Sunday, July 21, 2013

kehidupan trader forex

Mungkin jika Anda memulai trading forex 2-3 tahun memiliki banyak harapan. Siapa yang direncanakan pada tahun 2013 Anda akan sukses. Tapi itu berhenti pada tahun 2013, bekas lukanya masih situasi yang sama dalam 2-3 tahun terakhir, ada bahkan lebih buruk ..?
Bahkan, semua trader melebihi tahun berjalan adalah untuk memastikan perdagangan mata uang Forex adalah pekerjaan terbaik di dunia. Tapi kebanyakan belum mampu menunjukkan kepada mereka. Apa yang salah dengan yah Forex? Lalu, seperti apa kehidupan yang ditawarkan trader forex, tetapi dapat membuat terjadi?
Yah, itu tergantung pada definisi Anda tentang kesuksesan. Mengukur keberhasilan dalam hal keuangan atau kualitas hidup. Baik dalam hal keuangan dan kualitas hidup juga rendah, apa lagi? Jangan pernah kepikiran membutuhkan pekerjaan lain dan tutup buku pada forex
Aku bertemu seorang pengusaha, mengatakan kehidupan "berhasil."; Sukses dikelola keuangan dan kualitas hidup Yeah, mungkin aku lebih gaul ... Tapi aku bias ... Mereka yang saya lihat di forum atau situs jejaring sosial, saya melihat banyak keberhasilan dari "status" itu .. bukti myfxbook ... dan fans mereka, pendidikan mereka ... (Saya masih menerima itikad baik, sama dengan hasil perdagangan .. Seorang pelatih yang sukses) Meskipun dirinya. sering berkonsultasi dan nasihat tentang kemajuan yang baik nirlaba ... Saya bersyukur dan juga senang menonton optimis bagi saya, yang diyakini akan lebih berhasil jika 95% gagal Forex Trading re:. ... Saya menduga bahwa 95% dari pedagang di forex kebangkrutan perdagangan Mudah-mudahan ini tidak benar ... Aku tidak tahu ... Sebaliknya, saya harus membenarkan beralasan .. sehingga bahkan jika doa yang baik untuk mereka ... Setelah semua, ada orang yang tahu bahwa ia berhasil atau tidak berhasil.
Nah, itu persentase baik kegagalan (yang saya yakin hanya sebuah ekspresi untuk menjadi sukses dalam trading forex, itu cukup sulit), kita memiliki kriteria yang paling penting bahwa Forex adalah bisnis yang berisiko. Meskipun kulit rasanya manis, hidup bebas tanpa keterikatan punya waktu, punya dua kesempatan dan bla bla bla.
Meski begitu, baik tahap pertama masih berusaha skeptis / berhati-hati untuk mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum memulai hal-hal yang tidak kita sukai.
Rekomendasi saya: Anda lebih baik menjadi keputusan yang bijaksana untuk mengejar dunia dalam hal devisa, jika Anda berada di tempat kerja atau di sekolah / kampus, Anda mencoba untuk terlibat dan waktu untuk belajar forex training set. Tidak perlu terburu-buru. Anggap saja seolah-olah Anda berada di sesuatu untuk gelar master di University of Chicago. Anda perlu proses dan waktu ... Ini benar-benar sebanding dengan dia.
Siapkan beberapa dana "tidak membahayakan" Anda bersedia untuk kalah. Meskipun tujuan utama tidak dihilangkan, tapi kita belajar untuk mengelola risiko. Aku sudah kapok ... untuk bermain-main dengan membuat risiko yang lebih tinggi dalam perdagangan forex. Reap banyak masalah ... Saya ingin memberikan hasil yang wajar dan logika saya. Ya, itu adalah nasihat dari guru saya juga ...
Apakah kita mampu melakukan hal seperti itu? Ingin melakukan yang adil dan wajar?Jadi saya pikir itu ... Jika sulit, dibutuhkan keterampilan untuk mengendalikan emosi. Keseriusan pelanggaran, tetapi harus ...! Anda ingin memiliki kehidupan yang sukses di Forex kan? Katakanlah ya sukses bersama-sama ... Saya masih newbie .. mungkin sama dengan Anda. Aku terlalu "sulit" kontrol emosi Anda? Ya .. sama lah! Apakah saya "keras" menaklukkan ego? Ya sama lah .. Kami duduk bersama untuk mengalami dealer ... Saya masih melakukannya kadang-kadang rugi? Seberapa baik ..! Tidak ada pedagang valuta asing benar-benar baik jika itu ada, pulau Forex Trader Indonesia dibeli.
Kita tidak dipengaruhi oleh orang lain. Forex trading memungkinkan kita semua keputusan sendiri pasukan Tidak ada apa yang harus dilakukan. Pasar Forex, seperti pasar keuangan lainnya untuk mendapatkan kesempatan terbatas untuk uang pengusaha, tetapi tidak lupa ... Anda juga dapat kehilangan banyak. Jadi jangan menyalahkan orang lain saat terjadi kesalahan ... Jika ada sesuatu untuk belajar dalam menghadapi pasar forex, itu adalah disiplin dan kontrol emosi. Saya tidak bisa mengatakan aku orang bisnis yang sempurna, dan saya tahu kelemahan saya adalah disiplin dan pengendalian emosi.

TIPS KLASIK TRADING FOREX

Ada-ada saja didunia dunia forex, tidak pernah habis ilmunya... bahkan semakin merasa bodoh saja. Ilmu klasik trading forex saja belum ngerti. Makanya Anda boleh membaca tips ini; tips klasik tading forex siapa tahu dapat bermanfaat untuk prinsip trading forex Anda.

Meski sudah banyak tentang tips trading forex, kalau yang ini klasik... lagu lama yang telah dilupakan banyak trader. Dan akan semakin asyik, jika sembari senyum-senyum  mengenang kebodohan diri.

Apakah saat Anda mengenal pertama tentang forex yang diketahui hanyalah yang manis-manis saja? Atau sudah mengenal resiko trading forex yang pahit? Kemudian Anda terpola dan terpengaruh rasa penasaran yang tinggi karena Anda hanya belajar bolak-balik 'just strategy'?

Mengapa penasaran terhadap trading forex ? Jika fokus kita dengan strategi kadang kan hasilnya nyerempet-nyerempet atau strategi kita kena sasaran. Jika salah, sudah punya pembenaran lagi 'kan sedang belajar...!' Jika profit itu tambah semangat, jika loss atau rugi.. sangat-sangat dimaafkan, 'belajarkan   butuh waktu dan sukses butuh proses!' Tetapi ini sudah dua/tiga tahun menjadi trader... ? Akan sampai kapan penasaran Anda? 'Anda selalu memaafkan loss dan loss,' ini sudah dua/tiga tahun ....? Masih rela dan ikhlas loss ???

Sekarang masih lantang mengatakan, bahwa sukses butuh waktu yang tidak terbatas? Anda mau mengikuti Thomas Alfa Edison yang membutuhkan uji coba ribuan kali? Pernah suatu ketika, Edison ditanya mengenai; apakah rahasianya hingga ia sanggup melewati ribuan kegagalan dan bangkit lagi? Edison menjawab: “Saya tidak pernah sekalipun gagal! Karena untuk menemukan bola lampu memang diperlukan ribuan kali percobaan untuk berhasil!”

Bagaimana dengan forex, apakah kerumitannya seperti penemuan listrik? Dan harus ribuan kali melakukan uji coba? Padahal tips klasik trading forex cuma: Taatilah rule trading Anda, membuat planning, selalu dalam koridor :sabar, disiplin, jangan serakah. Ya, dari dulu tips trading sukses ya itu-itu saja? Apakah untuk menerapkan tips itu butuh seperti Thomas Alfa Edison? Menguji ratusan kali kesabaran, ratusan kali disiplin, ratusan kali tidak serakah... hanya untuk membuktikan bahwa tips klasik ini benar adanya?

Lalu ada apa selama ini trader sudah dua/tiga tahun ...bahkan lebih .. masih harus melakukan uji coba kesuksesan dan memperpanjang waktu yang tidak ada batas dead linenya?  Anda gimana Trader? Anda koq gak bisa beli tuh pulau Bali? khakhakhakhakhaaaa....!

Ya, tips klasik memang untuk diri saya sendiri,  bener2 menghantam jiwaku...! Rasanya seperti orang digebukin massa se-kabupaten..!

Saya sadar.... bahwa ternyata "gajah di pelupuk mata sendiri tidak kelihatan." Saya berfikir, jika sejak pertama sudah mengikuti nasihat klasik ini...dan fokus ke persoalan itu dan berusaha kuat untuk menjadi darah dalam trading, saya yakin sekarang saya sudah bisa beli tuh pulau Bali... hehehehe. (mungkin...katanya dunia penuh kemungkinan hehehe).

Tetapi saya tidak fokus kesana... fokus saya adalah ke sistem, strategi, ngumpulin data orang (ilmu forex orang lain) di simpen, diprint... ditumpuk. Kemudian bingung.... ! Trader bingung, akhirnya tradingnya rugi.. bahkan duit habis. Lalu fokus nyari modal... Setelah dapat, fokus berfikir gimana bisa mengembalikan hutang.... Lalu solusinya fokus trading...! Karena market juga tidak selalu seiring dengan saya.. sekarang fokusnya adalah floating yang minus...! Fokus lagi bagaimana agar minus bisa menjadi plus-plus dan profit... Ternyata tidak mudah, mau di cutloss... sayang banget sudah minus besar.... Ditungguin sampai gak bisa tidur...! Akhirnya MC juga.! Sekarang fokus saya adalah mencari modal lagi... bla-bla-bla dapat lagi dan sekarang profit yang akhirnya saya WD; lumayan bisa buat beli pulsa....  Trading lagi,  sekarang lagi keadaan floatingnya malah sedokot. Resah, berfikir ulang... "Mengapa saya selalu loss dalam trading? Padahal sudah bertahun-tahun lho menekuni forex...!" Apa yang kemudian dilakukan? Browsing lagi...nanya-nanya mbah Google... "mencari trading sistem lagi....!"

Sobatku, entahlah.. saya sedang bicara tentang saya... atau juga tentang Anda..!

Terlalu banyak tips trading.. kita sudah berkali-kali pula membacanya....tapi .....?

Terlalu banyak juga ilmu profit di blog Warung trader ini, saya yakin jika diamalkan... pasti akan ....... ?

Terlalu banyak kesadaran; jika tidak sabar, tidak disiplin dan serakah... maka tradingnya, akan ....?  Tapi ......?

Terlalu sering membaca atau mendengar kalimat-kalimat:
  1. Pelajari pasar dan ketahui trend-nya. Misal;  Gunakan 4 jam, grafik harian (daily) atau lebih lama untuk mengidentifikasi tren yang benar. Kita harus tahu trend sebelum kita trading..Grafik menceritakan seluruh kebenaran. Belajar membaca mereka seperti seorang musisi menguasai membaca lembaran musik.
  2. Ingin sukses di forex Anda butuh kerja cerdas.Namnya cerdas jika tahu yang kau mau...dan tahu  atas ingin yang kau tahu.
  3. Jangan berjudi dengan pasar,  berusahalah entri direncanakan sebelumnya.
  4.  Bila Anda meminjam uang dari keluarga, teman dan kartu kredit untuk trading  Forex, sekarang saatnya untuk mundur, pastikan bahwa strategi trading Anda  lebih baik dan pastikan bahwa ini adalah apa yang ingin Anda lakukan.
  5. INI ADALAH BISNIS, SELALU MENGHORMATI FAKTA BAHWA ANDA BERADA DI SINI UNTUK MENAMBAH UANG!
  6. Mempertahankan modal trading Anda lebih penting daripada membuat keuntungan. Meminimalkan kerugian dan keuntungan Anda akan mengurus Anda.
  7. Praktek pada ukuran account demo kedalam Forex realistis. Misal jika investasi awal Anda adalah $ 250 USD, maka jangan berlatih pada demo account $ 50.000, itu akan memberi Anda keyakinan yang palsu.  Gunakan account praktek yang akan memungkinkan Anda untuk perdagangan sebagai lebih dekat dengan jumlah yang sebenarnya  Lalu Anda berencana untuk perdagangan sebaik mungkin.
  8. Jangan panik dalam perdagangan, ketika Anda merasa bahwa gelisah, perasaan ragu, matikan komputer dan melakukan sesuatu yang lain sampai Anda merasa diri Anda yang leih baik. Perdagangan membutuhkan keyakinan yang baik dan jelas.
  9. PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK dan PRAKTEK.
Brother....

Jika seandainya kita menerapkan apa yang telah kita dengar dan baca itu.. lalu praktek. Menurut Anda, masihkah harus mengikuti jejak Thomas Alfa Edison?

Misal 3 tahun untuk praktek-praktek tips klasik trading forex seperti itu, sepertinya kita tidak akan berdarah-darah...!

Irit energi, irit duit dan irit waktu...!

Ya, saya sedang menasihati diri saya sendiri... karena kenyataannya saya masih butuh nasihat klasik ini. Mungkin juga Anda...

Saturday, July 20, 2013

KEHIDUPAN TRADER FOREX

Sobatku yang berbahagia...

Mungkin ketika Anda mulai trading Forex 2-3 tahun yang lalu, Anda punya banyak harapan. Anda sudah merencanakan, tahun 2013 Anda akan berhasil dan sukses. Tetapi sudah hampir berakhir tahun 2013-nya koq masih sama keadaannya dengan 2-3 tahun lalu, malah ada yang lebih terpuruk..?

Padahal, semua trader yang sudah melampaui satu tahun berjalan sudah memastikan bahwa; perdagangan mata uang di forex adalah pekerjaan terbaik di dunia. Namun kebanyakan masih belum bisa menunjukkan untuk itu. Ada apa dengan forex yah? Lalu kehidupan macam apa yang ditawarkan forex kepada trader, tetapi bisa di wujudkan?

Nah, mungkin tergantung pada definisi keberhasilan Anda. Apakah Anda mengukur keberhasilan dalam hal keuangan atau kualitas hidup. Jika dalam hal keuangan dan kualitas hidup sama-sama terpuruk, ada apa lagi? Mungkin pernah kepikiran; perlunya pekerjaan lain dan menutup lembaran forex

Aku belum pernah bertemu seorang trader yang katanya dalam kehidupan 'berhasil keduanya"; berhasil hal keuangan dan berhasil kualitas hidupnya. Ya, mungkin saya yang kurang gaul... Tetapi saya tidak berprasangka buruk... Mereka yang saya amati di forum-forum atau situs jejaring sosial; saya melihat banyak yang sukses. Dari "status" mereka.. dari bukti myfxbook... Dan fans mereka, murid mereka... (saya sih berprasangka baik, hasil tradingnya sama dengan mentornya yang sukses..)  Bahkan mereka seringkali memberi saran dan nasihat tentang trading yang baik. Ini kemajuan... saya bersyukur dan turut gembira menontonnya. Optimis saya; bahwa saya jadi kurang percaya jika 95 % gagal sukses dalam trading forex. Sekali lagi; saya ragu bahwa 95% trader mengalami kebangkrutan dalam trading forex. Semoga ini benar... Bukan saya tidak beralasan... Daripada saya membenarkan.. malah jadi do'a yang buruk buat mereka... Toh masing-masing pribadi yang tahu dia sukses atau gagal.

Nah, baiknya prosentase kegagalan itu (yang saya yakin hanya sebuah ungkapan bahwa untuk sukses di forex itu sangat sulit) kita jadikan standar basic bahwa forex itu bisnis yang beresiko. Meski kulitnya rasanya manis; bisa memiliki kehidupan yang bebas tanpa keterikatan waktu, memiliki 2 peluang, dan  bla bla bla.

Ya meski begitu, tahap awal baiknya tetap berusaha skeptis/hati-hati perlu mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.

Rekomendasi saya; Anda baiknya membuat keputusan yang bijaksana sehubungan dengan akan menekuni dunia forex,  Jika Anda sedang bekerja atau sekolah/kuliah, cobalah melibatkan diri menyiapkan waktu untuk belajar dan berlatih forex.  Ada tidak perlu terburu-buru. Menganggapnya seolah-olah Anda sedang mempelajari sesuatu untuk gelar master di Universitas Chicago. Anda butuh proses dan waktu... Itu benar-benar sebanding dengannya.

Siapkan sebagian dana yang "tidak membahayakan" yang Anda siap untuk kehilangan. Meski tujuan utama bukan untuk dihilangkan, tetapi agar kita belajar mengelola resiko. Saya sudah kapok... untuk bermain-main dengan menjadikan resiko lebih tinggi di forex. Menuai banyak masalah... Saya ingin hasil yang wajar dan masuk logika saya. Ya, itu juga petuah  dari guru-guru saya...

Apakah kita bisa berbuat seperti itu? Menginginkan hasil yang wajar dan masuk akal?
Saya kira bisa... Jika sulit, memang perlu latihan mengontrol emosi. Berat memang, tapi itu harus...! Ingin memiliki kehidupan yang sukses di forex kan? Ya mari kita sukses bersama... Saya masih newbie.. mungkin sama dengan Anda. Apakah saya juga "berat" mengontrol emosi? Ya sama lah..! Apakah saya "sulit" menaklukkan ego? Ya sama lah.. Mari kita sama-sama berguru kepada pengalaman para trader... Apakah saya masih kadang loss? Sama juga..! Tidak ada trader forex yang benar-benar hebat, kalau sudah ada, pulau Bali sudah dibeli seorang trader forex Indonesia.

Kita jangan terpengaruh orang lain. Trading forex memungkinkan kita untuk membuat semua keputusan diri sendiri. Tidak ada yang akan memaksa  Anda terhadap apa yang harus dilakukan. Pasar Forex, seperti pasar keuangan lainnya, memiliki kemungkinan tak terbatas bagi seorang trader untuk menghasilkan uang, tetapi ingat... Anda juga bisa kehilangan banyak. Maka jangan salahkan orang lain ketika kegagalan terjadi... Jika ada satu hal yang Anda harus belajar ketika berhadapan dengan pasar forex, itu adalah disiplin dan kontrol emosi. Saya tidak akan mengatakan saya seorang trader yang sempurna, dan saya tahu kelemahan saya adalah disiplin dan kontrol emosi.

Saya hanya ingin menjadi trader yang jujur terhadap diri saya sendiri... dan saya masih butuh banyak belajar dari Anda...! Keinginan yang tidak muluk-muluk, karena saya ingin lebih sukses dalam kehidupan hal keuangan dan kualitas hidup. Dengan begitu, rasanya indah menikmati kehidupan trader forex.

Wednesday, July 17, 2013

PERILAKU TRADER ANEH

Dari dulu memang banyak (baca sebagian saja) perilaku aneh dari trader-trader forex Indonesia. Kalau tidak boleh saya menyebut aneh ya saya harus menyebutnya apa? Banyak yang saya lihat dan saya amati dari lingkungan para trader, memang begitu adanya. Maklum nih... lagi jadi pengamat trader... Sepak Bola saja ada pengamatnya, trader juga perlu dong.. cuma saya gak ada yang bayar.. wkwkwkkwkwkakaa.

Memang ada sebagian trader yang aneh, mereka berperilaku; 
  1. Jika belum paham, pura-puranya mengerti 
  2. Jika loss pura-puranya profit.
  3. Jika lagi floating minus, pura-puranya lagi tidak ada transaksi
  4. Jika MC, pura-puranya lagi menunggu WD
  5. Jika profit sedikit, pura-puranya profit banyak
  6. Jika profit banyak, teriakannya kenceng banget biar pura-puranya yang kemarin meleleh dibasuh kenyataan satu kebenaran.
  7. Jika ditunjukkan indikator atau sistem trading atau EA, teriak-teriak minta dishare.. giliran disuruh bayar atau bergabung affiliasi... menunduk kebawah pura-pura lagi mencari duit yang jatuh...
  8. Ketika ada yang bicara kebenaran; merasa tersinggung dan sakit hati
  9. Ketika ditanya sahabat tentang kesuksesan, menunjukkan ekspresi sukses  tapi  batin menangis.
  10. Ketika menyadari bahwa forex itu sulit, mulutnya tetap mengatakan mudah.
  11. Ketika ada yang mengingatkan malah ketawa-ketawa tapi hatinya bergumam, " Itu saya..! Itu saya..!"
Whuaakakakakkaakkaaa...............!

Menurut saya sih, perilaku seperti itu aneh. Meski mungkin sudah membudaya karena banyak faktor...! Soalnya dulu, saat masih senengnya belajar forex; saya juga pernah mengalaminya hehehehee>>> loss bilang profit, lagi floating minus bilang gak ada transaksi... whuahahahahahhaa..! Sekarang sadar, koq  aneh ya...?

Lebih aneh lagi saya ngaku... ! Kalau misalnya Anda gak mengaku, itu lebih aneh lagi.. Bingung tho?

Sudah-sudah, ini intermezzo saja, jangan ada yang tersinggung.  Karena jika mudah tersinggung itu karkateristiknya orang yang lemah dan tidak pede. Malah sulit untuk bangkit dan maju..!

Anda masih ingin maju dan sukses? Jangan aneh-anehlah  menjadi trader..! whuahhhahahaahahaa

Tapi jare seniorku...mbak Yudhia Nurpirasti: "Jadi trader aneh, yo gak apa-apa asal profit..!"

Ya ya ya... jadi monggo lah kalau mau yang aneh-aneh..! Yang penting jangan tersinggungan.. whuakakkakaakakakaka



Tuesday, July 16, 2013

TRADER: GALAU KARENA TIDAK BOLEH CEPAT KAYA DARI TRADING!

Ini kisah tentang trader galau... Bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja..!

Kegalauan trader karena siapapun melarang dirinya untuk cepat kaya dari trading..! Hahahahahaa...

Lucunya lagi, kadang kalau sempat tersesat bertanya kepada saya, saya jawab, "Kalau trader tidak  cepat kaya ya jangan menjadi trader...! " Hahahahahahaa...

Suatu saat dia bertanya lagi, mungkin tidak puas dengan jawaban saya sebelumnya.., "Bolehkah trader cepat kaya dari forex, Kang?"

"Oh, jangan...! Nanti kamu dalam proses trading; tidak menerapkan rule-rule penggunaan money manjemen yang baik, kamu lantas serakah, potensi loss dan MC menjadi besar..!"

Dia bingung, mengapa jawaban saya bisa bertolakbelakang begitu?  Ada something wrong...!

Hahahahahaa... galau deh.

Begini Brother....!

Sebenarnya menurut saya begini: pertama, cepat itu relatif. Kedua, kaya itu relatif.  Jadi pernyataan Trader tidak boleh cepat kaya menjadi relatif.  Jadi ketika saya mengatakan kontradiksi "harus cepat kaya dan tidak boleh cepat kaya... itu dalam konteks lain.

Mari kita simak ulasan saya berikut ini....!

Kalau sudah relatif  maka memiliki makna yang luas. Coba misalkan trader memiliki modal $20.000 kemudian dia trading dengan konsisten profit 10-20 % sebulan. Perbulan dapat berapa tuh...? Kalau setahun saja sudah menjadi berapa keuntungan dari tradingnya? Kamu saja yang hitung, biar saya melanjutkan menulis... Kalau ada yang mengatakan bahwa dia harus belajar lagi dan merevisi tradingnya gara-gara"terlalu cepat kaya" itu.. koq menurut saya itu pendapat kemplu, ya...!

Jadi yang saya tangkap dari pernyataan, "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" adalah modal kecil... menginginkan hasil besar...!

Istilah : "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" tidak berlaku bagi modal besar menginginkan hasil yang kecil. Karena ternyata, hasil yang 'kecil' pun bisa memiliki arti yang 'besar'. Seperti sample diatas. Mereka dengan modal diatas $20.000 uang sendiri, menginginkan hasil  10 % (silahkan dibaca kecil), tetapi bagi kita yang modal cuma bolak-balik tidak jauh dari $100 meliat hasil 10 % dari modal $20.000 itu sangat besar. Jika mereka yang bermodalkan $20.000 itu konsisten bukankah mereka akan cepat kaya?

Bedanya dengan kita yang bermodalkan cuma "tidak jauh dari $100" untuk hasil konsisten 10 % itu baru cukup untuk operasional trading; biaya koneksi, kopi, mungkin rokok, snack... termasuk biaya bensin jika kadang butuh trading bareng sama temen-temen. Lho, koq malah kurang...?

Ya makanya mencarinya gak 10 %, karena kurang... whuahahahhahahaa...! Sementara jika mencari diatas 30-50 % oleh gurunya gak boleh, karena itu serakah.." ingin cepat kaya.."  hahahahaha..! Coba kamu hitung, sebulan 30 %, modal kamu $100. Butuh berapa bulan kamu bisa membeli mobil mewah .. ? Tiga sampai enam bulan bisa beli mobil mewah? Lho,.... katanya hasil 30 % it jalur cepat kaya... orang yang cepat kaya kan bisa beli mobil mewah cukup butuh waktu beberapa bulan saja... hahahaha... Hemm... mungkin kamu jadi protes, "Kalau begitu, saya akan mengejar hasil 100 % sebulan dong..! Iya kan..? Meski target 100 %, itu kan bukan jalur cepat kaya... Meski hasilku 100 %, boro-boro bisa beli mobil mewah... untuk menutup hutang saja belum beres.. Itu pun jika profit konsisten..! Ternyata memburu hasil 100 % pun bagi "trader cilik" itu belum jalur cepat kaya... whuahahahaaa.... Itu belum cukup, kamu masih bisa protes lagi..."Jika saya trading menempuh  bukan jalur cepat kaya di forex, artinya saya masih menggunakan MM dengan baik, dong..! Artinya lagi... Menghasilkan hasil 100 % sebulan itu masih menggunakan MM dengan baik, tidak serakah... dan tidak cepat membuat kaya... whuaahhahahahahahaa....!

Gurunya diprotes kayak gitu, stress....!

"Karepmu..! Karepmu...! Teruske...! Teruske...!!!!

"Iya, apalagi.. saya modal agak jauh dari $100 guru.. Modalku cuma $10.. Bagaimana saya bisa trading dengan target hasil 10-20 % sebulan..? "  kata si Kuncung ikutan nyeletuk dibelakang.

Gurunya mengelus dada... Si Kuncung, nyerocos lagi, " Begini saja guru, daripada modal segitu habis saya tradingkan...cuma $10....  bagaimana agar guru saja yang tradingkan, nanti bagi hasil 50:50 ?"

Gurunya semaput..! Murid-murid bingung... Tolong dibantu tuh pembaca,  kasih  jawaban buat para trader galau itu...!
..............................................................
Pembaca  juga ikut galau ...
Aampuuuun guruuuuuuuuuuuuuuuuu...! whuahahahahhahahahaa

SUDAH BANYAK BELAJAR TETAPI BELUM BERHASIL

Banyak trader yang mengulang pertanyaan ini sehari-hari,  "Mengapa saya selalu mengalami loss dalam trading forex?" Saya pikir jawaban telah ada di sini, diblog ini.. Betapa banyak artikel bahasan tentang kiat-kiat sukses trading forex; tapi sayangnya mereka tidak mengikutinya. Atau jika membacanya, dianggap sebagai teori saja dan menjadi angin lalu. Tidak ada niat 'greget' ingin benar-benar mempraktekkannya. Padahal sudah disarankan untuk  banyak belajar, banyak berlatih, belajar belajar dari kesalahan. Padahal ketika saya bertanya kepada mereka, "Bagaimana master?" Mereka selalu menjawab, "Wah saya ini masih belajar, Om...!"

Saya benar-benar penasaran, sampai saya harus posting rasa penasaran ini : Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil..!

Setiap trader pemula bahkan yang sudah bertahun-tahun sebagai trader, pengalaman yang saya temui ketika saya berkomunikasi dengan mereka, misal saya menyebutnya master, suhu... atau sudah lama menjadi trader? Mereka yang mungkin masih 'sering loss' akan menyawab, " Saya masih belajar, Om..!"

Mungkin saya gak penasaran jika saja mereka menjawab, " Saya lagi praktek hasil belajar, Om...!"

Tetapi gak lazim kayaknya hahahahaha....

Ya, mereka sering menjawab; masih belajar.. masih belajar... Ya sudah belajar tapi koq mengeluh selalu loss. Apakah ada yang salah dengan belajarnya? Atau karena belajar otodidak sehingga ketika buntu menghadapi permasalahan tidak ada yang dipelajari lagi? Atau kenapa yah?

Saya ingat kalimat bijaksana: "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi  sia-sia. "~ Paracelsus

Dengan belajar mereka akan menjadi mengerti.. Atau jika dilanjutkan; belajarnya tak akan pernah menjadi sia-sia...! Sebenarnya seseorang membutuhkan berapa tahun dalam "proses mengerti" ya? Haruskah bertahun-tahun belajar, tetapi selama bertahun-tahun pula masih "sia-sia" belajarnya? Cara belajarnya yang salah, bacaannya yang salah, gurunya yang salah... atau diri sendiri yang terlalu lambat untuk mengerti atau karena diri sendiri yang tidak mengaplikasikan hasil belajarnya...?Atau lagi.. sebenarnya tidak belajar tetapi ngakunya belajar?

Oh, mungkin kita butuh waktu sejenak untuk introspeksi dari pernyataan sebuah keadaan "Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil".

Kita sendiri yang mengerti jawabannya...! Temukan jawabannya dan buktikan bahwa "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi sia-sia...!"


Maaf sobat, bukan saya ingin menggurui kalian... Atau diriku yang sok hebat...! Sama sekali bukan...!

Justru karena saya peduli.... Saya  ingin kalian lebih sukses dan lebih berhasil... "Forex itu penuh kutukan..!" Kita  harus saling kerja sama ingat mengingatkan... Ya, minimal saya mengajak  Anda untuk introspeksi diri...Dan saya juga melakukan hal yang sama...!

Kepareng....!

Monday, July 15, 2013

PILIH KULIAH ATAU MENJADI TRADER FOREX?

Hemm... sahabat trader, tentu diantara Anda masih ada yang lagi duduk dibangku belajar. Maksud saya lagi sekolah atau kuliah. Namun sebuah keberuntungan datang, Anda sudah mengenal trading forex. Biasanya rasa bimbang dan ragu pun terjadi. Pilih kuliah atau menjadi trader forex...?

Mungkin jika Anda menemukan tulisan ini, Anda benar-benar lagi galau nih. Tapi sebagai orang yang pernah merasakan kuliah dan juga sedang merasakan menjadi trader forex; baiknya Anda lanjutkan untuk kuliah. Bahkan kuliah dengan baik dan benar.

"Bagaimana trading forexnya?"

"Baiknya trading forex dijalankan saat-saat santai, banyak waktu longgar dan tidak mengganggu aktifitas kuliah."


"Kuliah mencari ilmu dan trading forex mencari duit. Bukanka ilmu juga ujung-ujungnya untuk mencari duit? Jadi tidak perlu dong kuliah kalau sudah tahu jalan mencari duit. Kuliah malah membuang-buang duit."

"Oh, kamu memang lagi galau berat anak muda..! Hahahahaha.... Kalau kamu berfikir kritis seperti itu; kuliah tapi mikirnya trading forex ya kuliahmu terasa membosankan. Kamu jenuh duduk di kelas.... sungguh begitu membosankan jadi anak kuliah. Kamu jenuh kenapa kerjaan kamu cuma kuliah, rapat, pulang, kuliah, rapat, pulang, itu-itu saja. Pacar gak punya... Kasihan banget anak ini..! Hahahaha

"Lalu bagaimana: pilih kuliah atau menjadi trader forex?"

"Baiknya buang jauh-jauh pikiran negatif kamu itu. Buang“Apa sih gunanya  kuliah? ngabisin duit dan waktu aja, nyatanya setelah tamat nanti toh kau susah dapat kerjaan juga. Lihat saja tiap tahunnya ribuan sarjana diwisuda, padahal lowongan kerja yang tersedia hanya sedikit”.Ya, contoh pemikiran itu dibuang jauh-jauh. Meski setengah benar, tetapi kamu tidak boleh jadi 'setengah gila'.

"Koq bisa begitu?"

"'Mahasiswa merupakan maha pencari ilmu dan dituntut untuk mengabdi kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmunya di lingkungan masyarakat.' Nah, mikirnya kamu  seperti itu..! Galau-mu itu dibuang dan diisi pola pikir yang cerdas. Kamu kuliah jangan karena untuk mencari pekerjaan ataupun mencari gelar yang bergengsi... Karena suatu saat setelah tamat kuliah pun, kadang malu untuk memasang gelar kesarjanaan kamu itu. Karena kamu akan menjadi orang yang rendah hati, low profil... Ini berkat ilmu yang kamu dapatkan di kuliahan. Ya, kamu itu dituntut untuk lebih aktif dalam mengamalkan ilmunya ke dunia masyarakat. Kamu akan dihargai masyarakat, karena di lingkungan masyarakat, mahasiswa dan sarjana itu dianggap  motor penggerak yang berperan aktif dalam menghidupkan kegiatan di lingkungan masyarakat. Mahasiswa dan juga sarjana  dipandang oleh masyarakat sebagai orang yang berintelektual dan bermoral. Mereka merasa bahwa kehadiran kamu itu dibutuhkan..!"

"Tapi saya tidak ingin meninggalkan trading forex?"

"Ya siapa yang melarang...! Aktifitas trading forex bisa dilanjutkan, tetapi harus tetap menjaga tujuan kuliahnya. Jangan sampai aktifitas trading forex mengganggu kuliah, atau parahnya trading forex memperlambat kamu lulus kuliah...! Parah lagi jika pola pikir kamu, "Kuliah jangan sampai mengganggu kegiatan trading forex...!" Wah, suatu saat pernyataan itu akan mejadi sebab penyesalan seumur hidup."

"Apakah forex itu mudah untuk tempat mencari duit?"

"Nah, seharusnya pertanyaan itu yang kamu tanyakan pada dirimu sendiri... sebelum membuat pertanyaan pilih kuliah atau menjadi trader forex. Trading Forex  itu sulit,lebih sulit dari pada main Poker. Bisnis forex itu tenang di permukaannya saja, padahal kenyataan ... dibawahnya ada arena pembantaian berlangsung dan tidak ada belas kasihan... Mereka yang tidak bisa bertahan, tidak menguasai skill,  dan tidak bisa mensiasati kemenangan terhadap perang melawan 'penjaga harta karun forex'  ... mereka akan menderita hidupnya. Mengapa? Goa yang penuh batu-batu akan ambruk menimbun sang pencari harta karun... dan yang tersisa adalah tinggal akun-akun kosong yang menjadi bangkai.... Namun siapa yang berhasil, mereka hanya sedikit... 'mereka yang selamat dari kutukan forex' "

"Bagaimana agar saya selamat dari kutukan forex?"

"Oh, itu ada maharnya...! whuakakakakakakkaa"

"Koq ada maharnya?"

"Ya orang konsultasi pingin dagangannya laris juga pakai mahar... Orang ingin disayang orang lain saja pakai mahar... Wajar dong ingin selamat dari kutukan ya jauh lebih besar maharnya... whuahahahahaa!"

"Hahahahahaahahaa...! Berapa maharnya?"

"Maharnya buat bayar kuliahmu saja...! Selesaikan kuliahmu dan manfaatkan waktu luangmu untuk belajar tentang forex. Hanya itu untuk menghindari kutukan forex. Karena Mr Forex sayang dan peduli kepada para mahasiswa...! whuaahahahahahaha

"Saya mengakui; trading saya masih sering floating minus, tidak bisa menganalisa secara baik, saya juga sering loss dan MC.."

"Trading kamu masih begitu, tetapi kamu sudah bosan kuliah... mau jadi apa kamu? whuahahahaha...."

"Apa yang harus saya lakukan?"

"Selesaikan kuliahmu...! Jika sedang menyelesaikan skripsi.. selesaikanlah jangan menunda-nunda waktu, toh nanti ketemu sendiri juga.  Forex masih ada 1000 tahun lagi anak muda..! Kasihan orang tuamu kalau kuliahmu yang selesainya 100 tahun lagi...!"

hix hix hix hix hix hix....

"Sekarang apa yang Anda pikirkan: Pilih Kuliah atau Menjadi Trader Forex?

Kepareng....!

PENGGUNAAN INDIKATOR DALAM TRADING FOREX

Sepertinya perbincangan tentang penggunaan indikator dalam trading forex ini menarik.. Posting, aaaah...!

Baru saja ada newbie bertanya sama saya, "Apakah Om menggunakan indikator buat trading?"

"Iya mas..!" jawabku.

"Indikator yang bagaimana?" tanyanya lagi.

"Ya yang ada di MT4.." jawabku lagi.

"Mengapa menggunakan indikator seperti itu Om? Bukankah Semua indikator yang dibangun di sekitar HARGA ACTION itu diambil dari experience harga di masa lalu? Jadi Indikator itu memberi tahu kan informasi yang selalu terlambat. Karena Indikator mengikuti harga."

"Iya, tetapi kalau indikator yang di Mt4 itu tidak ada gunanya, ngapain juga dipasang disana? Repot amat...? Memenuhi mt4 saja, kan lebih baik dipasang foto artis siapa kek biar tradernya melek..! Cocok kalau dipasang fotonya Aura Kasih, kalii ya..." kataku membela diri... "Memangnya kamu bagaimana dalam trading?"

"Saya menggunakan 'price action' Om... Bagi saya, price action itu memberitahukan harga di masa depan." jawabnya bangga.

"Ente sudah profit konsisten dengan price action kamu itu?" tanya saya lagi.

"Ya, belum Om.. Masih terus belajar nih cara mengendalikan ego.. Tapi saya yakin Om, trading menggunakan indikator itu kurang smart. Menurut saya penggunaan indikator dalam trading forex mungkin hanya layak dipakai hanya untuk 'mengerti' saja Om, biar paham indikator. Kan lucu kalau trader gak ngerti indikator?" jawabnya.

"Oh gitu yah..! Tapi meskipun saya hanya menggunakan indikator dan tool-tool di mt4 saya juga menggunakan indikator anugerah Tuhan, Mas.. Indikator mata, indikator intuisi...dan indikator akal" kata saya membela diri.

"Wah, bagaimana itu Om..? tanya dia yang saya anggap aneh.

"Lho, katanya kamu hanya butuh 'price action' dalam tradingmu? Mengapa masih mengejar 'ilmu indikator'ku"?

"Soalnya saya baru dengar Om; ada indikator mata, indikator intuisi dan indikator akal yang bisa digunakan dalam trading forex." jawabnya penasaran juga...

"Makanya jangan fanatik dulu terhadap apa yang digandrunginya, ilmu forex itu seluas samudera... dan bicara kemampuan; di atas langit masih ada langit. Saya menghargai pengetahuan Anda tentang price action, dan saya sepakat bahwa ilmu price action itu bagus diterapkan dalam trading, tapi ya jangan merendahkan orang yang menggunakan indikator dong..!"

"Iya Om.. maaf." katanya sepertinya menyesal.

"Masalah style trading juga masalah selera mas, tidak bisa diperdebatkan. Kalau semua trader menggunakan price action, kan kasihan juga mereka yang jualan indikator. Nanti gak laku...! Apalagi kalau tradingnya jeblok, anak-anaknya mau makan apa mas...hehehehe."

"Jadi menurut Om Ninjaa, penggunaan indikator dalam trading meski indikatornya repaint, indikator mengikuti harga... tidak masalah digunakan?"

"Bagi saya tidak ada masalah, mereka yang menggunakan price action maupun indikator, juga tidak ada jaminan pasti profit koq. Hasil akhir itu kan ditentukan oleh banyak faktor. Misal faktor kecerdasan trader dalam mensiasati kesalahan, faktor psikologis, faktor penggunaan MM dll. Jadi seorang trader gak boleh merasa benar sendiri.. forex itu bukan agama...! Tidak ada aturan baku dari 'nabi' tertentu agar menggunakan ini, itu.. dilarang anu..dsb. Siapa yang berhasil mengeksplorasi pengetahuan dan pengalamannya sebagai trader, mereka berhak untuk sukses; terlepas 'alat bantu' apa yang mereka gunakan...!"

"Hemmm... saya koq jadi bingung dan pusing Om Ninjaa..!"

"Alhamdulillah, itu artinya kamu masih punya kepala...!"

whuakakakakakakkakakakaaaaa.......!


BELAJAR TRADING FOREX DARI TRADER JABLAY

Koq ada juga ya Trader Jablay..? Ya...! Menurut saya; Bahkan trader-trader jablay ini yang peluang suksesnya lebih besar. Mengapa bisa begitu? Nah, inilah yang akan saya bahas pada  kali ini. Mari kita belajar trading forex dari trader jablay.

Jablay bahasa gaulnya itu "jarang dibelai" sedang trader itu ya pelaku trading. Trader Jablay berarti pelaku trading yang jarang dibelai. Kalau jarang dibelai.. lebih umum lagi dia masih single; (bisa bujangan atau gadis), sendirian... Trader kesepian... whuahahahahaa

Dalam konteks ini, maka trader jablay adalah trader yang sering galau. hix hix hix hix hix... Padahal potensi trader jablay saya terawang dengan 'bola ajaib' bagus hehehehe: Saya melihatnya banyak "Kebebasan mengatur waktu". Jika dalam bisnis trading forex ini, 'tidak banyak gangguan' dari sisi pekerjaan. Bahkan lebih bisa menentukan jam kerja sendiri, suka-suka tidak tergantung sama jam kantoran.  Mau mulai lebih pagi bisa.. atau mulainya siangan karena harus nganter anak janda sebelah ke sekolah juga bisa banget. Kan Jablay....!?

Kebebasan mengatur waktu itu; bisa dipilih buat belajar, praktek maupun evaluasi trading. Trader yang sibuk tidak lebih bagus peluangnya untuk sukses dibanding yang memiliki banyak waktu longgar. Dan Trader Jablay memiliki dan menguasai waktu untuk itu...!

Jika trader jablay ini seorang bujangan dan lagi 'jatuh cinta', pelatihan berdisiplin sudah dimulai; Misal malam minggu jadwal apel, jam 7 malem sudah standbye di depan rumah pintu do'i dan jam 9 malem cabut. Jika yang menemui ternyata orang tuanya dan  si doi gak muncul-muncul, disiplin banget untuk  cabut dari rumah dengan alasan dibuat-buat. Tuh kan? Trader jablay itu sudah banyak latihan disiplin.. Jadi kalau diterapkan dalam trading, kecil lah.. gak ada masalah.

Trading itu butuh disiplin yag tinggi dan perlu latihan. Jika sudah latihan kayak gitu? Misal dalam trading mau OP; tentu akan mengingat 'jika masuk rumah si do'i, kalau yang bukain pintu si doi, ngeloyor masuk.... Jika orang tuanya yang bukain pintu, kabur ...! Nah, jika mau transaksi ternyata kita takut dan ragu-ragu.... ya jangan masuk, tutup laptop dulu. Ini bagian dari rencana trading. Trader jablay harus benar-benar memiliki kesabaran dan disiplin untuk mengikutinya. Meskipun hal ini bisa sulit, perlu jika Anda berharap untuk menjadi sukses, dan inilah alasan mengapa mengembangkan rencana itu sangat penting dan mendasar.

Trader Jablay itu sudah biasa latihan bersabar. Mau nembak gadis yang di taksir saja sudah sejak lama mengumpulkan kalimat-kalimat yang tepat agar analisa tidak salah dan "diterima". Betapa dia sabar dan belajar agar nantinya tidak berbuat kesalahan meski secara kebetulan. Jika ada pertemuan-pertemuan pun menjaga sikap agar ada simpati padanya?

Apakah ini skenario yang benar-benar masuk akal?

Trader jablay jatuh cinta adalah karena suatu alasan. "menembak do'i" juga karena suatu alasan, kabur dari pertemuan dengan orang tuanya juga karena suatu alasan. Bisa saja, kan namanya trader jablay .. ;kendaraannya butut, minyak wangi pun masih murahan.. kalau ketahuan bapak si do'i ...kalau pas seleranya sama kan jadi ketahuan... whuakakakakakaa. Sementara kabur dulu, gampang nanti kalau sudah jadian sm anaknya.. boleh pake bareng-bareng tuh minyak wangi.

Jika sebelum Anda memasuki perdagangan, Anda memiliki alasan yang kuat untuk membangun take profit dan membatasi tingkat kerugian, ...

Bagaimana jika kondisi tertentu market berubah...

Haiyah...! Santai saja... Kalau trader jablay santai ...: anggap saja rencanaya gagal untuk mendapatkan si doi anaknya haji Sulam.  Kan masih ada yang lain, Anjasmara... mau saingan sama Patih Logender...!

Tetapi kalau  saya teruskan, gak habis-habis nih...!  Cukup buat hiburan sore aja menanti berbuka puasa.

Silahkan diambil pelajarannya.. !

Kepareng...





Sunday, July 14, 2013

TIPS TRADING FOREX UNTUK TRADER PEMULA

Terima kasih telah mampir ke Warung trader: Warung trader. Banyak menu untuk dipilih dan bisa Anda nikmati; free...!

Kali ini saya mau bicara tips trading forex untuk trader, khususnya buat trader pemula. Para senior sudah tidak membutuhkan lagi, "sudah tidak ada yang perlu dibahas". Tetapi bagi pemula, pengulangan nasihat itu penting. Maka nasihat harus diulang dan membaca kembali nasihat adalah pekerjaan yang baik.

Jika Anda para trader forex pemula sudah mendapatkan profit konsisten, itu sudah bagus dan mendengarkan nasihat adalah tindakan yang bijaksana agar tidak terpeleset hal-hal yang sepele. Sudah dipahami bahwa forex itu naik turun, tetapi bagaimana trading kita meski naik turun tetapi masih dalam koridor menuju peningkatan dan membuat grafik yang naik adalah pekerjaan luar biasa.

Ingat: "Pengulangan adalah ibu dari studi"

Jadi, tidak ada salahnya Anda membaca berulang-ulang materi atau artikel yang Anda rasa harus dijadikan sebagai perilaku atau akhlak trading. Demi kepentingan meningkatkan kualitas keuntungan Anda juga... Siapa yang butuh, just do it..! Tidak butuh, lewati...!


Mari kita lihat yang paling penting dan dasar teknik trading bagi trader forex pemula.

1. Saran saya adalah untuk mengambil dari 1 sampai 2% risk dari modal yang diinvestasikan per perdagangan, niatkan dulu untuk mengasah keterampilan... Belajar butuh waktu lama, kalau tidak ingin tergilas kehancuran.  Jika Anda mengambil lebih dari satu perdagangan untuk satu pasangan mata uang, risiko bisa lebih kecil. Tidak peduli seberapa efisien dan sempurna sistem trading Anda, mengurangi risiko sesedikit mungkin sangat penting untuk bisa trading terus menerus.Pola pikir 'asal tidak MC' dikedepankan... Hal ini sangat penting, terutama ketika Anda seorang trader harian atau daily trader yang membuat 4-10 perdagangan per hari.


2. Selanjutnya selalu masuk perdagangan sesuai dengan rencana Anda. Jangan pernah memasuki pasar hanya karena Anda ingin, tanpa memperhatikan  perhitungan matematika (risk reward) dan indikator yang dipilih untuk pengambilan sinyal.


3. Mengurangi kerugian dan memperbanyak keuntungan. Jika Anda sudah sesuai planning trading Anda, yang dibutuhkan adalah kesabaran, mengendalikan emosi dan jauhi euforia.
Dalam trading forex godaan datang akan silih berganti. Misalnya terburu-buru untuk masuk perdagangan (transaksi), ingin hasil banyak setiap transaksinya. Akibatnya jika market bergerak tidak sesuai keinginan; bingung sendiri, stress, dan selalu ragu-ragu untuk melakukan sesuatu. AKhirnya trading menjadi kacau dan akan keluar dari rencana.  Pilihan terbaik di sini adalah selalu merencanakan di mana Anda akan masuk dan keluar dari perdagangan.

Jika pasar mengambil uang Anda karena loss- buatlah porsi sekecil mungkin. Bahkan jika stop loss tersentuh dan harga kembali - Anda tidak bisa memprediksi segala sesuatu koq, jadi lupakan saja, tidak perlu disesali dan mencari kesempatan lain, juga masih banyak. Tujuan akhirnya adalah akumulasi keuntungan (profit) lebih banyak daripada kerugian dalam sejumlah perdagangan.

4. Selalu mengikuti perkembangan berita ekonomi dunia yang berkenaan dengan forex. Strategi perdagangan teknis harus benar-benar diterapkan. Biasanya trader pemula selalu dikacaukan tradingnya oleh efek fundamental. Maka trader pemula harus hati-hati... Banyak materi tentang masalah tersebut di Warung trader ini, silahkan baca-baca kembali biar saya tidak perlu mengulangnya.

5. Membalas dendam terhadap pasar adalah kesalahan umum yang sering dibuat trader pemula bahkan kebanyakan trader forex..Trader yang pernah terjebak dalam sifat serakah ketika mereka profit biasanya akan mengalami loss dalam trading-trading mereka yang berikutnya. Apabila sadar maka biasanya akan berlanjut ke masalah psikologis trading yang bernama balas dendam. Ini perilaku yang  tidak sehat.  Setiap trader sudah banyak memiliki pengalaman pahit berkenaan dengan balas dendam ini. Jika sifat ini menggoda Anda, baiknya; Satu-satunya keputusan yang bijaksana adalah Anda harus  menghentikan perdagangan dan tinggalkan komputer. Anda mungkin harus mendinginkan kepala dan diam-diam menganalisis kesalahan Anda pada hari berikutnya. Setelah beberapa hari, pikiran Anda akan menjadi fresh lagi dari setiap pemikiran balas dendam dan kemudian Anda bisa memulai trading lagi.

Semoga ini bisa menjadi nasihat yang baik buat kita semua...Saatnya kita memiliki karakter trading forex yang berkualitas...

Kabar baiknya adalah Anda BISA..!

Demikian tips trading untuk Trader Forex Pemula semoga bermanfaat... aamiin

Saturday, July 13, 2013

KIAT MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN

Saya mau menulis yang enteng-enteng saja; tentang kiat mengembangkan kemampuan. Disadari atau tidak seseorang itu sesungguhnya memiliki kemampuan tersembunyi  yakni kemampuan dibidang tertentu. Tetapi kadang tidak tahu malah bingung sendiri "aku tidak memiliki kemampuan lebih.." Itu yang selalu dikatakan pada diri sendiri... Benarkah demikian?

Saya memiliki pengalaman yang sangat penting dalam  hidupku. Beberapa pengalaman mungkin perlu ada yang harus saya tulis. Pengalaman yang akan saya tulis ini terjadi  pada tahun 1996. Saat itu saya seorang aktivis kampus yang akan menyelenggarakan kegiatan MSQ (Musyabaqoh Syarhil Qur'an) tingkat nasional di Solo. Sebagai panitia, kami berusaha maksimal dalam upaya mensukseskan kegiatan tersebut. Sayangnya, sampai hari-hari mendekati waktu kegiatan, dana yang dibutuhkan tidak terkumpul sesuai target. Bahkan, rencana juara 1 yakni umroh sesuai yang dijanjikan panitia, terancam batal. Pembagian hadiah untuk peserta juga harus pas-pasan. Rapat panitia diadakan bahkan melibatkan dosen; beberapa panitia berpendapat,"kegiatan harus digagalkan". Saya mengatakan dalam rapat itu, "Kegiatan harus berlanjut..! Kita mampu melakukannya.. Kekurangan itu wajar disetiap usaha apapun, tetapi jangan menghalangi kemampuan kita untuk melakukannya..!"

Singkat cerita, kegiatan MSQ itu pun terlaksana...

Sehari menjelang acara digelar itu, peserta dari seluruh Indonesia yang bisa mengikuti hanya 20 orang mahasiswa. Mereka saya kumpulkan, bahkan saya tempatkan di kontrakan saya. Saya ajak makan-makan.. dan sedikit saya iringi musik slow... dan saya mulai menyampaikan 'kejujuran' ceramah dihadapan mereka. "......Kami ternyata tidak bisa menyenangkan semua orang, padahal kami sudah berusaha maksimal untuk itu... Kami tidak bisa memenuhi janji kepada semua orang, padahal kami sudah berusaha optimal untuk itu. Sampai kami menyadari, bahwa yang menentukan 'hasil akhir' itu ada kekuatan lain diluar kekuatan manusia, dan diluar kekuatan apapun di dunia ini. Hanya kekuatan Tuhan Yang Maha Mengabulkan...! Demikian juga rencana kami panitia; keinginan  sukses terhadap penyelenggaraan lomba ini untuk memuaskan semua pihak  dan janji-janji kami terhadap peserta lomba MSQ, semuanya sudah kami lakukan sebaik-baiknya. Kami sudah bekerja keras.... Namun Sang Pemilik Kekuatan Lain Yang Maha Dahsyat ternyata belum mengabulkannya... Kami menginginkan keadilan dan pengertian semua pihak atas semua takdir yang sedang berjalan ini... Jadi terpaksa  kami sampaikan disini; hadiah untuk peserta lomba yang akan kawan-kawan terima, tidak bisa sesuai janji kami di proposal... Jika ada yang tidak rela atas keputusan dan takdir Tuhan, kami rela dituntut...!" kata saya menjelaskan, yang saat itu masih muda dan gondrong..!

Yah... kalimat-kalimat saya meluncur dari mulut begitu saja... bla-bla-bla.....(Saat itu kata-kata saya full semangat -berusaha meyakinkan-, maklum karena saya masih muda hahahaha...-kalau saya ingat kejadian itu juga merasa lucu hahahaha) mencoba  mempengaruhi mereka untuk membangkitkan kefahaman dan kesadaran tentang yang terjadi dan seharusnya terjadi ...! Satu kunci yang saya pegang, "Mereka mungkin berani melawan saya... tapi mungkin mereka tidak  berani melawan kekuasaan Tuhan. Apalagi mereka adalah orang-orang yang faham betul tentang ajaran-ajaran Islam.... Tetapi apapun keputusan peserta, kami harus siap kemungkinan yang akan terjadi."

Kemudian antar  peserta berembuk dan memutuskan;  mereka memafkan panitia, menghargai apa yang telah diusahakan panitia, menghargai usaha keras panitia, dan  menghargai kejujuran panitia... Akhirnya, loloslah kami (panitia) dari masalah tidak bisa memenuhi janji umroh bagi juara pertama... Mereka (peserta) memahami keadaan yang tejadi. Mereka dengan ikhlas menerima berapapun hadiah yang mereka terima dari panitia... Alhamdulillah, kami pun bebas dari masalah tuntutan. Meski tidak ada hadiah umroh untuk pemenang pertama.

Pembaca yang budiman,
Kisah itu kisah nyata...terjadi tahun 1996. Apa yang bisa diambil dari kisah pertama itu? Mari kita lanjutkan....

Apa alasan keberanian saya memutuskan untuk mengumpulkan peserta dan menyampaikan sebuah kejujuran?

Inilah yang penting pembaca...
Saya ini memiliki  kemampuan yang saya sadari sebagai "pede" percaya diri... Kurang ajar memang, tapi sah-sah saja kan? Karena saya pikir, saya ini harus memiliki kemampuan, talenta, keterampilan, pengetahuan, kapasitas dan semua ke-pede-an saya yang memungkinkan mampu memberi performa yang sangat baik. Meski saya juga tidak tahu... saya memiliki kemampuan apa dan seperti apa... Saya hanya memiliki keyakinan dan modal keyakinan bahwa saya bisa melakukannya dan tidak peduli dengan hasil akhirnya. Saya pikir, "hasil akhir" itu  bukan urusan saya, tetapi urusan Tuhan. Saya hanya diberi hak menonton dan menerima hasil akhir. Saya hanya  mempertanggungjawabkan apa yang telah saya kerjakan bukan hasil akhirnya.. whuahahahahaaa.....! Sayangnya hukum di Indonesia gak gitu peraturannya yah... hahahahahahaa...! Kalau orang sudah berhati-hati berkendara di jalan raya, bahkan pelan di jalan posisi benar, eh nabrak orang yang menyeberang sembarangan... yang dihukum malah yang nabrak. Hehehehee.. intermezo saja..!

Kembali kepada kisah diatas, "apa kemampuan saya saat itu ?" Saya tidak tahu apa yang akan terjadi saat itu, bahkan sehari semalam gak bisa tidur... Dalam pikiran saya hanya berfikir, "Bagaimana cara saya  mempengaruhi  mereka agar menyadari, memaklumi dan menghargai apa yang telah kami kerjakan." Kemudian menemukanlah ide; mengumpulkan mereka dan berkata jujur atas apa yang sedang terjadi. Dan keyakinan saya saat itu (mungkin karena aku ini juga orang  yang pede..), "Saya akan mampu dan  berhasil mempengaruhi mereka dengan yang akan saya lakukan..!"

Pembaca yang budiman....
"Orang-orang yang mempunyai kemampuan itu menginspirasi kita" kata sebuah tulisan sakral Hindu yang pernah saya baca. Kemudian berkembang di dalam diri saya, bahwa "jika saya memiliki kemampuan maka itu akan menginspirasi mereka...!"

Nah, apa yang telah saya lakukan pada moment bertemu peserta lomba MSQ seperti yang saya kisahkan itu adalah mengeluarkan potensi kemampuan saya mempengaruhi mereka dan menciptakan "magnet" agar mereka terinspirasi. Dan inspirasi itu akan mengkristal "positif" yang membuat segala sesuatu..... everything its OK...!

Seperti yang dengan jelas ditunjukkan oleh pengalaman ini, kemampuan sangatlah penting untuk menciptakan kredibilitas -baik secara pribadi maupun organisasi-. Kemampuan-kemampuan kita menginspirasi kepercayaan orang lain, terutama ketika kemampuan-kemampuan tersebut memang secara specifik dibutuhkan untuk tugas di depan mata. Kemampuan-kemampuan kita juga memberi kita keyakinan diri bahwa kita sanggup melakukan apa yang perlu harus dilakukan.

Akhirnya ijinkan jika saya bertanya kepada Anda:
  1. Kemampuan apa saja yang Anda miliki, yang menjadikan Anda layak menginspirasi orang lain dan keyakinan rang lain?
  2. Pengalaman apa yang pernah atau belum pernah Anda alami dalam mengembangkan kemampuan-kemampuan, yang mempengaruhi keyakinan diri Anda sendiri?
  3. Bagaimana sikap dan pendekatan Anda dalam memperbaiki kemampuan-kemampuan Anda yang sekarang dan mengembangkan kemampuan-kemampuan yang baru?
Kiat mengembangkan kemampuan adalah dengan belajar, banyak membaca, menyimak pengalaman orang lain dan mendapatkan inspirasi dari mereka... mengasah keterampilan yang menjadi bidangnya, dan keberanian untuk bertindak. Hasil akhir serahkan sama Yang Maha Kuasa.

Semoga kisah ini menginspirasi Anda...! Sampai  ketemu di kisah selanjutnya...

Saya Trader







TAHAPAN TRADER FOREX UNTUK SUKSES

Apa kamu kira sukses di trading itu gampang? Oh No! Siapa mau sukses di forex harus meniti tahapan-tahapan trader sukses berikut ini:

Pertama: Di kandani masih sok ngeyelan...
Kedua: Menyadari setelah masuk lubang..!
Ketiga: Beberapa waktu kemudian lupa lagi, makanya harus masuk lubang yang sama.
Keempat: Ganti guru, karena malu bertemu dengan penasihat pertama (guru) yg "tidak terpake" nasihatnya.
Kelima: Guru baru memberi konsep baru, dia belajar dari nol lagi.
Keenam: Masuk lubang lagi, karena terpengaruh suksesnya orang lain dan terpengaruh dengan rejeki orang lain. Akhirnya mindset berubah. Gurunya pun mulai dicuekin; ganti guru lagi.
Ketujuh: Idealisme seorang trader muncul... berusaha menciptakan inovsi-inovasi trading...! Tetapi untuk observasi di akun demo kurang greget (akhirnya ke akun real) dan harus masuk lubang yang lain lagi.
Kedelapan: Penasaran semakin tinggi.. makanya tidak pernah berhenti; jatuh bangun sebagai trader.
Kesembilan: Mulai mengenal karakteristik dan style tradingnya sendiri. Trading sudah mulai bagus... Sayang, sudah tidak ada modal lagi...!

Kesepuluh:Nyari modal gretongan. Dikumpulin dikit-dikit ketika mau di WD ...MC dulu. Ternyata dalam perjalanan, praktek tidak semudah teori... Asem lah!
Kesebelas: Belajar lagi otodidak... Merasa siap..
Keduabelas: Ngakak sendiri karena sudah berani berpendapat, " Asem, ternyata forex cuma kayak gitu..! Mengapa baru sadar setelah tidak punya duit?"

Ketigabelas: Apes, sukses dirasa masih jauh. Mikir duit yang telah hilang dulu...
Keempatbelas: Menanti tahapan sukses...

Kelimabelas: Sukses mentertawai diri sendiri... whuahahhahahaha

Ampuuuun guruuuuuuuuuuuuuuu..! Kabooooooorrrrr.....!!!!

*Tulisan ini mengandung unsur canda. Jangan marah ya? hehehehe.

MENGAPA HASIL TRADING AKUN REAL TIDAK SEBAGUS DI AKUN DEMO?

Kultum malam ini saya peruntukkan buat trader pemula, dan pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa hasil trading di akun real tidak sebagus trading di akun demo? Ataukah Anda merasakan hal yang sama? Atau Anda malah tidak pernah di akun demo? hahahaha... hidup adalah pilihan.. !

Pertanyaan yang wajar dan masuk akal. Saya ini sudah lama menjadi trader (tapi koq ya masih newbie, gak jadi master-master....whuahahhahaa); pernah berdarah-darah, pernah MC kemudian menangis... pernah merasakan enaknya.. Pokoknya lengkap sudah yang saya alami. Jadi banyak pengalaman... pahit maupun manis. Tapi saya selalu ingat seorang kawan saya, Malwapati... Temenku itu selalu bilang, " Betapa Indahnya berbagi...!"


Untuk pertanyaan mengapa hasil trading di akun real tidak sebagus trading di akun demo? Barangkali pendapat saya ini bisa menjadi pencerahan buat Anda. Tetapi saya jawab sesuai pengalaman saya saja ya.. karena bisa jadi pengalaman orang lain berbeda, dan jawabannya pun berbeda. Tidak apa-apa.. Tidak bayar juga koq. hehehehe.

Perbedaan antara akun demo dan akun real, signifikan harus diperhitungkan oleh trader ketika mengkaji nilai dari strategi perdagangan tertentu.

Kita lihat: Dalam praktek - Pada akun demo sering kali  tidak memiliki rasa takut kehilangan modal. Dan karena itu, kadang ada posisi terbuka dibiarkan saja bahkan sampai di hari selanjutnya. Jika posisi benar maka bisa profit besar. Jika posisi salah, tinggal bikin akun demo yang baru lagi... khakhakhakhaa...! Jika akun real, tidak akan dibiarkan begitu saja, apalagi ditungguin chartnya; begitu plus 10 pip main sikat...! Ketika minus banyak, dibiarkan...berharap kembali ! Dia tidak bikin akun baru lagi lalu deposit, proyek mengembalikan posisi adalah prioritasnya. Kemudian banyak masalah ditemui dalam perjalanan tradingnya, akhirnya pikiran kacau... dan MC juga.

Kalau yang saya sebutkan itu alasan klasik lah Bos...! Semua trader tahu itu... Tetapi jika diamati lebih jauh lagi:

Terkait dengan eksekusi.
Ada perbedaan kinerja antara perdagangan live account dan demo account yang dapat dikaitkan dengan masalah eksekusi. Yang akhirnya hasil yang dicapai dari trading di demo account dapat berbeda jauh dari hasil live trading yang sebenarnya.
  1. Broker forex tidak mungkin dan tidak pernah memberikat 'quote harga' untuk trader akun demo. Artinya, pasar tidak requote saat kita eksekusi. Tetapi jika akun live... atau akun real... mau klik open posisi saja sulitnya minta ampun... hehehehe. Anda sering menemui yang seperti itu?
  2. Harga yang ditawarkan broker dan spread yang menangani perdagangan demo mungkin berbeda dari harga yang disediakan untuk account live trading. Ini juga menyebalkan..! Kadang-kadang spread melebar tanpa ampun di akun real... huhft..!
  3. Broker bisa mengeksekusi stop order (close) di akun demo, masuk akun history.. hadeeuuh cepatnya... cling hilang..! Kalau di akun live? Ah, Anda mulai senyum-senyum, tahu yang kutahu.. whuahahahhahaaa..
Terkait dengan akun real / live dan demo
  1. Kurangnya komitmen emosional yang mungkin terjadi ketika tidak ada uang beneran. Pola pikiranya, "ah.. cuma demo..!" Jadi dia pikir trading itu mudah, tinggal klak klik dapat duit, tanpa masalah dalam trading. Sementara begitu di akun real, banyak "masalah" terjadi.. masalah inilah yang pada akhirnya menghambat profit, bahkan pada akhirnya duit modal habis. Karena dia trading dengan pola pikir berbeda; "ternyata banyak masalah; floating minus gak selesai-selesai, mau cut loss sayang... mau dibiarkan nanti tambah banyak kerugian.. dll. Akhirnya kerja dengan pikiran kacau, sudah pasti hasilnya bisa kita tebak...
  2. Kegagalan trader untuk mengikuti rencana perdagangan mereka. Akibatnya, trader mengembangkan disiplin yang buruk. Misalnya, saat demo ada swap tapi kan pikiran kita biasa tidak terbebani... Begitu di real, beda lagi..."Lagi minus-minus, swap jalan terus...!" Terhadap apa yang harus dilakukan, bingung...!. hehehehe.
  3. Trader mungkin tergoda untuk overtrade atau kurang mengevaluasi risiko ketika perdagangan di demo account. Perilaku ini kemudian dapat memiliki konsekuensi negatif yang serius ketika mereka beralih dan terlibat dalam live trading. Kebiasaan di demo yang buruk akan terjadi di akun real.
Lalu bagaimana baiknya?
Coba Pertimbangkan Menggunakan Micro Account Daripada Demo Account!

Untuk menyiasati beberapa penyebab perbedaan tersebut (kinerja antara live account dan demo), beberapa trader telah memilih untuk membuka rekening mikrocent atau mini dengan broker forex tertentu, menggunakan sejumlah kecil dana. Untuk membuka akun microcent bisa di fxclearing, silahkan buka akun realnya, daftar dan panduannya sudah saya jelaskan lengkap diblog ini.

Strategi ini memungkinkan mereka untuk menguji broker forex atau strategi tradingnya dalam lingkungan trading, sementara tidak menempatkan dana utama mereka pada akun yang beresiko tinggi.

Lalu Bagaimana jika di demo akun juga masih MC?
Oh, mungkin gak cocok jadi tukang demo...! Langsung saja ke real, siapa tahu cocoknya di akun real...!

Lalu bagaimana jika di akun real juga MC?
Oh, itu harus kembali ke akun demo...

Lalu bagaimana jika di demo dan di real juga MC?
Oh, malah gampang..itu. Tinggalkan forex. Usaha yang lain saja... kan masih banyak jalan. Jalan rejeki bukan dari forex saja.

Lalu bagaimana jika di usaha lain juga gagal?
Oh, selama ada jatah rejeki buat kamu... kamu masih bisa hidup koq.

Lalu bagaimana bisa hidup bahagia jika usaha gagal?
Oh, ceritanya kamu ingin bahagia??? Ingin bahagia...? Kamu belum aja melakoni hidupmu sudah mengeluh... Kamu tuh sudah tidak bahagia dari sekarang...! Ya patut sudah meramalkan tidak akan bahagia di masa mendatang....!

Koq Kang Ninjaa malah marah-marah...?!
Oh, nggak.. gemes saja..! Bagi saya, jika watak seperti kamu itu di elus-elus...kamu akan semakin manja. Kamu tuh sebenarnya hanya ingin curhat..dan curhatmu didengarkan, bukan ingin solusi..!

xixixixixixiiixiixiixixiixiixixxixx................ sudah-sudah...! Nanti gak selesai-selesai...!

Waduh, kultumnya malah jadi KULTUM =Kuliah Tujuh Belas Menit ... whuahahahha

Okey, sekian saja.. semoga Anda puas dengan jawaban untuk pertanyaan: "Mengapa hasil trading di akun real tidak sebagus trading di akun demo?"

Jika belum puas, saya memang bukan laki-laki pemuas... apalagi pemuas hidung belang..! wekekekekekke

Friday, July 12, 2013

KISAH TRADER PALING SUKSES DI INDONESIA

Ini kisah yang saya harapkan menjadi kisah paling menarik sepanjang sejarah perforexan Indonesia. Ini tentang trader yang akan paling sukses di Indonesia. Saya harap begitu.. Saya punya harapan sobat-sobat yang terlibat di dalam tulisan ini suatu saat menjadi trader paling sukses di Indonesia.. aamiin.

Sebelumnya saya mohon maaf, kepada sobat-sobat yang terlibat dalam tulisan saya ini. Dengan selalu menjaga rahasia privacy sobat tentunya. Ini akan menjadi pelajaran yang mahal dan sangat berharga. Tetapi sekali lagi saya mendoakan; semoga sobat-sobat semua menjadi trader paling sukses di Indonesia... aamiin.

Jika flashback .. mereka ini adalah orang-orang yang pernah "menderita". Inilah kisah nyatanya:

Di suatu negeri entah berantah... tinggallah beberapa orang trader; ada sekitar 8 orang trader di salah satu rumah penduduk negeri itu. Mereka bukan kakak beradik atau keluarga, tetapi mereka adalah para trader yang sedang "bersembunyi" dari kejaran investor, leasing dan debt collector bank. Mereka datang dari berbagai kota. Berkumpul dalam satu rumah dengan latar belakang masing-masing dan memiliki kesamaan: "Sedang Bersembunyi.."

Apa yang telah dilakukannya sehingga harus bersembunyi? Saya tidak mungkin bisa menceritakan satu-persatu karena masing-masing membawa masalahnya sendiri. Mungkin cocoknya di sinetronkan bukan ditulis artikel. Semoga ada produser yang datang pada saya.... biar saya tulis naskahnya.... Hehehehehe...

Namun kesamaan mereka adalah: "Mereka orang-orang yang berani mengambil risiko terlalu besar di bisnis forex"

Kalimat yang "membingungkan" bagi saya, jika  saya dengar dari  orang sukses (bukan dari forex), mereka mengatakan: "Hanya orang sukses saja yang berani mengambil risiko besar."

Tetapi apa yang terjadi di sekeliling kita.. yang menimpa mereka para trader forex? Mereka berani mengambil risiko terlalu besar, tetapi apakah mereka menjadi sukses dan sangat sukses? Ini yang saya renungkan... !

Apakah kalimat orang sukses: "Hanya orang sukses saja yang berani mengambil risiko besar" itu 'haram' dipakai untuk trader forex? Jawaban ini berat untuk saya jawab, dan saya juga tidak suka mengawali polemik. Saya serahkan kepada Anda semua...

Lanjut kisah: Hari-hari berlalu, mereka stay dan bertahan... bulan berganti bulan.. sampai akhirnya "pudar" membawa kehidupannya masing-masing.

Selama berbulan-bulan itu, rumah itu bagai penjara... yang dibuatnya sendiri. Jika saya datang, saya pun harus ikut-ikutan 'ngumpet'; datang diam-diam dan kendaraan harus diparkir jauh dari rumah itu. "Ini mengenaskan...!" pikirku. "Seperti sarang teroris....Tapi mereka bukan teroris ya Allah...! Mereka adalah para korban... mereka korban dari keberanian mengambil risiko yang terlalu besar di forex....! Ada juga yang menjadi korban perilaku orang lain... tapi masih bermuara sama: FOREX.

Di dalam rumah tersebut banyak penghuni, tapi seperti kuburan... Terlebih jika ada tamu yang tak dikenal datang, " cukup ada yang mengintip, tidak kenal.. tinggal masuk kamar..! Jika dikenal, tapi disebutnya sebagai orang yang bermasalah, juga  tinggal masuk kamar."

Masih banyak kisah memilukan lainnya di rumah itu, tapi saya gak tega menceritakan ini kepada Anda. Cukuplah selintas kisah ini.. toh tujuanku menulis dan mengangkat kisah ini adalah karena HIKMAHNYA... yang tak ternilai harganya untuk menjadi renungan kita bersama yang masih menggeluti bisnis forex ini.

Point pentingnya adalah: Forex itu bisnis beresiko, sama seperti bisnis-bisnis lainnya... tetapi forex mampu mempengaruhi seseorang untuk "mengambil resiko terlalu besar", forex bisa mempengaruhi seseorang untuk serakah, forex bisa mempengaruhi seseorang untuk berbuat nekad, forex bisa mempengaruhi seseorang untuk menjadi miskin. forex bisa mempengaruhi seseorang untuk menjadi gila...!"

Bagaimana agar tidak bisa dipengaruhi hal-hal negatif semacam itu?



Sobat trader,.....

Forex itu lahan emas.. forex seperti harta karun.. tentu untuk bisa mengambilnya godaannya berat. Nah, siapa yang sanggup menahan godaan dialah yang selamat..! Dialah yang sukses sesukses-suksesnya.. insya Allah...!

Apa godaan trading forex? Jawabannya adalah: mimpi "tidak realistis" yang diikuti keserakahan dalam mencapainya.

Point kedua: Di bisnis forex, dahulukan berfikir resiko dibanding reward. Dahulukan "amang-amang daripada iming-iming", dahulukan pahitnya daripada manisnya...! Dahulukan pola pikir mengamankan modal daripada mikir keuntungannya.

Point ketiga: Buatlah planing atas kesuksesan Anda. Buat tangganya... karena Anda bisa menyisihkan kegagalan, seperti menyisihkan kotoran di tempat yang bersih. Yang dibutuhkan hanyalah alat. Temukan alat-alat  itu... dan gunakan untuk menyingkirkan kegagalanmu..! Kalau perlu berguru, bergurulah....! Kalau harus mengeluarkan uang, keluarkanlah...!

Point keempat: Kabar baiknya, Anda bisa...! Yah, bahkan Anda bisa menjadi trader paling sukses di Indonesia...!

Terakhir untuk para sahabatku semua, yang pernah tinggal di "Rumah Bermasalah" itu ... kuatkan jiwamu... Kehidupanmu membawa pelajaran hikmah berharga buat diri kalian dan soba-sobatmu yang lain...! Semoga di kehidupan sekarang keadaan kalian baik--baik saja... saya masih mendoakan kalian, semoga bisa sukses dan jika masih berkecimpung di dunia forex, saya masih berdo'a semoga kalian menjadi trader paling sukses di Indonesia. aamiin.

Semoga Anda dan kita semua dapat mengambil hikmah terbesar dari kisah ini... aamiin

Kepareng...!

BAGAIMANA AGAR AKUMULASI KEUNTUNGAN LEBIH BESAR DIBANDING KERUGIAN

"Cara untuk benar-benar sukses di forex adalah  memiliki keuntungan yang lebih besar dibanding kerugiannya."

Nah, itu kalimat yang simple tetapi aplikasi mencapainya sangat berat. Pengalaman semua trader juga mendasarkan kepadanya: ingin keuntungan lebih banyak daripada kerugiannya. Itu sudah dipahami setiap trader forex.Karena untuk menghindar dari loss itu bukan tugas yang harus dilakukan, karena itu tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Ya karena tidak ada orang yang tahu pergerakan market kedepan. Entah itu newbie atau master sekalipun, kerugian bisa saja tidak bisa dihindari. Sekali lagi, karena tidak ada yang tahu pergerakan market selanjutnya. Kita hanya bisa menganalisa dan memprediksi berdasarkan analisa teknikal dan fundamental.

Jadi wajar, keinginan trader adalah 'menekan kerugian' dan membuat lebih banyak keuntungan. Ini yang paling masuk akal bagi saya. Tetapi apakah selanjutnya menjadi segalanya mudah?

Tidak..! Buktinya masih banyak trader yang lebih banyak kerugiannya dibanding keuntungannya.

Apa yang bisa kita perbuat? Adakah solusi? Ini RESEPNYA... Resep bagaimana agar akumulasi keuntungan lebih besar dibanding kerugian dalam trading forex.

Berdasarkan pengalaman saya, pertama tentang 'menguji sistem trading', dalam menguji sistem trading ternyata membutuhkan waktu yang lama. Bahkan ketika kita sudah di account real, kita masih menyebutnya sebagai "uji sistem". Mungkin awal-awal percobaan bagus, bahkan sempat 'semangat' telah menemukan yang selama ini dicari. Tetapi suatu saat harus dibuat kecewa karena menerapkan sistem yang selama ini dipakainya  profit, harus berakhir menghabiskan modal kita. Lalu kita fokus pada sistem trading yang lain untuk mengobati kekecewaan tersebut. Maka perlu menguji sistem baru, membutuhkan waktu lagi...! Mengapa kita tidak fokus pada penyempurnaan sistem yang sudah ada? Yang kedua, ataukah habisnya duit kita karena tidak ada pengamanan dalam trading kita, dalam arti MM kita yang masih belum bener? Ataukah karena psikologi kita yang masih selalu "ketakutan" untuk OP maupun "bimbang" untuk cut loss? dll. Dibutuhkan instrospeksi diri mencari titik-titik kelemahan untuk selanjutnya diperbaiki.


Selanjutnya, kedua: Buatlah optimizable. Maksud saya adalah menciptakan kreasi atau mengembangkan sistem dan strategi untuk memaksimalkan profit. Mencari probabilitas risk dan reward yang baik, dsb. Kayaknya kalau dibahas akan memerlukan penjelasan yang panjang, lain waktu deh.

Ketiga: Prioritas pada transaksi-transaksi yang berkualitas. "Tidak ada moment yang tepat sesuai rule, ya tidak transaksi". Artinya lagi; benar-benar menjauhi tangan gatel.

Dengan beberapa komponen kunci itu tadi, insya Allah dapat mengembangkan dan mengoptimalkan keuntungan yang berakibat baik terhadap perdagangan. Keuntungan lebih besar daripada kerugian.

Itulah jawaban saya ketika ada yang bertanya," Bagaimana cara trading forex yang menghasilkan keuntungan dan meminimalisir kerugian. Bagaimana cara memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada kerugian. Bagaimana biar akumulasi keuntungan lebih besar dibanding kerugian...

Anda yang bisa mengubahnya...! Kabar baiknya adalah ANDA BISA..!

HAL-HAL YANG PERLU DIPERSIAPKAN SEBELUM TRADING FOREX

Ini kultum buat trader (pas kebetulan bertemu dengan bulan penuh berkah Ramadhan) Judulnya; hal-hal apa saja yang perlu disiapkan sebelum trading forex. Bacanya gak harus saat mau berbuka puasa hehehehe.

Mari kita mulai apa yang harus kita persiapkan sebelum trading forex. Semoga Anda tidak akan pernah melewatkannya:

  1. Berdo'a awali bismillah.. yakin bawa rejeki itu datangnya dari Allah swt.
  2. Siapkan snack atau minuman ringan.
  3. Butuh musik, mungkin... Okey, dengarkan musik.
  4. Membuka web www.forexfactory.com untuk melihat kalender ekonomi; mengetahui news-news apa saja yang terjadi di hari ini dan waktu news besar kapan terjadi.
  5.  Mengamati chart; high low, trend, lihat-lihat pair utama: EURUSD, GBPUSD, USDCHF, AUDUSD. dll (yang menjadi kesukaan Anda dalam memilih pair)
  6. Coba tarik tarik garis trendline, atau fibo.. untuk membuat plan trading Anda hari ini. Jika tidak menggunakan trendline, silahkan sesuaikan dengan sistem dan strategi yang Anda gunakan. Anda yang lebih tahu. Pastikan Anda berada di dalam planing.
  7. Jika hari jum'at; perlukah merencanakan trading 'jum'at malam sabtu'? Jika jum'at siang sudah profit lebih baik, malamnya tidak perlu buka chart... Lebih baik untuk kumpul-kumpul bareng keluarga. Ini namanya "mendahului weekend". 
  8. Pikirkan sejauh mana resiko disiapkan untuk hari ini. 
  9. Fokus pada profit... Ya Anda akan profit hari ini.. "Sabar menunggu moment", ini satu-satunya cara membuat hidup Anda dibayar...(^ _ ^
  10. Akhiri aktifitas trading dengan membaca hamdallah. "Alhamdulillah..."

ANDA BISA...!
Demikian kultum sore kali ini tentang hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum trading forex, sampai jumpa dilain kesempatan dengan judul yang berbeda.

Wednesday, July 10, 2013

KIAT BERTAHAN MENJADI TRADER FOREX


Banyak trader yang memiliki pengalaman pahit selama dia trading. Rasanya hidupnya seperti terhempas gelombang besar dipantai Ayah  (jika trader Kebumen). Hahahaha...  Ya ya.. memang butuh perjuangan  untuk bisa bertahan menjadi trader forex. Rasa pesimis membuat seorang trader berhenti mengejar impian, apalagi saat loss atau MC, rasanya dunia mau kiamat.. padahal ya belum ngerti kiamat itu seperti apa hahahahaa..... Setelah cukup waktu, dia bangkit lagi. Berusaha  lagi sekuat tenaga dan berjuang keras untuk mimpinya yang kembali muncul bagai  hantu cantik yang mempengaruhinya.  Intinya, dia ingin  bertahan di forex trading ini.

Apa kiatnya?

Kiat bertahan menjadi trader forex saya kira sudah banyak yang paham dan ingin mengambil tindakan. Cuma beberapa trader yang khususnya ‘baru saja MC’ pesimis duluan dan malas menggali masalah dan malas mencari solusi. Butuhnya yang paling penting adalah kedekatan sama Yang Maha Kuasa; rajin mengaji dan ke masjid. Hemm... ini strategi paling bagus. Tidak apa-apa dia menjauhi forex kalau dia menjadi orang yang lebih dekat kepada Tuhannya. 


Banyak juga trader yang setelah mengalami kegoncangan masih semangat agar tetap eksis di forex.  Bahkan menjadi rajin evaluasi di akhir pekan. Ya memang pelajaran dari loss yang sering terjadi sangat penting untuk diambil pelajarannya. Secara sadar kemudian mereka meningkatkan  kualitas tradingnya. Ini kiat pertama agar bisa bertahan menjadi seorang trader; kembali belajar dengan semangat dan mengevaluasi kegagalannya. Selama belajar dan psikologis kita belum siap trading, agar berhenti dulu... istirahat sebelum tambah dalam runyam urusannya; duit semakin habis. Setelah siap, baru lakukan evaluasi untuk langkah recovery.

Kiat yang kedua, adalah meningkatkan skill trading; dari pengelolaan moneny management, strategi yang akan digunakan, memperbaiki mindset trading dll. Setidaknya hal ini akan meminimalkan loss bahkan MC. 

Ketiga, mencoba untuk ingat loss disaat profit dan ingat profit manakala kita mengalami loss. Kita harus bertahan di forex. Perbaiki sistem manajemen dengan meraih profit konsisten meski tidak tergolong fantastis, tetapi minimal tidak akan MC lagi dan kalau loss ya jangan terlalu dekat dengan MC. Kalau terpaksa MC ya deposit lagi. Hehehehe. (kadang faktor loss dan MC kan juga bukan murni dari trader, tapi dari kondisi ‘alat perang’ dan keadaan ‘broker no conection’ hehehehe). 
Sebuah pengalaman  seperti membangun rumah tapi ambruk lagi dan bikin frustrasi. Nah, maka di situ dapat diambil kesimpulan bahwa kita harus membangun pondasi yang lebih kuat dari sebelumnya. Kemudian  kita harus proporsional dalam profit dan loss, jadi tidak terlalu over senang di kala profit dan tidak terlalu susah ketika loss. Harus stabil dalam psikis untuk menuju equity yang diharapkan dengan pondasi yang kuat.

Keempat, cobalah batasi kerugian, biar kita tidak langsung terjun kejurang MC. Jadi paling tidak kita bisa selalu menyiapkan pengaman. Ini ide bagus. Jika sudah ada pengaman di akun kita, disamping akun selamat kita juga merasa nyaman. Lainnya bisa KO sekejap, kita masih memiliki nyawa. Bener kan? Jadi kita harus bener2 siapkan diri untuk menerima kekalahan sebatas yang ayang kita toleransi.


Kelima, jangan biarkan kesedihan dan putus asa berlarut-larut, tidak sehat. Sedih dan frustrasi itu wajar tapi gak boleh lama-lama... Syukur kalau habis loss malah itu bisa memotivasi agar bisa lebih baik lagi. Maafkanlah diri sendiri...!

Marilah kita bangkit dan berjuang, salam profit...!

KISAH INI MENGGELIKAN ATAU MEMILUKAN?

Saya masih ada waktu 30 menit menuju saluran hobby nonton tv acara film hehehe. Saya sempatkan saja buat 'ndongeng' pernak pernik dunia forex yang menggemaskan, memilukan bahkan menggelikan. Kadang antara memilukan dan menggelikan jadi satu... Mau menangis tapi koq ya lucu.. mau tertawa tapi koq ya terasa menghina. Tetapi kisah ini benar-benar terjadi.

Kisah Pertama
Saat itu ada trader pemula. Cita-citanya sih trading forex itu tujuannya untuk mengentaskan dirinya dari kemiskinan. Tujuan yang mulia banget... Saat dia bertemu dengan saya, dia tidak memiliki modal sama sekali.. tapi keinginan 'sukses' di forex amatlah besar. "Saya harus ambil resiko...!"Begitu katanya suatu saat.

Suatu ketika datang pada saya; membuka akun real dan trading... singkat cerita. Demo sudah dilakoninya dengan baik. Saat saya tanya, "Apakah modalnya uang fresh, Mas?"

"Setengah fresh Kang Ninjaa..! Itu modal dari hasil penjualan satu-satunya kambing yang saya miliki, " jawabnya.

"Lalu alatnya, laptop sudah siap dan koneksinya?" tanya saya lagi.

"Sudah siap, saya sudah ambil kredit laptop cicilan ringan...!" katanya lagi...

"Oh...! Okelah, sekarang dan hari ini mulai trading. Ikuti saya OP saja biar nanti gak bingung... lot disesuaikan." kata saya mengingatkan dia .

"Siap..!"

Yah, sudah setengah hari...kami trading, tidak ada masalah di hari itu, dan mendapatkan sedikit profit. Esoknya. dia datang lagi ingin trading bareng. Agak siang dia datang, rupanya dia sudah mulai ada keberanian untuk mencoba menganalisa sendiri...! Siip siiip...! Pada sore harinya, saya mau keluar ... saya ijin padanya karena dia mau saya tinggal sebentar. "Coba sambil baca-baca blog Warung trader, "kata saya menyarankan belajar selama saya tidak ada.

Begitu saya pulang, saya dapati dia sedang menangis terisak-isak. "Ada apa?" pikirku tak habis pikir. Bukankah dia tadi saya anjurkan dia untuk baca-baca pengetahuan forex, tidak untuk trading? Lucu juga melihat seorang trader pemula, umur sudah 40 an tahun memiliki anak 3 sedang menangis terisak-isak dihadapan laptop yang sudah off .

"Kenapa, Om?" tanyaku ingin segera mendapatkan jawabannya.

"Iya, tadi saya mencoba transaksi saat Kang Ninjaa pergi. Tapi.. tapi ternyata saya salah isi lot. Awalnya tidak sadar, karena habis transaksi saya kebelakang, buang air kecil... begitu kembali melihat laptop, saya lihat ada candle panjang dan transaksi saya tidak ada. Saya pikir sudah kena TP, lha koq malah equity akunku sudah habis tinggal dikit buat beli rokok saja cuma bia dapat sebatang...! Saya juga terkejut.. saya cek di akun history, ternyata saya pakai lot yang salah. Terlalu besar untuk modal cuma $100." katanya sambil berusaha menyeka air matanya.

"Ya sudahlah Om... mau gimana lagi..! Ikhlaskan saja, semoga nanti ada gantinya."

"Iya, tapi itu adalah kambing saya satu-satunya... cuma aku tinggal sebentar untuk 'pipis' koq kambingku mati....!" katanya lagi masih sulit untuk menerima kenyataan.

"Trading forex memang bisnis yang sangat beresiko, Om..! Ya ambil hikmahnya dari pengalaman mahal ini." kata saya lagi berusaha sedikit menenangkan.

"Iya Kang Ninjaa... tapi... gimana saya akan mengangsur cicilan laptop saya?" Dia menangis lagi sambil memasukkan laptopnya ke tas. Lalu pamit dan akhirnya pulang...! Sambil pamit, dia berkata lirih, "Entahlah apa yang harus saya katakan kepada isteri saya tentang duit penjualan kambing...!"

Saya diam terpaku.. gak bisa ngomong apa-apa...!

................
Sampai jumpa dikisah lain tentang pernak-pernik dunia trader berikutnya... Soalnya film 'Bioskop Transtv' sudah mau dimulai hehehe...!

Kepareng...Den!