Thursday, January 31, 2013

SWITCHING swit swit....

SWITCHING penting dilakukan guna menghindari kesalahan posisi forex yang berujung fatal. Saat kita memperkirakan harga akan naik, tapi kenyataannya harga terus turun dan turun. Bila demikian, mengapa kita terus bertahan pada keyakinan yang salah?

Switching merupakan suatu cara untuk melakukan pergantian arah secara cepat dengan cara menutup posisi kita (cut loss) yang sedang merugi karena ternyata harga bergerak berlawanan dengan prediksi yang kita lakukan. Pada saat itu kita membuka posisi baru dengan mengikuti harga yang bergerak berlawanan tersebut dan berharap akan mendapatkan keuntungan pada posisi yang kedua lebih besar dari posisi sebelumnya yang sudah merugi karena kita cut loss.

Ya, masalahnya adalah sejauh mana kita meyakini bahwa posisi kita salah. Ini juga bukan hal remeh. Perlu pengetahuan dan seperangkat analisis untuk bisa sampai pada kesimpulan bahwa kita memang salah, dan harus segera diubah.


Tentu istilah “jangan melawan harga pasar” harus lebih diutamakan daripada bersikap egois dan menyatakan harga akan kembali lagi. Switching semata-mata bersifat personal. Semua berdasarkan analisis personal di mana hanya kita yang bisa meyakini. Trend adalah sahabat anda. Meyakini trend berarti menghilangkan egoisme.

Kerugian pada posisi salah yang pertama perlu segera ditutup dan kita segera mengambil langkah lain untuk mengambil keuntungan. Lalu, bagaimana kalau analisis kedua kita ternyata salah? Dan harga memang benar-benar sesuai prediksi pertama? Apakah kita harus melakukan switching ulang?

Semua keputusan memang terserah Anda. Tapi baik bila memperhatikan hal ini: bila berturut-turut kita melakukan analisis yang salah, tutup chart Anda dan refreshing melakukan penyegaran, evaluasi mengapa kok selalu terjadi kesalahan.

Untuk itu, ada baiknya juga memperhatikan ungkapan William O’Neil ini:

“Kebanyakan investor yang tidak punya skill, keras kepala menahan kerugiannya ketika kerugiannya masih kecil. Mereka beralasan akan bisa keluar dengan keuntungan yang minimal. Mereka tetap menunggu dan menunggu dan berharap sampai kerugiannya menjadi keuntungan. Namun disayangkan biaya yang dikeluarkan juga cukup besar.”

Maka stop loss sangat berguna di sini untuk membatasi diri dan memperbaiki disiplin trading kita.

Anda sudah mengerti cara pasang stop loss di Marketiva? Jika belum silahkan baca di sini CARA PASANG STOP LOSS

Thursday, January 24, 2013

BAGAIMANA MENGATASI PERSOALAN PSIKOLOGIS TRADER



Aloooow Brother.. apa kabar hari ini?
Sudahkah memiliki planning yang telah dipersiapkan untuk menghadapi hari ini? Hohohohoooo... Okey its good!

Hemmm, mau bicara apa nih siang-saing.. hahahhaa.. “yang asyik-asyik aja..sambil dengerin lagunya Ayu Ting Ting”

Setelah sekian lama, para trader dalam penggembaraannya selalu dihadapkan persoalan “belum berhasil” padahal ilmu sudah bertebaran dimana-mana, free dan kadang gurunya juga yang mendatangi Anda. Luar biasa hahahaha...

“Tetapi masih tetep loss dan loss, jarang WD atau gak pernah WD?”

Saya hanya bisa kasih semangat buat Anda yang masih kondisi seperti itu, kalau kasih modal.. tentu belum bisa. Kalau mau minta ilmu, tinggal baca blog saya ini saja whuahahaha....

Bagaimana Cara MengatasiPersoalan Psikologi Trader?

Maaf, saya bukan seorang master di dunia trading, karena saya juga masih perlu banyak belajar. Kalau Anda mau belajar sama saya, kadang saya juga bingung untuk memulai dari mana. Kebanyakan masalah trader itu adalah masalah psikologisnya bukan pada sistem atau money managementnya. Kalau masalah sistem dan MM, mereka rata-rata sudah menguasai. Namun dalam perjalanan sebagai trader akan dibenturkan masalah-masalah psikis bukan tentang sistem atau MM lagi. Sedang psikis seseorang tidak bisa ditransfer. Hanya ilmu yang bisa ditransfer. Kenyataannya, setelah ilmu di transfer, masih sama juga kondisinya tidak ada perubahan: Jadi memang tergantung kemampuan mengatasi psikologis sendiri inilah letak persoalannya. Dan yang bisa melepas “masalah” ini adalah diri sendiri.

Kalau masalah sistem,wah.. sistem ini saya kira bagus-bagus semua, tinggal bagaimana setiap trader berusaha mencari celah dan menutupi kelemahan sistem yang dipakai. Berusaha untuk itu lebih baik dibanding mencari sistem  baru yang lain.

Masalah psikologis trader, cobalah untuk mengevaluasi diri sendiri dan mulai memperbaiki dan fokus disitu. Biasanya meliputi: kedisiplinan, keserakahan dan ketidaksabaran. Berat ya? Ya, memang untuk memiliki akhlak mulia itu berat... tapi kalau gak mau berusaha ya tetap saja itu akan menjadi “masalah” buat Anda.

Oh ya, kenapa saya banyak bicara soal psikologi trading?

Kebanyakan trader-trader baru termakan oleh isi dari buku tentang trading dan seminar-seminar trading yang menawarkan berbagai macam indikator trading canggih yang menjanjikan profit yang sangat mudah, sangat miris saya melihat kejadian seperti ini di masyarakat. Pada akhirnya ketika trader-trader baru tersebut mulai berkecimpung di dalam Live Accountnya ternyata tidak sesuai dengan harapannya. Indikator yang mereka dapatkan ternyata banyak memberikan signal false dan pada akhirnya banyak yang mengkambing hitamkan forex sebagai bisnis yang buruk, malah kemudian ada yang menyalahkan guru-gurunya... dan hanya sedikit dari mereka yang ingin terus belajar dan akhirnya yang sedikit itu menemukan bahwa trading tidak melulu indikator tetapi psikologi/emosi yang justru lebih dominan.

Guru, pada dasarnya adalah “pengantar”,bukan pembuat “keputusan” yang menyebabkan Anda sukses atau tidak. 

Pada kenyataanya, meskipun kita sudah meniru sebuah strategi yang sangat bagus dari seorang master trading yang terkenal sekalipun, berguru privat kepada seorang guru masta master suhu pakar dan  dukun trading....... (hahahahahaa) tidak semua bahkan hanya sedikit yang bisa mengikuti sistem trading tersebut dan sebagian besar yang lain terus dan terus mengalami loss!, mengapa bisa seperti itu? karena faktor psikologis mempunyai peranan yang sangat besar saat kita sedang melakukan trading, malahan ada sebuah anekdot, hasil trading merupakan cerminan dari kebiasaan si trader tersebut entah ia ceroboh atau disiplin. Maka saya pernah menulis “Jika akhlaknya mulia, para trader akan lebih mudah untuk sukses”.


Banyak trader menaruh uang mereka beresiko tanpa batas. Sulit membayangkan perdagangan tersebut tidak membawa frustrasi dari waktu ke waktu.  Nah, modal itu jelas; yang sanggup kita kehilangan. Ini  bicara risiko.  Saya sendiri mungkin berbeda cara memandang risiko. Itu sah-sah saja, isi otak kita beda dan latar belakang kehidupan ekonomi keluarga juga lain. Misal, seseorang atau sebutlah si Suta, ketika ia menaruh modal $100 maka dia biasa merisikokan semua; katakanlah pilihan MC atau profit. Sementara  karena dia masih punya  modal di akun lain $1000 yang dirisikokan 10 % misalnya, dll.. dll. Tentu beda dong, dengan mereka yang memiliki cuma satu akun dan modal pas-pasan $100, lalu dia berani merisikokan semuanya.

Jika sama-sama MC dari kedua trader itu maka dampaknya jelas beda: Trader yang satu Cuma ngakak dan yang lain malah menangis dan putus asa.

Jadi kalau bicara MM sebenarnya tidak saklek. Ini berhubungan dengan kemampuan trader dan keberanian trader mengelola trading mereka. Namun,.. kalau bicara bab ini bisa gak selesai dalam satu tulisan. Intinya saja, bahwa setiap trader memiliki acuan yang berbeda tentang MM.
Yang penting, kita dalam menerapkan MM adalah mengetahui apa yang diinginkan dari menerapkan MM yang mau kita pakai.

Ada yang konsultasi sama saya berkenaan dengan kegagalan tradingnya yang berulang dan berulang. Saya hanya memberi saran agar dia cek dan ricek terhadap : sistem, MM dan psikologi tradingnya. Di forex, ublek-ublek ya  masalah itu-itu saja. Jadi tinggal mengevaluasi dimana kelemahan yang membuatnya gagal. Alasan klasiknya, mereka bicara tentang  salah analisa, tidak bisa memprediksi arah pasar, faktor psikologis yang meliputi keserakahan, tidak disiplin dan tidak bersabar.

Hemm...persoalan trader sebenarnya telah mengkrucut meliputi bagian-bagian sensitif  karena bisa jadi jawaban juga sangat beragam. Dan pertanyaan mudah yang jawabannya sulit adalah Bagaimana menganalisa pergerakan harga yang benar dan tepat,  bagaimana tanda-tanda trend baru dimulai atau akan berakhir, dimana kepala dan dimana kaki, dimana batas-batas pergerakan harga yang akan dilalui hari ini. 

Bicara forex itu bicara probabilitas. Kalau masalah ketepatan dan kebenaran saya belum pernah bertemu orang yang benar-benar berani mengatakan “tahu” pergerakan harga semenit kedepan. Artinya semua masih sebatas analisa dan analisa... Dan, analisa itu “bisa salah”. Kalau benar, itu bukan menjadi analisa lagi tetapi sudah bagian dari kebenaran itu sendiri. Tetapi saya gak mau bahas masalah-masalah  rumit seperti ini, gak terlalu penting. Pentingnya adalah bagaimana kita berhak menganalisa dengan skenario-skenario tertentu dengan kemampuan yang dimiliki trader; entah itu menggunakan price action, indikator, analisa news ....dll. Saya tidak terlalu fanatik dengan sebuah sistem. Karena sistem adalah rangkaian-rangkaian analisa yang dibakukan untuk dijalankan dalam trading.

Ya, membuat skenario buy atau sell, skenario analisa  apa yang mesti harus dilakukan; ini dimasukkan dalam rule sistem. Kalau sudah target profit apa yang mesti harus dilakukan, termasuk, jika salah analisa... masukkan rulenya. Jadi kalau floating tidak bingung. Semua sudah ada rulenya. Kita tinggal jalankan saja.

Bagaimaa kalau loss? Ya, trading kan ada risiko loss. Karena ya itu tadi...” belum ada orang yang tahu pergerakan satu menit kedepan” Jika sudah ada, tentu tidak akan ada kata “loss lagi”. Logikanya demikian.... Cuma, dalam trading, ada ilmu money management.. Nah, inilah “obat” untuk ketidaktahuan pergerakan satu menit kedepan.

Pokoknya begini saja,  "Setiap kemalangan, setiap kegagalan, setiap sakit hati  akan membawa benih manfaat yang sama atau lebih besar." Ini harus ditanamkan dalam diri seorang trader.

Mulai saja dari keinginan untuk sukses dan berhasil (meski modalnya belum ada hwhuahahaha). Saya pernah melakukan hal ini sebelumnya, yang saya yakini "Titik awal dari semua prestasi adalah keinginan.”  Jadi ya perlu terus-menerus untuk ditanamkan dalam benak. Lemahnya keinginan membawa lemah  hasil, maka meski keinginan sederhana (kecil) kalau berkobar-kobar semangat dan upaya yang disertai doa kan akan sama seperti jumlah kecil api bisa membuat api yang besar dan berkobar."

Tidak ketinggalan juga mengembangkan imajinasi, bagi saya imajinasi adalah bengkel pikiran, dan saya yakin pikiran mampu mengubah energi menjadi pencapaian dan kekayaan.

Pikiran kita jalan, berusaha sekuat tenaga agar tercapai keinginan insya Allah pada akhirnya juga Tuhan kasih jalan dan solusi. Orang gila aja yang pikirannya gak jalan masih bisa makan.. whuahahahaha.

Yang penting hilangkan “gengsi”. Maju terus pantang menyerah sampai berdarah-darah pun harus dilakoni.. tetapi kalau bisa sih, bernasib baik tanpa harus berdarah-darah...!

Yang saya yakini lagi bahwa Dunia memiliki kebiasaan memberi ruang bagi orang yang tindakannya menunjukkan bahwa ia tahu ke mana ia pergi. Makanya fokus dalam cita-cita, meski lagi bokek! Whuahahahahaha.....

Saya ingat, pernah membaca buku yang tertulis didalamnya, "Salah satu penyebab paling umum kegagalan adalah kebiasaan berhenti ketika orang yang dikalahkan oleh kekalahan sementara."
Nah, sampai dimanakah Anda? Mulailah dari sistem trading Anda, MM dan kaji lebih dalam lagi psikologi trading Anda. Jika masih bingung semua itu, saya sarankan untuk berguru..privat yang bisa menjawab kegaulauan-kegalauan Anda selama ini!

“Berguru kepada siapa ya?

“Maaf,aku juga bingung  menjawabnya...! Whuahahhahaa”

Woke, seemoga sekarang Anda paham cara mengatasi masalah persoalan psikologis trader..!

.................................
Untuk temen-temen yang ingin membuat akun di Fxclearing, Silahkan baca panduannya disini

Tuesday, January 22, 2013

BEKAL BUAT TRADER

Kita bicara fenomena trader saat ini.. hemmm luar biasa, memang. Mati satu tumbuh seribu... selalu muncul pemula-pemula bak tumbuhnya jamur di musim hujan. Forex telah menjadi incaran dan target baru anak-anak muda. Bahkan yang lagi studi di kampus pun tidak mau ketinggalan, bahkan kuliah jadi sering bolos dilakoni khakhakhakha...

Apa yang akan Anda andalkan di forex ini anak muda...!  Mimpi? Cita-cita mulia, ingin kaya dan membantu naik haji buat orang tua? Hemmm... sabar anak muda! Menurut saya, yang bisa diandalkan di forex ini adalah ilmu dan keahlian, besarnya modal dan seberapa kuat Anda mampu menghadapi polemik-polemik yang akan ditimbulkan dari menjadi seorang trader!

Anda butuh bekal..! Ya.. Anda trader pasti butuh bekal... Artikel ini buat Anda...!
Menjadi seorang trader  yang sukses, itu tidak mudah: Mimpi saja tidak cukup. Memiliki modal yang besar saja juga tidak cukup. Mempunyai keinginan yang besar akan kesungguhan menekuni forex ini, juga tidak cukup. Semua terintegrasi: ilmu dan keahlian, besarnya modal dan seberapa kuat Anda mampu menghadapi polemik-polemik yang akan ditimbulkan dari menjadi seorang trader!

Mengapa ilmu dan keahlian? Karena itu adalah langkah awal untuk memasuki dunia baru. Tanpa ilmu dan keahlian, atau sok mampu padahal belum mampu... sok bisa padahal masih belum bisa. Sok master padahal masih bau kencur... ini awal yang keliru. Kerendahan hati mungkin ini lebih dibutuhkan daripada sok jagoan. Selalu kosongkan isi kepala untuk menerima sesuatu yang baru. Lalu akal kita pergunakan untuk menyaring inti dari sebuah ilmu. Karena "pasti" ada sesuatu yang berharga dari setiap ilmu  yang mengalir ke dalam diri Anda. Itulah bekal Anda! Ilmu.... ya, ilmu!

Saya tidak peduli Anda berguru kepada siapa.... Saya tidak urus dengan apa yang Anda pikirkan dan apa yang akan Anda jalankan dari apa yang telah Anda dapatkan. Itu urusan Anda dan hak Anda! Itu juga yang akan menjadi bagian dari "diri sendiri" Anda. Karena saya percaya istilah "fenomena dialektika"... Waduh, bahasa apa pula ini... khakhakakahaa....

Cara gampangnya saja begini anak muda! khakhakahaa... Jika suatu saat ada pengajian di RT 5 RW 2 di kampung Anda dan di RT 10 RW 6 di kampung Anda juga kebetulan ada pengajian. Hayooo bingung thow?

Kesimpulannya: Anda tidak bisa menikmati hasil dari keduanya pada saat bersamaan. Tetapi Anda tetap akan dapat "ilmu" dari tempat yang telah Anda datangi itu. Yang gak dapat apa-apa kan yang tidak hadir di kedua tempat itu. Begitulah maksud saya,Ndul! khakhkhaakha..

Jadi kemanapun Anda belajar, Anda akan dapat ilmu. Jika Anda hadir di pengajian RT 5 tentu Anda tidak akan mendapat hasil dari pengajian di RT 10. Dan Anda tidak bisa menjelekkan Si Naya, si Suta yang tidak bersama Anda ikut mengaji di RT 5. Si Naya dan si Suta telah mengikuti pengajian di RT 10 yang secara otomatis mendapatkan ilmu juga yang tidak didapatkan mereka yang mengaji di RT 5. Jelas banget maksud saya kan?

Kedua, adalah masalah modal.
Trader itu membutuhan operasional yang cukup besar. Dari rokok (bagi perokok), kopi dan biaya koneksi, biaya kumpul-kumpul dengan sesama trader, dll.... Belum lagi sewa VPS kalau menggunakan EA... Beeuuuuh....! Emang murah menjadi trader? khakhakahkahakhaaa..
Maka pertimbangkan juga masalah modal...anak muda! Idenya adalah: bagaimana pencapaian target Anda adalah yang lebih dari yang Anda butuhkan  dalam anggaran operasional sebagai trader! Anda yang tahu dan Anda yang bisa menghitungnya...! Kalau masalah profit, bawa kesini biar saya hitungkan..! khakahkahakhaa

Ketiga, masalah-masalah yang muncul kemudian.
Nah, ini tidak kalah pentingnya, banyak persoalan pelik dan klasik yang meliputi; loss, MC, tidak bisa profit konsisten dan lain-lain. Ini selamanya akan menjadi topik yang asyik bagi para trader! Kemana-mana persoalannya ya sama... "itu-itu saja!"

Nah, persoalan "itu-itu saja" inilah yang perlu direnungi dan dievaluasi. Pasti Ada solusi wong cuma "itu-itu saja" koq. Yang rumit saja di kehidupan normal juga akhirnya beres.. mosok baru segitu, koq jadi pecundang! Maksud saya, putus asa banget untuk hal sepele (tapi dibesar-besarkan...) Gak bakalan deh akan bertahan menjadi trader sejati, kalau jadi pecundang! khakhakaha... Anda hanya butuh waktu koq.. butuh jam terbang.. butuh pengalaman. Persoalan utama sebenarnya karena Anda tidak sabar... Jadi bukan forexnya dong yang disalahin..! Iya..! Forexnya saja sudah sabar dan akan sabar...!  Dan dia akan ada 1000 tahun lagi..! khakhakahkahaa....

Waduh, sudah siang.. sarapan dulu anak muda!!! Semoga ini bisa menjadi bekal buat Anda..wahai TRADER...! Bisa pula buat sarapan pagi..!