombal belaka.

Musuh utama fatamorgana adalah waktu.
Seperti halnya fatamorgana di gurun pasir, bila melihat danau atau air atau kota, maka yang dilakukan cukup duduk saja dan tunggu. Fatamorgana hanyalah sekedar pantulan cahaya, dengan menunggu maka matahari pun akan bergeser sudut pantulnya sehingga fatamorgana tersebut hilang dengan sendirinya.

Demikian pula dengan fatamorgana yang terjadi disekeliling kita, musuhnya sama saja yaitu waktu. Kalau sekedar fatamorgana, maka dari waktu ke waktu akan seringkali timbul inkosistensi dan perlahan-lahan akan menghilang dengan sendirinya. Tetapi kalau bukan fatamorgana maka dari waktu ke waktu akan selalu konsisten. Contoh dalam kehidupan sehari-hari, seseorang yang tiba-tiba sangat baik kepada diri kita, yang biasanya dikarenakan terdapat udang dibalik batu. Perhatikan saja, paling tidak lama dan nantinya akan menghilang sendiri. Atau seseorang yang saat awal bekerja sangat rajin padahal karakter aslinya malas, paling hanya rajin selama 3 bulan saja dan setelah itu balik lagi ke karakter aslinya.

Singkat kata, tidak ada yang mampu bersandiwara terus menerus, cepat atau lambat aslinya akan muncul Seperti kata pepatah “loyang meskipun disimpan di lemari tetap loyang, emas meskipun terbenam dalam lumpur tetap emas” Loyang meskipun tersimpan dalam lemari bersepuh emas, tetap saja sikapnya seperti loyang meskipun awalnya berpura-pura seperti emas. Sedangkan emas, meskipun disia-siakan, tetapi kemilau sinarnya tetap tak lekang ditempa waktu. Itulah fatamorgana, sang waktu yang akan membuktikannya sendiri.
Definisi halusinasi adalah terjadinya persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indera. Contoh dari fenomena ini adalah dimana seseorang mengalami gangguan penglihatan, dimana ia merasa melihat suatu objek, namun indera penglihatan orang lain tidak dapat menangkap objek yang sama. (Wikipedia)

Halusinasi biasanya timbul bila terdapat tekanan mental yang berlebihan. Contohnya adalah rasa takut yang teramat sangat sehingga sekedar kilas lampu saja menjadi dilihatnya seolah-olah hantu. Padahal orang lain tidak melihat apapun. Sedangkan definisi Delusi adalah suatu keyakinan yang dipegang secara kuat namun tidak akurat, yang terus ada walaupun bukti menunjukkan hal tersebut tidak memiliki dasar dalam realitas. Delusi menyudutkan seseorang untuk melakukan tindakan yang mengacaukan situasi. (Wikipedia)
Delusi atau pikiran aneh-aneh diartikan sebagai ekspresi kepercayaan yang dimunculkan kedalam kehidupan nyata seperti merasa dirinya diracun oleh orang lain, dicintai, ditipu, merasa dirinya sakit atau disakiti (Psikomedia).
Beberapa macam tipe delusi (Psikomedia):

  • Delusion of erotomanic
    •  mempercayai seseorang mempunyai kedudukan penting dan terlibat percintaan dengannya.
  • Delusion of grandiose
    •  mempercayai bahwa ia mempunyai pengetahuan yang lebih, bakat, insight, kekuatan, kepercayaan orang, atau mempunyai hubungan khusus dengan orang terkenal bahkan Tuhan.
  • Delusion of jealous
    •  mempercayai bahwa pasangannya berselingkuh atau tidak dapat dipercaya.
  • Delusion of persecutory
    •  mempercayai bahwa dirinya ditipu, dimata-matai, diikuti, difitnah dan tidak mempercayai orang lain.
  • Delusion of somatic
    •  mempercayai bahwa tubuhnya merasakan sensasi sesuatu atau merasakan salah satu dari bagian organ tubuhnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
  • Tipe campuran
    •  mempunyai delusi lebih dari satu tema.
  • Tipe tidak terdefinisi
    •  bila tidak termasuk didalam kategori yang ada diatas; atau tipe lainnya yang berkaitan dengan budaya setempat.


Delusi yang sering kali dijumpai dalam trading adalah tipe grandiose, yaitu merasa lebih hebat daripada market. Sehingga meskipun mengalami floating loss besar pun tetap saja cuek dikarenakan berkeyakinan bahwa market akan sesuai dengan prediksinya dan trend akan kembali balik arah. Masih mending kalau delusinya hanya seperti itu, coba kalau delusinya mengaku-aku punya hubungan khusus dengan Tuhan seperti halnya Nabi karena lebih banyak beramal dan bersedekah daripada kita semua sehingga yang dikatakannya selalu profit melulu, gerak candle besok pun sudah tahu dari sekarang. Padahal, mengalami loss adalah hal yang wajar terjadi dalam trading. Seperti halnya dalam dunia balap, mana ada pebalap yang tidak pernah mengalami kecelakaan berupa jatuh atau bertabrakan. (comment)

Coba saja perhatikan di televisi, mana pernah ada seorang pebalap dunia professional yang menyombongkan kalau dirinya tidak pernah jatuh atau bertabrakan. Lucunya, dalam dunia trading malah kebalikannya, banyak trader yang menyombongkan dirinya tidak pernah loss. Yang utama bukanlah tidak pernah jatuh atau bertabrakan, tetapi bagaimana menjadi nomor 1 saat mencapai finish.
Demikian pula dalam trading, yang utama bukanlah loss-nya, tetapi bagaimana caranya agar jumlah loss selalu lebih kecil daripada jumlah profit.

Loss adalah bagian dari trading, seperti halnya kecelakaan dalam dunia balap.
Yang harus diutamakan bukanlah untuk tidak pernah loss tetapi bagaimana caranya agar loss tersebut tidak menjadi hal yang fatal.
Lihat saja para pebalap dunia, memakai helm, baju tahan api, pengaman di bagian siku, dengkul, dan tulang belakang, tujuannya adalah untuk mengamankan diri agar tidak fatal saat kecelakaan. Dengan pengamanan seperti itu, mereka bukanlah bersiap untuk tidak celaka, tetapi sebaliknya, yaitu sangat siap andaikan celaka.

Masih ingat pebalap Ferrari Niki Lauda, yang pernah bertabrakan dan terbakar hebat. Meski wajahnya harus dioperasi plastik akibat luka bakar, tetap saja kembali melakukan balapan dan menjadi legenda dunia balap Formula 1. Pebalap sejati tidak pernah takut kecelakaan, lihat saja banyak contoh di televisi, sudah pernah celaka fatal nyaris mati, beberapa waktu kemudian setelah sembuh, balik lagi balapan seolah-olah tidak ada kapoknya.

Para pebalap tersebut sadar betul bahwa mengalami kecelakaan adalah hal yang sudah menyatu dalam dunia balap. Sehingga pengamanannya pun dimaksimalkan agar tidak berakibat fatal bila kecelakaan tidak dapat dihindari.
Dalam trading pun seharusnya demikian, amankan account dengan cara disiplin SL dan menggunakan money management yang bijak. Janganlah berpikir profit terlebih dahulu, tetapi berpikirlah seandainya mengalami celaka berupa loss.
Dengan penjelasan diatas, sekarang kita semua sudah paham apa itu fatamorgana, halusinasi, dan delusi.
Fatamorgana yang diciptakan oleh pihak lain yang sering kali terjadi dalam dunia trading sehingga menyebabkan timbulnya persepsi salah adalah sebagai berikut:

  • iming-iming cash bonus dari broker sehingga timbul anggapan bahwa broker tersebut baik
    •  padahal cash bonus tersebut hanyalah sekedar untuk menarik lebih banyak klien, brokernya sendiri belum tentu baik dan bisa saja sering berlaku curang yang mengakibatkan loss melulu
  • broker lokal lebih aman daripada broker luar
    •  padahal kebanyakan broker lokal perilakunya “sangat parah” dibandingkan broker luar
  • adanya introducing broker (IB) disini menjamin bahwa broker tersebut lebih aman daripada yang tidak memiliki
    •  padahal ada atau tidaknya IB tidaklah menjamin broker tersebut aman atau tidak dikarenakan IB hanyalah sekedar tenaga marketing belaka
  • penjual robot (EA) atau indikator atau eBook yang promosinya dapat membuat trading profit melulu
    •  padahal tujuannya agar banyak yang berminat membelinya
  • seminar atau workshop trading, cukup dengan 1-2 hari mengikuti seminar maka sudah bisa menjadi trader professional
    •  padahal diperlukan waktu tahunan untuk mengubah diri menjadi trader professional
  • SL tidak penting, toh nantinya harga balik arah lagi
    •  padahal tidak selamanya harga balik arah, bisa saja tidak balik-balik lagi
  • teknik Averaging Loss atau disebut juga dengan istilah Martingale dapat membuat profit melesat
    •  padahal justru teknik ini dapat membuat account langsung “tewas” akibat MC bila trend tidak segera balik arah
  • teknik Hedging dapat membuat account tetap aman dan profit terus menerus karena dilakukan Buy dan Sell sekaligus
    •  padahal Hedging malah membuat timbulnya masalah baru yang menambah keruwetan trading
  • dan masih banyak lagi hal lainnya 


Pada prinsipnya, fatamorgana adalah informasi menyesatkan yang sengaja diciptakan oleh pihak lain demi kepentingan tertentu.
Pernah saya baca di sebuah situs penjual EA yang mengatakan bahwa EA buatannya dijamin akan terus menerus profit sehingga tidak digunakan SL. Sengaja tidak digunakan SL dikarenakan tidak perlu khawatir dengan floating loss dikarenakan harga pasti balik lagi dan hasilnya pasti profit. Hal-hal seperti inilah yang akhirnya menyesatkan yang awam.
Akibat adanya penyesatan informasi maka akhirnya timbul persepsi yang salah, hal-hal salah yang akibatnya fatal justru dianggap lebih benar.

Halusinasi dalam trading biasanya karena adanya harapan berlebihan.
Contoh halusinasi:

  • jelas-jelas candle arahnya naik, tetapi yang dilakukan adalah Sell
  • jelas-jelas indikator masih berwarna hijau, tetapi yang dilakukan adalah Sell


Seperti telah dijelaskan pada definisi halusinasi diatas, rangsang nyata terhadap indera penglihatan menyatakan bahwa candle masih naik dan indikator pun masih berwarna hijau. Tetapi persepsi salah di otak melawan penglihatan, merasa bahwa sudah saatnya untuk melakukan Sell sehingga Sell pun dilakukannya.

Mata masih melihat warna hijau, tetapi persepsi di pikiran “memaksa” mengubah warna menjadi merah dan akhirnya melakukan Sell.
Bila dalam kondisi seperti ini, coba panggil orang lain, teman, pacar, atau bahkan pembantu di rumah, suruh mereka melihat warna indikator dan arah candle, tentunya mereka semua menyatakan arah candle masih naik dan warna indikator pun masih hijau.
Diri kita melihat “sesuatu” yang tidak dilihat oleh orang lain, atau disebut sebagai halusinasi.

Nah, dari penjelasan perihal halusinasi ini, terlihat betapa dahsyatnya pikiran dan persepsi mempengaruhi diri kita.
Sampai-sampai mengalahkan panca indera yang dimiliki maupun fakta yang ada di hadapan. Akibat adanya persepsi salah maka timbul halusinasi yang berlawanan dengan penerimaan indera yang dimiliki sehingga mengakibatkan keputusan dan tindakan yang dilakukan pun menjadi salah.

Lucunya, kalau sudah terjadi loss maka yang disalahkan adalah indikatornya yang tidak akurat atau brokernya yang curang.
Adanya harapan berlebihan yang mengakibatkan timbulnya halusinasi.
Harapannya adalah Sell yang terjadi, sehingga meskipun candle masih naik dan indikator masih berwarna hijau maka tetap nekad untuk melakukan Sell.
Sedangkan Delusi atau pikiran aneh-aneh biasanya terjadi saat:

  • floating profit
  • floating loss


Saat floating profit, timbul pikiran untuk segera exit. Padahal setelah exit dilakukan ternyata candle bergerak 100 pip.
Saat floating loss, timbul pikiran untuk TIDAK segera exit. Padahal akibat tidak segera exit ternyata candle bergerak 100 pip dan floating loss pun minusnya bertambah 100 pip.

Delusi dalam trading pada umumnya timbul akibat ketidaktahuan dan adanya harapan. Saat floating profit, karena tidak tahu gerak candle akan berbalik arah dimana, maka timbul pikiran untuk segera exit dikarenakan adanya harapan loss. Saat floating loss, karena tidak tahu gerak candle akan terus menerus kencang melawan entry, maka timbul pikiran untuk TIDAK segera exit karena adanya harapan profit. Itulah delusi yang terjadi saat melakukan trading.

Seperti telah dijelaskan diatas, waktu adalah musuh utama dari fatamorgana, halusinasi, maupun delusi.
Dengan memiliki pengalaman yang cukup maka fatamorgana, halusinasi, maupun delusi akan hilang dengan sendirinya sehingga panca indera lebih mengutamakan fakta yang ada dihadapan daripada persepsi.
Hanya saja, sebagai langkah awal, sebaiknya mulailah dari sekarang untuk belajar menghilangkan fatamorgana, halusinasi, maupun delusi.
Caranya mudah, yaitu :

  • menghilangkan fatamorgana, baca artikel-artikel yang ada di situs ini. Artikel-artikel yang ada di situs ini “membumi” menggambarkan dunia trading yang sebenarnya dan bukan “diawang-awang”
  • menghilangkan halusinasi, sebelum entry pastikan bahwa tidak sedang berhalusinasi, kalau indikator berwarna hijau maka lakukan Buy dan bukan Sell.
  • menghilangkan delusi, belajar menahan floating profit sampai benar-benar terjadi pembalikan arah trend dan sebaliknya belajar untuk segera exit bila jelas-jelas salah.


Pemikiran atau persepsi pengaruhnya sangat dahsyat dikarenakan membentuk keyakinan. Dengan keyakinan maka akan timbul kekuatan yang hebat.
Mengutip sebuah kalimat bijak:
“Kekuatan itu tidak terbina di atas bilangan yang ramai, tetapi kekuatan itu terbina di atas keyakinan dan optimis seseorang dan keserasian berkumpulan.”

Semoga dengan artikel ini maka kita semua dapat memiliki mental yang lebih sehat, yang tidak sering berhalusinasi atau berdelusi sendiri.

By Ahmad Zamani

Tuesday, September 4, 2012

MELURUSKAN MINDSET TRADING



Bener gak sih bahwa mindset trading itu dapat membedakan antara keberhasilan dan kegagalan sebagai trader forex. Kalau benar, betapa pentingnya mindset trading kalau begitu. Namun bagaimana  memiliki pola pikir yang tepat tentang perdagangan forex yang dapat membuat berhasil? Tidak banyak yang tahu.

Anda tentu sudah mulai mempelajari Forex trading ini, itu bagus. Menekuninya, mempelajari pasar forex secara mendalam, menjadi akrab dengan risiko dan mengembangkan rencana trading sesuai petunjuk  mereka yang berpengalaman, sungguh ini sangat membantu Anda membangun keberhasilan.

Berdasarkan pengalaman saya sebagai trader, salah satu faktor penentu yang paling penting dari keberhasilan dalam trading forex adalah pola pikir pedagang atau mindset trader. Oleh karena itu, menumbuhkan pola pikir perdagangan optimal untuk keuntungan jangka panjang merupakan elemen kunci dalam mengembangkan keterampilan Anda sebagai trader forex.

Ingat, forex itu untuk jangka panjang.

Anda tidak perlu terpengaruh mereka-mereka yang berburu $ di market dengan membabi buta. Target ribuan % dalam sebulan. Seolah-olah, Anda gak akan hidup lagi kalau tidak dapat keuntungan 1000 %. Santai Bro..! Sasaran Jangka panjang itu adalah  menjadikan tumpeng menjadikan gunung, bukan  dari gunung menjadi tumpeng. Betapa banyak trader yang telah pensiun memiliki penyesalan yang besar. Sementara penyesalan itu sudah terlambat karena sudah tidak punya modal lagi. Mengapa melupakan pepatah: “berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian atau sedikit demi sedikit  lama-lama menjadi bukit”. Artinya usaha yang terus-menerus dilakukan walaupun hanya berawal dari hal kecil, modal kecil tapi akhirnya pasti akan memberikan hasil.  

Kata Master Wukirsari (Trader Boyolali), “Kamu belum tahu kekuatan compounding ya?”

Ya ya ya ya yaaa……

Pentingnya Manajemen Uang

Karena volatilitas sering terlihat di pasar forex, pergerakan volatilitas ini sering menggoda pedagang untuk berambisi dapat banyak dan dapat cepat. Sehingga sering tanpa manajemen untuk menjalankan rencana trading mereka, yang intinya sering trading tanpa parasut pengaman, hobby main full lot! Ceritanya sih terpengaruh temen-temennya hehehehee…! Soalnya mau di upload di Facebook hasilnya (kalau profit)! khakhakhakhakahkahaa

Ya, Sebagian besar orang yang mulai terjun  di pasar forex gagal, terutama karena kurangnya disiplin dan pengelolaan uang yang buruk. Tanpa mengetahui bagaimana menghadapi kehilangan perdagangan, trader  pemula suka main kucing-kucingan  sama market. Dia buy market turun… dia sell market turun… Kena SL dulu, baru harga mengejar TP yang sudah pensiun hehehe. Mencoba analisa tapi OP di demo, hasilnya profit. Begitu analisa dan OP di akun real, malah loss.

Analisa apapun, namanya tetap analisa. Dia bukan penentu pergerakan, karena yang menggerakan market bukan analisanya, itu pasti.

“Jadi boleh dong, salah analisa?”

“Siapa yang melarang analisa? Polisi…! itu pun jika Lisa lapor polisi…! Kalau gak lapor ya gak ngerti…! “

“Kalau salah analisa terus, loss terus dong!”

“Ya, karena mindsetmu itu, analisa harus bener! Kalau gak bener, kamu rugi! Kalau rugi terus lama-lama MC.”

“Lho, koq aku disalahkan? Analisa kan harus benar…! Kalau gak bener kan loss bahkan MC!”

“MC, lha kamu full lot! Kemudian MC ketika analisamu salah. Ya, siapa suruh full lot. “

“Sistemku untuk full lot soalnya..”

“Oh, ya sudah.. nikmati saja MCmu..! “

“Asem lah! Jadi bingung, diriku…!”

“Ini saya bicara soal manajemen uang. Trading juga tidak terlepas dari itu. Jika kamu sudah full lot, bagaimana kamu akan memenej uang dan modal kamu? Kalau sudah OP kandiem menunggu TP atau MC. Apa yang bisa kita usahakan untuk menyelamatkan akun? Hanya satu kalimat : yang terjadi ya terjadilah! Beda persoalan jika kita tidak full lot, ada yang bisa disiasati jika analisa kita salah. OP buy di puncak pun bisa menghasilkan profit kalau disiasati, atau sebaliknya OP sell. Menurut saya kalau sudah full lot, jangan berkeluh kesah lagi; terima konsekuensi profit or MC.”

“Tapi saya pake candle pattern Bro…, analisa saya untuk full lot!”

“Apakah dalam menganalisa kamu  selalu tidak meleset?”

“Ya, kadang meleset, makanya saya terus belajar Bro, biar tidak meleset lagi!”

“Sampe kiamat kamu gak akan pernah bisa OP sempurna;  no loss, always true analisa dan no MC. Yang terjadi; pada akhirnya gigit jari…, jongkok di pojok kamar sambil menangis.”

“Tetapi mengapa Ninjaa biasa OP full lot?”

“Ya gak apa-apa, karena saat full lot saya sudah siap terima konsekuensi profit or MC, juga sudah disiapkan  yang buat deposit lagi jika MC! Khakhakhakhakaha…”


Perhatikan Resiko Perdagangan

Pada dasarnya, pengelolaan uang yang baik tidak hanya penting bagi trader forex untuk belajar dan berlatih dalam rangka untuk mengembangkan pola pikir trading forex yang sukses, tetapi bisa mendapatkan keuntungan hampir semua usaha bisnis. Pada kenyataannya, bahkan orang yang usaha konvensional  pun  seringkali dapat keuntungan jauh lebih baik dari belajar bagaimana mengelola uang mereka secara lebih baik.

Trading Foreign Exchange pada margin mengandung tingkat resiko yang tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua orang. Adakemungkinan bahwa Anda bisa kehilangan lebih dari deposit awal Anda. Tingkat leverage yang tinggi dapat bekerja melawan Anda serta bagi Anda.

Untuk menjadi trader yang sukses, Anda harus membangun mindset  positif dalam pola pikir Anda, termasuk Anda memiliki kemampuan mengelola dana trading Anda.

Menciptakan Strategi Trader  yang efektif

Tujuannya adalah untuk menghasilkan keunggulan dalam pelaksanaan perdagangan, daripada menghabiskan waktu dalam pencarian konstan untuk sistem Holy Grail yang tidak ada. Kebanyakan trader baru mau percaya bahwa, jika mereka hanya bisa menemukan strategi trading yang tepat, maka perdagangan mereka akan menjadi menguntungkan dan mereka akan mampu untuk duduk sambil senyum-senyum sambil berkata, "Saya sudah capek mencari system holy grail. Cukup pake yg simple-simple aja.. yang penting profit”

Monday, September 3, 2012

STRATEGI MENGATASI TANGAN GATEL


Bla bla bla…. (baca aja: tanpa basa-basi).
Kenapa? Saya malu aja, judulnya terasa kampungan, jadi gak perlu basa-basi. Saya dan Anda pun sudah punya jawaban yang gampang: di garuk, dikompres pake air panas! Apakah Anda setuju? Tetapi mengapa saya posting juga? Karena kata master forex saya, si Pangeran Trading dari Underground…dia memiliki jawaban berbeda, dia berpendapat bahwa itu salah. Lho?! Apa kata dunia, dari dulu kalau tangan gatal ya di garuk, kok salah? Inilah yang menarik bagi saya dan tentunya Anda. Lantas apa jawabannya? Itulah yang akan saya sampaikan kepada Anda. Apakah Anda ingin mendengarnya? Anda tinggal siapkan kemampuan konsentrasi aja koq, gak bayar!

Okey, lanjut tentang mengatasi tangan gatel dalam trading...

Memang sih sedikit norak master saya ini, tapi mudah-mudahan Anda akan terbiasa juga. Apa kata master saya sehubungan dengan tangan gatel ketika trading? Dia bilang, “gatal tangan untuk segera membuka posisi dalam trading, itu adalah penyakit yang sangat menular sesama trader. Obatnya pun kalau sekedar di garuk-garuk atau di kompres pakai air panas, hasilnya ya tetap ‘masih gatel’. Betul kan?”

“Benar Master, “kata saya sambil manggut-manggut.

“Begini, saya punya obatnya. Semoga para trader yang sudah tertular penyakit ini bisa sembuh. Kalau tidak sembuh, minimal tangan gatal itu tidak merugikan trading Anda.”

“Wah, saya suka ini, lanjut Master.”

“Kamu tahu, yang bisa bikin duit (lebih baik) itu di account standard. Tetapi kalau di account standard sering loss lebih banyak. Tulbet? Mengapa? Karena kebanyakan trader itu tangannya gatal untuk membuka posisi dengan segera.”

“Tulbet, Master! Apanya yang salah? Apakah saya harus ganti account ke micro dan meninggalkan standard?”

“Nah, strateginya begini: Kamu tidak perlu membuang account standard. Bagaimanapun kalau di account standard itu lebih baik untuk mendapatkan profit. Sedikit pips banyak dollar, kalau micro banyak pips sedikit dollar. Tulbet?”

“Tulbet, Master… Lalu?”

“Nah, sekarang yang Anda perlukan adalah membuat account baru tetapi micro. Kamu harus trading dengan account micro. Kamu daftar aja dulu,” katanya masih penuh misteri.

“Terus…Kalau belum punya account standard?”

”Silahkan masuk disini.” Katanya singkat.
Lalu dia melanjutkan, “Ini adalah strategi jitu untuk mendapatkan profit di account standard.”

“Gimana saya bisa trading di micro tetapi mendapatkan profit pada account standard?” tanyaku masih tak mengerti. Memang si Pangeran Trading ini selalu penuh misteri. Tetapi tidak ada salahnya, kita ikuti dan lihat aja…apa yang ada di otaknya.

“Account micro, itu tujuannya ada dua, pertama untuk mendapatkan profit, kedua untuk mengatasi tangan gatal. Account standard, itu adalah sasaran utama dari trading Anda untuk mendapatkan profit secara signifikan. Caranya adalah…di  PC atau note book Anda sediakan dua account yang Anda miliki (Standard dan Micro). Pastikan semua ada isi margin yang cukup lho. Kalau micro isi saja 10 $, gak usah banyak-banyak, karena tujuan trading Anda sesungguhnya adalah account standardnya. Transksinya juga pake lot terkecil aja. Nah, begitu Anda transaksi kemudian, berdasarkan analisa Anda bahwa transaksi Anda benar, lanjutkan pada account standard Anda. Kalau transaksi Anda ‘ternyata’ salah, meski setelah analisa ‘kesana-kesini, kemara-kemari’ maka yang Anda lakukan adalah Anda transaksi di account standard  dengan open posisi sebaliknya. Mudah bukan?”

“Ada bahasa kemara-kemari, Master?” tanyaku terbengong…

“Oh, itu bahasa teman-teman saya di kerajaan Underground. Jadi kamu jangan kaget, ini bahasa keturunan saya di sini. Ha ha ha ha. Yang penting bahasa itu, bisa  dikomunikasikan, dimengerti, Anda bisa baca dan memahami. Apalah guna bahasa ‘ndangkik-ndangkik’, ilmiah sekalipun tetapi kalau tidak bisa dikomunikasikan, Anda bacanya saja glepotan. Untuk apa dipake…? Oke, Anda mudeng saya bilang seperti itu, tadi?”

“Mudeng, Master.”

 “Nah, itu yang penting. Sekarang banyak trader memasang indikator, tetapi dia sendiri gak bisa baca indikatornya dalam menentukan transaksinya, ya untuk apa dia pasang? Toh tetap tradingnya itu menggunakan feeling. Indikatornya hanya menambah puyeng aja. Jadi ini suatu karakter bahwa dia tidak bisa menyederhanakan tradingnya? Okey, kita kembali kepada laptop.”

“Kayak mas Thukul, Master?”

“Ah, kamu! Saya ini serius. Ini masalah pemasangan metatrader dua account, jadi pasti saya bicara laptop atau PC.”

“Oh ya, saya lupa, Pangeran,” kata saya membenarkan ucapan Master Pangeran Trading dari Underground..

“Begitulah, banyak orang belajar trading, tetapi sering melupakannya. Terlebih pada saat melakukan pekerjaannya. Wah, bener-bener busyet dah…”

“Bagaimana saya memasang meta tradernya?” tanyaku kemudian.

“Anda instal metatrader di dua tempat pada laptop atau PC Anda. Pasang di drive: C dan satunya di drive: D. Jangan di copy, tetapi di instal di dua drive. Nah, lantas masing masing drive itu untuk account yang berbeda. Misal yang di drive C itu untuk account standard dan drive D untuk tempat account micro Anda. Nah, disitulah…”

“Maaf, tidakkah crash?” tanya saya memotong perkataannya.

“Memang susah bicara dengan orang pinter, sedang dijelaskan masih saja nyrobot perkataan. Saya sering heran, kalau di YM itu bertemu dengan pemula di forex, tetapi pinter forex., wuihhh… dijelaskan aja belum selesai tapi sudah bertanya yang lain haha ha ha. Maka saya sering heran, ini orang katanya masih newbie di forex, tapi baru ta jawab basa-basi aja koq sudah ganti pertanyaan lain. Apa memang  tipe orang Indonesia begitu, ya? Kalau di kerajaan Underground saya, tidak seperti itu, ha ha ha ha ha,” ketawanya malah membuat semakin saya tidak mengerti.

Saturday, August 11, 2012

RAHASIA DISIPLIN DALAM FOREX


“Hemm... Kalau rahasia mengapa di bocorkan kayak gini hihihiii... ?”
“ Wes, meneng ae ndul! Ora mbayar koq.... qqqqq”

“Saya hanya ingin cuap-cuap saja tentang rahasia, biar Anda juga tahu rahasianya. Rahasia disiplin dalam forex....
Anda akan banyak membaca tentang Forex online rahasia dan banyak dari apa yang disebut rahasia, yang dijual oleh pedagang yang menjual sistem trading
, yang selalu dikatakan: rahasia.

Rahasia sebenarnya (menurut saya) dari investasi Forex adalah diuraikan di bawah ini dan ketika Anda membacanya, kemudian mempelajari dan mempraktekkan dapat membawa Anda menuju sukses. Aamiin.

Kebanyakan orang yang menjual rahasia, akan memberi tahu Anda bahwa dengan mengetahui rahasia mereka, Anda bisa mendapatkan jalan pintas untuk sukses membuat pendapatan dll.

Saya sedikit akan berbagi rahasia ini, tetapi saya jamin Anda tidak bayar,  karena membayar juga tidak ada jaminan Anda profit koq. Mengapa? Ya karena sulit menjadi orang sukses. Mengikuti mereka yang sukses, meski membayar pun sulit. “

“Apalagi yang gratis yah? “

“Ya sudah Anda membayar saja hehehe! Sebenarnya, kunci pertama itu adalah kemauan yang kuat untuk sukses. Bukan masalah bayar atau gratis. Kalau gratis pun asal memiliki tekad itu pun bisa  sukses. Apalagi  yang berbayar...  biasanya lebih serius lagi. Ya itu adalah pilihan, ketika Anda bimbang untuk mencari jalan ‘cara belajar’ efektif.  Tapi yang saya tekankan disini sebenarnya ‘kemauan yang kuat’ untuk belajar, bukan bayar atau gratis, Oke? Ini langkah pertama.... Carilah guru yang berpengalaman!!!!!

Kedua, buatlah  Sebuah sistem trading Forex sederhana,  bisa mengadopsi  sistem lain yang sudah ada atau menciptakan sendiri. Kemudian dikombinasikan dengan disiplin untuk menerapkannya. Ini sulit juga Ndul! Anda butuh panduan seorang teman atau  mentor, untuk melakukan ini, dengan catatan seperti item pertama tadi ; tekad yang kuat. Jika setengah-setengah, hasilnye PEH!!!! Percuma belajar serius kalau pada akhirnya juga akan ditinggalkan dan meloncat ke BAB lain. Disiplin di level ini hukumnya wajib!  Ingat, disiplin..!

Ini kenyataan, bahwa setiap orang dapat belajar trading Forex
, tetapi 95% dari pedagang gagal menghasilkan uang. Ini bukan karena pedagang tidak dapat belajar untuk perdagangan forex ini, siapapun dapat tapi sebuah fakta bahwa kebanyakan orang yang tidak mengerti pentingnya pola pikir disiplin.  Atau sudah hafal ‘harus disiplin’ tetapi tidak bisa  disiplin menerapkannya. Mengapa tetap gak bisa disiplin..?  Ini masalah behaviour ..hehehee. Seperti Anda yang selama ini malas bangun pagi, kemudian dituntut untuk disiplin bangun pagi. Coba rasanya kayak apa? Berat kan? Tapi kalau gak ada tekad yang kuat, berusaha melakukannya, sampai kapan pun ya gak bisa bangun pagi secara konsisten.

Disiplin aplikasi sistem perdagangan adalah rahasia sukses
dari perdagangan forex, tetapi kenyataan nya, bahwa sebagian besar pedagang tidak dapat memperoleh karakter penting ini.

Mengapa ya begitu  sulit menerapkan disiplin?

Alasan gak masuk akalnya adalah karena kita bukan ayam jago. Kalau ayam Jago, saat memasuki fajar ia sudah berkokok secara disiplin. Kalau kita, jam-jam segitu? Disiplin ngorok kaleee... hahaha...

Alasan
yang masuk akal adalah kita ini makhluk emosional dan kita semua memiliki ego, seringkali kita tunduk pada emosi harapan, keserakahan dan ketakutan. Saat ini emosi terlibat dalam perdagangan, disiplin menjadi nomor sekian. Kenyatannya seperti ini, mau ngomong apa! Makanya perlu terapi disiplin. Gak sekedar omong doang, ‘mau disiplin.. hari ini  akan mulai disiplin!!! Ini kan omongan saat loss dan MC.  Begitu sudah ada modal lagi, penyakitnya kambuh! hahahahhahaaa

Semua pedagang Forex akan kehilangan pada titik tertentu
, loss ... ini wajar. Meski tidak disukai, tetapi kita tidak bisa menghindar jika sudah terjadi floating yang bikin pusing; antara cut loss dan berharap!   Tidak ada yang salah dengan mengambil kerugian, loss... selama  loss Anda kecil. Kalau loss-nya besar? Ya jangan tanya saya, wong yang membiarkan  kerugian semakin besar kan Anda qqqq.... Jika Anda membiarkan emosi Anda terlibat dan marah atau frustrasi, Anda akan membiarkan kerugian berjalan, itu kan akiat sistem tidak dijalankan secara disiplin. Kalau dijalankan  secara disiplin ya gak akan  seperti itu. Karena dalam sebuah sistem yang baik kann ada rule-rule penting; rule OP dan rule cut, juga rule MM-nya. Kalau menyalahi sistemnya sendiri,  berarti Anda tidak dapat mengikuti Anda strategi trading Forex dengan disiplin -  Kalau loss ya salahkan sendiri!!! Mohon Ampun dah...!!! hahahahahaa

Jika Anda ingin
profit, Anda perlu belajar untuk loss dan meninggalkan ego Anda. Anda perlu mengambil kerugian Anda, membuat mereka loss kecil dan kemudian, biarkan keuntungan berjalan sesuai sistem Anda. Anda dapat membuat banyak uang. Kalau yakin, kalau tidak percaya ya rasakan sendiri ini azab  dari kesalahan  mengelola trading whuahahahahaa...

Maka saya pernah mengatakan, “Jadi dalam hal rahasia Forex, tidak ada rahasia yang dapat memberikan jalan pintas menuju sukses - rahasia sebenarnya perdagangan Forex adalah berkonsentrasi pada mendapatkan pola pikir yang benar dan memelihara disiplin setiap saat.

Kesimpulannya, jika Anda ingin rahasia keberhasilan Forex , hanya belajar sistem trading Forex sederhana (yang semua orang bisa melakukannya) dan kemudian fokus untuk mendapatkan dan mempertahankan pola pikir yang benar. Setiap pedagang bisa mendapatkan pola pikir yang tepat untuk sukses tetapi kebanyakan pedagang memilih untuk tidak dan itulah mengapa mereka
menjadi looser.

Tidak ada yang menghentikan Anda menikmati kesuksesan trading Forex, hanya mendapatkan sikap yang benar sebelum Anda mulai,
maka lakukanlah BRO!!!!

Semampumu!

Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!

Tuesday, July 3, 2012

FAKTOR PSIKOLOGIS UNTUK SUKSES TRADING


Hal-hal penting yang sering diabaikan dalam trading adalah faktor psikologis. Bagaimana cerdasnya ketrampilan trading, kalau tidak didukung dengan faktor psikologi yang bagus, hasil akhir juga jelek. Maka sedikit informasi ini penting bagi Anda.

Tentang, mengenai “Mengambil tanggung jawab dari modal Anda

Sungguh sangat menakjubkan, jika kita bisa membangun modal... Tidak penting seberapa modal pertama, tetapi  yang penting adalah pada “berkembangnya”. Jika kita fokus disini, tentu kita akan berhati-hati dengan modal kita. Karena mencai modal ‘di luar’ sungguh sangat berat. Sementara jika sudah lenyap di forex, betapa ‘sangat mudah’. Maka pemahaman tentang modal pun menjadi  begitu berharga, setelah itu terserah Anda...

Artinya apa? Tentang mengambil tanggung jawab terhadap modal itu sendiri. Anda yang harus peduli, karena orang lain tidak urus dengan kondisi Anda. Ingat, trading bukan  persatuan team olah raga. Apa yang harus dilakukan? Ya, jangan serakah lah menaruh semua risiko saat Anda trading. Sante Bro....! Forex itu untuk jangka panjang, bukan untuk gagah-gagahan... untuk pamer-pameran...untuk unjuk kepintaran. No no no....! Bangunlah forex, setahap demi setahap.... bangun profit dari tumpeng menjadi gunung...!

Langkah pertama dalam kesuksesan finansial adalah percaya pada diri sendiri dan kemampuan Anda sendiri. Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana para trader mengakui kesalahannya? Diamanakah kesalahannya? Ya ya ya...dan ternyata sangat  nyata, terletak  pada  egonya. Pernahkah Anda loss? Dimanakah lossnya? Atau... apakah yang menyebabkan Anda loss? Pernahkah Anda mengupas diri Anda... dan berusaha memperbaiki diri atau malah menyalahkan orang lain; sinyal orang lain.. ckckckckk...!


Oke oke... jangan diteruskan, nanti malah  jadi menyesali diri... meskipun begitu transaksi, lupa lagi hehehe....  Oke, Cara terbaik untuk mengatasi pikiran dari penggunaan uang anda sendiri dan volume anda dalam trading adalah untuk berpikir dalam istilah poin dan tidak dalam dolar.  Kalau saya seperti itu, maaf. Sepertinya agak ringan di kepala... melihat minus 30 poin dengan melihat minus $30 , koq rasanya beda.. khakahkaha..... (meski kenyataannya sama saja). Jika Anda menerapkan psikologi ini dari awal akan merasa seolah-olah ini adalah perdagangan demo..

Sama kondisinya, jika saya modal $1000 .. kalau menjadi satu akun dan floating minus 30 % maka ngeri kita melihatnya... karena melihat angka minus $300 dan buru-buru kita close, karena panik. Setelah itu harga kembali ke posisi yang kita inginkan.

Jika aku modal $1000 kemudian  saya jadikan 5 akun, maka per akun $200.  Ketika sama-sama floating 30 %. Maka pikiran kita enjoy saja.... karena  kita fokus satu akun, yang Cuma minus 30 %. Mata kita  secara langsung tidak melihat minus $300 disitu khakhakhaaa....

Mengapa sering kita mengalami kejadian pada akun demo sukses, di akun riil loss?

Ketika trading melalui demo account forex kebanyakan orang melakukannya dengan sangat baik. Mengapa?
Menyangkut psikologi, 101 perdagangan mereka tanpa rasa takut sama sekali. Floating minus pun gak ambil pusing... Ketika uang yang sebenarnya? Kemudian floating minus? Kepala pasti pening.... , Nah, pada saat inilah, psikologis main; “cut gak yah... cut gak yah...! Harga akan kembali gak yah? EURUSD akan turun gak yah....! Kemana nih EURUSD selanjutnya...? Galau abiiis..!”

Di akun riil, bahkan di mini account trading forex tiba-tiba mereka menemukan diri mereka tidak berpikir jernih dan dalam perdagangan dengan ketakutan. Hasilnya banyak kehilangan peluang dan akumulasi kerugian. Otak sarafnya  tegang dan kepala terasa mau pecah...hehehe benar-benar dalam ketakutan, akibat apa? Ya, akibat keserakahan, tidak sabar dan tidak disiplin. Saya telah melihat ini terjadi pada pedagang valas ketika mereka menggunakan modal yang banyak, tapi  floatingnya juga banyak... duit investor, lagi!....... Kepala mau njedhor...!!! Mau minggat kemana nih kepala? Wkkkkk

Cobalah, kita evaluasi lagi gak bosen-bosen... Apa yang salah dengan trading kita ketika loss atau MC. Bagaimana solusinya...? Adakah cara lain yang lebih baik, cara yang aman dan dapat melindungi modal.... Sistem apa yang harus saya pelajari dan saya akan fokus disana.... itu yang harus kita lakukan, tidak bisa tidak kalau ingin selamat! Dikandani ngeyel, yo rasakan sendiri.. trading bukan persatuan team olah raga week!

Teori mudah dikatakan memang... tapi cobalah kemudian dilakukan, berhenti berpikir yang muluk-muluk dulu. Gak usah gengsi. Hari ini  mau gengsi....! makan tuh gengsi...! Kalau modal kecil, ya sudah gak apa bikin akun micro... OP dengan lot kecil-kecil saja. Pikirkan terhadap fokus Anda.  Cobalah pendekatan ini dalam demo account.

Memotong kerugian dan lanjutkan keuntungan.

Konsep sederhana tetapi adalah salah satu yang paling sulit untuk diterapkan bagi sebagian besar pedagang forex. Juga bisa kematian bagi kebanyakan pedagang forex. Kebanyakan pedagang melanggar rencana yang telah ditetapkan dan mengambil keuntungan mereka sebelum meraih target keuntungan mereka karena mereka merasa tidak nyaman duduk di posisi yang menguntungkan.

Istilah populernya, “kuat menahan minus, gak kuat menahan plus”

Orang yang sama ini akan dengan mudah duduk di posisi kerugian, mengijinkan pasar bergerak terhadap mereka untuk ratusan poin dengan harapan bahwa pasar akan kembali. Selain itu, perintah stop loss mereka berkali-kali di geser hanya untuk melihat pasaran kembali yang menguntungkan mereka setelah mereka berada di luar zona aman, cepat memindahkan perintah stop dari perdagangan mereka dengan satu keyakinan bahwa hal ini akan selalu menjadi kasus.

Keyakinan yang salah adalah bahwa setiap perdagangan harus menguntungkan.

Jika Anda bisa mendapatkan 3 dari 6 perdagangan agar lebih menguntungkan maka anda lakukan dengan baik. Lalu bagaimana Anda menghasilkan uang dengan hanya setengah dari perdagangan anda menjadi pemenang? Anda hanya perlu mensiasati yang memungkinkan keuntungan Anda mengantarkan anda sebagai pemenang dan memastikan bahwa kerugian yang minimal.

Gunakan disiplin diri
.... disiplin ketika perdagangan. Tanyakan kepada diri sendiri,  pertanyaan ini. Jika Anda baru mendapatkan gaji bulanan  $400,-  Anda tidak punya uang lain selain  itu. Anda sedang menyiapkan untuk kebutuhan belanja... bukankah kita mengadakan penelitian tentang hal-hal apa saja yang harus dibeli? Seberapa batas maksimal uang kita keluarkan di Mall. Jika Anda mengambil belanja Anda serius, maka  serius juga dalam urusan trading Anda. Intinya harus dibuat di sini adalah memastikan bahwa Anda memiliki rencana di tempat sebelum Anda mulai perdagangan. Rencana harus termasuk level stop dan limit untuk perdagangan, seperti analisis Anda.

Masalah beban...

Nah, ini...dia. B-E-B-A-N

Anda memiliki beban diluar trading? Eit, gak perlu di jawab.. saya tahu koq. Anda trading kan karena memiliki beban, dan  trading berharap akan mengurangi beban  Anda kan? Qqqq........

Okey, semua orang memiliki  masalah dan beban... saya juga punya. Sante bro...! Selama kita masih hidup, masih ada jatah  udara untuk kita hirup..dan masih bisa  berkata “Alhamdulillah, masih dianugerahi kehidupan...”

Sejuk dada ini.... nyaman menjalani kehidupan...!

FOkus kita dimana? Pada beban? Oh, No...!!!! Kalau kita punya hutang 10 juta, dan fokus kita ke hutang, eee.... nanti Anda trading gak karuan... gak peduli MM, gak peduli margin. Cobalah fokus kepada “yang sedang Anda kerjakan”.

Misal pun punya hutang 10 juta, kita harus bekerja cepat, pun gak akan langsung bisa melunasi semua hutang 10 juta (kecuali merampok –hal yang dilarang) . Esok hari masih ada beban.... Semua butuh proses. Lha. Kalau besok ditagih lagi bagaimana? Ya, karena kita punya hutang, besok ya pasti di tagih.. itu kan manusiawi. Yang ngasih piutang menagih, yang punya hutang ditagih... jadi hal biasa... mengapa bingung?

Tapi kan, saat ditagih gak punya duit.... eeee.... ya emang  Anda pencetak duit apa? Yang harus setiap saat punya duit? Rejeki itu sudah ada yang mengatur, ada yang membagi... Kalau pas lagi belum punya rejeki.. emang mau merampok?

Kadang kalau lagi punya hutang, gak  realistis. Termasuk yang memberi pinnjaman hutang...

Istilah “Harus Ada” ..... ini ungkapan tidak realistis sama sekali dan jauh dr hukum alam.

Karena “ada” itu karena diusahakan. Bukan jatuh dari langit begitu kita butuhkan...

Apakah harus menyalahkan Tuhan, kalau begitu... yang telat memberi rejeki? Oh no no..!!!

Bagaimana nanti kalau dimarahi sama penagih hutang?

Hallaaaah..... diem saja, ya kan memang belum bisa nyarutang... belum bisa mengembalikan (karena belum ada) atau membuat pernyataan yang tepat dan jangan berjanji kalau sudah urusan rejeki. Mengapa? Ya karena Anda tidak tahu, kapan rejeki diturunkan sama Anda?  Nanti kalau janji, salah lagi....  Pas hari yang dijanjikan, eh rejeki belum turun juga... nanti dimarahi lagi kan? Hihihihii.....

Harus Anda ingat, dengan keadaan ini pun, Anda sungguh mulia... memberi peluang untuk “penagih hutang” mendapatkan pahala besar... Lho, koq? Iya, coba kalau mereka bersabar... (ini pun menjadi ujian  bagi mereka) atau malah mengikhlaskan hutangnya kepada Anda.. kan melalui Anda, mereka berpahala besar....!

Tapi kalau urusan sama bank? Rumah akan disita?

Berusaha saja, usahakan ada setoran.. berapapun. Kalau ada setoran, meski sedikit dan telat... insya Allah gak akan disita tuh rumah... Kalau ada ancaman dari bank, ah itu biasa.... agar memacu semangat Anda berusaha. Jika Anda stress, aaah.... sewa aja pengacara..! Biar yang pusing pengacaranya saja.... hihihihi. Pindahkan pusing Anda dengan biaya murah (sewa pengacara).

 Sambil demikian, Anda fokus trading....

Jaga trading Anda sederhana. Kebanyakan pedagang memulai dengan strategi perdagangan yang sederhana yang berhasil. Tetapi kemudian menemukan diri mereka mencoba untuk menemukan yang lebih baik dan sistem yang lebih menguntungkan. Mereka juga membiarkan diri dipengaruhi oleh pendapat lain dan terlalu banyak fundamental. Hal ini tidak terlalu berbeda dari pergi ke trek balap di mana setiap orang memiliki hal yang pasti atau informasi yang tersedia menjadi begitu membingungkan Anda tidak dapat lagi melihat kayu dari pohon. Perdagangan pasar valas biasanya serupa dalam hal ini. Memiliki strategi trading forex sederhana,  dan tetap sederhana. Aturan emas di sini adalah untuk tetap sederhana & jangan biarkan diri Anda menjadi bingung dengan terlalu banyak informasi. Jika Anda tidak yakin, atau masih dalam kerangka emosional , ya istirahat dulu jangan masuk  perdagangan.

Buatlah perencanaan berdagang dengan perencanaan ini sungguh  sangat penting karena sebagian besar analisis objektif dilakukan sebelum perdagangan dilaksanakan. Lihat faktor-faktor objektif yang berubah yang mungkin berbalik terhadap analisa asli Anda. Hal ini terutama berlaku untuk kerugian. Belajar dari kesalahan. Forex trader dengan posisi kalah cenderung untuk menikahi posisi mereka, yang menyebabkan mereka mengabaikan kenyataan bahwa semua tanda menunjuk kerugian terus. Jangan mengambil lebih banyak perdagangan dengan harapan bahwa pasar akan berbalik menguntungkan Anda. Keadaan ini Akan mempercepat kerugian anda.

Yah, sudah terlalu banyak saya berbicara... cukup dulu, Bro...!

Semoga bermanfaat.. artikel "Faktor Psikologi Untuk Sukses Trading" !

Untuk membuat akun Fxclearing, silahkan klik disini!