Mungkin jika Anda memulai trading forex 2-3 tahun memiliki banyak harapan. Siapa yang direncanakan pada tahun 2013 Anda akan sukses. Tapi itu berhenti pada tahun 2013, bekas lukanya masih situasi yang sama dalam 2-3 tahun terakhir, ada bahkan lebih buruk ..?
Bahkan,
semua trader melebihi tahun berjalan adalah untuk memastikan
perdagangan mata uang Forex adalah pekerjaan terbaik di dunia. Tapi kebanyakan belum mampu menunjukkan kepada mereka. Apa yang salah dengan yah Forex? Lalu, seperti apa kehidupan yang ditawarkan trader forex, tetapi dapat membuat terjadi?
Yah, itu tergantung pada definisi Anda tentang kesuksesan. Mengukur keberhasilan dalam hal keuangan atau kualitas hidup. Baik dalam hal keuangan dan kualitas hidup juga rendah, apa lagi? Jangan pernah kepikiran membutuhkan pekerjaan lain dan tutup buku pada forex
Aku bertemu seorang pengusaha, mengatakan kehidupan "berhasil."; Sukses dikelola keuangan dan kualitas hidup Yeah, mungkin aku lebih gaul ... Tapi aku bias ... Mereka yang saya lihat di forum atau situs jejaring sosial, saya melihat banyak keberhasilan dari "status" itu .. bukti myfxbook ... dan fans mereka, pendidikan mereka ... (Saya masih menerima itikad baik, sama dengan hasil perdagangan .. Seorang pelatih yang sukses) Meskipun dirinya. sering berkonsultasi dan nasihat tentang kemajuan yang baik nirlaba ... Saya bersyukur dan juga senang menonton optimis bagi saya, yang diyakini akan lebih berhasil jika 95% gagal Forex Trading re:. ... Saya menduga bahwa 95% dari pedagang di forex kebangkrutan perdagangan Mudah-mudahan ini tidak benar ... Aku tidak tahu ... Sebaliknya, saya harus membenarkan beralasan .. sehingga bahkan jika doa yang baik untuk mereka ... Setelah semua, ada orang yang tahu bahwa ia berhasil atau tidak berhasil.
Nah,
itu persentase baik kegagalan (yang saya yakin hanya sebuah ekspresi
untuk menjadi sukses dalam trading forex, itu cukup sulit), kita
memiliki kriteria yang paling penting bahwa Forex adalah bisnis yang
berisiko. Meskipun kulit rasanya manis, hidup bebas tanpa keterikatan punya waktu, punya dua kesempatan dan bla bla bla.
Meski
begitu, baik tahap pertama masih berusaha skeptis / berhati-hati untuk
mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum memulai
hal-hal yang tidak kita sukai.
Rekomendasi
saya: Anda lebih baik menjadi keputusan yang bijaksana untuk mengejar
dunia dalam hal devisa, jika Anda berada di tempat kerja atau di sekolah
/ kampus, Anda mencoba untuk terlibat dan waktu untuk belajar forex
training set. Tidak perlu terburu-buru. Anggap saja seolah-olah Anda berada di sesuatu untuk gelar master di University of Chicago. Anda perlu proses dan waktu ... Ini benar-benar sebanding dengan dia.
Siapkan beberapa dana "tidak membahayakan" Anda bersedia untuk kalah. Meskipun tujuan utama tidak dihilangkan, tapi kita belajar untuk mengelola risiko. Aku sudah kapok ... untuk bermain-main dengan membuat risiko yang lebih tinggi dalam perdagangan forex. Reap banyak masalah ... Saya ingin memberikan hasil yang wajar dan logika saya. Ya, itu adalah nasihat dari guru saya juga ...
Apakah kita mampu melakukan hal seperti itu? Ingin melakukan yang adil dan wajar?Jadi saya pikir itu ... Jika sulit, dibutuhkan keterampilan untuk mengendalikan emosi. Keseriusan pelanggaran, tetapi harus ...! Anda ingin memiliki kehidupan yang sukses di Forex kan? Katakanlah ya sukses bersama-sama ... Saya masih newbie .. mungkin sama dengan Anda. Aku terlalu "sulit" kontrol emosi Anda? Ya .. sama lah! Apakah saya "keras" menaklukkan ego? Ya sama lah .. Kami duduk bersama untuk mengalami dealer ... Saya masih melakukannya kadang-kadang rugi? Seberapa baik ..! Tidak ada pedagang valuta asing benar-benar baik jika itu ada, pulau Forex Trader Indonesia dibeli.
Kita tidak dipengaruhi oleh orang lain. Forex trading memungkinkan kita semua keputusan sendiri pasukan Tidak ada apa yang harus dilakukan. Pasar Forex, seperti pasar keuangan lainnya untuk mendapatkan kesempatan terbatas untuk uang pengusaha, tetapi tidak lupa ... Anda juga dapat kehilangan banyak. Jadi jangan menyalahkan orang lain saat terjadi kesalahan ... Jika ada sesuatu untuk belajar dalam menghadapi pasar forex, itu adalah disiplin dan kontrol emosi. Saya tidak bisa mengatakan aku orang bisnis yang sempurna, dan saya tahu kelemahan saya adalah disiplin dan pengendalian emosi.
Warung Trader forex
Sunday, July 21, 2013
TIPS KLASIK TRADING FOREX
Ada-ada saja didunia dunia forex, tidak pernah habis ilmunya... bahkan semakin merasa bodoh saja. Ilmu klasik trading forex saja belum ngerti. Makanya Anda boleh membaca tips ini; tips klasik tading forex siapa tahu dapat bermanfaat untuk prinsip trading forex Anda.
Meski sudah banyak tentang tips trading forex, kalau yang ini klasik... lagu lama yang telah dilupakan banyak trader. Dan akan semakin asyik, jika sembari senyum-senyum mengenang kebodohan diri.
Apakah saat Anda mengenal pertama tentang forex yang diketahui hanyalah yang manis-manis saja? Atau sudah mengenal resiko trading forex yang pahit? Kemudian Anda terpola dan terpengaruh rasa penasaran yang tinggi karena Anda hanya belajar bolak-balik 'just strategy'?
Mengapa penasaran terhadap trading forex ? Jika fokus kita dengan strategi kadang kan hasilnya nyerempet-nyerempet atau strategi kita kena sasaran. Jika salah, sudah punya pembenaran lagi 'kan sedang belajar...!' Jika profit itu tambah semangat, jika loss atau rugi.. sangat-sangat dimaafkan, 'belajarkan butuh waktu dan sukses butuh proses!' Tetapi ini sudah dua/tiga tahun menjadi trader... ? Akan sampai kapan penasaran Anda? 'Anda selalu memaafkan loss dan loss,' ini sudah dua/tiga tahun ....? Masih rela dan ikhlas loss ???
Sekarang masih lantang mengatakan, bahwa sukses butuh waktu yang tidak terbatas? Anda mau mengikuti Thomas Alfa Edison yang membutuhkan uji coba ribuan kali? Pernah suatu ketika, Edison ditanya mengenai; apakah rahasianya hingga ia sanggup melewati ribuan kegagalan dan bangkit lagi? Edison menjawab: “Saya tidak pernah sekalipun gagal! Karena untuk menemukan bola lampu memang diperlukan ribuan kali percobaan untuk berhasil!”
Bagaimana dengan forex, apakah kerumitannya seperti penemuan listrik? Dan harus ribuan kali melakukan uji coba? Padahal tips klasik trading forex cuma: Taatilah rule trading Anda, membuat planning, selalu dalam koridor :sabar, disiplin, jangan serakah. Ya, dari dulu tips trading sukses ya itu-itu saja? Apakah untuk menerapkan tips itu butuh seperti Thomas Alfa Edison? Menguji ratusan kali kesabaran, ratusan kali disiplin, ratusan kali tidak serakah... hanya untuk membuktikan bahwa tips klasik ini benar adanya?
Lalu ada apa selama ini trader sudah dua/tiga tahun ...bahkan lebih .. masih harus melakukan uji coba kesuksesan dan memperpanjang waktu yang tidak ada batas dead linenya? Anda gimana Trader? Anda koq gak bisa beli tuh pulau Bali? khakhakhakhakhaaaa....!
Ya, tips klasik memang untuk diri saya sendiri, bener2 menghantam jiwaku...! Rasanya seperti orang digebukin massa se-kabupaten..!
Saya sadar.... bahwa ternyata "gajah di pelupuk mata sendiri tidak kelihatan." Saya berfikir, jika sejak pertama sudah mengikuti nasihat klasik ini...dan fokus ke persoalan itu dan berusaha kuat untuk menjadi darah dalam trading, saya yakin sekarang saya sudah bisa beli tuh pulau Bali... hehehehe. (mungkin...katanya dunia penuh kemungkinan hehehe).
Tetapi saya tidak fokus kesana... fokus saya adalah ke sistem, strategi, ngumpulin data orang (ilmu forex orang lain) di simpen, diprint... ditumpuk. Kemudian bingung.... ! Trader bingung, akhirnya tradingnya rugi.. bahkan duit habis. Lalu fokus nyari modal... Setelah dapat, fokus berfikir gimana bisa mengembalikan hutang.... Lalu solusinya fokus trading...! Karena market juga tidak selalu seiring dengan saya.. sekarang fokusnya adalah floating yang minus...! Fokus lagi bagaimana agar minus bisa menjadi plus-plus dan profit... Ternyata tidak mudah, mau di cutloss... sayang banget sudah minus besar.... Ditungguin sampai gak bisa tidur...! Akhirnya MC juga.! Sekarang fokus saya adalah mencari modal lagi... bla-bla-bla dapat lagi dan sekarang profit yang akhirnya saya WD; lumayan bisa buat beli pulsa.... Trading lagi, sekarang lagi keadaan floatingnya malah sedokot. Resah, berfikir ulang... "Mengapa saya selalu loss dalam trading? Padahal sudah bertahun-tahun lho menekuni forex...!" Apa yang kemudian dilakukan? Browsing lagi...nanya-nanya mbah Google... "mencari trading sistem lagi....!"
Sobatku, entahlah.. saya sedang bicara tentang saya... atau juga tentang Anda..!
Terlalu banyak tips trading.. kita sudah berkali-kali pula membacanya....tapi .....?
Terlalu banyak juga ilmu profit di blog Warung trader ini, saya yakin jika diamalkan... pasti akan ....... ?
Terlalu banyak kesadaran; jika tidak sabar, tidak disiplin dan serakah... maka tradingnya, akan ....? Tapi ......?
Terlalu sering membaca atau mendengar kalimat-kalimat:
Jika seandainya kita menerapkan apa yang telah kita dengar dan baca itu.. lalu praktek. Menurut Anda, masihkah harus mengikuti jejak Thomas Alfa Edison?
Misal 3 tahun untuk praktek-praktek tips klasik trading forex seperti itu, sepertinya kita tidak akan berdarah-darah...!
Irit energi, irit duit dan irit waktu...!
Ya, saya sedang menasihati diri saya sendiri... karena kenyataannya saya masih butuh nasihat klasik ini. Mungkin juga Anda...
Meski sudah banyak tentang tips trading forex, kalau yang ini klasik... lagu lama yang telah dilupakan banyak trader. Dan akan semakin asyik, jika sembari senyum-senyum mengenang kebodohan diri.
Apakah saat Anda mengenal pertama tentang forex yang diketahui hanyalah yang manis-manis saja? Atau sudah mengenal resiko trading forex yang pahit? Kemudian Anda terpola dan terpengaruh rasa penasaran yang tinggi karena Anda hanya belajar bolak-balik 'just strategy'?
Mengapa penasaran terhadap trading forex ? Jika fokus kita dengan strategi kadang kan hasilnya nyerempet-nyerempet atau strategi kita kena sasaran. Jika salah, sudah punya pembenaran lagi 'kan sedang belajar...!' Jika profit itu tambah semangat, jika loss atau rugi.. sangat-sangat dimaafkan, 'belajarkan butuh waktu dan sukses butuh proses!' Tetapi ini sudah dua/tiga tahun menjadi trader... ? Akan sampai kapan penasaran Anda? 'Anda selalu memaafkan loss dan loss,' ini sudah dua/tiga tahun ....? Masih rela dan ikhlas loss ???
Sekarang masih lantang mengatakan, bahwa sukses butuh waktu yang tidak terbatas? Anda mau mengikuti Thomas Alfa Edison yang membutuhkan uji coba ribuan kali? Pernah suatu ketika, Edison ditanya mengenai; apakah rahasianya hingga ia sanggup melewati ribuan kegagalan dan bangkit lagi? Edison menjawab: “Saya tidak pernah sekalipun gagal! Karena untuk menemukan bola lampu memang diperlukan ribuan kali percobaan untuk berhasil!”
Bagaimana dengan forex, apakah kerumitannya seperti penemuan listrik? Dan harus ribuan kali melakukan uji coba? Padahal tips klasik trading forex cuma: Taatilah rule trading Anda, membuat planning, selalu dalam koridor :sabar, disiplin, jangan serakah. Ya, dari dulu tips trading sukses ya itu-itu saja? Apakah untuk menerapkan tips itu butuh seperti Thomas Alfa Edison? Menguji ratusan kali kesabaran, ratusan kali disiplin, ratusan kali tidak serakah... hanya untuk membuktikan bahwa tips klasik ini benar adanya?
Lalu ada apa selama ini trader sudah dua/tiga tahun ...bahkan lebih .. masih harus melakukan uji coba kesuksesan dan memperpanjang waktu yang tidak ada batas dead linenya? Anda gimana Trader? Anda koq gak bisa beli tuh pulau Bali? khakhakhakhakhaaaa....!
Ya, tips klasik memang untuk diri saya sendiri, bener2 menghantam jiwaku...! Rasanya seperti orang digebukin massa se-kabupaten..!
Saya sadar.... bahwa ternyata "gajah di pelupuk mata sendiri tidak kelihatan." Saya berfikir, jika sejak pertama sudah mengikuti nasihat klasik ini...dan fokus ke persoalan itu dan berusaha kuat untuk menjadi darah dalam trading, saya yakin sekarang saya sudah bisa beli tuh pulau Bali... hehehehe. (mungkin...katanya dunia penuh kemungkinan hehehe).
Tetapi saya tidak fokus kesana... fokus saya adalah ke sistem, strategi, ngumpulin data orang (ilmu forex orang lain) di simpen, diprint... ditumpuk. Kemudian bingung.... ! Trader bingung, akhirnya tradingnya rugi.. bahkan duit habis. Lalu fokus nyari modal... Setelah dapat, fokus berfikir gimana bisa mengembalikan hutang.... Lalu solusinya fokus trading...! Karena market juga tidak selalu seiring dengan saya.. sekarang fokusnya adalah floating yang minus...! Fokus lagi bagaimana agar minus bisa menjadi plus-plus dan profit... Ternyata tidak mudah, mau di cutloss... sayang banget sudah minus besar.... Ditungguin sampai gak bisa tidur...! Akhirnya MC juga.! Sekarang fokus saya adalah mencari modal lagi... bla-bla-bla dapat lagi dan sekarang profit yang akhirnya saya WD; lumayan bisa buat beli pulsa.... Trading lagi, sekarang lagi keadaan floatingnya malah sedokot. Resah, berfikir ulang... "Mengapa saya selalu loss dalam trading? Padahal sudah bertahun-tahun lho menekuni forex...!" Apa yang kemudian dilakukan? Browsing lagi...nanya-nanya mbah Google... "mencari trading sistem lagi....!"
Sobatku, entahlah.. saya sedang bicara tentang saya... atau juga tentang Anda..!
Terlalu banyak tips trading.. kita sudah berkali-kali pula membacanya....tapi .....?
Terlalu banyak juga ilmu profit di blog Warung trader ini, saya yakin jika diamalkan... pasti akan ....... ?
Terlalu banyak kesadaran; jika tidak sabar, tidak disiplin dan serakah... maka tradingnya, akan ....? Tapi ......?
Terlalu sering membaca atau mendengar kalimat-kalimat:
- Pelajari pasar dan ketahui trend-nya. Misal; Gunakan 4 jam, grafik harian (daily) atau lebih lama untuk mengidentifikasi tren yang benar. Kita harus tahu trend sebelum kita trading..Grafik menceritakan seluruh kebenaran. Belajar membaca mereka seperti seorang musisi menguasai membaca lembaran musik.
- Ingin sukses di forex Anda butuh kerja cerdas.Namnya cerdas jika tahu yang kau mau...dan tahu atas ingin yang kau tahu.
- Jangan berjudi dengan pasar, berusahalah entri direncanakan sebelumnya.
- Bila Anda meminjam uang dari keluarga, teman dan kartu kredit untuk trading Forex, sekarang saatnya untuk mundur, pastikan bahwa strategi trading Anda lebih baik dan pastikan bahwa ini adalah apa yang ingin Anda lakukan.
- INI ADALAH BISNIS, SELALU MENGHORMATI FAKTA BAHWA ANDA BERADA DI SINI UNTUK MENAMBAH UANG!
- Mempertahankan modal trading Anda lebih penting daripada membuat keuntungan. Meminimalkan kerugian dan keuntungan Anda akan mengurus Anda.
- Praktek pada ukuran account demo kedalam Forex realistis. Misal jika investasi awal Anda adalah $ 250 USD, maka jangan berlatih pada demo account $ 50.000, itu akan memberi Anda keyakinan yang palsu. Gunakan account praktek yang akan memungkinkan Anda untuk perdagangan sebagai lebih dekat dengan jumlah yang sebenarnya Lalu Anda berencana untuk perdagangan sebaik mungkin.
- Jangan panik dalam perdagangan, ketika Anda merasa bahwa gelisah, perasaan ragu, matikan komputer dan melakukan sesuatu yang lain sampai Anda merasa diri Anda yang leih baik. Perdagangan membutuhkan keyakinan yang baik dan jelas.
- PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK, PRAKTEK dan PRAKTEK.
Jika seandainya kita menerapkan apa yang telah kita dengar dan baca itu.. lalu praktek. Menurut Anda, masihkah harus mengikuti jejak Thomas Alfa Edison?
Misal 3 tahun untuk praktek-praktek tips klasik trading forex seperti itu, sepertinya kita tidak akan berdarah-darah...!
Irit energi, irit duit dan irit waktu...!
Ya, saya sedang menasihati diri saya sendiri... karena kenyataannya saya masih butuh nasihat klasik ini. Mungkin juga Anda...
Saturday, July 20, 2013
KEHIDUPAN TRADER FOREX
Sobatku yang berbahagia...
Mungkin ketika Anda mulai trading Forex 2-3 tahun yang lalu, Anda punya banyak harapan. Anda sudah merencanakan, tahun 2013 Anda akan berhasil dan sukses. Tetapi sudah hampir berakhir tahun 2013-nya koq masih sama keadaannya dengan 2-3 tahun lalu, malah ada yang lebih terpuruk..?
Padahal, semua trader yang sudah melampaui satu tahun berjalan sudah memastikan bahwa; perdagangan mata uang di forex adalah pekerjaan terbaik di dunia. Namun kebanyakan masih belum bisa menunjukkan untuk itu. Ada apa dengan forex yah? Lalu kehidupan macam apa yang ditawarkan forex kepada trader, tetapi bisa di wujudkan?
Nah, mungkin tergantung pada definisi keberhasilan Anda. Apakah Anda mengukur keberhasilan dalam hal keuangan atau kualitas hidup. Jika dalam hal keuangan dan kualitas hidup sama-sama terpuruk, ada apa lagi? Mungkin pernah kepikiran; perlunya pekerjaan lain dan menutup lembaran forex
Aku belum pernah bertemu seorang trader yang katanya dalam kehidupan 'berhasil keduanya"; berhasil hal keuangan dan berhasil kualitas hidupnya. Ya, mungkin saya yang kurang gaul... Tetapi saya tidak berprasangka buruk... Mereka yang saya amati di forum-forum atau situs jejaring sosial; saya melihat banyak yang sukses. Dari "status" mereka.. dari bukti myfxbook... Dan fans mereka, murid mereka... (saya sih berprasangka baik, hasil tradingnya sama dengan mentornya yang sukses..) Bahkan mereka seringkali memberi saran dan nasihat tentang trading yang baik. Ini kemajuan... saya bersyukur dan turut gembira menontonnya. Optimis saya; bahwa saya jadi kurang percaya jika 95 % gagal sukses dalam trading forex. Sekali lagi; saya ragu bahwa 95% trader mengalami kebangkrutan dalam trading forex. Semoga ini benar... Bukan saya tidak beralasan... Daripada saya membenarkan.. malah jadi do'a yang buruk buat mereka... Toh masing-masing pribadi yang tahu dia sukses atau gagal.
Nah, baiknya prosentase kegagalan itu (yang saya yakin hanya sebuah ungkapan bahwa untuk sukses di forex itu sangat sulit) kita jadikan standar basic bahwa forex itu bisnis yang beresiko. Meski kulitnya rasanya manis; bisa memiliki kehidupan yang bebas tanpa keterikatan waktu, memiliki 2 peluang, dan bla bla bla.
Ya meski begitu, tahap awal baiknya tetap berusaha skeptis/hati-hati perlu mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.
Rekomendasi saya; Anda baiknya membuat keputusan yang bijaksana sehubungan dengan akan menekuni dunia forex, Jika Anda sedang bekerja atau sekolah/kuliah, cobalah melibatkan diri menyiapkan waktu untuk belajar dan berlatih forex. Ada tidak perlu terburu-buru. Menganggapnya seolah-olah Anda sedang mempelajari sesuatu untuk gelar master di Universitas Chicago. Anda butuh proses dan waktu... Itu benar-benar sebanding dengannya.
Siapkan sebagian dana yang "tidak membahayakan" yang Anda siap untuk kehilangan. Meski tujuan utama bukan untuk dihilangkan, tetapi agar kita belajar mengelola resiko. Saya sudah kapok... untuk bermain-main dengan menjadikan resiko lebih tinggi di forex. Menuai banyak masalah... Saya ingin hasil yang wajar dan masuk logika saya. Ya, itu juga petuah dari guru-guru saya...
Apakah kita bisa berbuat seperti itu? Menginginkan hasil yang wajar dan masuk akal?
Saya kira bisa... Jika sulit, memang perlu latihan mengontrol emosi. Berat memang, tapi itu harus...! Ingin memiliki kehidupan yang sukses di forex kan? Ya mari kita sukses bersama... Saya masih newbie.. mungkin sama dengan Anda. Apakah saya juga "berat" mengontrol emosi? Ya sama lah..! Apakah saya "sulit" menaklukkan ego? Ya sama lah.. Mari kita sama-sama berguru kepada pengalaman para trader... Apakah saya masih kadang loss? Sama juga..! Tidak ada trader forex yang benar-benar hebat, kalau sudah ada, pulau Bali sudah dibeli seorang trader forex Indonesia.
Kita jangan terpengaruh orang lain. Trading forex memungkinkan kita untuk membuat semua keputusan diri sendiri. Tidak ada yang akan memaksa Anda terhadap apa yang harus dilakukan. Pasar Forex, seperti pasar keuangan lainnya, memiliki kemungkinan tak terbatas bagi seorang trader untuk menghasilkan uang, tetapi ingat... Anda juga bisa kehilangan banyak. Maka jangan salahkan orang lain ketika kegagalan terjadi... Jika ada satu hal yang Anda harus belajar ketika berhadapan dengan pasar forex, itu adalah disiplin dan kontrol emosi. Saya tidak akan mengatakan saya seorang trader yang sempurna, dan saya tahu kelemahan saya adalah disiplin dan kontrol emosi.
Saya hanya ingin menjadi trader yang jujur terhadap diri saya sendiri... dan saya masih butuh banyak belajar dari Anda...! Keinginan yang tidak muluk-muluk, karena saya ingin lebih sukses dalam kehidupan hal keuangan dan kualitas hidup. Dengan begitu, rasanya indah menikmati kehidupan trader forex.
Mungkin ketika Anda mulai trading Forex 2-3 tahun yang lalu, Anda punya banyak harapan. Anda sudah merencanakan, tahun 2013 Anda akan berhasil dan sukses. Tetapi sudah hampir berakhir tahun 2013-nya koq masih sama keadaannya dengan 2-3 tahun lalu, malah ada yang lebih terpuruk..?
Padahal, semua trader yang sudah melampaui satu tahun berjalan sudah memastikan bahwa; perdagangan mata uang di forex adalah pekerjaan terbaik di dunia. Namun kebanyakan masih belum bisa menunjukkan untuk itu. Ada apa dengan forex yah? Lalu kehidupan macam apa yang ditawarkan forex kepada trader, tetapi bisa di wujudkan?
Nah, mungkin tergantung pada definisi keberhasilan Anda. Apakah Anda mengukur keberhasilan dalam hal keuangan atau kualitas hidup. Jika dalam hal keuangan dan kualitas hidup sama-sama terpuruk, ada apa lagi? Mungkin pernah kepikiran; perlunya pekerjaan lain dan menutup lembaran forex
Aku belum pernah bertemu seorang trader yang katanya dalam kehidupan 'berhasil keduanya"; berhasil hal keuangan dan berhasil kualitas hidupnya. Ya, mungkin saya yang kurang gaul... Tetapi saya tidak berprasangka buruk... Mereka yang saya amati di forum-forum atau situs jejaring sosial; saya melihat banyak yang sukses. Dari "status" mereka.. dari bukti myfxbook... Dan fans mereka, murid mereka... (saya sih berprasangka baik, hasil tradingnya sama dengan mentornya yang sukses..) Bahkan mereka seringkali memberi saran dan nasihat tentang trading yang baik. Ini kemajuan... saya bersyukur dan turut gembira menontonnya. Optimis saya; bahwa saya jadi kurang percaya jika 95 % gagal sukses dalam trading forex. Sekali lagi; saya ragu bahwa 95% trader mengalami kebangkrutan dalam trading forex. Semoga ini benar... Bukan saya tidak beralasan... Daripada saya membenarkan.. malah jadi do'a yang buruk buat mereka... Toh masing-masing pribadi yang tahu dia sukses atau gagal.
Nah, baiknya prosentase kegagalan itu (yang saya yakin hanya sebuah ungkapan bahwa untuk sukses di forex itu sangat sulit) kita jadikan standar basic bahwa forex itu bisnis yang beresiko. Meski kulitnya rasanya manis; bisa memiliki kehidupan yang bebas tanpa keterikatan waktu, memiliki 2 peluang, dan bla bla bla.
Ya meski begitu, tahap awal baiknya tetap berusaha skeptis/hati-hati perlu mencoba untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin sebelum terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.
Rekomendasi saya; Anda baiknya membuat keputusan yang bijaksana sehubungan dengan akan menekuni dunia forex, Jika Anda sedang bekerja atau sekolah/kuliah, cobalah melibatkan diri menyiapkan waktu untuk belajar dan berlatih forex. Ada tidak perlu terburu-buru. Menganggapnya seolah-olah Anda sedang mempelajari sesuatu untuk gelar master di Universitas Chicago. Anda butuh proses dan waktu... Itu benar-benar sebanding dengannya.
Siapkan sebagian dana yang "tidak membahayakan" yang Anda siap untuk kehilangan. Meski tujuan utama bukan untuk dihilangkan, tetapi agar kita belajar mengelola resiko. Saya sudah kapok... untuk bermain-main dengan menjadikan resiko lebih tinggi di forex. Menuai banyak masalah... Saya ingin hasil yang wajar dan masuk logika saya. Ya, itu juga petuah dari guru-guru saya...
Apakah kita bisa berbuat seperti itu? Menginginkan hasil yang wajar dan masuk akal?
Saya kira bisa... Jika sulit, memang perlu latihan mengontrol emosi. Berat memang, tapi itu harus...! Ingin memiliki kehidupan yang sukses di forex kan? Ya mari kita sukses bersama... Saya masih newbie.. mungkin sama dengan Anda. Apakah saya juga "berat" mengontrol emosi? Ya sama lah..! Apakah saya "sulit" menaklukkan ego? Ya sama lah.. Mari kita sama-sama berguru kepada pengalaman para trader... Apakah saya masih kadang loss? Sama juga..! Tidak ada trader forex yang benar-benar hebat, kalau sudah ada, pulau Bali sudah dibeli seorang trader forex Indonesia.
Kita jangan terpengaruh orang lain. Trading forex memungkinkan kita untuk membuat semua keputusan diri sendiri. Tidak ada yang akan memaksa Anda terhadap apa yang harus dilakukan. Pasar Forex, seperti pasar keuangan lainnya, memiliki kemungkinan tak terbatas bagi seorang trader untuk menghasilkan uang, tetapi ingat... Anda juga bisa kehilangan banyak. Maka jangan salahkan orang lain ketika kegagalan terjadi... Jika ada satu hal yang Anda harus belajar ketika berhadapan dengan pasar forex, itu adalah disiplin dan kontrol emosi. Saya tidak akan mengatakan saya seorang trader yang sempurna, dan saya tahu kelemahan saya adalah disiplin dan kontrol emosi.
Saya hanya ingin menjadi trader yang jujur terhadap diri saya sendiri... dan saya masih butuh banyak belajar dari Anda...! Keinginan yang tidak muluk-muluk, karena saya ingin lebih sukses dalam kehidupan hal keuangan dan kualitas hidup. Dengan begitu, rasanya indah menikmati kehidupan trader forex.
Wednesday, July 17, 2013
PERILAKU TRADER ANEH
Dari dulu memang banyak (baca sebagian saja) perilaku aneh dari trader-trader forex Indonesia. Kalau tidak boleh saya menyebut aneh ya saya harus menyebutnya apa? Banyak yang saya lihat dan saya amati dari lingkungan para trader, memang begitu adanya. Maklum nih... lagi jadi pengamat trader... Sepak Bola saja ada pengamatnya, trader juga perlu dong.. cuma saya gak ada yang bayar.. wkwkwkkwkwkakaa.
Memang ada sebagian trader yang aneh, mereka berperilaku;
Menurut saya sih, perilaku seperti itu aneh. Meski mungkin sudah membudaya karena banyak faktor...! Soalnya dulu, saat masih senengnya belajar forex; saya juga pernah mengalaminya hehehehee>>> loss bilang profit, lagi floating minus bilang gak ada transaksi... whuahahahahahhaa..! Sekarang sadar, koq aneh ya...?
Lebih aneh lagi saya ngaku... ! Kalau misalnya Anda gak mengaku, itu lebih aneh lagi.. Bingung tho?
Sudah-sudah, ini intermezzo saja, jangan ada yang tersinggung. Karena jika mudah tersinggung itu karkateristiknya orang yang lemah dan tidak pede. Malah sulit untuk bangkit dan maju..!
Anda masih ingin maju dan sukses? Jangan aneh-anehlah menjadi trader..! whuahhhahahaahahaa
Tapi jare seniorku...mbak Yudhia Nurpirasti: "Jadi trader aneh, yo gak apa-apa asal profit..!"
Ya ya ya... jadi monggo lah kalau mau yang aneh-aneh..! Yang penting jangan tersinggungan.. whuakakkakaakakakaka
Memang ada sebagian trader yang aneh, mereka berperilaku;
- Jika belum paham, pura-puranya mengerti
- Jika loss pura-puranya profit.
- Jika lagi floating minus, pura-puranya lagi tidak ada transaksi
- Jika MC, pura-puranya lagi menunggu WD
- Jika profit sedikit, pura-puranya profit banyak
- Jika profit banyak, teriakannya kenceng banget biar pura-puranya yang kemarin meleleh dibasuh kenyataan satu kebenaran.
- Jika ditunjukkan indikator atau sistem trading atau EA, teriak-teriak minta dishare.. giliran disuruh bayar atau bergabung affiliasi... menunduk kebawah pura-pura lagi mencari duit yang jatuh...
- Ketika ada yang bicara kebenaran; merasa tersinggung dan sakit hati
- Ketika ditanya sahabat tentang kesuksesan, menunjukkan ekspresi sukses tapi batin menangis.
- Ketika menyadari bahwa forex itu sulit, mulutnya tetap mengatakan mudah.
- Ketika ada yang mengingatkan malah ketawa-ketawa tapi hatinya bergumam, " Itu saya..! Itu saya..!"
Menurut saya sih, perilaku seperti itu aneh. Meski mungkin sudah membudaya karena banyak faktor...! Soalnya dulu, saat masih senengnya belajar forex; saya juga pernah mengalaminya hehehehee>>> loss bilang profit, lagi floating minus bilang gak ada transaksi... whuahahahahahhaa..! Sekarang sadar, koq aneh ya...?
Lebih aneh lagi saya ngaku... ! Kalau misalnya Anda gak mengaku, itu lebih aneh lagi.. Bingung tho?
Sudah-sudah, ini intermezzo saja, jangan ada yang tersinggung. Karena jika mudah tersinggung itu karkateristiknya orang yang lemah dan tidak pede. Malah sulit untuk bangkit dan maju..!
Anda masih ingin maju dan sukses? Jangan aneh-anehlah menjadi trader..! whuahhhahahaahahaa
Tapi jare seniorku...mbak Yudhia Nurpirasti: "Jadi trader aneh, yo gak apa-apa asal profit..!"
Ya ya ya... jadi monggo lah kalau mau yang aneh-aneh..! Yang penting jangan tersinggungan.. whuakakkakaakakakaka
Tuesday, July 16, 2013
TRADER: GALAU KARENA TIDAK BOLEH CEPAT KAYA DARI TRADING!
Ini kisah tentang trader galau... Bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja..!
Kegalauan trader karena siapapun melarang dirinya untuk cepat kaya dari trading..! Hahahahahaa...
Lucunya lagi, kadang kalau sempat tersesat bertanya kepada saya, saya jawab, "Kalau trader tidak cepat kaya ya jangan menjadi trader...! " Hahahahahahaa...
Suatu saat dia bertanya lagi, mungkin tidak puas dengan jawaban saya sebelumnya.., "Bolehkah trader cepat kaya dari forex, Kang?"
"Oh, jangan...! Nanti kamu dalam proses trading; tidak menerapkan rule-rule penggunaan money manjemen yang baik, kamu lantas serakah, potensi loss dan MC menjadi besar..!"
Dia bingung, mengapa jawaban saya bisa bertolakbelakang begitu? Ada something wrong...!
Hahahahahaa... galau deh.
Begini Brother....!
Sebenarnya menurut saya begini: pertama, cepat itu relatif. Kedua, kaya itu relatif. Jadi pernyataan Trader tidak boleh cepat kaya menjadi relatif. Jadi ketika saya mengatakan kontradiksi "harus cepat kaya dan tidak boleh cepat kaya... itu dalam konteks lain.
Mari kita simak ulasan saya berikut ini....!
Kalau sudah relatif maka memiliki makna yang luas. Coba misalkan trader memiliki modal $20.000 kemudian dia trading dengan konsisten profit 10-20 % sebulan. Perbulan dapat berapa tuh...? Kalau setahun saja sudah menjadi berapa keuntungan dari tradingnya? Kamu saja yang hitung, biar saya melanjutkan menulis... Kalau ada yang mengatakan bahwa dia harus belajar lagi dan merevisi tradingnya gara-gara"terlalu cepat kaya" itu.. koq menurut saya itu pendapat kemplu, ya...!
Jadi yang saya tangkap dari pernyataan, "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" adalah modal kecil... menginginkan hasil besar...!
Istilah : "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" tidak berlaku bagi modal besar menginginkan hasil yang kecil. Karena ternyata, hasil yang 'kecil' pun bisa memiliki arti yang 'besar'. Seperti sample diatas. Mereka dengan modal diatas $20.000 uang sendiri, menginginkan hasil 10 % (silahkan dibaca kecil), tetapi bagi kita yang modal cuma bolak-balik tidak jauh dari $100 meliat hasil 10 % dari modal $20.000 itu sangat besar. Jika mereka yang bermodalkan $20.000 itu konsisten bukankah mereka akan cepat kaya?
Bedanya dengan kita yang bermodalkan cuma "tidak jauh dari $100" untuk hasil konsisten 10 % itu baru cukup untuk operasional trading; biaya koneksi, kopi, mungkin rokok, snack... termasuk biaya bensin jika kadang butuh trading bareng sama temen-temen. Lho, koq malah kurang...?
Ya makanya mencarinya gak 10 %, karena kurang... whuahahahhahahaa...! Sementara jika mencari diatas 30-50 % oleh gurunya gak boleh, karena itu serakah.." ingin cepat kaya.." hahahahaha..! Coba kamu hitung, sebulan 30 %, modal kamu $100. Butuh berapa bulan kamu bisa membeli mobil mewah .. ? Tiga sampai enam bulan bisa beli mobil mewah? Lho,.... katanya hasil 30 % it jalur cepat kaya... orang yang cepat kaya kan bisa beli mobil mewah cukup butuh waktu beberapa bulan saja... hahahaha... Hemm... mungkin kamu jadi protes, "Kalau begitu, saya akan mengejar hasil 100 % sebulan dong..! Iya kan..? Meski target 100 %, itu kan bukan jalur cepat kaya... Meski hasilku 100 %, boro-boro bisa beli mobil mewah... untuk menutup hutang saja belum beres.. Itu pun jika profit konsisten..! Ternyata memburu hasil 100 % pun bagi "trader cilik" itu belum jalur cepat kaya... whuahahahaaa.... Itu belum cukup, kamu masih bisa protes lagi..."Jika saya trading menempuh bukan jalur cepat kaya di forex, artinya saya masih menggunakan MM dengan baik, dong..! Artinya lagi... Menghasilkan hasil 100 % sebulan itu masih menggunakan MM dengan baik, tidak serakah... dan tidak cepat membuat kaya... whuaahhahahahahahaa....!
Gurunya diprotes kayak gitu, stress....!
"Karepmu..! Karepmu...! Teruske...! Teruske...!!!!
"Iya, apalagi.. saya modal agak jauh dari $100 guru.. Modalku cuma $10.. Bagaimana saya bisa trading dengan target hasil 10-20 % sebulan..? " kata si Kuncung ikutan nyeletuk dibelakang.
Gurunya mengelus dada... Si Kuncung, nyerocos lagi, " Begini saja guru, daripada modal segitu habis saya tradingkan...cuma $10.... bagaimana agar guru saja yang tradingkan, nanti bagi hasil 50:50 ?"
Gurunya semaput..! Murid-murid bingung... Tolong dibantu tuh pembaca, kasih jawaban buat para trader galau itu...!
..............................................................
Pembaca juga ikut galau ...
Aampuuuun guruuuuuuuuuuuuuuuuu...! whuahahahahhahahahaa
Kegalauan trader karena siapapun melarang dirinya untuk cepat kaya dari trading..! Hahahahahaa...
Lucunya lagi, kadang kalau sempat tersesat bertanya kepada saya, saya jawab, "Kalau trader tidak cepat kaya ya jangan menjadi trader...! " Hahahahahahaa...
Suatu saat dia bertanya lagi, mungkin tidak puas dengan jawaban saya sebelumnya.., "Bolehkah trader cepat kaya dari forex, Kang?"
"Oh, jangan...! Nanti kamu dalam proses trading; tidak menerapkan rule-rule penggunaan money manjemen yang baik, kamu lantas serakah, potensi loss dan MC menjadi besar..!"
Dia bingung, mengapa jawaban saya bisa bertolakbelakang begitu? Ada something wrong...!
Hahahahahaa... galau deh.
Begini Brother....!
Sebenarnya menurut saya begini: pertama, cepat itu relatif. Kedua, kaya itu relatif. Jadi pernyataan Trader tidak boleh cepat kaya menjadi relatif. Jadi ketika saya mengatakan kontradiksi "harus cepat kaya dan tidak boleh cepat kaya... itu dalam konteks lain.
Mari kita simak ulasan saya berikut ini....!
Kalau sudah relatif maka memiliki makna yang luas. Coba misalkan trader memiliki modal $20.000 kemudian dia trading dengan konsisten profit 10-20 % sebulan. Perbulan dapat berapa tuh...? Kalau setahun saja sudah menjadi berapa keuntungan dari tradingnya? Kamu saja yang hitung, biar saya melanjutkan menulis... Kalau ada yang mengatakan bahwa dia harus belajar lagi dan merevisi tradingnya gara-gara"terlalu cepat kaya" itu.. koq menurut saya itu pendapat kemplu, ya...!
Jadi yang saya tangkap dari pernyataan, "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" adalah modal kecil... menginginkan hasil besar...!
Istilah : "Jangan menginginkan cepat kaya dari forex" tidak berlaku bagi modal besar menginginkan hasil yang kecil. Karena ternyata, hasil yang 'kecil' pun bisa memiliki arti yang 'besar'. Seperti sample diatas. Mereka dengan modal diatas $20.000 uang sendiri, menginginkan hasil 10 % (silahkan dibaca kecil), tetapi bagi kita yang modal cuma bolak-balik tidak jauh dari $100 meliat hasil 10 % dari modal $20.000 itu sangat besar. Jika mereka yang bermodalkan $20.000 itu konsisten bukankah mereka akan cepat kaya?
Bedanya dengan kita yang bermodalkan cuma "tidak jauh dari $100" untuk hasil konsisten 10 % itu baru cukup untuk operasional trading; biaya koneksi, kopi, mungkin rokok, snack... termasuk biaya bensin jika kadang butuh trading bareng sama temen-temen. Lho, koq malah kurang...?
Ya makanya mencarinya gak 10 %, karena kurang... whuahahahhahahaa...! Sementara jika mencari diatas 30-50 % oleh gurunya gak boleh, karena itu serakah.." ingin cepat kaya.." hahahahaha..! Coba kamu hitung, sebulan 30 %, modal kamu $100. Butuh berapa bulan kamu bisa membeli mobil mewah .. ? Tiga sampai enam bulan bisa beli mobil mewah? Lho,.... katanya hasil 30 % it jalur cepat kaya... orang yang cepat kaya kan bisa beli mobil mewah cukup butuh waktu beberapa bulan saja... hahahaha... Hemm... mungkin kamu jadi protes, "Kalau begitu, saya akan mengejar hasil 100 % sebulan dong..! Iya kan..? Meski target 100 %, itu kan bukan jalur cepat kaya... Meski hasilku 100 %, boro-boro bisa beli mobil mewah... untuk menutup hutang saja belum beres.. Itu pun jika profit konsisten..! Ternyata memburu hasil 100 % pun bagi "trader cilik" itu belum jalur cepat kaya... whuahahahaaa.... Itu belum cukup, kamu masih bisa protes lagi..."Jika saya trading menempuh bukan jalur cepat kaya di forex, artinya saya masih menggunakan MM dengan baik, dong..! Artinya lagi... Menghasilkan hasil 100 % sebulan itu masih menggunakan MM dengan baik, tidak serakah... dan tidak cepat membuat kaya... whuaahhahahahahahaa....!
Gurunya diprotes kayak gitu, stress....!
"Karepmu..! Karepmu...! Teruske...! Teruske...!!!!
"Iya, apalagi.. saya modal agak jauh dari $100 guru.. Modalku cuma $10.. Bagaimana saya bisa trading dengan target hasil 10-20 % sebulan..? " kata si Kuncung ikutan nyeletuk dibelakang.
Gurunya mengelus dada... Si Kuncung, nyerocos lagi, " Begini saja guru, daripada modal segitu habis saya tradingkan...cuma $10.... bagaimana agar guru saja yang tradingkan, nanti bagi hasil 50:50 ?"
Gurunya semaput..! Murid-murid bingung... Tolong dibantu tuh pembaca, kasih jawaban buat para trader galau itu...!
..............................................................
Pembaca juga ikut galau ...
Aampuuuun guruuuuuuuuuuuuuuuuu...! whuahahahahhahahahaa
SUDAH BANYAK BELAJAR TETAPI BELUM BERHASIL
Banyak trader yang mengulang pertanyaan ini sehari-hari, "Mengapa saya selalu mengalami loss dalam trading forex?" Saya pikir jawaban telah ada di sini, diblog ini.. Betapa banyak artikel bahasan tentang kiat-kiat sukses trading forex; tapi sayangnya mereka tidak mengikutinya. Atau jika membacanya, dianggap sebagai teori saja dan menjadi angin lalu. Tidak ada niat 'greget' ingin benar-benar mempraktekkannya. Padahal sudah disarankan untuk banyak belajar, banyak berlatih, belajar belajar dari kesalahan. Padahal ketika saya bertanya kepada mereka, "Bagaimana master?" Mereka selalu menjawab, "Wah saya ini masih belajar, Om...!"
Saya benar-benar penasaran, sampai saya harus posting rasa penasaran ini : Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil..!
Setiap trader pemula bahkan yang sudah bertahun-tahun sebagai trader, pengalaman yang saya temui ketika saya berkomunikasi dengan mereka, misal saya menyebutnya master, suhu... atau sudah lama menjadi trader? Mereka yang mungkin masih 'sering loss' akan menyawab, " Saya masih belajar, Om..!"
Mungkin saya gak penasaran jika saja mereka menjawab, " Saya lagi praktek hasil belajar, Om...!"
Tetapi gak lazim kayaknya hahahahaha....
Ya, mereka sering menjawab; masih belajar.. masih belajar... Ya sudah belajar tapi koq mengeluh selalu loss. Apakah ada yang salah dengan belajarnya? Atau karena belajar otodidak sehingga ketika buntu menghadapi permasalahan tidak ada yang dipelajari lagi? Atau kenapa yah?
Saya ingat kalimat bijaksana: "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi sia-sia. "~ Paracelsus
Dengan belajar mereka akan menjadi mengerti.. Atau jika dilanjutkan; belajarnya tak akan pernah menjadi sia-sia...! Sebenarnya seseorang membutuhkan berapa tahun dalam "proses mengerti" ya? Haruskah bertahun-tahun belajar, tetapi selama bertahun-tahun pula masih "sia-sia" belajarnya? Cara belajarnya yang salah, bacaannya yang salah, gurunya yang salah... atau diri sendiri yang terlalu lambat untuk mengerti atau karena diri sendiri yang tidak mengaplikasikan hasil belajarnya...?Atau lagi.. sebenarnya tidak belajar tetapi ngakunya belajar?
Oh, mungkin kita butuh waktu sejenak untuk introspeksi dari pernyataan sebuah keadaan "Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil".
Kita sendiri yang mengerti jawabannya...! Temukan jawabannya dan buktikan bahwa "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi sia-sia...!"
Maaf sobat, bukan saya ingin menggurui kalian... Atau diriku yang sok hebat...! Sama sekali bukan...!
Justru karena saya peduli.... Saya ingin kalian lebih sukses dan lebih berhasil... "Forex itu penuh kutukan..!" Kita harus saling kerja sama ingat mengingatkan... Ya, minimal saya mengajak Anda untuk introspeksi diri...Dan saya juga melakukan hal yang sama...!
Kepareng....!
Saya benar-benar penasaran, sampai saya harus posting rasa penasaran ini : Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil..!
Setiap trader pemula bahkan yang sudah bertahun-tahun sebagai trader, pengalaman yang saya temui ketika saya berkomunikasi dengan mereka, misal saya menyebutnya master, suhu... atau sudah lama menjadi trader? Mereka yang mungkin masih 'sering loss' akan menyawab, " Saya masih belajar, Om..!"
Mungkin saya gak penasaran jika saja mereka menjawab, " Saya lagi praktek hasil belajar, Om...!"
Tetapi gak lazim kayaknya hahahahaha....
Ya, mereka sering menjawab; masih belajar.. masih belajar... Ya sudah belajar tapi koq mengeluh selalu loss. Apakah ada yang salah dengan belajarnya? Atau karena belajar otodidak sehingga ketika buntu menghadapi permasalahan tidak ada yang dipelajari lagi? Atau kenapa yah?
Saya ingat kalimat bijaksana: "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi sia-sia. "~ Paracelsus
Dengan belajar mereka akan menjadi mengerti.. Atau jika dilanjutkan; belajarnya tak akan pernah menjadi sia-sia...! Sebenarnya seseorang membutuhkan berapa tahun dalam "proses mengerti" ya? Haruskah bertahun-tahun belajar, tetapi selama bertahun-tahun pula masih "sia-sia" belajarnya? Cara belajarnya yang salah, bacaannya yang salah, gurunya yang salah... atau diri sendiri yang terlalu lambat untuk mengerti atau karena diri sendiri yang tidak mengaplikasikan hasil belajarnya...?Atau lagi.. sebenarnya tidak belajar tetapi ngakunya belajar?
Oh, mungkin kita butuh waktu sejenak untuk introspeksi dari pernyataan sebuah keadaan "Sudah banyak belajar tetapi belum berhasil".
Kita sendiri yang mengerti jawabannya...! Temukan jawabannya dan buktikan bahwa "dia yang mengerti tidak ada yang menjadi sia-sia...!"
Maaf sobat, bukan saya ingin menggurui kalian... Atau diriku yang sok hebat...! Sama sekali bukan...!
Justru karena saya peduli.... Saya ingin kalian lebih sukses dan lebih berhasil... "Forex itu penuh kutukan..!" Kita harus saling kerja sama ingat mengingatkan... Ya, minimal saya mengajak Anda untuk introspeksi diri...Dan saya juga melakukan hal yang sama...!
Kepareng....!
Monday, July 15, 2013
PILIH KULIAH ATAU MENJADI TRADER FOREX?
Hemm... sahabat trader, tentu diantara Anda masih ada yang lagi duduk dibangku belajar. Maksud saya lagi sekolah atau kuliah. Namun sebuah keberuntungan datang, Anda sudah mengenal trading forex. Biasanya rasa bimbang dan ragu pun terjadi. Pilih kuliah atau menjadi trader forex...?
Mungkin jika Anda menemukan tulisan ini, Anda benar-benar lagi galau nih. Tapi sebagai orang yang pernah merasakan kuliah dan juga sedang merasakan menjadi trader forex; baiknya Anda lanjutkan untuk kuliah. Bahkan kuliah dengan baik dan benar.
"Bagaimana trading forexnya?"
"Baiknya trading forex dijalankan saat-saat santai, banyak waktu longgar dan tidak mengganggu aktifitas kuliah."
"Kuliah mencari ilmu dan trading forex mencari duit. Bukanka ilmu juga ujung-ujungnya untuk mencari duit? Jadi tidak perlu dong kuliah kalau sudah tahu jalan mencari duit. Kuliah malah membuang-buang duit."
"Oh, kamu memang lagi galau berat anak muda..! Hahahahaha.... Kalau kamu berfikir kritis seperti itu; kuliah tapi mikirnya trading forex ya kuliahmu terasa membosankan. Kamu jenuh duduk di kelas.... sungguh begitu membosankan jadi anak kuliah. Kamu jenuh kenapa kerjaan kamu cuma kuliah, rapat, pulang, kuliah, rapat, pulang, itu-itu saja. Pacar gak punya... Kasihan banget anak ini..! Hahahaha
"Lalu bagaimana: pilih kuliah atau menjadi trader forex?"
"Baiknya buang jauh-jauh pikiran negatif kamu itu. Buang“Apa sih gunanya kuliah? ngabisin duit dan waktu aja, nyatanya setelah tamat nanti toh kau susah dapat kerjaan juga. Lihat saja tiap tahunnya ribuan sarjana diwisuda, padahal lowongan kerja yang tersedia hanya sedikit”.Ya, contoh pemikiran itu dibuang jauh-jauh. Meski setengah benar, tetapi kamu tidak boleh jadi 'setengah gila'.
"Koq bisa begitu?"
"'Mahasiswa merupakan maha pencari ilmu dan dituntut untuk mengabdi kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmunya di lingkungan masyarakat.' Nah, mikirnya kamu seperti itu..! Galau-mu itu dibuang dan diisi pola pikir yang cerdas. Kamu kuliah jangan karena untuk mencari pekerjaan ataupun mencari gelar yang bergengsi... Karena suatu saat setelah tamat kuliah pun, kadang malu untuk memasang gelar kesarjanaan kamu itu. Karena kamu akan menjadi orang yang rendah hati, low profil... Ini berkat ilmu yang kamu dapatkan di kuliahan. Ya, kamu itu dituntut untuk lebih aktif dalam mengamalkan ilmunya ke dunia masyarakat. Kamu akan dihargai masyarakat, karena di lingkungan masyarakat, mahasiswa dan sarjana itu dianggap motor penggerak yang berperan aktif dalam menghidupkan kegiatan di lingkungan masyarakat. Mahasiswa dan juga sarjana dipandang oleh masyarakat sebagai orang yang berintelektual dan bermoral. Mereka merasa bahwa kehadiran kamu itu dibutuhkan..!"
"Tapi saya tidak ingin meninggalkan trading forex?"
"Ya siapa yang melarang...! Aktifitas trading forex bisa dilanjutkan, tetapi harus tetap menjaga tujuan kuliahnya. Jangan sampai aktifitas trading forex mengganggu kuliah, atau parahnya trading forex memperlambat kamu lulus kuliah...! Parah lagi jika pola pikir kamu, "Kuliah jangan sampai mengganggu kegiatan trading forex...!" Wah, suatu saat pernyataan itu akan mejadi sebab penyesalan seumur hidup."
"Apakah forex itu mudah untuk tempat mencari duit?"
"Nah, seharusnya pertanyaan itu yang kamu tanyakan pada dirimu sendiri... sebelum membuat pertanyaan pilih kuliah atau menjadi trader forex. Trading Forex itu sulit,lebih sulit dari pada main Poker. Bisnis forex itu tenang di permukaannya saja, padahal kenyataan ... dibawahnya ada arena pembantaian berlangsung dan tidak ada belas kasihan... Mereka yang tidak bisa bertahan, tidak menguasai skill, dan tidak bisa mensiasati kemenangan terhadap perang melawan 'penjaga harta karun forex' ... mereka akan menderita hidupnya. Mengapa? Goa yang penuh batu-batu akan ambruk menimbun sang pencari harta karun... dan yang tersisa adalah tinggal akun-akun kosong yang menjadi bangkai.... Namun siapa yang berhasil, mereka hanya sedikit... 'mereka yang selamat dari kutukan forex' "
"Bagaimana agar saya selamat dari kutukan forex?"
"Oh, itu ada maharnya...! whuakakakakakakkaa"
"Koq ada maharnya?"
"Ya orang konsultasi pingin dagangannya laris juga pakai mahar... Orang ingin disayang orang lain saja pakai mahar... Wajar dong ingin selamat dari kutukan ya jauh lebih besar maharnya... whuahahahahaa!"
"Hahahahahaahahaa...! Berapa maharnya?"
"Maharnya buat bayar kuliahmu saja...! Selesaikan kuliahmu dan manfaatkan waktu luangmu untuk belajar tentang forex. Hanya itu untuk menghindari kutukan forex. Karena Mr Forex sayang dan peduli kepada para mahasiswa...! whuaahahahahahaha
"Saya mengakui; trading saya masih sering floating minus, tidak bisa menganalisa secara baik, saya juga sering loss dan MC.."
"Trading kamu masih begitu, tetapi kamu sudah bosan kuliah... mau jadi apa kamu? whuahahahaha...."
"Apa yang harus saya lakukan?"
"Selesaikan kuliahmu...! Jika sedang menyelesaikan skripsi.. selesaikanlah jangan menunda-nunda waktu, toh nanti ketemu sendiri juga. Forex masih ada 1000 tahun lagi anak muda..! Kasihan orang tuamu kalau kuliahmu yang selesainya 100 tahun lagi...!"
hix hix hix hix hix hix....
"Sekarang apa yang Anda pikirkan: Pilih Kuliah atau Menjadi Trader Forex?
Kepareng....!
Mungkin jika Anda menemukan tulisan ini, Anda benar-benar lagi galau nih. Tapi sebagai orang yang pernah merasakan kuliah dan juga sedang merasakan menjadi trader forex; baiknya Anda lanjutkan untuk kuliah. Bahkan kuliah dengan baik dan benar.
"Bagaimana trading forexnya?"
"Baiknya trading forex dijalankan saat-saat santai, banyak waktu longgar dan tidak mengganggu aktifitas kuliah."
"Kuliah mencari ilmu dan trading forex mencari duit. Bukanka ilmu juga ujung-ujungnya untuk mencari duit? Jadi tidak perlu dong kuliah kalau sudah tahu jalan mencari duit. Kuliah malah membuang-buang duit."
"Oh, kamu memang lagi galau berat anak muda..! Hahahahaha.... Kalau kamu berfikir kritis seperti itu; kuliah tapi mikirnya trading forex ya kuliahmu terasa membosankan. Kamu jenuh duduk di kelas.... sungguh begitu membosankan jadi anak kuliah. Kamu jenuh kenapa kerjaan kamu cuma kuliah, rapat, pulang, kuliah, rapat, pulang, itu-itu saja. Pacar gak punya... Kasihan banget anak ini..! Hahahaha
"Lalu bagaimana: pilih kuliah atau menjadi trader forex?"
"Baiknya buang jauh-jauh pikiran negatif kamu itu. Buang“Apa sih gunanya kuliah? ngabisin duit dan waktu aja, nyatanya setelah tamat nanti toh kau susah dapat kerjaan juga. Lihat saja tiap tahunnya ribuan sarjana diwisuda, padahal lowongan kerja yang tersedia hanya sedikit”.Ya, contoh pemikiran itu dibuang jauh-jauh. Meski setengah benar, tetapi kamu tidak boleh jadi 'setengah gila'.
"Koq bisa begitu?"
"'Mahasiswa merupakan maha pencari ilmu dan dituntut untuk mengabdi kepada masyarakat untuk mengaplikasikan ilmunya di lingkungan masyarakat.' Nah, mikirnya kamu seperti itu..! Galau-mu itu dibuang dan diisi pola pikir yang cerdas. Kamu kuliah jangan karena untuk mencari pekerjaan ataupun mencari gelar yang bergengsi... Karena suatu saat setelah tamat kuliah pun, kadang malu untuk memasang gelar kesarjanaan kamu itu. Karena kamu akan menjadi orang yang rendah hati, low profil... Ini berkat ilmu yang kamu dapatkan di kuliahan. Ya, kamu itu dituntut untuk lebih aktif dalam mengamalkan ilmunya ke dunia masyarakat. Kamu akan dihargai masyarakat, karena di lingkungan masyarakat, mahasiswa dan sarjana itu dianggap motor penggerak yang berperan aktif dalam menghidupkan kegiatan di lingkungan masyarakat. Mahasiswa dan juga sarjana dipandang oleh masyarakat sebagai orang yang berintelektual dan bermoral. Mereka merasa bahwa kehadiran kamu itu dibutuhkan..!"
"Tapi saya tidak ingin meninggalkan trading forex?"
"Ya siapa yang melarang...! Aktifitas trading forex bisa dilanjutkan, tetapi harus tetap menjaga tujuan kuliahnya. Jangan sampai aktifitas trading forex mengganggu kuliah, atau parahnya trading forex memperlambat kamu lulus kuliah...! Parah lagi jika pola pikir kamu, "Kuliah jangan sampai mengganggu kegiatan trading forex...!" Wah, suatu saat pernyataan itu akan mejadi sebab penyesalan seumur hidup."
"Apakah forex itu mudah untuk tempat mencari duit?"
"Nah, seharusnya pertanyaan itu yang kamu tanyakan pada dirimu sendiri... sebelum membuat pertanyaan pilih kuliah atau menjadi trader forex. Trading Forex itu sulit,lebih sulit dari pada main Poker. Bisnis forex itu tenang di permukaannya saja, padahal kenyataan ... dibawahnya ada arena pembantaian berlangsung dan tidak ada belas kasihan... Mereka yang tidak bisa bertahan, tidak menguasai skill, dan tidak bisa mensiasati kemenangan terhadap perang melawan 'penjaga harta karun forex' ... mereka akan menderita hidupnya. Mengapa? Goa yang penuh batu-batu akan ambruk menimbun sang pencari harta karun... dan yang tersisa adalah tinggal akun-akun kosong yang menjadi bangkai.... Namun siapa yang berhasil, mereka hanya sedikit... 'mereka yang selamat dari kutukan forex' "
"Bagaimana agar saya selamat dari kutukan forex?"
"Oh, itu ada maharnya...! whuakakakakakakkaa"
"Koq ada maharnya?"
"Ya orang konsultasi pingin dagangannya laris juga pakai mahar... Orang ingin disayang orang lain saja pakai mahar... Wajar dong ingin selamat dari kutukan ya jauh lebih besar maharnya... whuahahahahaa!"
"Hahahahahaahahaa...! Berapa maharnya?"
"Maharnya buat bayar kuliahmu saja...! Selesaikan kuliahmu dan manfaatkan waktu luangmu untuk belajar tentang forex. Hanya itu untuk menghindari kutukan forex. Karena Mr Forex sayang dan peduli kepada para mahasiswa...! whuaahahahahahaha
"Saya mengakui; trading saya masih sering floating minus, tidak bisa menganalisa secara baik, saya juga sering loss dan MC.."
"Trading kamu masih begitu, tetapi kamu sudah bosan kuliah... mau jadi apa kamu? whuahahahaha...."
"Apa yang harus saya lakukan?"
"Selesaikan kuliahmu...! Jika sedang menyelesaikan skripsi.. selesaikanlah jangan menunda-nunda waktu, toh nanti ketemu sendiri juga. Forex masih ada 1000 tahun lagi anak muda..! Kasihan orang tuamu kalau kuliahmu yang selesainya 100 tahun lagi...!"
hix hix hix hix hix hix....
"Sekarang apa yang Anda pikirkan: Pilih Kuliah atau Menjadi Trader Forex?
Kepareng....!
Subscribe to:
Comments (Atom)






